Anda di halaman 1dari 64

PENYUSUNAN RENCANA KERJA SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH (RENJA SKPD) BERDASARKAN PERMENDAGRI NOMOR 54 TAHUN 2010

If You Fail to Plan, You Plan to Fail

Oleh : WALUYO, Drs, S.Sos, M.Si

Disampaikan Dalam Rangka Sosialisasi Permendagri 54 Tahun 2011 Bappeda Kota Cirebon Senin, 17 Desember 2012 copyright: dimas_2973@yahoo.com

Renja SKPD adalah dokumen perencanaan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk periode 1(satu) tahun. Renja SKPD merupakan penjabaran Renstra SKPD yang mengacu pada RKPD. Renja SKPD memberikan gambaran tentang program dan kegiatan yang akan dikerjakan oleh SKPD dalam satu tahun anggaran. Renja SKPD menjawab pertanyaan apa yang menjadi tujuan, sasaran peningkatan pelayanan, target capaian kinerja, serta bagaimana pengorganisasian program dan kegiatan pelayanan SKPD sesuai Tupoksinya.

Dijabarkan

RPJP Nasional

Pedoman

RPJM Nasional

RKP

Diperhatikan Diacu

Diacu

RPJP Daerah

Pedoman

Pedoman

RPJM Daerah

Dijabarkan

RKP Daerah

RAPBD

APBD

Bahan Pedoman Bahan Diacu Pedoman

Renstra SKPD

Renja SKPD

RKA SKPD

DPA SKPD

KERANGKA WAKTU & SIKLUS PERENCANAAN & PENGANGGARAN TAHUNAN


RKP

Rancangan RKPD P/K/K Rancangan Renja SKPD

RKPD P/K/K/Desa

KUA/PPAS

RAPBD

APBD

Renja SKPD

RKA-SKPD

Jan

Feb

Mrt

Apr Musrenbang NAS

Mei

Jun

Juli

Agt

Sept

Okt

Nov

Des

Musrenbang PROV
Musrenbang RKPD K/K Forum SKPD Musrenbang Kecamatan Musrenbang Desa/kel

Program dan kegiatan;


Lokasi kegiatan; Indikator kinerja; Kelompok sasaran; dan Pagu indikatif dan prakiraan

maju.

Dgn mempertimbangkan kerangka pendanaan dan pagu indikatif, baik yg bersumber dari APBD maupun sumber-2 lain yg ditempuh dgn mendorong partisipasi masyarakat.

MUATAN RENJA SKPD


1. PROGRAM & KEGIATAN Program & kegiatan sedang berjalan Program & kegiatan alternatif/baru

2. LOKASI KEGIATAN

Lokasi /tempat kegiatan, seperti Desa/Keluarahan dan Kecamatan

RENJA SKPD

Indikator kinerja program yang memuat ukuran spesifik secara kuantitatif dan/atau kualitatif hasil yg akan dicapai dari program

3. INDIKATOR KINERJA

Indikator kinerja kegiatan yg memuat ukuran spesifik secara kuantitatif dan/atau kualitatif masukan, keluaran yg akan dicapai dari kegiatan

4. KELOMPOK SASARAN 5. PRAKIRAAN MAJU

Memuat penjelasan terhadap karakteristik dan kelompok sasaran

Kebutuhan dana untuk tahun berikut

Muatan Renja SKPD (Lanjutan)

Program & kegiatan yg sedang berjalan = tercantum dan sesuai tahun pelaksanaan dalam Renstra SKPD Program & kegiatan alternatif = tercantum dalam Renstra SKPD, tahun pelaksanaannya dipercepat atas pertimbangan mempunyai dampak mempercepat pencapaian sasaran pembangunan daerah Program & kegiatan baru = tidak tercantum dalam Renstra SKPD, namun perlu dilaksanakan karena kondisi/kriteria sbb : a. Tidak bisa ditunda karena dapat menimbulkan kerugian yang lebih besar bagi pemerintah maupun masyarakat; b. Dalam rangka mempercepat capaian target sasaran Renstra SKPD c. Adanya kebijakan pemerintah yang menjadi prioritas nasional yang mendukung percepatan pembangunan daerah; dan atau d. Dilakukan jika kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan sebelumnya belum memberikan keluaran dan hasil yang sesuai dengan sasaran Renstra SKPD.

SISTEMATIKA RENJA SKPD


BAB I PENDAHULUAN
I.1. Latar Belakang I.2. Landasan Hukum I.3 Maksud dan Tujuan

I.4. Sistematika Penulisan


BAB II EVALUASI PELAKSANAAN RENJA SKPD TAHUN LALU II.1. Evaluasi Pelaksanaan Renja SKPD Tahun Lalu dan Capaian Renstra SKPD

II.2. Analisis Kinerja Pelayanan SKPD


II.3 Isu-isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi SKPD II.4. Review terhadap Rancangan Awal RKPD II.5. Penelaahan Usulan Program dan Kegiatan Masyarakat

BAB III TUJUAN, SASARAN, PROGRAM DAN KEGIATAN III.1. Telaahan terhadap Kebijakan Nasional III. 2.Tujuan dan sasaran Renja SKPD III.3 Program dan Kegiatan BAB IV PENUTUP

