Anda di halaman 1dari 10

Persyaratan dan Mekanisme Pendirian Lembaga Paud

Meskipun ijin mendirikan lembaga pendidikan pra sekolah yang bernama PAUD sangat mudah, hendaknya para pengelola maupun tutor memikirkan lagi apa motivasi mendirikan PAUD ini. Jangan sampai memandangnya dari sudut nilai ekonominya saja. Selain mekanisme pendirian yang bersifat umum, harus diperhatikan pula persyaratan yang bersifat prinsipil. Berdasarkan pasal 62 ayat 2, persyaratan penyelenggaraan lembaga pendidikan secara umum mencakup hal-hal sebagai berikut: 1. 2. 3. 4. 5. 6. Isi pendidikan (kurikulum) Peserta didik Jumlah dan kualifikasi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan. Sarana prasarana. Pembiayaan pendidikan. Sistem evaluasi dan sertifikasi.

Mekanisme pendirian PAUD secara umum dan prinsip hampir sama antara satu dinas pendidikan kota /kabupaten satu dengan lainnya. Setelah memnuhi persyaratan pokok, penyelenggara bisa berkonsultasi dengan dinas pendidikan setempat untuk menanyakat persyaratan teknis yang harus dipersiapkan untuk mendapatkan ijin operasional. Beberapa persyaratan pokok yang dimaksud adalah: 1. 2. 3. 4. Surat domisili, termasuk lokasi PAUD didirikan. Program kerja PAUD selama satu tahun pelajaran. Surat persetujuan masyarakat setempat, melalui pengantar RT dan RW. Surat rekomendasi lurah.

5. 6. 7.

Rekomendasi dinas pendidikan kecamatan. Rekomendasi camat dari kecamatan setempat. Akte yayasan penyelenggara.

Ketujuh berkas tersebut dijadikan sebagai lampiran dari yayasan penyelenggara yang ditujukan kepada kepala dinas pendidikan nasional kota/kabupaten. Nah, itulah pengalamanku mendirikan PAUD Non Formal beserta prosedur perijinannya. Cukup mudah kan? Dengan demikian, selain mendapatkan pekerjaan kita juga bisa aktif untuk ikut berpartisipasi memberikan kepedulian dan membantu program pemerintah mencerdaskan kehidupan bangsa serta pemenuhan hak-hak anak yang terabaikan.

Tips Membuka Bisnis Kursus Bahasa


November 5, 2012 By myfirstbizz Leave a Comment

Jika Anda mempunyai kemampuan berbahasa yang bagus, tak ada salahnya Anda memanfaatkan keahlian Anda yang satu ini untuk memetik rupiah yang lebih banyak. Caranya tentu saja adalah dengan membuka bisnis kursus bahasa. Mau tahu seperti apa caranya? Berikut ini adalah tips membuka bisnis kursus bahasa yang bisa Anda lakukan.

Hal pertama yang menjadi tips membuka bisnis kursus bahasa adalah identifikasi target konsumen Anda berdasarkan kualifikasi kemampun dan pengalaman Anda. Apakah anak-anak usia dini, anak-anak TK, anak-anak SD, siswa-siswa SMP, siswa-siswa SMA, mahasiswa, atau umum? Ingat, selain derajat pendidikan, hal yang perlu diperhatikan di sini adalah pengetahuan Anda tentang budaya, adat istiadat, dan sejarah yang berhubungan dengan target konsumen Anda. Tentukan lokasi/daerah yang akan dijadikan tempat dibukanya kursus bahasa Anda. Pastikan tempatnya strategis. Misalnya dekat dengan tempat target konsumen (misalnya dekat dengan sekolah). Buat penelitian kecil mengenai kompetitor Anda. Tulis semua kelebihan, kekurangan, dan jarak tempat kompetitor dengan tempat kursus Anda. Penelitian bisa dilakukan dengan browsing internet, wawancara muridmuridnya, atau metode lain. Hasil yang didapat bisa menjadi acuan Anda dalam membuat tempat kursus. Lakukan juga penelitian mengenai cara membuat izin dalam membuka tempat kursus. Cari tahu mengenai syarat-syaratnya. Biasanya, syarat-syarat tersebut meliputi adanya dewan pembina, dewan pengawas, adanya pengurus, fotokpi KTP pengurus, surat domisili, NPWP, surat dari notaris, dan surat izin operasi dari pemerintah setempat. Buatlah business plan. Isinya tentu saja tentang segala hal mengenai bisnis Anda. Mulai dari budget hingga 3 tahun ke depan, peralatan dan perlengkapan kerja, banyaknya pekerja dan departemennya, banyaknya kelas dan muridmuridnya, level-level/paket yang ditawarkan, analisis untung-rugi, dan lainlain. Lakukan percobaan dengan membuat les bahasa privat dahulu. Di sini tentu saja tidak ada risiko yang akan Anda tanggung karena Anda sendirilah yang akan turun ke lapangan. Tak ada budget yang perlu dikeluarkan. Cara ini juga bisa menjadi ajang promosi diri Anda. Jika keadaan sudah memungkinkan, segeralah eksekusi semua rencana dan business plan yang sudah dibuat step by step.

