Anda di halaman 1dari 10

SISTEM GENITOURINARIA__________________________________________PENYAKIT: GONOREA________________________________________

KOMPETENSI 1. Anamnesis

Tilikan Nilai Tertinggi bila Peserta memfasilitasi pasien untuk menceritakan penyakitnya dengan pertanyaanpertanyaan yang sesuai untuk mendapatkan informasi yang relevan, adekuat, dan akurat

Tilikan

BOBOT

1. Membuka Wawancara 1 Memberikan salam dan memperkenalkan diri kepada pasien dan binalah rapport. Jelaskan pada pasien bahwa akan mencatat hasil anamnesis. Duduk menghadap pasien agar tercipta kontak mata yang baik. Bersikap simpatik, dengarkan pasien, dan biarkan pasien menceritakan riwayat penyakitnya. 2. Menanyakan identitas pasien: Nama, umur, alamat, pekerjaan, pendidikan (Seorang laki-laki, umur 35 tahun, pekerjaan sopir) Menanyakan keluhan utama: (Keluar cairan putih pagi hari dari kemaluan) 3. Menanyakan lokasi: (Cairan keluar dari lubang ujung kemaluan) 4. Menanyakan onset dan kronologis: (Keluar cairan warna putih dari ujung lubang kemaluan sejak 2 hari yang lalu. Riwayat berhubungan dengan pekerja seks komersial sekitar 5 hari yang lalu. Sebelumnya pasien merasa gatal dan panas pada ujung kemaluan, nyeri saat berkemih, dan anyanganyangen) 5. Menanyakan kuantitas keluhan: (Cairan keluar setiap pagi setelah bangun tidur) 6. Menanyakan kualitas keluhan: (Cairan kental warna keputihan, terkadang disertai darah) 7. Menanyakan faktor-faktor memperberat: (-) 8. Menanyakan faktor-faktor memperingan: (-) 9. Menanyakan gejala penyerta: Tanda-tanda uretritis

SKOR MAKS 3x1

OSCE Prep 2013 Sistem__________________________________

Page 1

10.

11. 12. 13.

2. Pemeriksaan Fisik

Peserta ujian melakukan cuci tangan sebelum dan setelah pemeriksaan menggunakan sarung tangan dalam melakukan pemeriksaan fisik sesuai masalah klinik pasien

1. 2. 3. 4.
5.

Apakah ada nyeri saat berkemih Apakah ada rasa gatal/panas di ujung kemaluan Apakah ada benjolan pada inguinal Tanda-tanda prostatitis Apakah ada rasa tidak nyaman pada daerah perineum dan suprapubis. Apakah terdapat demam Apakah ada nyeri saat berkemih/keluar darah saat berkemih Apakah ada sulit buang air besar Apakah ada kesulitan saat berkemih Menanyakan riwayat penyakit dahulu (Baru pertama kali menderita seperti ini. Riwayat berhubungan seks dengan pekerja seks komersial 5 hari yang lalu) Menanyakan riwayat kesehatan keluarga Menanyakan riwayat sosial ekonomi Menutup wawancara Menanyakan pada pasien apakah ada hal yang terlewat. Menutup wawancara dengan membuat suatu ringkasan. Meminta ijin melakukan pemeriksaan 1 Menjelaskan prosedur pemeriksaan dan melakukan informed consent Mempersilahkan pasien menempatkan diri senyaman mungkin dan membuka baju Mencuci tangan Menilai keadaan umum dan kesadaran (Baik, sadar, tampak
sakit ringan).

3x1

6. Pemeriksaaan tanda vital ( TD: 140/80mmHg, N:80x/, RR: 20x/, t: 36,1oC) 7. Pemeriksaan Kepala (Apakah rambut mudah rontok/alopesia) Pemeriksaan Wajah (Apakah didapatkan asimetri wajah)
Page 2