RENJA SKPD DISUSUN DENGAN TAHAPAN : I. Persiapan Penyusunan Renja SKPD; II. Penyusunan Rancangan Renja SKPD;

III. Pelaksanaan Forum SKPD; dan


IV. Penetapan Renja SKPD.

BAGAN ALIR PENYUSUNAN RENJA SKPD PROVINSI


SE GUBERNUR perihal penyampaian rancangan awal RKPD sebagai bahan penyusunan rancangan Renja-SKPD prov Sinkronisasi Kebijakan Nasional Pengolahan data dan informasi hasil evaluasi capaian Renstra SKPD prov Telaahan Rancangan Awal RKPD prov

Persiapan Penyusunan Renja SKPD

Perumusan Racng akhir RKPD prov

Per KDH RKPD Prov Penyesuaian Rancangan Renja SKPD prov Pengesahan Renja-SKPD oleh KDH

Musrenbang RKPD prov


Rancangan Renja-SKPD prov Penyusunan Rancangan RKPD prov
Penyesuaian & penyampaian Rancangan Renja SKPD prov kpd Bappeda

Analisis Gambaran Pelayanan SKPD prov

Isu-isu penting penyelenggar aan tugas dan fungsi SKPD

Perumusa n Tujuan

Perumusa n Sasaran Perumusan program dan kegiatan, indikator kinerja, dana indikatif Penyempurnaan Rancangan Renja SKPD prov

Penetapan Renja-SKPD oleh KDH

pelaksanaan Renja-

hasil evaluasi

SKPD prov tahun lalu

Pembahasan Renja SKPD pada Forum SKPD Provinsi

RENJA-SKPD Provinsi

3
Usulan program & kegiatan dari masyarakat Forum SKPD Kabupaten/Kota

BAGAN ALIR PENYUSUNAN RENJA SKPD KABUPATEN/KOTA


SE KDH perihal penyampaian rancangan awal RKPD sebagai bahan penyusunan rancangan Renja-SKPD kab/kota Sinkronisasi Kebijakan Nasional dan Provinsi Pengolahan data dan informasi hasil evaluasi capaian Renstra SKPD kab/kota Telaahan Rancangan Awal RKPD kab/kota Perumusan R. akhir RKPD Musrenbang RKPD Penyusunan Rancangan RKPD Penyesuaian Rancangan Renja SKPD kab/kota Perumusan program dan kegiatan, indikator kinerja, dana indikatif Pembahasan Renja SKPD pada Forum SKPD Kabupaten/Kota Per KDH RKPD kab/kota Penyesuaian Rancangan Renja SKPD kab/kota Pengesahan Renja-SKPD oleh KDH Penetapan Renja-SKPD oleh KDH

Persiapan Penyusunan Renja SKPD

Rancangan Renja-SKPD kab/kota

Analisis Gambaran Pelayanan SKPD

Isu-isu penting penyelenggar aan tugas dan fungsi SKPD

Perumusa n Tujuan

Perumusa n Sasaran Penyempurnaan Rancangan Renja SKPD kab/kota Musrenbang Kecamatan Usulan program & kegiatan dari masyarakat Musrenbang Desa

pelaksanaan Renja-

hasil evaluasi

SKPD kab/kota tahun lalu

RENJA-SKPD Kab/Kota

1. Penyusunan rancangan keputusan kepala daerah tentang pembentukan tim penyusun Renja SKPD; 2. Orientasi mengenai Renja SKPD; 3. Penyusunan agenda kerja tim penyusun Renja SKPD; & Menyesuaikan dg jadwal penyusunan RKPD 4. Penyiapan data & informasi perencanaan pembangunan daerah

DATA DAN INFORMASI DALAM PENYUSUNAN RENJA SKPD


1. 2. 3. 4. Kondisi pelayanan SKPD; Organisasi dan tatalaksana SKPD; Hasil evaluasi pelaksanaan Renja SKPD tahun-tahun sebelumnya; Hasil evaluasi pencapaian target program dan kegiatan Renstra SKPD; 5. Kondisi dan rencana tata ruang wilayah; 6. Peraturan perundangan yang terkait dengan tugas dan fungsi pelayanan SKPD 7. Pedoman dan standar-standar teknis dan perencanaan SKPD; 8. Data kependudukan dan informasi dasar kewilayahan; 9. Rancangan awal RKPD tahun rencana; 10. Program dan kegiatan yang akan dilaksanakan oleh Pusat; 11. Informasi program dan kegiatan yang diusulkan; dari kabupaten/kota untuk penyusunan Renja SKPD provinsi dari kecamatan untuk penyusunan Renja SKPD kabupaten/kota 12. Informasi lain terkait pelayanan SKPD

PENYUSUNAN RANCANGAN RENJA SKPD


(Pasal 139)

Ranc Renja SKPD Prov da Kab/Kota disusun: Mengacu pada rancangan awal RKPD

Mengacu pada renstra SKPD


Mengacu pada hasil evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan periode sebelumnya

Untuk memecahkan masalah yang dihadapi; dan


Berdasarkan usulan program serta kegiatan yang berasal dari masyarakat.

