Anda di halaman 1dari 9

LAMPU SENTER KOCOK

TUGAS RISET SEDERHANA (RBL)


Dibuat untuk Memenuhi Mata Kuliah Fisika Dasar IIB

oleh ****** ****** ****** ****** ****** ****** 161120** 161120** 161120** 161120** 161120** 161121**

INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG SEKOLAH ILMU DAN TEKNOLOGI HAYATI BANDUNG 2013

I. Tujuan Menghitung ggl induksi yang dihasilkan pada lampu senter kocok Menghitung waktu maksimal lampu menyala dengan muatan yang berasal dari kapasitor penuh. II. Alat dan Bahan Kawat tembaga (diameter 0.12cm) 1 ons Magnet Neodymium kecil 15 keping 4 Diode Kapasitor 0.22Farad, 5.5Volt PCB (Printed circuit board) 4cmx3cm Sakelar kecil Lampu LED 3 Volt Kabel penghubung 1/2meter Timah dan alat solder Selongsong tabung (untuk tempat senter) Pipa PVC (diameter 1 inci) Karet penutup pipa PVC Pita perekat III. Teori Dasar Diagram Rangkaian Pada senter kocok kami, diagram rangkaiannya adalah sebagai berikut;

GGL Induksi Hukum Faraday: Jika fluks medan magnet yang masuk suatu loop berubah, maka akan timbul gaya gerak listrik (ggl/emf) pada loop tersebut. Hukum Lenz: Arah arus induksi pada loop sedemikian agar timbul medan magnet induksi yang melawan perubahan fluks yang terjadi pada loop.

Kumparan dan magnet/Generator Pada pembuatan senter kocok, kumparan dan magnet berfungsi sebagai generator arus AC. Menurut hukum Faraday-Lenz, magnet yang bergerak dalam kumparan menimbulkan perubahan fluks, lalu menimbulkan ggl.

Kumparan yang dihubungkan dengan komponen-komponen listrik akan membuat ada arus mengalir (AC), sehingga lampu senter menyala. Diode/Rectifier Untuk membuat nyala lampu senter stabil, arus yang lewat pada lampu harus searah dan tetap (DC). Karena arus induksi generator berubahubah (AC) harus dilakukan rectification, alat untuk mengkonversi arus disebut rectifier. Rectifier terdiri dari diode, simbolnya pada diode, arus mengalir searah mengikuti anak panah (pada simbol, ke kanan). Saat potensial di kiri lebih tinggi (+) daripada di kanan (-), arus mengalir, jika sebaliknya arus tidak mengalir. Arus AC dari kumparan membuat potensial di ujung kumparan bergantian (+) dan (-), jadi pada rectifier digunakan 4 diode.

Diagramnya;

dihubungkan ke kapasitor

1. Saat potensial kumparan atas (+), arus mengalir ke diode 1, lalu muatan tersimpan ke kapasitor. 2. Potensial di kumparan bagian atas menjadi lebih (-) dibanding kumparan bagian bawah. 3. Akibatnya, kumparan bawah menjadi (+), arus mengalir ke diode 3, menyimpan muatan ke kapasitor. 4. Potensial di kumparan bagian bawah menjadi lebih (-) dibanding kumparan bagian atas 5. Siklus berulang sampai kapasitor terisi penuh.

Kapasitor Kapasitor dipakai untuk menyimpan muatan. Sehingga saat senter tidak dikocok lampu dapat menyala. Lampu dihubungkan secara paralel dengan kapasitor untuk memungkinkan proses ini. Pengisian :Saat senter dikocok akan terjadi reaksi pengisian kapasitor. Pengosongan: Saat kapasitor penuh, lampu dinyalakan, terjadi pengosongan kapasitor. Proses pengisian dan pengosongan kapasitor mengikuti persamaan exponen yang grafiknya ditunjukan gambar berikut.

Sakelar dan Lampu Kedua komponen ini dihubungkan seri, jadi nyala lampu dapat diatur oleh sakelar, baik saat kapasitor penuh ataupun kosong.