OSCE Prep 2013 Sistem__________________________________

8. Pemeriksaan Mata (Apakah ada mata injeksi konjungtiva, ekimosis, konjungtivitis, eksudat mukopurulen, fotofobia) 9. Pemeriksaan Telinga Hidung (Apakah didapatkan discharge, tanda-tanda peradangan) Pemeriksaan Mulut dan Tenggorok (Pemeriksaan gigi geligi, bibir, lidah, mukosa mulut, tonsil; ukuran, warna, detritus, mukosa faring apakah didapatkan faringitis (faring hiperemis), tonsilitis (tonsil hiperemis) disertai eksudat mukopurulen. 10. Pemeriksan Leher Apakah tampak pembesaran kelenjar limfe leher Apakah asimetris leher Apakah ada perubahan warna dibanding kulit sekitar 11. Thoraks Inspeksi: (Simetris saat statis dan dinamis, adakah deformitas) Palpasi: (Apakah ada krepitasi, stem fremitus kanan dan kiri) Perkusi: (Apakah sonor kedua lapangan paru) Auskultasi (suara dasar paru, suara tambahan wheezing, ronkhi) 12. Abdomen Inspeksi: (Tampak datar, tidak ada venektasi, tidak ada gambaran gerak usus) Auskultasi (Bising usus (+) normal) Perkusi (timpani, pekak sisi (+) normal dan pekak alih (-) Palpasi (supel,hepar dan lien tak teraba) 13. Ekstremitas Pemeriksaan Refleks (Refleks fisiologis lengan dan tungkai dalam batas normal, Refleks patologis (-)) Kekuatan motorik, dan sensorik (Kekuatan motorik 5 di keempat ekstremitas, tidak ada tremor, ukuran dan tonus
OSCE Prep 2013 Sistem__________________________________ Page 3

otot normal, sensibilitas 4 ekstremitas dalam batas normal) Adakah edema (Tidak ada edema tungkai) Perabaan akral (Tidak ada akral dingin) Pemeriksaan cappilary refill (<2/<2) Pemeriksaan kulit (Tidak ada pucat, sianosis, ikterik, kulit kering atau basah, palmar erythema) Pemeriksaan kuku (Tidak ada kelainan kuku) 14. Urogenital Inspeksi Edema dan eritema pada orificium urethra eksterna Palpasi (milking) Keluar eksudat mukopurulen dari orificium urethra eksterna. Inguinal kanan-kiri: teraba massa ukuran 0,5x0,5 cm, konsistensi kenyal, batas tegas, permukaan rata, warna seperti kulit sekitar, perabaan tidak hangat, tidak nyeri tekan.

OSCE Prep 2013 Sistem__________________________________

Page 4

15. Pemeriksaan penunjang Sediaan langsung, bahan duh tubuh, dengan pewarnaan Gram; ditemukan Diplokokus Gram negatif intraseluler dan ekstraseluler.

Kultur, 2 macam media: 1. Media transport (Stuart, Transgrow)


Page 5

OSCE Prep 2013 Sistem__________________________________

2. Media pertumbuhan (Thayer Martin) Test Definitif - Test Oksidasi Reagen yang mengandung tetra-metyl-P-N diamin hidrochloryda 1% ditambahkan pada koloni Gonokokus tersangka. Positif jika warna menjadi merah muda hingga merah lembayung - Test fermentasi Test oksidasi yang positif dilanjutkan dengan fermentasi dengan glukosa, maltosa, dan sukrosa. Kuman Gonokokus hanya meragikan glukosa. Test B-laktamase Dengan cefinase TM disc, perubahan warna dari kuning menjadi merah, jika kuman mengandung B-laktame. Test Thomson Berguna untuk mengetahui sampai mana infeksi berlangsung. Syarat: - Dilakukan setelah bangun pagi - Urin dibagi dalam 2 gelas - Tidak boleh menahan kencing dari gelas I ke gelas II - Mengandung air seni paling sedikit 80-100 ml Hasil pembacaan: Gelas I Gelas II Arti Jernih Jernih Tidak ada arti Keruh Jernih Infeksi di urethritis anterior Keruh Keruh Panurethritis Jernih Keruh Tidak mungkin

3. Menentukan diagnosis dan

Peserta ujian dapat Diagnosis: Urethritis menentukan Diagnosis banding:

