Kabupaten Sekadau adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Barat, Indonesia.

Kabupaten Sekadau merupakan daerah kecil yang memiliki potensi jalur transportasi segitiga, yakni daerah Nanga Taman dan Nanga Mahap yang berbatasan langsung denganKabupaten Ketapang. Kota Sekadau merupakan kota inti yang dilewati oleh jalur ke kota maupun pedalaman, daerah Tiga Belitangberbatasan dengan Senaning, Kabupaten Sintang dan Sarawak, Malaysia Timur.
Daftar isi
[sembunyikan]

  

1 Profil Daerah 2 Sejarah 3 Demografi

o o 

3.1 Agama 3.2 Bahasa

4 Kesenian

o o o o o  

4.1 Tari 4.2 Kerajinan 4.3 Pakaian adat 4.4 Senjata tradisional 4.5 Tempat bersejarah

5 Pranala luar 6 Rujukan

Profil Daerah[sunting]
Kabupaten Sekadau merupakan pemekaran dari Kabupaten Sanggau, secara geografis terletak pada 0o38'23" LU dan 0o44'25" LS, serta diantara 110o33'07" BT dan 111o17'44"BT. Batas batas wilayah Kabupaten Sekadau terdiri dari : " Sebelah Barat berbatasan dengan Kabupaten Sanggau " Sebelah Timur berbatasan dengan Kabupaten Sintang " Sebelah Utara berbatasan dengan Kabupaten Sintang " Sebelah Selatan berbatasan dengan Kabupaten Ketapang Kabupaten Sekadau yang beribukota di Sekadau memiliki luas 5.444,30 Km² atau 3,71% dari luas wilayah Provinsi Kalimantan Barat, yang terbagi dalam 76 Desa dan 7 Kecamatan diantaranya Kecamatan Nanga Mahap, Kecamatan Nanga Taman, Kecamatan Sekadau Hulu, Kecamatan Sekadau Hilir, Kecamatan Belitang Hilir, Kecamatan Belitang dan Kecamatan Belitang Hulu. Komoditi unggulan Kabupaten Sekadau yaitu sektor perkebunan, pertanian dan jasa. Sektor Perkebunan komoditi unggulannya adalah Kelapa Sawit, Kakao, Karet, Kopi, Kelapa, dan Lada. Sub sektor Pertanian komoditi yang diunggulkan berupa Jagung, Ubi Jalar, dan Ubi Kayu. sub sektor jasa Pariwisatanya yaitu wisata alam.

Sejarah[sunting]