A. Perumusan Rancangan Renja SKPD perumusan substansi B. Penyajian Rancangan Renja SKPD penuangan hasil perumusan substansi ke dalam sistematika dokumen

MATERI PENYUSUNAN RENJA SKPD

PERUMUSAN
Pengolahan data & informasi Analisis gambaran pelayanan SKPD Mereview hasil evaluasi pelaksanaan Renja SKPD tahun lalu berdasarkan Renstra SKPD Isu-isu penting penyelenggaraan tugas dan fungsi SKPD Telaahan terhadap rancangan awal RKPD Perumusan tujuan dan sasaran Penelaahan usulan program dan kegiatan dari masyarakat Perumusan kegiatan prioritas
BAB I

PENYAJIAN
Pendahuluan

BAB II

Evaluasi pelaksanaan Renja SKPD tahun lalu

BAB III

Tujuan, sasaran, Program dan Kegiatan

BAB IV

Penutup

Working Paper Perumusan Renja

RENJA

ANALISIS GAMBARAN PELAYANAN SKPD


Analisis kinerja pelayanan SKPD :

Pengkajian terhadap capaian kinerja pelayanan SKPD sesuai dengan kinerja yang dibutuhkan dan dampak yang ditimbulkan atas kinerja pelayanan tersebut serta mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi untuk penyusunan program dan kegiatan dalam rangka peningkatan pelayanan SKPD sesuai dengan tugas dan fungsi.
Untuk menganalisis kinerja pelayanan SKPD digunakan beberapa indikator, antara lain mengacu pada Standar Pelayanan Minimal ( SPM) dan Indikator Kinerja Kunci (IKK) berdasarkan PP No. 6/2008, dengan sasaran target sesuai dengan Renstra SKPD dan/atau berdasarkan atas hasil analisis standar kebutuhan pelayanan.

Untuk menunjukkan : 1. Peran SKPD dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan 2. Sumberdaya SKPD dalam penyelenggaraan tugas dan fungsi 3. Capaian kinerja melalui pelaksanaan Renstra sebelumnya

4. Hambatan dan diantisipasi

permasalahan

yang

perlu

NO

Indikator *)

SPM/ standar nasiona l (3)

Target Renstra SKPD Tahun Tahun Tahun Tahun

Realisasi Capaian Tahun Tahun

Proyeksi Tahun Tahun Catatan Analisis

(n-2)
(5)

(n-1)
(6)

(n)
(7)

(n+1)
(8)

(n-2)
(9)

(n-1)
(10)

(n)
(11)

(n+1)
(12) (13)

(1) I SPM PENDIDIKAN A. Pendidikan Formal 1.

(2)

SD/MI (Sekolah Ibtidayah)

Dasar/Madrasah 95 % <1% 90 % 90 %

Partisipasi anak bersekolah (PAB) Angka putus sekolah (APS) Jumlah sekolah yang memiliki sarana prasarana sesuai standar teknis

Pemenuhan jumlah guru yang diperlukan


Kualifikasi guru yang sesuai kompetensi yang ditetapkan secara nasional Kelengkapan pemilikan buku pelajaran oleh siswa Jumlah siswa per kelas Jumlah siswa dengan nilai memuaskan terhadap uji sampel mutu pendidikan standar nasional Jumlah lulusan yang melanjutkan ke SMP/MTs Partisipasi anak bersekolah Angka putus sekolah (APS)

90 %

95 % 30-40 90 %

95 %

2. SMP/Mts 90 % <1%

REVIEW HASIL EVALUASI PELAKSANAAN RENJA SKPD TAHUN LALU Review didasarkan atas: (1) laporan hasil evaluasi pelaksanaan Renja SKPD tahun-tahun sebelumnya, (2) laporan evaluasi pelaksanaan Renstra SKPD (kalau sudah tersedia), dan (3) perkiraan pelaksanaan DPA-SKPD (dokumen pelaksanaan anggaran satuan kerja perangkat daerah) tahun berjalan yang baru disahkan. Bila laporan evaluasi pelaksanaan Renstra SKPD belum disusun, maka dapat dibuat rekapitulasi berdasarkan laporan evaluasi pelaksanaan Renja SKPD tahun-tahun sebelumnya sejak tahun pertama periode Renstra SKPD, dibandingkan dengan rencana program dan kegiatan yang tertuang dalam dokumen Renstra SKPD

CAKUPAN TELAHAAN/REVIEW HASIL EVALUASI PELAKSANAAN RENJA SKPD TAHUN LALU


1. Realisasi program/kegiatan yang tidak memenuhi target kinerja hasil/keluaran yang direncanakan. 2. Realisasi program/kegiatan yang telah memenuhi target kinerja hasil/keluaran yang direncanakan. 3. Realisasi program/kegiatan yang melebihi target kinerja hasil/keluaran yang direncanakan. 4. Faktor-faktor penyebab tidak tercapainya, terpenuhinya atau melebihi target kinerja program/kegiatan. 5. Implikasi yang timbul terhadap target capaian program Renstra SKPD dan kinerja pelayanan SKPD kebijakan/tindakan perencanaan dan penganggaran yang perlu diambil untuk mengatasi faktor-faktor penyebab tersebut.

