Anda di halaman 1dari 34

Bab 11 Pipe Supports System

BAB 11 PIPE SUPPORT SYSTEMS

Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan

Bab 11 Pipe Supports System

11.1. PENDAHULUAN
Untuk memenuhi fungsinya dan ketersediaan ruang di lapangan, pipa yang instalasi p p memerlukan disain tumpuan p y g memenuhi persyaratan. Kriteria utama yg harus dipertimbangkan untuk memilih dan mendisain penumpu pipa adalah Mampu memenuhi fungsi tumpuan yang ditentukan. Jenis dan besarnya beban sistem pipa harus mampu dipikul oleh tumpuan. Memperhatikan limitasi ruang.

Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan

Bab 11 Pipe Supports System

Beberapa hal lainnya yang perlu diperhatikan adalah :


Temperatur disain yang digunakan untuk memilih clamp, baut-U, tali pemegang (straps) dan jenis material lain yang langsung berkontak dengan pipa yang oleh temperatur fluida dalam p pipa. g p p y g dipengaruhi p g p p Kekuatan komponen penumpu tersebut dapat menurun seiring bertambahnya temperatur. Efek ekspansi harus dipertimbangkan dalam menghitungn jarak gap dan merancang gaya gesek. Sistem penumpu pipa dengan isolasi panas jangan sampai mengganggu kinerja isolator pipa. Jenis penumpu yang dipilih harus dapat memudahkan maintenance, seperti misalnya penggantian isolator.

Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan

Bab 11 Pipe Supports System

Penumpu pipa dan jenis logam lain yang bersentuhan harus dipertimbangkan dengan baik untuk mengurangi efek galvanisasi (korosi). Semua instalasi pipa termasuk tumpuannya harus diperiksa dan menerus sejak awal start up dimaintain secara terus terus-menerus start-up. Usahakan memilih sistem tumpuan yang memerlukan perawatan sesedikit dan semurah mungkin

Jenis tumpuan yang umum digunakan ada 4 macam, yaitu : Weight support (Penumpu yang hanya menahan berat) Rigid restraint (penyangga kaku) Snubbers Sway branches (penguat getar)
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
4

Bab 11 Pipe Supports System

11.2. WEIGHT SUPPORT


Weight support dimaksudkan untuk menyangga beban vertikal pada arah gravitasi saja. Penumpu ini digunakan pada :
Sistem perpipaan di mana hanya beban deadweight yang merupakan design load. Lokasi penumpu di mana uplifting load seperti beban termal dan beban seismik tidak mampu mengatasi beban berat sendiri.

Jenis Jenis-jenis jenis penumpu dapat dilihat pada Gb Gb. 9 9.1 1 Weight support terdiri dari :
Rigid support (penumpu kaku) Variable-spring support (penumpu pegas-variabel) Constant-spring support (penumpu pegas-tetap)
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
5

Bab 11 Pipe Supports System

Gb. 9.1 Beberapa jenis weight supports Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
6

Bab 11 Pipe Supports System

Gb. 9.1 Beberapa jenis weight supports (sambungan) Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
7

Bab 11 Pipe Supports System

Gb. 9.1 Beberapa jenis weight supports (sambungan) Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
8

Bab 11 Pipe Supports System

Gb. 9.1 Beberapa jenis weight supports (sambungan) Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
9

Bab 11 Pipe Supports System

Rigid Supports
Penumpu jenis ini dipilih jika terjadi pergerakan pipa di sekitar penumpu akibat beban temperatur. Bentuk penumpu kaku yang sering digunakan adalah berupa asembli pangantung p g g dari batang/kawat g baja j (rod hanger g ), seperti p p pada Gb. 9.2.

Gb. 9.2 Asembli dari rod hanger Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
10

Bab 11 Pipe Supports System

Table 9.1 Load-carrying capacity of hot-rolled steel road (ASTM specification)


Maximum safe load, pounds Nominal rod Diameter, in Root area thread, in2 Rod temperature = 650oF 610 1,130 1,810 2,710 3,770 4,960 8,000 11,630 15,700 20,700 27,200 33,500 41,580 50,580 60,480 71,280 82,890 95,400 109,000 123,000 138,000 154,000 Rod temperature = 750oF 540 1,010 1,610 2,420 3,360 4,420 7,140 10,370 14,000 18,460 24,260 29,880 37,066 45,085 53,906 63,493 73,855 85,001 97,119 109,593 122,958 137,214

3/8 1/2 5/8 3/4 7/8 1 1 1/4 1 1/2 1 3/4 2 2 1/4 2 1/2 2 3/4 3 3 1/4 3 1/2 3 3/4 4 4 1/4 4 1/2 4 3/4 5

0.068 0.126 0.202 0.302 0.419 0.552 0.889 1.293 1.744 2.300 3.023 3.719 4.619 5.621 6.720 7.918 9.214 10.608 12.100 13.700 15.400 17.200

Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan

11

Bab 11 Pipe Supports System

Hal-hal yang harus diperhatikan dalam pemilihan dan pemasangan penumpu kaku adalah sbb.
L Pergerakan pipa akibat beban panas saat operasi tidak boleh mengakibatkan sudut kawat baja penggantung terhadap vertikal lebih dari 4o. Hal ini dapat dihindarkan dgn membuat offset sebesar +// 4o sebelum operasi (kondisi dingin), Gb. 9.3 (b) atau dengan membuat sliding/roller-type support. L Kawat baja penggantung dan aksesoris lain dari penumpu ini harus mampu menahan beban maksimum yang mungkin dialami pipa seperti berat sendiri, beban temperatur, dan beban gempa. L Diameter kawat baja penggantung minimum untuk pipa kecil (diameter pipa < 2 in.) adalah 3/8 in. Sedangkan untuk pipa besar (diameter >2,5 in.) adalah 1/2 in. L Jenis kawat baja penggantung yang dipilih harus mempunyai fleksibilitas dan adjutability gerak yang cukup untuk memenuhi fungsinya.
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
12

Bab 11 Pipe Supports System

OFFSET POSITION

OPERATING CONDITION

Gb. 9.3 Limitasi defleksi sudut kabel penggantung pada rigid support

Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan

13

Bab 11 Pipe Supports System

Jenis penumpu lain yang digunakan untuk menumpu pipa vertikal adalah riser clamp.