IV. Percobaan/Cara Kerja No Keterangan 1 Membuat kumparan Siapkan bahan untuk membuat kumparan; Kawat tembaga, Pipa PVC (panjang +_ 20 cm), Pita perekat Gambar

Gulung kawat pada pipa sampai kawatnya habis. Sisakan ujung-ujungnya dan tahan dengan pita perekat, Bila sudah, lapisin kumparan dengan pita perekat agar tidak terburai. Untuk mengetes apakah ggl yang dihasilkan cukup/tidak, hubungkan lampu ke kawat dengan kabel pendek (tidak perlu disolder dulu), lalu masukan magnet dan kocok-kocok kumparan Bila lampu menyala, lanjutkan dengan menyusun komponen. Buat diode bridge. Susun pada PCB keempat diode seperti gambar disamping, hubungkan 2 diode di tengah ke ujung-ujung kumparan lewat kabel dengan cara disolder. Pasang kapasitor di PCB sebelah diode, hubungkan 2 ujungnya dengan 2 diode di bagian luar. Lalu gergaji PCB agar

ukuranya pas ke tabung tempat senter. Hubungkan sepasang kabel pada junction kapasitor dan 2 diode samping(paralel), Pakai kabel agak panjang(+10 cm) agar letak fleksibel. Hasilnya akan seperti gambar disamping. Jangan lupa tutup ujung-ujung pipa dengan karet lalu disolatape. (kami menggunakan bola bekel kecil dibelah 2)

Siapkan tabung tempat senter, gergaji panjangnya (+_30 cm). Beri lubang kecil tempat saklar. Masukkan kumparan yang sudah tersambung ke rangkaian ke tabung tempat senter. Perhatian! Kumparan tidak boleh bergerak dalam tabung, karena bisa merusak rangkaiaan karena banyak gesekan dan benturan. Agar tidak longgar, lapisi kumparan dengan kertas koran sehingga diameternya hampir sama dengan diameter tabung,

10

Setelah kumparan masuk, masukan rangkaian di PCB. Beri gabus sebagai penahan PCB agar tidak longgar. Posisikan kabel yang akan terhubung dengan lampu dan saklar.

11

Posisikan saklar di lubang kecil tabung, solder ke kabel di PCB,

12

Lubangi tutup tempat dudukan lampu di kepala senter, lalu masukkan kaki-kaki lampunya.

13

Hubungkan kutub positif lampu dengan kabel yang terhubung dengan saklar, hubungkan kutub negatif lampu ke kabel pasangannya.

14

Pasang kepala senter pada tabung, Dan.... Senter kocok sudah jadi! Untuk menyalakan senter, kocok dahulu, nanti tinggal menyalakan sakelar saja, senter bisa menyala sampai 30 menit.

15

Kepala senter diberi lapisan alumunium foil, berfungsi sebagai reflektor agar nyala lampu lebih terang. Tabung senter bisa dihias agar tampilan lebih menarik

V. Diskusi dan Analisa

VI. Kesimpulan VII. Laporan Keuangan


Alat/Bahan Kawat tembaga (diameter 0.12cm) 1 ons Magnet Neodymium kecil 15 keping 4 Diode Kapasitor 0.22Farad, 5.5Volt PCB (Printed circuit board) Sakelar kecil Lampu LED 3Volt Kabel penghubung 1 meter Timah dan alat solder Selongsong tabung tempat senter Pipa PVC (diameter 1 inci) Harga (Rp____,00) 15000 50000 2000 8000 3500 1000 3000 2000 Sudah punya Pakai kotak bekas lampu panjang Pakai pipa bekas Keterangan

Karet penutup pipa PVC Pita perekat Total Pengeluaran

2000 86500

Pakai bola bekel bekas

VIII. Pembagian Tugas dalam Tim IX. Referensi Lilik Hidayat Setyawan. 2004. Kamus Fisika Bergambar. Purwokerto: Pakar Raya. Serway, Raymond A.,Jewett.2010.Physics for Scientist and Engineers.8th Edition.UCLA,USA:Brooks/Cole Cengange Learning.Page. 980-983, 990