Nama SKPD :

Lembar....dari ..... Perkiraan realisasi capaian target program/kegiatan Renstra SKPD s/d dengan tahun ..... ... (tahun berjalan/n-1) realisasi capaian Tingkat capaian (%) 12

Kode

target capaian kinerja Indikator Renstra SKPD Urusan/Bidang Urusan Kinerja Program Pemerintahan Daerah Dan Tahun ........ (outcome)/ (akhir Program/Kegiatan Kegiatan (output) periode Renstra SKPD)
2 WAJIB 3 4

Target dan realisasi kinerja Realisasi program dan keluaran target kinerja kegiatan SKPD tahun ....... hasil program (tahun lalu /n-2) dan keluaran kegiatan s/d tahun ...... Tingkat (tahun n-3) Target Realisasi Realisasi (%) 5 6 7 8=(7/6)

Target program / kegiatan Renja SKPD tahun berjalan (tahun n-1)

Catatan

10=(5+7+9) 11=(10/4)* *

1 1 1 1

01 01

Pendidikan PROGRAM PENDIDIKAN MENENGAH Partisipasi Anak Bersekolah (PAB) 60% 44% 48 % 47,6% 99% 52% 52% 52%

01

Kegiatan Pembangunan Jumlah sekolah gedung sekolah SMA/MA. yang terbangun


Pembangunan laboratorium dan ruang praktikum sekolah Jumlah laboratorium dan ruang praktikum terbangun

25

80%

15

60%

01

50

12

10

83%

10

28

56%

01

Jumlah bangunan Pemeliharaan rutin/berkala sekolah dirawat bangunan sekolah tiap tahun. Dst. ........... PROGRAM PENDIDIKAN LUAR BIASA

225

200

205

205

100%

210

209

99%

01

Pembangunan Gedung sekolah


Dst...........

Dirumuskan berdasarkan analisis gambaran pelayanan SKPD, Kajian hasil evaluasi pelaksanaan Renja SKPD, serta kajian terhadap pencapaian kinerja Renstra SKPD. Isu-Isu penting mencakup : Sejauhmana tingkat kinerja pelayanan SKPD dan hal kritis yang terkait dengan pelayanan SKPD Khusus untuk SKPD provinsi juga harus melihat sejauhmana sinergitas dan koordinasi perencanaan maupun pelaksanaan pembangunan antara SKPD provinsi dengan SKPD kabupaten/kota serta dengan kementerian/Lembaga di tingkat pusat dalam mencapai tujuan pembangunan Permasalahan dan hambatan yang dihadapi dalam penyelenggaraan tugas dan fungsi SKPD Dampaknya terhadap pencapaian visi dan misi kepala daerah, terhadap pencapaian program nasional, seperti SPM dan MDGs Tantangan dan peluang dalam meningkatkan pelayanan SKPD Formulasi isu penting berupa rekomendasi dan catatan yang strategis untuk ditindaklanjuti dalam perumusan program dan kegiatan prioritas tahun yang direncanakan.

1. Identifikasi program dan kegiatan prioritas yang tercantum di dalam rancangan awal RKPD; 2. Bandingkan dengan rumusan hasil analisis kebutuhan program dan kegiatan berdasarkan analisis tahaptahap sebelumnya; 3. Sajikan dalam bentuk matrik tabel, dengan menempatkan program/kegiatan yang sama pada garis yang sama untuk memudahkan anlisis;

Rancangan Awal RKPD

Hasil Analisis Kebutuhan


Pagu Progra indikati m/ Indikato f lokasi Kegiat r kinerja (Rp.000 an )

No

Program/ Kegiatan

lokasi

Indikat or kinerja

Target capaian

Target capaian

Catatan Kebutuh Penting


an Dana (Rp.000)

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

(9)

(10)

(11)

(12)

4. Lakukan pengecekan apakah program / kegiatan yang merupakan kegiatan lanjutan dan/atau prioritas SKPD sudah termuat dalam rancangan awal RKPD. Jika belum termuat, maka perlu dibuatkan catatan penting; 5. Identifikasi jenis program dan kegiatan apa saja yang sesuai dan yang tidak sesuai antara arahan rancangan awal RKPD dengan hasil analisis kebutuhan.

. . Telaahan (Lanjutan)

6. Untuk jenis program dan kegiatan yang sesuai, lakukan langkah berikut : Pengecekan apakah indikator kinerjanya sesuai, jika tidak sesuai, tentukan indikator yang akan dipilih; Teliti besaran tolok ukur atau target capaian program/kegiatan, bila terdapat perbedaan, maka kaji kembali besaran tersebut dengan mempertimbangkan ketersediaan pagu indikatif, target capaian renstra SKPD, serta ketersediaan sumber dana lainnya; dan Berikan catatan penting sebagai bahan pertimbangan dalam memutuskan program dan kegiatan yang akan direncanakan dalam Renja SKPD.

. . Telaahan (Lanjutan)
7. Untuk jenis program dan kegiatan yang tidak sesuai (berbeda), lakukan langkah berikut:

Untuk program dan kegiatan yang hanya terdapat di dalam rancangan awal RKPD, maupun yang hanya terdapat dalam hasil analisis kebutuhan, lakukan pengecekan apakah masih layak untuk direncanakan, dengan mempertimbangkan kebutuhan nyata, sasaran target Renstra SKPD, kebijakan nasional, pencapaian visi-misi kepala daerah, dan ketersediaan pendanaan;

Teliti kembali kemudian tentukan indikator yang akan dipilih;


Teliti kembali kemudian tentukan besaran tolok ukur atau target capaian program dan kegiatan, dengan mempertimbangkan ketersediaan pagu indikatif berdasarkan arahan rancangan awal RKPD, target capaian Renstra SKPD, serta ketersediaan sumber dana lainnya; Berikan catatan penting sebagai bahan pertimbangan dalam memutuskan program dan kegiatan yang akan direncanakan dalam Renja SKPD.