Gb. 9.4 Riser clamp dua-baut

Riser clamp ini diikat dengan pasangan baut dan mur. Kekencangan baut dibuat sedemikian rupa sehingga pada saat tidak beroperasi gaya gesek yang terjadi mampu menahan gaya berat. Tumpuan jenis ini tidak dapat menahan gaya ke atas akibat beban temperatur pada saat beroperasi.
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
14

Bab 11 Pipe Supports System

Rigid support jenis sliding diberikan pada Gb. 9.5

Gb. 9.5 Jenis-jenis sliding support Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
15

Bab 11 Pipe Supports System

Jika tumpuan jenis sliding yang digunakan, maka hal utama yang harus diperhatikan adalah :
Gaya gesek yang terjadi antara pipa dan support harus lebih kecil dari gaya horisontal akibat beban temperatur untuk menghindari kegagalan pada pipa. Untuk memperkecil gaya gesek yang terjadi, tumpuan ini dapat dilengkapi dengan pelat pelumas (lubricating plate) yang diletakkan antara pipa dan support. Dalam pemilihan lubricating plate, harus dijamin bahwa materialnya cocok (tidak mengakibatkan korosi atau kerusakan lain) pada pipa. Contoh : Material Teflon sering digunakan, tetapi karena material ini mudah mengalami degradasi, maka harus diganti secara periodik
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
16

Bab 11 Pipe Supports System

Variabel-Spring Supports, VSS


Jenis tumpuan ini dipilih bila pergerakan pipa yang terjadi akibat beban termal cukup besar. Tumpuan p ini dilengkapi g p dengan g sistem p pegas g y yang g dapat p memberikan gaya tumpuan yang bervariasi akibat gerakan pipa ke arah vertikal. Pegas awalnya diberi gaya (tekan) awal sebelum instalasi. Gerakan pipa ke atas akan menyebabkan pegas bertambah panjang dan mengurangi gaya pegas. Gerakan pipa ke bawah akan menambah kompresi pegas pegas, sehingga gaya pegas menjadi bertambah. Jenis tumpuan ini diperlihatkan pada Gb. 9.6 Jenis-jenis pegas standard yang digunakan pada tumpuan ini dapat dilihat pada Gb. 9.7
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
17

Bab 11 Pipe Supports System

Gb. 9.6 Jenis-jenis tumpuan variable-spring Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
18

Bab 11 Pipe Supports System

Gb. 9.7 Contoh pegas standard yang digunakan pada variable-spring supports Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
19

Bab 11 Pipe Supports System

Table 9.2 Standard spring types A and B typical dimensions


Wei ght eac h
4 4 4 7 8 9 14 16 17 36 43 44 38 46 49 52 71 85 184 204 258 299 371

Spri ng size
0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22

Load @ Mid Point


69 100 128 166 223 299 399 532 713 950 1235 1615 2138 2850 3800 5130 7125 9500 12645 16805 22325 29888 39591

Ro d Siz eA

R.H. Thre ad Leng th

Cassing length B
411/16 51/16 47/16 43/16 53/16 57/16 53/16 63/16 67/16 71/8 8 811/16 7 83/8 84/8 84/8 10 111/4 123/8 133/8 151/2 171/2 213/4

Cass ing Dia. C


315/1 6

Botm rod Engag ement F

Top rod Enga gem ent G


7/16

Height of pin H
21/8

Lug hole/E ye nut openin g Dia. R


13/16

Rod Take-out Type A E Type B J Min.


41/8 41/8 47/8 41/8 51/16 51/16 51/16 513/16 513/16 69/16 7 513/16 61/16 75/16 79/16 79/16 713/16 97/16 93/8 104/8 141/8 153/4 203/16 613/16 614/16 711/16 613/16 711/16 711/16 8 83/4 83/4 915/16 103/4 93/16 101/4 111/2 124/8 124/8 131/2 143/16 157/8 173/8 211/8 217/16 267/16 53/16 59/16 6 3/16 53/16 65/16 65/16 611/16 77/16 77/16 815/16 91/8 83/16 87/16 911/16 107/16 107/16 12 131/2 143/8 161/8 181/2 203/4 251/4

Overall length X Type A Max.


75/16 86/16 77/16 63/16 79/16 73/16 713/16 813/16 87/16 103/8 103/8 911/14 121/4 14 51/4 121/4 14 51/4 171/8 187/8 211/2 24 283/4

Type B Min.
81/4 81/2 91/2 81/4 91/2 91/2 97/8 104/8 104/8 121/8 126/16 113/4 1213/16 141/16 161/16 163/16 173/8 19 213/8 234/8 27 291/4 341/4

Max.
101/2 101/2 111/4 101/2 101/2 111/4 114/8 123/8 123/8 137/8 143/16 131/8 143/16 1513/16 1713/16 1715/16 193/8 203/4 234/8 253/8 263/4 31 36

Z
11/4 1 11/4
3/8 11/4 3/8

53/4

7/16

21/8

13/16

69/16

1/8

24/16

3/8

11/8 11/4 1 17/16 18/16 113/16 113/16 2 21/4 113/14 2 21/4 21/8 23/4 3 31/4 31/2

81/8

11/4

11/8

21/4

15/16

1 1 1 1 1 1 2 2 2 2 3

4 4 5 5 5 6

81/8

11/4 11/4 13/4 13/4 24/16 24/16

11/8

31/16 31/16 315/16 315/16 313/16 3 4 41/2 41/4 41/4 5

16/16 16/16 111/16 111/16 113/16 21/2 3 4 4 4 4

1 1 1 1 1

2 2 2 1 4 2 22/8 24/8 27/8 31/8 33/8

81/8

11/8 13/4 13/4

123/4

21/8

13

1313/16

Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan

20

Bab 11 Pipe Supports System

Pemilihan tumpuan ini dimaksudkan untuk memberikan setting beban yang akan memberikan urutan pembebanan yang benar mulai saat instalasi sampai pada kondisi operasinya. Secara simultan diinginkan bahwa beda antara cold load dan operating/hot load tidak terlalu berlebihan. Hubungan antara kedua beban tersebut menuruti rumus

Cold load= hotload+ k


Yang mana
Cold load= installati onsetting, setting lb(N) Hotload= Weight load+ Weight of spport hardawre carried by spring, lb(N) k = kekakuan pegas = gerakan vertikal pipapada tumpuan darikondisi tidak beroperasi kekondisi operasi, in.(mm) (perpindah ankeatas diambil positif)
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
21

Bab 11 Pipe Supports System

Selection of variable springs


The key criterion in selecting the size and series of a variable spring is a factor known as variability. This is a measurement of the percentage change in supporting force between the hot and d cold ld positions iti of f a spring i and di is calculated l l t df from f formula l

Variability =

hot load cold load k = hot load hot load

The cold load is calculated by adding (for up movement) or subtracting (for down movement) the product of spring rate times movement to or from the hot load. If an allowable is not specified, good practice would be to use 25% for non-critical piping and 10% for critical piping.

Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan

22

Bab 11 Pipe Supports System

To size a spring
1. Calculate the maximum allowable spring rate from the formula:

Spring rate =

variability hot load movement

2. Determine the size by finding the hot load in the chart. 3. Stay in that size column and choose the series with a spring rate equal to or less than the value calculated above. 4. Calculate the cold load and check that both hot and cold loads fall within the working range. 5. If this condition is not met, move to an adjacent size and rework. If load, movement, variability, or available space prohibits the use of a variable spring, the use of a constant support should be considered.
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
23

Bab 11 Pipe Supports System

Table 9.3 Table for selection of variable spring


Working range deflection, in. Long-range Mid-range Short-range 0 1 43 44 46 47 49 50 52 0.1 53 55 0.2 56 57 0.3 59 60 0.4 62 63 0.5 64 66 68 70 72 74 76 78 80 82 84 87 89 91 93 95 97 99 101 103 105 108 110 112 2 82 84 87 90 92 95 98 100 103 106 108 111 114 117 119 122 125 127 130 133 135 138 141 144 3 106 109 113 116 120 123 127 130 134 137 140 144 147 151 154 158 161 165 168 172 175 179 182 186 4 142 146 151 156 160 165 170 174 179 184 188 193 198 203 207 212 217 221 226 231 235 240 245 250 Hanger size 5 190 196 202 208 215 221 227 234 240 246 252 295 265 271 278 284 290 297 303 309 315 322 328 334 6 252 260 269 277 286 294 302 311 319 328 336 344 353 361 370 378 386 395 403 412 420 428 437 445 7 336 347 358 370 381 392 403 414 426 437 448 459 470 482 493 504 515 526 538 549 560 571 582 594 8 450 465 480 495 510 525 540 555 570 585 600 615 630 645 660 675 690 705 720 735 750 765 780 795 9 600 620 640 660 680 700 720 740 760 780 800 820 840 860 880 900 920 940 960 980 1,000 1,020 1,040 1,060 10 780 806 832 858 884 910 926 962 988 1,014 1,040 1,066 1,092 1,118 1,144 1,170 1,196 1,222 1,248 1,274 1,300 1,326 1,352 1,378

0.0 0.2 0.4 0.6 0.8 1.0 1.2 1.4 1.6 1.8 2.0 2.2 2.4 2.6 2.8 3.0 3.2 3.4 3.6

0.0 0.1 0.2 0.3 0.4 0.5 0.6 0.7 0.8 0.9 1.0 1.1 1.2 1.3 1.4 1.5 1.6 1.7 1.8

0.0

Working range e

Reserve range R

65 66 68 69 71 72

0.6

0.7

0.8

74 75

0.9

77

Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan

24

Bab 11 Pipe Supports System Table 9.3 Table for selection of variable spring (cont)
Hanger size 11 1,020 1,054 1,088 1,122 1 156 1,156 1,190 1,224 1,258 1,292 1,326 1,360 1,394 1,428 1,462 1 496 1,496 1,530 1,564 1,598 1,632 1,666 1,700 1,734 1,768 12 1,350 1,395 1,440 1,495 1 530 1,530 1,575 1,620 1,665 1,710 1,755 1,800 1,845 1,890 1,935 1 980 1,980 2,025 2,070 2,115 2,160 2,205 2,250 2,295 2,340 13 1,800 1,860 1,920 1,980 2 040 2,040 2,100 2,160 2,220 2,280 2,340 2,400 2,460 2,520 2,580 2 640 2,640 2,700 2,760 2,820 2,880 2,940 3,000 3,060 3,120 14 2,400 2,480 2,560 2,640 2 720 2,720 2,800 2,880 2,960 3,040 3,120 3,200 3,280 3,360 3,440 3 520 3,520 3,600 3,680 3,760 3,840 3,920 4,000 4,080 4,160 15 3,240 3,348 3,456 3,564 3 672 3,672 3,780 3,888 3,996 4,104 4,212 4,320 4,428 4,536 4,644 4 752 4,752 4,860 4,968 5,076 5,184 5,292 5,400 5,508 5,616 16 4,500 4,650 4,800 4,950 5 100 5,100 5,250 5,400 5,550 5,700 5,850 6,000 6,150 6,300 6,450 6 600 6,600 6,750 6,900 7,050 7,200 7,350 7,500 7,650 7,800 17 6,100 6,200 6,400 6,600 6 800 6,800 7,000 7,200 7,400 7,600 7,800 8,000 8,200 8,400 8,600 8 800 8,800 9,000 9,200 9,400 9,600 9,800 10,000 10,200 10,400 18 7,990 8,256 8,522 8,788 9 054 9,054 9,320 9,586 9,852 10,118 10,384 10,650 10,916 11,182 11,448 11 714 11,714 11,980 12,246 12,512 12,778 13,044 13,310 13,576 13,842 19 10,610 10,964 11,318 11,672 12 206 12,206 12,380 12,734 13,088 13,442 13,796 14,150 14,504 14,858 15,212 15 566 15,566 15,921 16,274 16,628 16,982 17,336 17,690 18,044 18,398 20 14,100 14,570 15,040 15,510 15 980 15,980 16,450 16,920 17,390 17,860 18,330 18,800 19,270 19,740 20,210 20 680 20,680 21,250 21,620 22,090 22,560 23,030 23,500 23,970 24,440 21 18,750 19,375 20,000 20,625 21 250 21,250 21,875 22,500 23,125 23,750 24,375 25,000 25,625 26,250 26,875 27 500 27,500 28,125 28,750 29,375 30,000 30,625 31,250 31,875 32,500 22 25,006 25,839 26,673 27,506 28 340 28,340 29,173 30,007 30,840 31,674 32,507 33,340 34,174 35,007 35,841 36 674 36,674 37,508 38,341 39,175 40,008 40,842 41,675 42,509 43,342 1.1 1.0 0.9 0.8 07 0.7 0.6 0.5 0.4 0.3 02 0.2 0.1 Total spring deflection, in. Short range 0.0 Mid range 0.0 0.1 0.2 0.3 04 0.4 0.5 0.6 0.7 0.8 0.9 1.0 1.1 1.2 1.3 14 1.4 1.5 1.6 1.7 1.8 1.9 2.0 2.1 2.2 Long range 0.0 0.2 0.4 0.6 08 0.8 1.0 1.2 1.4 1.6 1.8 2.0 2.2 2.4 2.6 28 2.8 3.0 3.2 3.4 3.6 3.8 4.0 4.2 4.4

Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan

25

Bab 11 Pipe Supports System

Table 9.3 Table for selection of variable spring (cont)


Long-range 3.8 4.0 4.2 44 4.4 4.6 4.8 5.0 Mid-range 1.9 2.0 2.1 22 2.2 2.3 2.4 2.5 1.2 11 1.1 1.0 Short-range

Working range

Working range deflection, in.

Hanger size 0 78 80 81 83 84 86 88 1 114 116 118 120 122 124 126 129 131 133 135 137 2 146 149 152 154 157 160 162 165 168 171 173 176 3 189 193 196 200 203 207 210 214 217 221 224 228 4 254 159 164 168 173 178 182 187 192 297 301 306 5 341 347 353 360 366 372 378 385 391 397 404 410 6 454 462 470 479 487 496 504 512 521 529 538 546 7 605 616 627 638 650 661 672 683 694 706 717 728 8 810 825 840 855 870 885 900 915 930 945 960 975 9 1,080 1,100 1,120 1 140 1,140 1,160 1,180 1,200 1,220 1,240 1,260 1,280 1,300 10 1,404 1,430 1,456 1 482 1,482 1,508 1,534 1,560 1,586 1,612 1,638 1,664 1,690

Reserve range

89 90 92 93 95

Spring rate, Pounds per inch of deflection


30 15 7 42 21 10 54 27 13 70 35 17 94 47 23 126 63 31 168 84 42 224 112 56 300 250 75 400 200 100 520 260 130

Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan

26

Bab 11 Pipe Supports System

Table 9.3 Table for selection of variable spring (cont)


Hanger size 11 1,802 1,836 1,870 1,904 1,938 1,972 2,006 2,040 2,074 2,108 2,142 2,176 2,210 12 2,385 2,430 2,475 2,250 2,565 2,610 2,655 2,700 2,745 2,790 2,835 2,880 2,925 13 3,180 3,240 3,300 3,360 3,420 3,480 3,540 3,600 3,660 3,720 3,780 3,840 3,900 14 4,240 4,320 4,400 4,480 4,560 4,640 4,720 4,800 4,880 4,960 5,040 5,120 5,200 15 5,724 5,832 5,940 6,048 6,156 6,264 6,372 6,480 6,588 6,696 6,804 6,912 7,020 16 7,950 8,100 8,250 8,400 8,550 8,700 8,850 9,000 9,150 9,300 9,450 9,600 9,750 17 10,600 10,800 11,000 11,200 11,400 11,600 11,800 12,000 12,200 12,400 12,600 12,800 13,000 18 14,108 14,374 14,640 14,906 15,172 15,438 15,704 15,970 16,236 16,502 16,768 17,034 17,300 19 18,752 19,106 19,460 19,814 20,168 20,522 20,876 21,230 21,584 21,938 22,292 22,646 23,000 20 24,910 25,380 25,850 26,320 26,790 27,260 27,730 28,200 28,670 29,140 29,610 30,080 30,550 21 33,125 33,750 34,375 35,000 35,625 36,250 36,875 37,500 38,125 38,750 39,375 40,000 40,635 22 44,176 45,009 45,843 46,676 47,510 48,343 49,177 50,010 50,844 51,677 52,511 53,344 54,178 1.7 1.6 1.5 1.4 1.3 1.2 Total spring deflection, in. Short range Mid range 2.3 2.4 2.5 2.6 2.7 2.8 2.9 3.0 3.1 3.2 3.3 3.4 3.5 Long range 4.6 4.8 5.0 5.2 5.4 5.6 5.8 6.0 6.2 6.4 6.6 6.8 7.0

680 340 170

900 450 225

1,200 600 300

1,600 800 400

2,160 1,080 540

3,000 1,500 750

4,000 2,000 1,000

5,320 2,660 1,330

7,080 3,540 1,770

9,400 4,700 2,350

12,500 6,250 3,125

16,670 8,335 4,167

Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan

27

Bab 11 Pipe Supports System

Constant-spring Supports, CSS


Tumpuan ini dipilih bila pergerakan pipa yang terjadi akibat beban termal terlalu besar (lebih dari 2 in.) dan tumpuan jenis VSS tidak mamp mampu menahan beban tsb tsb. Tumpuan ini juga digunakan pada bagian pipa yang mengalami tegangan kritis atau pada bagian dekat peralatan yang mensyaratkan beban yang tetap kecil pada sambungannya. Contoh tumpuan jenis ini diperlihatkan pada Gb. 9.8. Penggunaan CSS adalah untuk memberikan gaya-reaksi tumpuan yang konstan sehingga menghasilkan gaya yang seragam di sepanjang pipa. Beberapa contoh aplikasi CSS ditunjukkan pada Gb. 9.9

Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan

28

Bab 11 Pipe Supports System

Gb. 9.8 Contoh constant-spring supports Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
29

Bab 11 Pipe Supports System

Gb. 9.9 Contoh aplikasi constant-spring supports Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
30

Bab 11 Pipe Supports System Table 9.4 Table of constant-support selection chart
Hanger size Load in pounds for total travel in inches 1.5 144 173 204 233 280 327 373 451 527 600 727 851 977 1 177 1,177 1,373 1,573 1,893 2,217 2,540 2.0 108 130 153 175 210 245 280 38 395 450 545 638 733 883 1,030 1,180 1,420 1,663 1,905 2,025 2,145 2.5 86 104 122 140 168 196 224 270 316 360 436 510 586 706 824 944 1,136 1,330 1,524 1,620 1,716 3 72 87 102 117 140 163 187 225 263 300 363 425 489 589 687 787 947 1,109 1,270 1,350 1,430 3.5 62 74 87 100 120 140 160 193 226 257 311 365 419 505 589 674 811 950 1,089 1,157 1,226 4 54 65 77 88 105 123 140 169 196 225 273 319 367 442 515 590 710 832 953 1,013 1,073 4.5 48 58 68 78 93 109 124 150 176 200 242 284 326 392 458 524 631 739 847 900 953 5 43 52 61 70 84 96 112 135 158 180 218 255 293 353 412 472 568 665 762 810 858 5.5 39 47 56 64 76 89 102 123 144 164 198 232 267 321 375 429 516 605 693 736 780 6 36 43 51 58 70 82 93 113 132 150 182 213 244 294 343 393 473 554 635 675 715 6.5 33 40 47 54 65 75 86 104 122 138 168 196 226 272 317 363 327 512 586 623 660 7 31 37 44 50 60 70 80 97 113 129 156 182 209 252 294 337 406 475 544 579 613 7.5 29 35 41 47 56 65 75 90 105 120 145 170 195 235 275 315 379 443 508 540 572 8 27 33 36 44 53 61 70 85 99 113 136 160 183 221 258 295 355 416 476 506 536 448 476 505 31 8.5

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20

Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan

Bab 11 Pipe Supports System Table 9.4 Table of constant-support selection chart (cont)
Hanger size 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 Load in pounds for total travel in inches 1.5 2.0 2,335 2,525 2,710 2,910 3,110 3,310 3,630 3,950 4,270 4,535 4,795 5,060 5,295 5 625 5,625 2.5 1,868 2,020 2,168 2,328 2,488 2,648 2,904 3,160 3,416 3,628 3,836 4,048 4,236 4 420 4,420 4,696 4,968 5,240 5,616 5,988 6,360 6,976 3 1,557 1,683 1,807 1,940 2,073 2,207 2,420 2,633 2,847 3,023 3,197 3,373 3,530 3 683 3,683 3,913 4,140 4,367 4,680 4,990 5,300 5,813 3.5 1,334 1,442 1,549 1,663 1,777 18,91 2,074 2,257 2,440 2,591 2,740 2,891 3,026 3 157 3,157 3,354 3,549 3,743 4,011 4,277 4,543 4,983 4 1,168 1,263 1,355 1,455 1,555 1,655 1,815 1,975 2,135 2,268 2,398 2,530 2,648 2 763 2,763 2,935 3,105 3,275 3,510 3,743 3,975 4,360 4.5 1,038 1,122 1,204 1,293 1,382 1,471 1,613 1,756 1,896 2,016 2,131 2,249 2,353 2 456 2,456 2,609 2,760 2,911 3,120 3,327 3,533 3,876 5 934 1,010 1,064 1,164 1,244 1,324 1,452 1,580 1,708 1,814 1,918 2,024 2,118 2 210 2,210 2,348 2,484 2,620 2,808 2,994 3,180 3,488 5.5 849 918 985 1,056 1,131 1,204 1,320 1,436 1,553 1,649 1,744 1,840 1,765 2 009 2,009 2,135 2,258 2,382 2,553 2,722 2,891 3,171 6 778 842 903 970 1,037 1,103 1,210 1,317 1,423 1,512 1,598 1,687 1,965 1 842 1,842 1,957 2,070 2,183 2,340 2,495 2,650 2,907 6.5 718 777 834 958 957 1,018 1,117 1,215 1,314 1,395 1,475 1,557 1,629 1 700 1,700 1,806 1,911 2,015 2,160 2,303 2,446 2,683 7 667 721 775 831 889 946 1,037 1,129 1,220 1,296 1,370 1,446 1,513 1 579 1,579 1,677 1,774 1,871 2,006 2,139 2,271 2,491 7.5 623 673 723 776 829 883 968 1,053 1,139 1,209 1,279 1,349 1,412 1 473 1,473 1,565 1,656 1,747 1,872 1,996 2,120 2,325 8 584 631 678 728 778 828 908 968 1,068 1,134 1,199 1,265 1,324 1 381 1,381 1,468 1,553 1,638 1,755 1,871 1,988 2,180 8.5 549 594 638 685 732 779 854 929 1,005 1,067 1,128 1,191 1,245 1 300 1,300 1,381 1,416 1,541 1,652 1,761 1,871 2,052 32

Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan

Bab 11 Pipe Supports System Table 9.4 Table of constant-support selection chart (cont)
Han ger size 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 Load in pounds for total travel in inches 1.5 2.0 2.5 7,588 8,200 8,724 9,284 9 760 9,760 10,376 10,988 11,600 3 6,232 6,833 7,270 7,737 8 133 8,133 8,647 9,157 9,667 10,367 11,067 11,847 12,623 13,400 14,713 16,023 17,333 18,423 19,510 20,600 21,890 23,176 24,463 3.5 5,420 5,857 6,231 6,831 6 971 6,971 7,411 7,848 8,286 8,886 9,486 10,154 10,820 11,486 12,611 13,734 14,857 15,791 16,723 17,657 18,763 19,665 20,968 4 4,743 5,125 5,453 5,803 6 100 6,100 6,485 6,868 7,250 7,775 8,300 8,885 9,468 10,050 11,035 12,018 13,000 13,818 14,633 15,450 16,418 17,383 18,348 4.5 4,216 4,556 4,847 5,158 5 422 5,422 5,764 6,104 6,444 6,911 7,378 7,896 8,415 8,933 9,809 10,682 11,555 12,282 13,007 13,733 14,593 15,451 16,309 5 3,794 4,100 4,362 4,642 4 880 4,880 5,188 5,494 5,800 6,220 6,640 7,108 7,574 8,040 8,828 9,614 10,400 11,054 11,706 12,360 13,134 13,906 14,678 5.5 3,449 3,727 3,965 4,220 4 436 4,436 4,716 4,995 5,273 5,855 6,036 6,462 6,886 7,309 8,026 8.740 9,455 10,049 10,642 11,238 11,940 12,642 13,344 6 3,162 3,417 3,635 3,868 4 067 4,067 4,323 4,578 4,833 5,183 5,533 5,923 6,311 6,700 7,356 8,011 8,666 9,211 9,755 10,300 10,945 11,588 12,231 6.5 2,919 3,154 3,355 3,571 3 754 3,754 3,991 4,226 4,462 4,785 5,108 5,473 5,826 6,185 6,791 7,396 8,000 8,503 9,005 9,508 10,103 10,697 11,291 7 2,710 2,929 3,116 3,316 3 486 3,486 3,706 3,924 4,143 4,443 4,743 5,077 5,410 5,743 6,306 6,867 7,429 7,896 8,362 8,829 93,82 9,933 10,484 7.5 2,529 2,733 2,908 3,095 3 253 3,253 3,459 3,663 3,867 4,147 4,427 4,739 5,049 5,360 5,885 6,409 6,933 7,369 7,804 8,240 8,756 9,270 9,785 8 2,371 2,583 2,726 2,901 3 050 3,050 3,243 3,434 3,625 3,886 4,150 4,443 4,734 5,025 5,518 6,009 6,500 6,809 7,316 7,725 8,209 8,691 9,174 8.5 2,232 2,412 2,566 2,731 2 871 2,871 3,052 3,232 3,412 3,659 3,906 4,181 4,455 4,730 5,193 5,855 6,118 6,503 6,886 7,271 7,726 8,180 8,634 33

Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan

Bab 11 Pipe Supports System

11.3. RIGID RESTRAINT


Tumpuan ini digunakan untuk menahan pergerakan pipa akibat beban berat, beban temperatur, dan beban lain . Tumpuan ini dipilih bila pergerakan pipa akibat beban temperatur cukup kecil sehingga tidak memerlukan tumpuan yang memungkinkan pergerakan, seperti jenis pegas atau snubber. Rigid restraint dapat dibuat dengan menggunakan jenis barang jadi (rigid struts) atau dibuat dari profil baja (rigid frames). Pemilihan rigid struts atau rigid frames umumnya didasarkan pada beberapa aspek, yaitu : kendala ruang, jumlah arah di mana pipa harus ditahan secara simultan, deliver time, dsb. Tumpuan rigid struts dan rigid frames masing-masing dapat dilihat pada Gb. 9.10 dan 9.11.
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
34

Bab 11 Pipe Supports System

Gb. 9.10 Contoh rigid struts assembly Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
35

Bab 11 Pipe Supports System

Gb. 9.11 Contoh rigid frames assembly dengan U-bolt Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
36

Bab 11 Pipe Supports System

U-bolt hanya memberikan tumpuan pada 2 arah, walaupun shear capacity dari U-bolt lebih kecil dari tensile capacity-nya. Oleh karena itu, penggunaan U-bolt umumnya dibatasi untuk kondisi di mana beban arah lateral adalah kecil, seperti misalnya sistem pipa yang tidak menerima beban gempa dan pergerakan akibat beban termal juga kecil. Bila diinginkan untuk menahan pipa pada semua arah pada suatu lokasi saja, maka tumpuan jenis ini disebut anchor.

Gb. 9.12 Contoh tumpuan jenis anchor Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
37

Bab 11 Pipe Supports System

11.4. SNUBBERS
Snubber dipilih untuk memberikan kemungkinan pergerakan pipa yang lambat akibat pembebanan termal dan mampu memegang pipa seperti tumpuan kaku (rigid) jika pergerakan pipa akibat beban seismik atau beban lain yang berlangsung cepat. Jadi snubber dapat bertindak sekaligus seperti weight support dan rigid restraint. Snubber ada 2 jenis, yaitu : Hydraulic dan Mechanical.

Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan

38

Bab 11 Pipe Supports System

Hydraulic Snubbers

Gb. 9.13 Hydraulic Snubber Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
39

Bab 11 Pipe Supports System

Snubber hidrolik dibuat dari piston dan reservoir dua-bilik (double chamber resevoir). Pergerakan piston, akibat pergerakan pipa yang mengalami beban termal akan mendorong fluida dalam reservoir melalui lubang kecil diantara dua bilik. Bila laju piston mencapai suatu nilai tertentu (yang dapat distel), sebuah katup akan menutup lubang kecil tersebut sehingga fluida berhenti mengalir yang menyebabkan snubber bersifat seperti rigid restraints. Beberapa kelemahan hydraulic snubber adalah penyumbatan dini lubang kecil akibat kotoran/korosi atau benda lain dalam fluida, rentan terhadap kebocoran fluida, degradasi sifat fluida akibat radiasi, dsb.
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
40

Bab 11 Pipe Supports System

Mechanical Snubbers

Gb. 9.14 Mechanical Snubber Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
41

Bab 11 Pipe Supports System

Snubber mekanik sepenuhnya beroperasi secara mekanik, tanpa sedikitpun ada fluida (hidrolik). Snubber ini dirancang untuk dapat memberikan tumpuan rigid, jika limit percepatan yang ditetapkan telah dilewati. Pada kondisi percepatan yang lebih kecil, tumpuan ini bersifat seperti spring support yang mengijinkan adanya gerakan bebas pada pipa. Kombinasi/konfigurasi beberapa snubber dan tumpuan lain dibuat untuk memperoleh tumpuan dengan karakteristik tertentu. Contoh beberapa konfigurasi snubber ditunjukkan pada Gb. 9.15.

Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan

42

Bab 11 Pipe Supports System

Gb. 9.15 Contoh konfigurasi beberapa snubber


43

Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan

Bab 11 Pipe Supports System

Sway Braces

Gb. 9.16 Sway braces

Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan

44

Bab 11 Pipe Supports System

Sway braces digunakan untuk mengurangi efek getaran pada sistem perpipaan. Sway brace mirip dengan variable-spring support, tetapi pegas pada sway braces tidak menerima preload saat sistem beroperasi beroperasi. Bila pipa mengalami getaran, maka sway braces akan terdefleksi dan memberikan gaya pengembali (restoring force) sebesar kekakuan pegas dikali perpindahan pipa. Efek dari sway braces pada sistem perpipaan adalah untuk memperbesar nilai K dalam persaman getaran sistem pipa sbb.