Branding nama Anda dengan membuat artikel-artikel bahasa up to date dan menarik yang dikirimkan ke media-media lokal dan nasional. Dari sana, Anda akan terpromosikan dengan sendirinya. Buat website profesional mengenai tempat kursus Anda. Gunakan hosting berbayar yang berfungsi sebagai prestise. Isilah website tersebut dengan konten berbobot dan mengakomodasi kebutuhan-kebutuhan konsumen Anda. Buat rencana open house, kerjasama dengan media, tur ke sekolah-sekolah, dan juga paket promo. Jalin network dengan organisasi/asosiasi yang mewadahi tempat kursus seperti milik Anda. Aktiflah Anda di dalamnya karena ini akan menjadi nilai plus bagi Anda.

Itulah beberapa tips membuka bisnis kursus bahasa yang bisa Anda lakukan sekarang juga. Semoga bermanfaat.

Peluang Usaha Waralaba Minimarket


March 16, 2013 By Miriam Meutiara Leave a Comment

Makin pesatnya pertumbuhan penduduk yang diikuti pula dengan perkembangan pembukaan lahan perumahan baru sebenarnya memberikan peluang usaha waralaba minimarket untuk dapat berkembang dengan lebih luas. Pernyataan ini sebenarnya bukanlah tanpa alasan. Seiring dengan pembukaan lahan perumahan baru secara tidak langsung juga akan berdampak pada pertambahan dan perkembangan jumlah penduduk. Makin banyaknya jumlah penduduk secara otomatis juga berdampak pada makin bertambahnya kuantitas kebutuhan hidup sehari-hari yang harus dipenuhi.

Tips Mengembangkan Peluang Usaha

Makin bertambahnya kuantitas kebutuhan hidup-sehari-hari yang harus dipenuhi, sebenarnya makin memperbesar peluang usaha waralaba yang menjual dan menyediakan berbagai kebutuhan pokok harian rumah tangga menjadi lebih berkembang. Apa saja tips mengembangkan peluang usaha waralaba minimarket? Berikut ini akan disampaikan beberapa tipsnya, yaitu:

Survey dan pemetaan. Lakukan survey dan pemetaan banyaknya lahan kosong atau rumah yang masih belum ditinggali. Peluang usaha akan makin berkembang sebanding dengan banyaknya lahan kosong dan rumah yang belum ditempati. Kompetitor. Survey juga banyaknya kompetitor yang mungkin memiliki bidang usaha yang sama dalam radius 500 meter. Apabila belum terdapat kompetitor, peluang keberhasilan usaha akan meningkat. Akses jalan utama. Perhitungkan volume lalulintas akses jalan utama yang hendak uk ke daerah perumahan atau perkampungan. Makin besar volume lalulintas kendaraan, makin besar pula peluang berkembangnya usaha. Keamanan. Lakukan juga survey tingkat kerawanan dan keamanan pada daerah baru ini utamanya pada jam 10 pagi hingga jam 12 siang dan jam setengah 2 hingga jam 3 sore. Rentang waktu antara jam-jam tersebut merupakan jam rawan yang biasanya berpotensi terjadinya tindak kejahatan.