.... Telaahan (Lanjutan)

8. Rumuskan

kebutuhan program dan kegiatan hasil review terhadap rancangan awal RKPD yang lengkap dengan lokasi, indikator kinerja, besaran target/tolok ukur, dan besaran dana yang dibutuhkan untuk setiap program/kegiatan; dan

9. Identifikasi program dan kegiatan yang akan didanai dengan APBD menurut objek pendapatan daerah dan penerimaan pembiayaan daerah.

No

Program/Kegiatan

Lokasi

Indikator kinerja

Target capaian

Kebutuhan Dana (Rp.000)

Sumber Dana

Catatan

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

PERUMUSAN TUJUAN DAN SASARAN RENJA SKPD PROVINSI

Kebijakan Nasional

Rumusan Tujuan dalam Renstra SKPD

Rumusan Tujuan Renja SKPD

Rumusan Sasaran Renja SKPD

Hasil Evaluasi Kinerja Pelayanan SKPD

Rumusan Sasaran Renstra SKPD

TUJUAN DAN SASARAN


TUJUAN
1. Identifikasi pernyataan tujuan dalam Renstra SKPD. 2. Bandingkan rumusan tujuan tersebut dengan hasil evaluasi kinerja pelayanan SKPD, apakah masih sesuai dengan kondisi nyata dan realita kebutuhan. 3. Identifikasi kebijakan nasional dan terkait tugas dan pokok SKPD, misalnya dalam rangka pencapaian SPM dan MDGs (Millenium Development Goals).

4. Untuk SKPD kabupaten/kota perlu mengidentifikasi kebijakan provinsi.

SASARAN
1. Rumuskan sasaran-sasaran yang hendak dicapai berdasarkan rumusan tujuan sebelumnya. 2. Untuk pernyataan tujuan yang masih sesuai dengan tujuan di dalam Renstra SKPD, cuplik rumusan sasaran di dalam Renstra SKPD tersebut dan/atau sasaran target pelayanan kinerja menurut hasil perumusan kebutuhan program dan kegiatan. 3. Untuk rumusan tujuan yang baru (tidak sama dengan Renstra SKPD), jabarkan secara tersendiri apa yang menjadi sasaran dari rumusan tujuan tersebut.

Tujuan dan Sasaran RENSTRA-SKPD


NO.
(1)

TUJUAN
(2)

SASARAN
(3)

INDIKATOR KINERJA
(4)

TARGET KINERJA PADA TAHUN KE1


(5)

2
(6)

3
(7)

4
(8)

5
(9)

dst

Tujuan adalah pernyataan-pernyataan tentang hal-hal yang perlu dilakukan untuk mencapai visi, melaksanakan misi, memecahkan permasalahan, dan menangani isu strategis daerah yang dihadapi.
Sasaran adalah hasil yang diharapkan dari suatu tujuan yang diformulasikan secara terukur, spesifik, mudah dicapai, rasional, untuk dapat dilaksanakan dalam jangka waktu 5 (lima) tahun ke depan.

LAMPIRAN IV C.1.8 & C.1.9 Perumusan Tujuan & Sasaran RENSTRA-SKPD

PERUMUSAN KEGIATAN PRIORITAS


Berdasarkan penyesuaian antara identifikasi kebutuhan program dan kegiatan berdasarkan hasil analisis dengan arahan prioritas program dan kegiatan SKPD menurut rancangan awal RKPD, serta mempertimbangkan hasil telaahan kebijakan nasional, dan kebijakan provinsi.

PERUMUSAN KEGIATAN PRIORITAS


1. Lihat rumusan kebutuhan prog dan keg hasil review terhadap rancangan awal RKPD;
2. Teliti kembali kecocokan sumber pendanaan dari rumusan prog dan keg yg direncanakan sesuai dengan telaahan arah kebijakan nasional, bila masih ada kebutuhan prog dan keg yg tidak sesuai dgn kewenangan masings, maka perlu disesuaikan kembali;

3. Identifikasi kebutuhan program dan kegiatan untuk prakiraan maju pada tahun sesudah tahun rencana;
4. Hitung kebutuhan dana atau pagu indikatif untuk prakiraan maju dengan mempertimbangkan kemungkinan angka inflasi;

PERUMUSAN KEGIATAN PRIORITAS (Lanjutan)


5. Identifikasi sumber-sumber dana untuk melaksanakan program / kegiatan, baik pada tahun rencana maupun untuk prakiraan maju; 6. Berikan catatan penting untuk jenis program / kegiatan yang direncanakan untuk kelengkapan informasi bagi penentu kebijakan anggaran; 7. Sesuaikan rumusan program dan kegiatan sesuai format; 8. Lengkapi dengan peta lokasi program/kegiatan

Rumusan Rencana Program dan Kegiatan SKPD Tahun . dan Prakiraan Maju Tahun .
Urusan/Bidang Urusan Pemerintahan Daerah dan Program/Kegiat an
(2)

Kode

Indikator Kinerja Program /Kegiatan


(3)

Rencana Tahun ............ (tahun rencana)


Lokasi target Kebutuh capaian an Dana/ Sumber kinerja pagu Dana indikatif
(5) (6) (7)

Catatan Penting
(8)

Prakiraan Maju Rencana Tahun .........


target capaian kinerja Kebutuhan Dana/ pagu indikatif
(10)

(1)

(4)

(9)

Catatan penting: program/kegiatan lanjutan, program/kegiatan mendesak, rancangan awal RKPD, prioritas hasil analis kebutuhan, dsb.

Indikator

kinerja: menjelaskan tentang wujud sasaran keberhasilan Target kinerja: ukuran kuantitatif/kualitatif tingkat keberhasilan yang akan dicapai Kelompok sasaran: penjelasan terhadap karakteristik kelompok sasaran kegiatan Hasil: menunjukkan wujud keberhasilan setelah keluaran dihasilkan Identifikasi indikator hasil: untuk apa keluaran tsb? Atau jika keluaran tersebut ada, maka.........?

Program: Peningkatan pelayanan angkutan (perdesaan) Indikator outcome 1: jumlah desa yang dilayani Indikator outcome 2: jumlah penduduk desa yang memanfaatkan angkutan Kegiatan: Fasilitasi perijinan di bidang perhubungan Indikator output: jumlah ijin yang diterbitkan Perencanaan trayek baru yang komersil Indikator output: peta lintasan trayek baru yang memenuhi kelayakan ekonomis

Contoh Indikator Output


Contoh Indikator Outcome


Panjang jalan yang di hotmix # keluhan yang diterima # permohonan diijinkan # perijinan yang dikeluarkan # ton material yang didistribusikan # inspeksi yang dilakukan # orang yang hadir

Persentasi pengurangan kecelakaan lalu lintas Persen kenaikan badan usaha baru Jumlah usaha yang mematuhi peraturan Persen pengurangan siswa yang putus sekolah Jumlah persimpangan yang bebas macet pada jam padat

Jelas menyatakan barang/jasa apa yang dihasilkan setelah kegiatan selesai dilaksanakan Mampu menjelaskan arah perubahan yg diinginkan atas masukan utama setelah kegiatan selesai dilaksanakan Spesifik sehingga tidak multitafsir Tiap kegiatan menghasilkan satu keluaran yg spesifik Target kinerja keluaran dinyatakan dalam satuan ukur sesuai dengan keluaran yg dihasilkan setelah kegiatan selesai dilaksanakan

PENELAAHAN USULAN PROGRAM DAN KEGIATAN DARI MASYARAKAT


Merupakan bagian dari kegiatan jaring aspirasi terkait kebutuhan dan harapan pemangku kepentingan, terhadap prioritas dan sasaran pelayanan serta kebutuhan pembangunan tahun yang direncanakan, serta sesuai dengan tugas dan fungsi SKPD.

PENELAAHAN USULAN PROGRAM DAN KEGIATAN DARI MASYARAKAT


LANGKAH-LANGKAH:

Inventarisasi usulan-usulan program/kegiatan dari para pemangku kepentingan. Seleksi apakah usulan sesuai dengan kewenangan provinsi, serta tugas dan fungsi SKPD provinsi Sesuaikan dengan nomenklatur program/kegiatan yang berlaku. Teliti kelengkapan informasi dari usulan, bila belum lengkap terutama mengenai jenis kegiatan, indikator kinerja, lokasi, dan besaran volume kegiatan Bila belum lengkap lakukan konfirmasi (kalau memungkinkan), atau beri catatan untuk dikonfirmasikan dengan hasil analisis kebutuhan SKPD Periksa apakah usulan program/kegiatan tersebut sesuai dengan isu-isu penting penyelenggaraan tugas dan fungsi SKPD provinsi. Buat rekapitulasi usulan program/kegiatan yang sesuai dengan isu-isu penting penyelenggaraan tugas dan fungsi SKPD prov.

KAJIAN USULAN PROGRAM DAN KEGIATAN DARI MASYARAKAT TAHUN .....


SKPD .........

No
(1)

Program/ kegiatan
(2)

Lokasi
(3)

Indikator kinerja
(4)

Besaran/ volume
(5)

Catatan * * * )
(6)

TELAAHAN TERHADAP KEBIJAKAN NASIONAL


Menguraikan kebijakan nasional berupa arah kebijakan pemb nas yg tertuang dalam RPJMN, maupun yg dirumuskan dalam RKP (ranc awal). Disamping itu juga penelaahan mengenai pengaruhnya thd penyusunan RKPD yg direncanakan. Yang perlu dicermati adalah prioritas dan sasaran pemb nasional utk tahun rencana yg terkait dengan pemb daerah provinsi, spt reformasi birokrasi dan tata kelola, bidang pendidikan, kesehatan, penanggulangan kemiskinan, ketahanan pangan, infrastruktur, iklim investasi dan iklim usaha, energi, lingkungan hidup dan pengelolaan bencana, daerah tertinggal, terdepan, terluar dan pasca konflik, kebudayaan, kreatifitas, dan inovasi teknologi, politik, hukum dan keamanan