Sebagian besar bermukim di Belitang Hilir. Raja-raja yang pernah berkuasa di wilayah ini adalah: 1. Sepaok Kab Sintang. wilayah ini termasuk dalam wester-oosterafdeeling berdasarkan Bêsluit van den Minister van Staat. Dayak Senganan di kota Sekadau dan sekitarnya.sub suku Dayak di Kabupaten Sekadau antara lain. namun Dayak Senganan menganut Agama Islam. Dayak Ketungau Sesat ( Ibanik Group ). yang terbagi dalam sub . Kabupaten Sekadau banyak memiliki peninggalan sejarah di beberapa tempat. Belitang Tengah dan Belitang Hulu dan tersebar ke Kec. Dayak Mualang ( Ibanik Group ). antara lain seperti:         Nadai / ndai / nai: tidak kikai / kini: kemana ngai: tidak mau Pulai : Pulai Makai : makan Bejalai : pergi Jalan Akay Day : Aduhay Akay Nay : Aduh Mak . Dayang Kacang 5. Bahasa Dayak Ketungau / Ibanik Group . tahun 1720 menikah dengan Sultan Mangkurat. Bahasa[sunting] Bahasa yang digunakan masyarakat Kabupaten Sekadau adalah Bahasa Dayak Senganan . 8 Demografi[sunting] Penduduk asli Kabupaten Sekadau adalah etnis Dayak. sedangkan penduduk yang beragama Islam menggunakan bahasa Dayak Senganan atau yang dianggap orang luar Sekadau sebagai bahasa Melayunya Sekadau. Dayak Senganan ( Dayak Muslim / yang dianggap org luar sebagai Melayu sekadau ). Dayak Kerabat. Contoh beberapa kata dalam bahasa daerah Sekadau yang sering digunakan. Dayang Ineh. Gouverneur-Generaal van Nederlandsch[2] Indie. Dayak Mualang mempunyai populasi yang terbesar diperkirakan lebih dari 60% penduduk Kab. Sekadau. Raja Melamat (Matan) Menurut Staatsblad van Nederlandisch Indië tahun 1849. Dayang Sri Awan 2. dan sub-sub kecil lainnya yang tersebar di Nanga Taman. Dayang Sri Bunga 3. Agama[sunting] Mayoritas agama yang dianut suku-suku Dayak di Sekadau adalah [[Katolik|. antara lain di daerah Nanga Taman dan Nanga Mahap. Kyai Dipati Suma Negara 4.sebab digunakan di Kota Sekadau . kemudian Bahasa Dayak Mualang / Ibanik Group . Abang Karang (Kyai Dipati Tumbah Baj) 6. No. Nanga Mahap. Sekadau Hulu dan Dayak Kerabat bermukim di Sekadau Hulu.Sekadau dahulu merupakan daerah pemerintahan kerajaan. pada 27 Agustus 1849. populasi besar kedua yaitu: Dayak Ketungau sesat bermukim di Sekadau Hilir.

di Jaman Kerajaan Sekadau. Tengah dan Hulu ] Kerajinan[sunting] Kerajinan masyarakat yang pernah ada ialah Tenun Mualang. Batu Tinggi Lawang Siti Batu Kenyalau Konon menurut kisah masyarakat setempat. Dayak Desa. Kampung Sungai Mirah Desa batu Ancau. Dayak Ketungau Sesat. Pangit dan lain-lain. Belitang Tengah dan Belitang Hulu [[Tari Pala] Belitang Hilir. Belitang Tengah dan Belitang Hulu ] [[Tari Ngajat Temuai Datai / tari Adat] merupakan bentuk tari Penyambutan terhadap tamu yang datang. tempat ini digunakan oleh Pangeran Agong. oleh masyarakat setempat disebut kelauk Tempat bersejarah[sunting] Sekadau memilik tempat-tempat bersejarah.dll ( bahasa Serumpun Dayak Iban di sebut Ibanik ( Dayak Mualang. Dayak Seberuang ) dll Kesenian[sunting] Tari[sunting] Seni pertunjukan yang masih hidup dan cenderung menuju punah adalah:      Tari Tundet [[Tari Pinggan]tersebar di daerah Belitang Hilir. tersebar di Belitang Hilir. antara lain:     Lawang Kuari ( merupakan rumah betang yang melebur menjadi gua batu dalam legenda Sangik dan Marik ). takin terdapat di Nanga Taman dan Nanga Mahap Pakaian adat[sunting] Pakaian adat kaum laki-laki berupa kain tenun yang terdiri dari:     Baju Maram Baju Bok Baju Tating Baju Pangit Senjata tradisional[sunting] Senjata tradisional masyarakat Sekadau adalah:        Senapang Lantak Sumpit Mandau Nyabor Pedang Jempol Perisai untuk pertahanan diri. Kerajinan Anyam Tangoy: terdapat di Menawai Lingkau Kerajinan Bakul. Nara Sumber Ibu Jeriah ] [[Tari Pedang ] tersebar di Belitang Hilir. Lawang Kuari adalah tempat Pangeran Agong mengasingkan diri setelah saudaranya diangkat menjadi raja. Sampai sekarang tempat tersebut . yaitu kain tapeh dengan motif kain Engkerebang.

kurang lebih 1 km dari kota Sekadau ke arah hilir. .dijadikan objek wisata yang terletak di tepi Sungai Kapuas.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful