Anda di halaman 1dari 18

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER UNIMAL BAGIAN / SMF ILMU KESEHATAN MATA

KEPANITERAAN KLINIK SENIOR DI BAGIAN / SMF ILMU KESEHATAN MATA RSU CUT MEUTIA / PSPD UNIMAL 1. Pendahuluan Kepaniteraan Klinik Senior di Bagian Ilmu Kesehatan Mata PSPD Unimal menerima dokter muda yang ditugaskan dengan surat pengantar oleh Koordinator Kepaniteraan Klinik Senior PSPD. Pada waktu masuk KKS dilakukan pretest dengan materi : Anatomi dan Fisiologi Mata Gangguan Visus dan Mata Merah Selama melaksanakan kegiatan KKS akan dibimbing/ dilatih dan dilakukan penilaian, pengetahuan dan ketrampilan. Setiap dokter muda mempunyai log book. Ujian komprehensive (post test) Ilmu Kesehatan Mata dilakukan minggu terakhir masa KKS, nilai lulus ataupun tidak lulus peserta KKS akan meninggalkan KKS dibagian Ilmu Kesehatan Mata, dengan demikian dokter muda tersebut akan meneruskan KKS nya ke bagian lain sesuai pengaturan oleh Koordinator KKS PSPD Unimal. Stase, durasi dan jam kerja KKS Lokasi Poliklinik Ilmu Kesehatan Mata Ruang OK Ruang rawat mata Jumlah Durasi 2 minggu 1 minggu 1 minggu 4 minggu Jam Kerja 07.30-16.00 WIB 07.30-16.00 WIB 07.30-16.00 WIB

1|Page

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER UNIMAL BAGIAN / SMF ILMU KESEHATAN MATA

AKTIVITAS MINGGUAN KEPANITERAAN KLINIK SENIOR BAGIAN ILMU KESEHATAN MATA PSPD UNIVERSITAS MALIKUSSALEH JAM 07.00 08.30 08.30 10.30 10.30 12.30 12.30 16.00 SENIN Visite BST Poliklinik OK Keterangan : BST CRS CSS = Bed Side Teaching = Case Report Session / preskas = Clinical Science Session / refrat SELASA Visite CRS Poliklinik OK RABU Visite CSS Poliklinik OK KAMIS Visite MTE Poliklinik OK JUMAT Visite Poliklinik OK

2. Pembobotan kompetensi pendidikan di kepaniteraan klinik senior Bobot kemampuan atau kompetensi lebih ditekankan kepada ketrampilan (Psychomotor), namun kompetensi ilmiah akademik (Knowledge) tetap diperkuat, sementara sikap (Attitude) menempati posisi penting karena bila kedapatan bersikap amoral bisa diusulkan untuk dipecat (drop out). 3. Pembimbing, peneliti dan penilai Selama menjalankan Kepaniteraan Klinik Senior para dokter muda senantiasa berada dibawah bimbingan dan pelatihan serta penilaian oleh para dokter spesialis, dibantu oleh semua staf dan paramedik lain yang bertugas pada Bagian Ilmu Kesehatan Mata PSPD Unimal/ RSUD Cut Mutia Aceh Utara. Bila seorang dokter spesialis Mata lain yang mendapat giliran bertugas pada stase yang bersangkutan. Dengan demikian setiap dokter spesialis Mata berkewajiban membimbing dan melatih serta mempunyai hak untuk memberi nilai kepada keberhasilan pelaksanaan Kepaniteraan senior bersama-sama. Dalam pelaksanaannya setiap dokter muda akan mendapat penilaian/ evaluasi dari seorang dokter spesialis Ilmu

2|Page

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER UNIMAL BAGIAN / SMF ILMU KESEHATAN MATA

Kulit Dan Kelamin meliputi Ilmu Pengetahuan, Ketrampilan dan Sikap pada setiap selesai menjalankan tugas. Post-test diuji oleh seorang dokter spesialis Ilmu Kesehatan Mata pada waktu yang telah ditentukan. 4. Panduan Kegiatan Kepaniteraan Klinik Senior (KKS) Bagian Ilmu Kesehatan Mata PSPD Unimal pada RSUD Cut Mutia Aceh Utara 4.1. Tugas Umum Kegiatan dibawah berlaku untuk KKS di Bagian Ilmu Kesehatan Mata: 1. Mampu bekerja sama dengan baik serta saling hormat menghormati dengan semua teman sejawat, paramedik dan dokter/ supervisor disemua stase termasuk staf administrasi serta petugaspetugas lain yang ada di Bagian Ilmu Kesehatan Mata. 2. Mengenal dan tahu mempergunakan berbagai instrument yang lumrah dipakai dalam kegiatan Ilmu Kesehatan Mata. 3. Menerima dan membuat status secara lengkap dari setiap pasien baru masuk dan segera melapor kepada dokter/ supervisor yang bertugas. 4. Mengenal dan memberikan pertolongan awal pada pasien baru masuk yang mengalami kedaruratan untuk selanjutnya segera melapor kepada dokter/ supervisor yang bersangkutan. 5. Bekerja sama dengan paramedik dalam mempersiapkan pasien yang bakal mendapat layanan khusus/ tindakan operatif dan perawatan pasca tindakan. 6. Mengingatkan dan mendampingi dokter/ supervisor pada waktu hendak mendapatkan Informed Consent dari pasien. 7. Melengkapi data-data status pasien sesuai perkembangan kesehatannya dari hari kehari. 8. Mempersiapkan surat rujukan atau surat konsul untuk kemudian ditanda-tangani oleh dokter/ supervisor yang bersangkutan (dokter yang perlu merujuk atau yang mengkonsul).

3|Page

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER UNIMAL BAGIAN / SMF ILMU KESEHATAN MATA

9. Menerima

balasan

semua

hasil

pemeriksaan

laboratorium/

konsultasi dan melaporkan kepada dokter yang bersangkutan. 10. Partisipasi aktif dalam kegiatan visite klinik dan kegiatan ilmiah/ bed side teaching dibagian Ilmu Kesehatan Mata. 11. Mempersiapkan Surat Keterangan Tindakan yang ditandatangani dokter yang melakukan tindakan untuk diberikan kepada pasien ketika pulang/keluar dari rumah sakit. - Evaluasi 1) Bahan - Kompetensi Ilmu Pengetahuan - Kompetensi Keterampilan - Kompetensi Sikap 2) Cara - Observasi/ pengamatan dengan menggunakan chek list - Diskusi kasus/ Presentasi Kasus - Laporan pagi/ Penyuluhan Kesehatan - Karya tulis/ Tinjauan kepustakaan - Post test Ilmu Kesehatan Mata 3) Bobot nilai : - Preseptor sebanyak 60% terdiri dari: - BST - CRS - CSS 20% (1kali) 20% (1kali) 20%(1kali)

- Penilaian non preseptor 15% - Penilaian akhir berupa OSCE 25%

4|Page

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER UNIMAL BAGIAN / SMF ILMU KESEHATAN MATA

4) Syarat-syarat lulus - Nilai akhir Kepaniteraan minimal B - Nilai sikap harus mencapai A - Telah menyelesaikan semua tugas yang diberikan - Telah mengembalikan/ mengganti sesuatu benda yang dipinjam/ hilang atau rusak akibat perbuatan dokter muda bersangkutan. - Lampiran Log book Ilmu Kesehatan Mata Blangko lembaran penilaian ujian akhir Ilmu Kesehatan Mata Blangko kegiatan ko-asisten Ilmu Kesehatan Mata.

5|Page

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER UNIMAL BAGIAN / SMF ILMU KESEHATAN MATA

BUKTI KEGIATAN KETERAMPILAN KLINIK


No 1 2 3 TANGGAL TINDAKAN YANG DIKERJAKAN Visus dewasa (L4), bayi/anak (L3) Refraksi sujektif (L4) Visual field (L3) Inspeksi kelopak mata,bagian dalam kelopak mata atas, blu mata 4 konyungtiva (L4). Inpeksi sclera, lacrimal apparatus, dan palpasi kelenjer lymph pre-auricular (L3) 5 6 IDENTITAS PASIEN DIAGNOSA PARAF KONSULEN

Posisi mata,corneal reflex images,Cover terst,pergerakan mata,binocular vision (L3) Inspeksi pupil, reaksi terhadap cahaya konvergen (L4) Inspeksi media mata (trasillumination),kornea (l4). Inspeksi

fluerescein kornea,sensibilitas kornea (l3). Inspeksi kamera okuli anterior,iris,lensa (L4). Slit-lamp biomicroscopy (L3)

8 9

Funduskopi optic disc, pembuluh darah,retina (L3) Tekanan bola mata dengan palpasi (L4). Tonometer

6|Page

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER UNIMAL BAGIAN / SMF ILMU KESEHATAN MATA

schiotz/non-contact (L3)
10 11 12

Eye drops instillation, eye ointment application (L4) Eye irrigation (L3) Eversion upper eyeld with swab (removal of foreign body) (L3) Apply eyes dressing (L3)
Minimum SEBELAS (11) pemeriksaan dan prosedur Penilaian oleh konsulen non presptor

13

14 15 16

BUKTI KEGIATAN KETERAMPILAN KLINIK


No 1 TANGGAL TINDAKAN YANG DIOBSERVASI Refraksi objektif, refractometry keratometry (L2) IDENTITAS PASIEN DIAGNOSA PARAF KONSULEN

7|Page

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER UNIMAL BAGIAN / SMF ILMU KESEHATAN MATA

2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13

Applanation tonometry (L1) Skiascopy (L1) Gonioscopy (L1)