M X (t ) + C X (t ) + KX (t ) = F (t )
Bila nilai K meningkat, maka frekuensi pribadi sistem pipa akan membesar sehingga jauh dari frekuensi eksiasi.
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
45

..

Bab 11 Pipe Supports System

Base Plate
Base plate adalah bagian yang tidak terpisahkan dari struktur tumpuan pipa.

Gb. 9.17 Base plate

Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan

46

Bab 11 Pipe Supports System

Multiple Pipe Restraint Frames, MPRF


Untuk menumpu pipa yang banyak sering digunakan multiple restraint. Keseimbangan gaya pada MPRF harus tetap dijamin.

Gb. 9.18 Multiple pipe support frames Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
47

Bab 11 Pipe Supports System

11.5. PROSES DISAIN TUMPUAN PIPA 1. Pendahuluan


Proses disain dan pembangunan konstruksi suatu power plant atau pabrik proses memerlukan langkah langkah-langkah langkah disain yang mungkin memerlukan waktu cukup lama. Untuk itu diperlukan manajemen pembagian pekerjaan yang baik dan alokasi waktu yang tepat untuk setiap tahap pekerjaan. Untuk memperoleh hasil disain yang optimal, maka proses disain harus dilakukan jauh sebelum proses konstruksi dimulai. Hal ini dilakukan agar perancang mempunyai waktu yang cukup untuk melakukan iterasi perhitungan, sehingga diperoleh disain yang optimal. Kadangkala dalam proses disain diperlukan suatu checklist, yang dibuat sendiri oleh perancang atau perusahaan. Checklist ini diharapkan dapat memudahkan perancang untuk mengecek hasil pekerjaan setiap saat.
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
48

Bab 11 Pipe Supports System

2. Persiapan informasi/data yang dibutuhkan


X Proses mendisain tumpuan pipa tidak akan pernah berhasil dengan baik bila data/informasi yang dibutuhkan masih belum tersedia. Secara umum klasifikasi data yang diperlukan untuk mendisain tumpuan pipa antara lain : X Dokumen disain, seperti piping codes, standard disain yang digunakan, kriteria disain dari proyek yang dikerjakan, besar beban yang ditahan, katalog material dari vendor, standard disain dari industri, dll. X Gambar instalasi pipa yang memperlihatkan rute pipa dan instalai lain termasuk peralatan dan struktur sekitarnya. X Gambar 3 dimensi rute pipa dan struktur di sekitarnya untuk memperkirakan ruang dan jenis serta posisi penumpuan yang tepat. X Line list yang berisi schedule pipa, tekanan, temperatur, spesifikasi codes, kebutuhan isolasi, material pipa dan fluida kerja.
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
49

Bab 11 Pipe Supports System

Gb. 9.19 Contoh gambar 3D instalasi pipa dan struktur di sekitarnya Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
50

Bab 11 Pipe Supports System

3. Memilih lokasi tumpuan


X Bila data-data yang dibutuhkan telah diperoleh, maka perancang dapat menentukan lokasi penempatan tumpuan. Penempatan tumpuan ini dibatasi oleh ruang yang tersedia dan kondisi struktur yang ada sebagai tempat tumpuan X Kriteria penempatan tumpuan : Pada pipa lurus, hindarkan penempatan tumpuan pada fitting atau komponen sambungan. Letakkan tumpuan pada tempat yang memungkinkan adanya ruang untuk inspeksi dan perawatan. Letakkan tumpuan sedekat mungkin dengan beban yang terkonsentasi atau bagian yang mendapat beban besar, seperti katup, percabangan, flens, dll. Letakkan tumpuan dekat dengan belokan pipa.
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
51

Bab 11 Pipe Supports System

X Setelah titik-titik tumpuan ditentukan dan proses perhitungan tumpuan telah selesai dilakukan, maka pada disain tumpuan digambarkan skets tumpuan secara lengkap, termasuk instalasi lain yang berada dekat dengan tumpuan.

Gb. 9.20 Contoh penempatan tumpuan

Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan

52

Bab 11 Pipe Supports System

Gb. 9.21 Contoh skets posisi tumpuan dan instalasi di sekitarnya

Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan

53

Bab 11 Pipe Supports System

4. Membuat gambar isometri tumpuan


X Langkah selanjutnya adalah membuat gambar isometri dari disain tumpuan pipa. X Jenis tumpuan dipilih berdasarkan perhitungan awal analisis tegangan pada instalasi pipa yang akan ditumpu. X Arah restraint dari masing-masing tumpuan yang di k dk h dimaksudkan harus di digambarkan b k d dengan j jelas, l sehingga hi tidak terjadi kekeliruan saat perhitungan tegangan pipa.

Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan

54

Bab 11 Pipe Supports System

5. Analisis tegangan pada pipa


X Bila lokasi tumpuan dan arah restraintnya telah ditentukan, maka selanjutnya perhitungan tegangan dapat dilakukan. Perhitungan ini dilak dilakukan kan berdasarkan codes and standard yang ang dig digunakan nakan oleh perancang dan industri. X Dari hasil perhitungan awal tegangan, tumpuan pipa dapat dikoreksi dan dioptimalkan untuk mendapatkan tegangan yang aman. Tumpuan dapat saja ditambah, dikurangi atau diganti. Tentu saja harus tetap memperhatikan berbagai aspek/ kompromi antara ruang, biaya, dsb. Perhitungan tegangan dapat dilakukan dengan baik jika perhitungan beban termal dan beban lainnya telah dapat dilakukan dengan baik dan benar.
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
55

Bab 11 Pipe Supports System

6. Perhitungan beban pada tumpuan


X Perhitungan beban haruslah memperhatikan semua aspek beban yang diterima oleh sistem pipa saat operasi seperti beban termal, beban seismik, dll. X Kondisi beban yang digunakan dalam perhitungan beban tumpuan adalah kondisi beban maksimum, yaitu beban saat belum operasi dan saat operasi {yaitu beban berat (DW), beban temperatur (TH), beban seismik (EQ)}. Jadi beban tumpuan haruslah memperhitungkan penjumlahan semua beban yanga dialami pipa, yaitu (DW + TH + EQ).

Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan

56

Bab 11 Pipe Supports System Table 9.5 Example of load calculation Sample Support Load and Movement Summary Sheet Mark no: MS-R-43 Function: Lateral support System: Main steam Force Load case Thermal (TH) ---Start-up Thermal ---Operation Dead Weight (DW) Seismic DW + Seismic DW Seismic DW + TH (max.+) + seismic DW + TH (max. ) seismic F(x) --------F(y) --------F(z) 1,543 4,251 -1,250 + 12,110 10 860 10,860 -13,360 15,111 -11,817 Stress Iso: 4733 Node pt.: 27 Stress calculation: 341 Rev 1 Deflection

x
-1.03 -2.97 0.02 + 0.08 0 10 0.10 -0.06 -2.87 -3.03

y
0.57 1.51 -0.07 + 0.29 0 22 0.22 -0.36 1.73 1.15

z
0.0 0.0 0.0 0.0 00 0.0 0.0 0.0 0.0

Stress, psi (kPa) 1,122 (7,736) 3,113 (21,464) 1,237 (8,529) + 8,429 (58,118) 9 666 9,666 (66,647) 9,666 (66,647) ---

Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan

57

Bab 11 Pipe Supports System

7. Tumpuan pipa : Conseptual Design


X Proses analisis tegangan yang telah selesai dilakukan akan memberikan feedback untuk merancang tumpuan. Dalam proses analisa tegangan ini telah ditentukan posisi tumpuan dan jenis tumpuan yang menghasilkan tegangan yang kecil dan aman pada struktur pipa dan penumpunya. X Dari data hasil perhitungan tegangan, posisi dan jenis tumpuan disketsa. Jenis dan tumpuan ini harus memenuhi sifat fisik yang diisyaratkan pada saat analisis tegangan . X Dalam tahap konseptual desain ini, gambar skets disain yang telah dibuat di periksa lagi dan dicocokkan dengan model pabrik yang dirancang atau langsung meninjau pabrik bila memang pabrik telah dikonstruksi.
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
58

Bab 11 Pipe Supports System

X Posisi pemasangan penumpu pada struktur utama harus dipikirkan dengan baik. Tumpuan sebisa mungkin dibuat standard. Aturan utama adalah memilih jenis tumpuan yang sederhana kuat dan mampu memenuhi sifat fisik seperti jenis tumpuan yang ditentukan pada saat perhitungan kekuatan pipa pipa.

Gb. 9.22 Gambar skets disain tumpuan (conceptual design) Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
59

Bab 11 Pipe Supports System

X Perawatan konstruksi pipa harus dipertimbangkan pula dalam proses penentuan jenis tumpuan pipa, agar pada saat perawatan semua bagian pipa dapat diamati dengan mudah. Penempatan tumpuan di dekat sambungan las pipa harus memperhatikan jarak minimum dari lasan. Jarak minimum ini diperkirakan dengan rumus :

Lmin = 3t + 2 in. dengan t = tebal pipa

Gb. 9.23 Posisi tumpuan di sekitar lasan sambungan pipa Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
60

Bab 11 Pipe Supports System

8. Disain penumpu : Detail Design


X Setelah posisi penumpu dan jenis tumpuan dipilih dengan baik, maka proses selanjutnya adalah menghitung kekuatan komponen dan jenis penumpu. Perhitungan dilakukan berdasarkan yang dialami oleh tumpuan dan struktur tempat tumpuan diletakkan. Data beban yang dialami oleh tumpuan ini dapat diperoleh dari proses perhitungan tegangan yang dilakukan sebelumnya. X Tahap ini dapat dipermudah bila kita mengacu pada perhitungan standard dari vendor pensuplai jenis tumpuan yang kita pilih.
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
61

Bab 11 Pipe Supports System

X Dalam tahap ini segala keterbatasan dan perubahan tumpuan dapat memberikan feedback lagi untuk stress analisis dari sistem perpipaan yang didisain. Untuk itu dibutuhkan komunikasi yang baik antar designer. X Proses iterasi perhitungan karena keterbatasan di lapangan harus terus dilakukan sampai hasil perhitungan dapat benar-benar dikerjakan dilapangan.

Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan

62

Bab 11 Pipe Supports System

9. Pembuatan gambar teknik dari hasil disain


X Setelah proses disain tumpuan selesai, harus dibuat gambar teknik yang standard dan komunikatif. Gambar teknik ini meliputi susunan umum tumpuan dan pipa yang ditumpu, potongan (bila dianggap perlu), detail bagian, dan inset lokasi penumpu pada instalasi pipa keseluruhan. X Gambar teknik ini harus mencantumkan dimensi, jenis , dan proses p pengerjaan, p g j ,j juga g toleransi y yang g bahan, diperbolehkan dalam proses pembuatan dan pemasangan di lapangan.

Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan

63

Bab 11 Pipe Supports System

Gb. 9.24 Contoh gambar teknik tumpuan pipa

Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan

64

Bab 11 Pipe Supports System

10. Checking (pemeriksaan)


X Proses Checking diperlukan untuk mengecek ulang hasil gambar teknik dengan hasil desain. Hal ini diperlukan untuk memeriksa apakah tumpuan yang didefisinisikan pada disain telah digambar dengan benar. X Setiap tahap dalam proses desain tumpuan ini harus dilakukan pengecekan.

Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan

65

Bab 11 Pipe Supports System

11. Pembuatan dan instalasi


X Dalam kenyataannya proses pembuatan dan pemasangan support ini tidak memberikan hasil yang persis sama dengan gambar teknik. teknik Kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa mungkin saja ada perubahan yang significant dari hasil rancangan yang telah dibuat sebelumnya. X Untuk itu perancang harus terus mengawasi dan menghitung ulang dengan cepat segala perubahan ini agar keadaan di lapangan yang membatasi rancangan semula dapat segera diatasi tanpa menimbulkan resiko kerusakan dalam instalasi pipa pada saat operasi. Perubahan ini sedapat mungkin tidak merubah rute pipa yang telah ditentukan.
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
66

Bab 11 Pipe Supports System

X Untuk itu pengalaman dan komunikasi serta penyediaan data yang baik oleh perancang haruslah saling melengkapi dan mendukung untuk memperoleh hasil optimal.

Referensi : Paul R. SMITH, P.E.; Thomas J. VAN LAAN, Piping and Pipe Support Systems : Design & Engineering, Mc GrawHill, 1987.

Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan

67

Bab 11 Pipe Supports System

TERIMA KASIH
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
68