PENERAPAN SPM DALAM PENYUSUNAN RANCANGAN RENJA-SKPD


Perumusan Tujuan

hasil evaluasi capaian Renstra SKPD kab/kota


KINERJA PELAYANAN SKPD BERDASARKAN SPM

Perumusan Sasaran

Analisis Gambaran Pelayanan SKPD

Isu-isu penting penyelenggaraan tugas dan fungsi SKPD

Perumusan program dan kegiatan, indikator kinerja, dana indikatif

TINGGI SESUAI RENDAH

hasil evaluasi pelaksanaan RenjaSKPD kab/kota tahun lalu

PROGRAM

OUTCOME (SPM)

STANDAR BELANJA

PAGU PROG =(SPM X STANDAR BELANJA)

1 tahun
KEGIATAN OUTPUT
STANDAR HARGA

STANDAR INTERNASIONAL/ NASIONAL/ PROVINSI/KAB/KOTA / DAERAH LAINNYA

PAGU KEG (SPM X STANDAR HARGA)

Rancangan RENJA SKPD


49

Forum SKPD merupakan forum untuk membahas rancangan Renja SKPD Provinsi Bappeda mengkoordinasikan pembahasan rancangan Renja SKPD provinsi Pembahasan rancangan Renja SKPD provinsi mencakup: 1. Penyelarasan program dan kegiatan sesuai dengan tugas dan fungsi SKPD provinsi berdasarkan usulan program dan kegiatan hasil musrenbang kabupaten/kota 2. penajaman indikator dan target kinerja program dan kegiatan sesuai dengan tugas dan fungsi SKPD provinsi 3. penyelarsan program dan kegiatan antar SKPD provinsi dalam rangka sinergi pelaksanaan dan optimalisasi pencapaian sasaran sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing SKPD provinsi 4. penyesuaian pendanaan program dan kegiatan prioritas berdasarkan pagu indikatif untuk masing-masing SKPD provinsi, sesuai dengan surat edaran kepala daerah

Pembahasan rancangan Renja SKPD Kab/Kota mencakup: 1. Penyelarasan program dan kegiatan sesuai dengan tugas dan fungsi SKPD Kab/Kota berdasarkan usulan program dan kegiatan hasil musrenbang Kecamatan. 2. Penajaman indikator dan target kinerja program dan kegiatan sesuai dengan tugas dan fungsi SKPD kab/kota. 3. Penyelarasan program dan kegiatan antar SKPD kabupaten/kota dalam rangka sinergi pelaksanaan dan optimalisasi pencapaian sasaran sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing SKPD kabupaten/kota; dan 4. Penyesuaian pendanaan program dan kegiatan prioritas berdasarkan pagu indikatif untuk masing-masing SKPD kabupaten/kota, sesuai dengan surat edaran kepala daerah.

PELAKSANAAN FORUM SKPD


a. Peserta Peserta forum SKPD provinsi antara lain terdiri dari unsur bappeda provinsi, SKPD provinsi, bappeda dan SKPD kabupaten/kota, dan unsur lain yang dianggap perlu sesuai dengan kebutuhan. b. Narasumber Narasumber forum SKPD provinsi dapat berasal dari bappeda provinsi, SKPD provinsi, DPRD provinsi dan/atau unsur lain sesuai dengan kebutuhan. c. Fasilitator Fasilitator adalah tenaga terlatih atau berpengalaman yang memiliki persyaratan d. Waktu Pelaksanaan : Forum SKPD Kabupaten/Kota : Paling lambat minggu ketiga Februari Forum SKPD Provinsi : Paling lambat Minggu keempat Maret

FORUM SKPD PROVINSI


Sinkronisasi Kebijakan Nasional

Rancangan Renja SKPD Provinsi

Penyempurnaan Rancangan RenjaSKPD Provinsi

Rancangan Renja SKPD Provinsi

Pembahasan Renja SKPD pada Forum SKPD Provinsi


Penyempurnaan Rancangan Renja

Berita Acara Hasil Kesepakatan Forum SKPD Provinsi Rancangan Renja-SKPD Provinsi Nota Dinas Pengantar Kepala SKPD perihal penyampaian Rancangan Renja-SKPD Provinsi kepada Bappeda

Berita Acara Hasil Kesepakatan Forum SKPD Kabupaten/ Kota

FORUM SKPD KABUPATEN/KOTA


Sinkronisasi Kebijakan Nasional dan Provinsi

Rancangan Renja SKPD

Penyesuaian Rancangan Renja-SKPD


Pembahasan Renja SKPD pada Forum SKPD Provinsi

Rancangan Renja SKPD

Pembahasan Renja SKPD pada Forum SKPD Kabupaten/Kota


Berita Acara Hasil Kesepakatan Forum SKPD Rancangan Renja-SKPD Nota Dinas Pengantar Kepala SKPD perihal penyampaian Rancangan Renja-SKPD kepada Bappeda

Penyempurnaan Rancangan Renja

Musrenbang kecamatan

Berita Acara Hasil Kesepakatan Musrenbang Kecamatan

Musrenbang Desa

Berita Acara Hasil Kesepakatan Musrenbang Desa

Kepala

SKPD menyempurnakan rancangan Renja SKPD provinsi dengan berpedoman pada RKPD provinsi yang telah ditetapkan. Rancangan Renja SKPD provinsi yang telah disempurnakan disampaikan kepada kepala Bappeda provinsi untuk diverifikasi. Verifikasi utk memastikan rancangan Renja SKPD provinsi telah sesuai dengan RKPD provinsi. Kepala Bappeda menyampaikan rancangan Renja SKPD provinsi yang telah sesuai dengan RKPD provinsi kepada Gubernur untuk memperoleh pengesahan.

