Anda di halaman 1dari 2

REFERAT

GANGGUAN PANIK, GANGGUAN CEMAS MENYELURUH, GANGGUAN PENYESUAIAN, GANGGUAN PASCA TRAUMA

OLEH: LINDA FEBRIKA NASUTION 0818011026

PRECEPTOR: dr. TENDRY SEPTA, Sp.KJ (K)

SMF ILMU KESEHATAN JIWA RUMAH SAKIT JIWA PROVINSI LAMPUNG BANDAR LAMPUNG JUNI 2013

PENDAHULUAN

Tiap manusia pasti mempunyai rasa panik, cemas, rasa tidak sesuai dan semua ini terjadi pada saat adanya kejadian atau peristiwa tertentu, maupun dalam menghadapi suatu hal. Misalkan, orang merasa cemas, ketika tampil dihadapan banyak orang atau ketika sebelum ujian berlangsung. Kecemasan, kepanikan, stress dan ketidaksesuai yang dimiliki seseorng yang seperti di atas adalah normal, dan bahkan kecemasan ini perlu dimiliki manusia. Akan tetapi ketika semua berubah menjadi abnormal ketika kecemasan, kepanikan, stress dan

ketidaksesuaian yang ada di dalam diri individu menjadi berlebihan atau melebihi dari kapasitas umumnya.

Individu yang mengalami gangguan seperti ini bisa dikatakan mengalami gangguan panik, gangguan cemas,gangguan penyesuaian dan gangguan stress pasca trauma yaitu rasa yang berlebihan dan sifatnya tidak rasional. Misalkan Seseorang dikatakan menderita gangguan kecemasan apabila kecemasan ini mengganggu aktivitas dalam kehidupan dari diri individu tersebut, salah satunya yakni gangguan fungsi sosial. Misalnya kecemasan yang berlebihan ini menghambat diri seseorang untuk menjalin hubungan akrab antar individu atau kelompoknya.