Schirmer test (L2) Exophthalmost (hertel) (L2) Anel test (L1) Orthoptic (L2) Perimetry (L2) Contact lens Examination (L2) Colour vision test (L1) Electroretnography/electroocula grapy/visual evoked potentials (VEP/VER) (l1) Flurescein angiograpy (FAG) (L2)

8|Page

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER UNIMAL BAGIAN / SMF ILMU KESEHATAN MATA

14 15 16

Ultrasonograpy (USG) (L1) Removal of cornea foreign body (L2) Removal of contact lens or eye prosthesis (L2)

BUKTI KEGIATAN KETERAMPILAN KLINIK


No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 TANGGAL OPERASI YANG PERNAH DIOBSERVASI ECCE with IOL implantation (L1) Phacoemulsification (L1) Squint surgery (L1) Laser therapy (L1) IDENTITAS PASIEN DIAGNOSA PARAF KONSULEN

Schirmer test (L2) Trabeculectomy (L1) Corneal transplantation (L1) Eyelid surgery (L1) Pterigium excition (L1)

9|Page

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER UNIMAL BAGIAN / SMF ILMU KESEHATAN MATA

10 11 12 13 14 15

Retinal detachment surgery (L1) Evisceration/enucleation Cyclocrycoagulatiuon (L1)

10 | P a g e

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER UNIMAL BAGIAN / SMF ILMU KESEHATAN MATA

JENIS PENYAKIT / KASUS YANG DIKELOLA SELAMA DI RUANG RAWAT ILMU KESEHATAN MATA
NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 JENIS PENYAKIT NAMA PASIEN No. MR RUANG TANGGAL DIRAWAT MRS KRS Pasien Baru / Pasien Lama PARAF PEMBIMBING

JENIS PENYAKIT / KASUS YANG DIKELOLA SELAMA DI POLIKLINIK NO 1 2 3 JENIS PENYAKIT IDENTITAS PASIEN No. MR TANGGAL PEMERIKSAAN P. Baru / P. Lama PARAF PEMBIMBING

11 | P a g e

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER UNIMAL BAGIAN / SMF ILMU KESEHATAN MATA

4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 KEGIATAN BEDSIDE TEACHING


NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 HARI / TANGGAL JAM TOPIK PENYAJI PARAF PEMBIMBING

12 | P a g e

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER UNIMAL BAGIAN / SMF ILMU KESEHATAN MATA

14 15 16 17

KEGIATAN CASE REPORT SESSION


NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 HARI / TANGGAL JAM TOPIK PENYAJI PARAF PEMBIMBING

KEGIATAN CLINICAL SCIENCE SESSION


NO 1 HARI / TANGGAL JAM TOPIK PENYAJI PARAF PEMBIMBING

13 | P a g e

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER UNIMAL BAGIAN / SMF ILMU KESEHATAN MATA

2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17

KEGIATAN MEET THE EXPERT


NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 HARI / TANGGAL JAM TOPIK PENYAJI PARAF PEMBIMBING

14 | P a g e

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER UNIMAL BAGIAN / SMF ILMU KESEHATAN MATA

11 12 13 14 15 16 17

KEGIATAN BIMBINGAN / DISKUSI DENGAN KONSULEN


NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 HARI / TANGGAL JAM TOPIK PENYAJI PARAF PEMBIMBING

15 | P a g e

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER UNIMAL BAGIAN / SMF ILMU KESEHATAN MATA

STUDENT ASSESSMENT There are two components of students assessment: 1) Continuous assessment consists of attendance (tutorials, clinical teaching, ward round and department activities), listing of cases seen and procedures observed/performed, and attitudes and disclipine. Students will have the continuous assessment filled and signed by the respective supervising lectures during the middle and end of medical posting. 2) End of Posting Examination consist and long cases Grade
Attendance (Satisfactory/Unsatisfactory) 1. Tutorials 2. Long Case (Marks) 3. Short Case (Marks) 4. Ward Rounds 5. On-Call 6. Department Activities 7. Important Medical Conditions 8. Procedures Witnessed/Performed 9. Medical Emergencies 10. Cases Seen 11. Attitudes and discipline ie punctuality, motivation, efforts, sense of responsibility ets 12. End of Posting Examination Overall Performace

Score

Grade :
0. Not done 1. Done with many improvement 2. Done with little improvement 3. Done with excellent

Overall performance (grade and Marks) : Total score x 100 36 A. Outstanding (> 80) 16 | P a g e

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER UNIMAL BAGIAN / SMF ILMU KESEHATAN MATA

B. Good (70 79) C. Average ( 60 69) D. Pass ( 50 69) E. Fall ( < 49) Final Examination Students Name Date Petients problem / diagnosis General comment : : : :

Result

Name

17 | P a g e

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER UNIMAL BAGIAN / SMF ILMU KESEHATAN MATA

General Comment Student :

Name :

NIM :

18 | P a g e