Kepala SKPD menyempurnakan rancangan Renja SKPD Kab/kota dengan berpedoman pada RKPD kab/kota yang telah ditetapkan. Rancangan Renja SKPD kab/kota yang telah disempurnakan disampaikan kepada kepala Bappeda kab/kota untuk diverifikasi. Verifikasi utk memastikan rancangan Renja SKPD kab/kota telah sesuai dengan RKPD kab/kota. Kepala Bappeda menyampaikan rancangan Renja SKPD kab/kota yang telah sesuai dengan RKPD kab/kota kepada Bupati/Walikota untuk memperoleh pengesahan.

Rancangan Renja SKPD provinsi ditetapkan dengan Keputusan Gubernur. Penetapan Keputusan Gubernur paling lambat 2 (dua) minggu setelah RKPD provinsi ditetapkan.

Rancangan

Renja SKPD kab/kota ditetapkan dengan Keputusan Bupati/Walikota. Keputusan Bupati/Walikota paling lambat 2 (dua) minggu setelah RKPD kab/kota ditetapkan.

Penetapan

Dokumen Renstra yang memadai untuk penyusunan LAKIP, harus memuat:


1. Indikator Kinerja Utama (IKU) 2. Sasaran dan indikator sasaran 3. Kegiatan dan indikator kegiatan yang meliputi kelompok indikator Input, Output dan Outcome.

KESELURUHAN PERSYARATAN TERSEBUT SESUAI DENGAN PERMENDAGRI NOMOR 54 TAHUN 2010

INDIKATOR KINERJA UTAMA


Key Performance Indicators (KPI), yang di Indonesia disebut juga sebagai Indikator Kinerja Utama (IKU)-Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara No. 09/M.PAN/5/2007, merupakan sebuah instrumen yang dapat membantu instansi pemerintah dalam mendefinisikan dan mengukur pencapaian kinerjanya dalam upaya mewujudkan tujuan-tujuan instansi pemerintah tersebut. Setelah instansi pemerintah menyatakan visi dan misinya, mengidentifikasi semua stakeholders-nya, dan menetapkan tujuan-tujuannya, maka kemudian mereka akan membutuhkan sebuah cara untuk mengukur perkembangan pencapaian tujuan-tujuan tersebut. Instrumen yang dapat digunakan untuk melakukan pengukuran tersebut itulah yang disebut sebagai Indikator Kinerja Utama (IKU).

Adalah Indikator Kinerja Utama Yang mencerminkan keberhasilan penyelenggaraan suatu pemerintahan (PERMENDAGRI NOMOR 73 TAHUN 2009 TENTANG
TATACARA EVALUASI KINERJA PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DAERAH)

A. PENDIDIKAN: Angka melek huruf Angka Partisipasi Murni B. KESEHATAN: Persentase balita gizi buruk Rasio Rumah Sakit per satuan penduduk C. KETENAGAKERJAAN: Rasio penduduk yang bekerja D. PERHUBUNGAN: Rasio ijin trayek E. LINGKUNGAN HIDUP: Persentase penanganan sampah
62

Format Evaluasi Hasil Renja SKPD PP Nomor 8 Tahun 2008 sebagai masukan Format Pengukuran Kinerja Kegiatan (LAKIP Keputusan Kepala LAN Nomor 239/IX/6/8/2003)
Evaluasi Hasil Renja SKPD
Indikator Kinerja Program (outcom) / Kegiatan (output) Target Renstra SKPD Realisasi pada Capaian Target kinerja Tahun Kinerja dan anggaran ........ Renstra SKPD Renja SKPD (akhir sampai dengan tahun berjalan periode Renja SKPD (tahun n-1) yang Renstra tahun lalu (ndievaluasi SKPD) 2) 4 K Rp K 5 Rp K 6 Rp K Realisasi Kinerja Pada Triwulan Realisasi Capaian Kinerja dan Anggaran Renja SKPD yang dievaluasi Realisasi kinerja dan anggaran Renstra SKPD s/d tahun ....... (akhir tahun pelaksanaan Renja SKPD tahun....) 12 = 5 + 11 Rp K Rp Tingkat capaian UNIT kinerja dan SKPD realisasi PENANG anggaran GUNG Renstra SKPD JAWAB s/d tahun ... (%) 13=12/4 x100% K Rp

No

Program/ Kegiatan

II

III

IV

7 Rp K

8 Rp K

9 Rp K

10 Rp K

11

14

Prog ...

Keg ...
PERSENTASE PENCAPAIAN RENCANA TINGKAT CAPAIAN (TARGET) (7)

KEGIATAN PROGRAM URAIAN (1) (2) INDIKATOR KINERJA (3) SATUAN (4) RENCANA TINGKAT CAPAIAN (TARGET) (5) REALISASI (6)

KETERANGAN

(8)

Pengukuran Kinerja Kegiatan (Formulir PKK)