3x3
Page 6

OSCE Prep 2013 Sistem__________________________________

diagnosis dan diagnosis bandingnya secara lengkap 4. Komunikasi dan Peserta ujian edukasi pasien menunjukkan kemampuan berkomunikasi dengan menerapkan salah satu prinsip berikut: 1. Mampu membina hubungan baik dengan pasien secara verbal non verbal (ramah terbuka kontak mata salam empati dan hubungan komunikasi dua arah respon) 2. Mampu memberikan kesempatan pasien untuk bercerita dan mengarahkan cerita

diagnosis banding

- Urethritis Spesifik Urethritis Gonorhea - Urethritis Non-Spesifik 1. Menjelaskan kepada pasien bahwa saat ini pasien menderita 3 infeksi pada saluran kemihnya. 2. Menjelaskan kepada pasien bahwa infeksi pada saluran kemih disebabkan oleh infeksi kuman yang ditularkan melalui hubungan seksual yang tidak aman. 3. Menjelaskan kepada pasien bahwa akan dilakukan pemeriksaan lanjutan untuk menentukan penyebab pasti dari penyakitnya. 4. Menjelaskan kepada pasien bahwa akan diberikan obat kepada pasien yang diberikan dalam bentuk suntikan dan diminum hingga habis. 5. Menjelaskan kepada pasien untuk selalu menggunakan kondom setiap melakukan hubungan seksual yang tidak aman. 3x3

OSCE Prep 2013 Sistem__________________________________

Page 7

5. Tata laksana non farmako terapi (tindakan)

3. Mampu untuk melibatkan pasien dalam membuat keputusan klinik, pemeriksaan klinik 4. Mampu memberikan penyuluhan yang isinya sesuai dengan masalah pasien Peserta melakukan tindakan /pemberian terapi dengan informed consent yang jelas, proteksi diri (sepsis asepsis)

1. Injeksi Penicillin G Procain 4,8 juta unit diencerkan aqua + 1 gram Probenasid IV, atau; 2. Injeksi Ampicilllin 3,5 gram + 1 gram Probenasid IV, atau; 3. Injeksi Amoxciciliin 3 gram + 1 gram Probenasid IV, atau; 4. Injeksi Ceftriaxon 250 mg IM, atau; 5. Cefixim 400 mg p.o dosis tunggal atau; 6. Injeksi Spektinomisin 2 g IM, atau; 7. Injeksi Kanamisin 2g IM, atau; 8. Tiamfenikol 3,5mg p.o, atau; 9. Ciprofolksasin 250-500 mg p.o dosis tunggal.

3x5

6. Perilaku profesional

Peserta ujian memeperkenalkan diri dan meminta izin secara lisan dan melakukan poin di bawah ini

Rujuk ke spesialis Kulit dan Kelamin 1.Melakukan setiap tindakan dengan berhati-hati dan teliti 1 sehingga tidak membahayakan pasien dan diri sendiri 2. Memperhatikan kenyamanan pasien 3. Melakukan tindakan sesuai prioritas 4. Menunjukkan rasa hormat kepada pasien 5. Mengetahui keterbatasan dengan merujuk ke spesialis Kulit

3x1

OSCE Prep 2013 Sistem__________________________________

Page 8

lengkap sebagai berikut: 1. Melakukan setiap tindakan dengan berhatihati dan teliti sehingga tidak membahayakan pasien dan diri sendiri 2. Memperhatikan kenyamanan pasien 3. Melakukan tindakan sesuai prioritas 4. Menunjukkan rasa hormat kepada pasien 5. Mengetahui keterbatasan dengan merujuk atau diperlukan konsultasi bila diperlukan

dan Kelamin

GLOBAL PERFORMANCE Beri tanda kolom centang () pada kolom yang disediakan sesuai dengan penilaian Anda. Selaian penilaian kompetensi, pserta ujian akan dinilai kemampuannya secara umum. Komponen penilaian ini merupakan impresi penguji setelah melihat kemampuan peserta secara keseluruhan apakah peserta mampu menjadi dokter dengan kemampuan yang ada.Terdiri dari tidak lulus, borderline, lulus serta superior. Nilai borderline akan menjadi dasar dalam penentuan nilai batas lulus.
OSCE Prep 2013 Sistem__________________________________ Page 9

TIDAK LULUS

BORDERLINE

LULUS

SUPERIOR

Kepustakaan

Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin. 2010. Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia

OSCE Prep 2013 Sistem__________________________________

Page 10