Beberapa tips mengembangkan peluang usaha waralaba minimarket diatas kiranya bisa dijadikan pedoman untuk membuka usaha waralaba ini di tempat permukiman baru. Satu hal penting lainnya yang perlu menjadi pertimbangan adalah tingkat kemampuan sosial ekonomi masyarakat setempat. Apakah termasuk sosial ekonomi kelas menengah atau termasuk kelas bawah. Jika termasuk kelas sosial menengah maka peluang keberhasilan usaha akan meningkat namun jika sebaliknya, sepertinya harus melupakan untuk membuka usaha waralaba minimarket. Semoga bermanfaat.

Plus Minus Waralaba Minimarket


March 23, 2013 By Miriam Meutiara Leave a Comment

Seiring dengan makin meningkatnya penghasilan dan kelas strata sosial masyarakat, secara tidak langsung juga berimbas pada berubahnya pola dan gaya hidup serta kebiasaan masyarakat dalam kehidupan keseharian mereka. Bagi mereka yang biasanya membeli keperluan barang cukup di sekitar tempat tinggal, sekarang sudah mulai berubah dengan membelinya di minimarket atau swalayan terdekat. Sepertinya membeli barang dengan mengambil dan memilih sendiri barang yang hendak dibeli akan memberikan kepuasan tersendiri bagi konsumen sekaligus juga memperbesar peluang usaha waralaba ini bagi investor.

Apa Saja Plus Minus Waralaba Minimarket Bagi Investor?


Berikut ini akan disampaikan beberapa plus minus waralaba minimarket bagi investor, yaitu:

Tidak ribet. Waralaba minimarket biasanya mendapat pasokan secara langsung dari produsen dan sebagian besar cara pembayarannya adalah setelah barang laku terjual atau pembayaran di belakang. Kualitas. Biasanya kualitas barang yang diperbolehkan untuk dijual pada minimarket memiliki standar kualitas yang tidak sembarangan.

Persaingan. Ini mungkin yang menjadi kendala, karena sering dijumpai beberapa waralaba dengan jenis dan bahkan nama yang sama letaknya berdekatan, bahkan disekitar tempat tinggal penulis terdapat 4 jenis waralaba sejenis dan semerk dengan jarak yang berdekatan. Hal ini akan menimbulkan persaingan yang kurang sehat karena antar waralaba akan bersaing harga. Investasi awal besar. Investasi awal yang diperlukan sangat besar, termasuk diantaranya pengadaan lahan, renovasi bangunan

dan biaya jaminan.

Manajerial. Pemilik waralaba secara tidak langsung akan memberikan bimbingan manajerial pengelolaan waralaba, sehingga akan selalu terpantau keuntungan atau kerugian yang didapatkan setiap bulannya dan akan mendapatkan evaluasi tahunan untuk pengambilan langkah lanjutan.

Satu hal penting lagi dalam plus minus waralaba minimarket bagi investor adalah kecilnya kemungkinan kerugian yang disebabkan kehilangan barang atau pencurian, karena beberapa sistem manajerial yang diterapkan waralaba minimarket diantaranya sistem kamera CCTV dan apabila masih kecolongan juga, maka semua karyawan dan kepala toko yang bersangkutan harus bertanggung jawab. Tanggung jawabnya dapat berupa penggantian harga barang yang ditanggung secara bersama-sama, entah melalui urunan atau potong gaji. Semoga bermanfaat.

Pintar dan Kritis Menjadi Kreatif dan Berani

OPINI | 24 July 2013 | 10:50 Dibaca: 72

Komentar: 0

Banyak sekali orang pintar lulusan perguruan tinggi terkenal dan menjadi favorit di suatu daerah,tidak berdaya menolong diri sendiri. Banyak juga kalangan mahasiswa yang pandai mengkritik tetapi tidak pandai memberikan solusi yang tepat. Orang pintar yang sebenarnya mereka sangat berpotensi tetapi menganggur dan tidak produktif,siang dan malam hanya menunggu panggilan. Ketidak berdayaan mereka dilandasi sikap takut untuk berdikari (Mandiri), merasa tidak mampu untuk mendaya gunakan sumber daya sendiri,seperti ilmu pengetahuan,keterampilan,waktu atau kenalan dan uang saku yang diberikan oleh orang tua. Saat kuliah dahulu ,Banyak penyelanggara pendidikan hanya memfokuskan dan menyiapkan mahasiswa untuk bekerja kepada orang lain atau bergantung kepada orang lain hingga tidak memiliki kontrol atau kuasa untuk menentukan nasib sendiri. Untuk menghindari hal tersebut,lengkapi kepintaran anda dengan keberanian, Berani menentukan nasib. Sama halnya dengan Kritis menuju kreatif,Banyak mahasiswa yang sangat kritis tetapi jarang sekali bisa action dan memberikan solusi tepat,Hal ini terjadi sebagai efek dari penekanan cara berpikir yang logis,sistematis,analisis yang tidak dibarengi dengan cara berpikir menggunakan insting,acak,kreatif dan sistesis. Dua Cara berpikir tersebut ,Yang pertama sebagai output dari otak kiri, sedangkan yang kedua output dari otak kanan, Cara berpikir yang kedua perlu di berikan kesempatan yang sama dengan cara berpikir yang pertamauntuk mengambil perannya dalam merespon setiap masalah sehingga akan mampu melahirkan generasi yang kritis sekaligus kreatif,pandai melihat kekurangan atau kesalahan sekaligus pandai menyempurnakan dan memperbaiki. Jangan belenggu potensi minat dan bakat anda, mulailah membuka usaha dari hal yang mungkin terlihat kecil dan sepele namun percayalah dengan kesungguhan dan tekad yang kuat anda akan menjadi pengusaha besar atau pengusaha sukses.

Peluang Usaha Percetakan Amplop Lebaran Krucil


February 21, 2013 By indrasusanti Leave a Comment 4

Lebaran merupakan momen istimewa yang dirayakan keluarga di Indonesia. Lebaran bukan hanya sekadar perayaan hari raya umat agama Islam, tapi sudah menjelma menjadi budaya. Mudik, beli baju baru, serta sajian makanan khas lebaran mulai dari opor, rendang hingga kue kering, sudah menjadi bagian dari budaya masyarakat Indonesia. Termasuk memberi angpau atau bingkisan uang kepada saudara. Biasanya, orang yang sudah bekerja memberikan angpau kepada sepupu dan keponakan mereka yang masih kecil. Saking spesialnya momen lebaran, banyak masyarakat jadi konsumtif menjelang lebaran. Jadi, jika Anda memanfaatkan momen ini sebagai ladang bisnis, tidak ada salahnya. Misalnya, menggarap percetakan amplop lebaran untuk memberikan uang atau angpau. Biasanya, bisnis ini dijadikan bisnis sampingan untuk menambah potensi penghasilan. Misalnya, jika Anda sudah lama menjalankan bisnis percetakan skala rumahan, maka tidak ada salahnya Anda menjajal potensi bisnis percetakan amplop lebaran. Begitu juga jika selama ini bisnis Anda berhubungan dengan kue kering, tak ada salahnya

memperluas bisnis dengan menyediakan paket kue kering khas lebaran sekalian amplop lebaran. Anda bisa memulai bisnis ini dengan memasarkan desain amplop lebaran yang menarik. Biasanya, desain konvensional tidak jauh-jauh dari foto atau gambar ketupat dan masjid. Anda bisa menawarkan desain berdasarkan gambar konvensional itu namun dalam kemasan baru. Misalnya, kartun ketupat, sehingga menarik bagi anak kecil. Kelak, amplop lebaran yang lucu dan unik ini bisa menjadi kenangan si kecil akan hangatnya momen kekeluargaan saat lebaran. Ongkos percetakan bisa makin efisien jika Anda mencetak dalam jumlah banyak. Karena itu, sediakan variasi desain yang fleksibel digunakan juga untuk tahun depan. Hindari penulisan angka tahun hijiriah atau masehi agar amplop masih bisa dijual tahun depan. Potensi pasar amplop lebaran bukan cuma penggunaan individu. Biasanya, banyak orang berderma ke rumah yatim piatu menjelang lebaran. Tidak jarang mereka memberikan uang selain paket barang kebutuhan. Jadi, Anda bisa memasarkan amplop lebaran kepada mereka, para calon penderma. Anda bisa memasarkan secara online atau menitipkan produk Anda di toko-toko buku dan alat tulis. Cara lain ialah dengan menyediakan layanan customized, misalnya mencetak amplop lebaran khusus berlogokan sebuah perusahan. Untuk menggaet pasar ini, rajin-rajinlah memgirimkan proposal kepada sejumlah perusahaan.