Anda di halaman 1dari 1

Penyebab terjadinya trauma kapitis antara lain: kecelakaan lalu lintas, jatuh, trauma benda tumpul, kecelakaan kerja,

kecelakaan rumah tangga, kecelakaan olahraga, trauma tembak dan pecahan bom. Sampai saat ini penyebab terpenting cedera kepala yang serius adalah kecelakaan lalu lintas (Ginsberg, 2008). Cedera kepala dapat terjadi akibat benturan lansung ataupun tak lansung pada kepala.Pada suatu benturan dapat dibedakan beberapa macam kekuatan yakni kompresi, akselerasi dan deselerasi. Sulit dipastikan kekuatan mana yang paling berperan (Wim de Jong, 2009). Kelainan dapat berupa cedera otak fokal atau difus dengan atau tanpa fraktur tulang tengkorak.Cedera fokal dapat menyebabkan memar otak, hematom epidural, subdural dan intraserebral.Cedera difus dapat menyebabkan gangguan fungsional seperti gegar otak atau cedera struktural yang difus (Wim de Jong, 2009). Dari tempat benturan gelombang kejut disebarkan kesegala arah. Gelombang ini mengubah tekanan jaringan, dan bila tekanan cukup besar maka akan merusak jaringan otak ditempat benturan yang disebut coup atau ditempat berseberangan dengan benturan /contracoup (Wim de Jong, 2009) Cedera otak yang terjadi lansung akibat trauma disebut cedera primer. Proses lanjutan yang sering terjadi adalah gangguan suplai untuk sel yaitu oksigen dan nutrien, terutama glukosa. Kekurangan oksigen dapat terjadi karena berkurangnya oksigenasi darah akibat kegagalan fungsi paru atau karena aliran darah otak menurun misalnya akibat syok.Karena itu pada cedera otak harus dijamin bebasnya jalan napas, gerakan bernapas yang adekuat dan hemaodinamik tidak terganggu sehingga oksigenasi tubuh cukup (Wim de Jong, 2009). Gangguan metabolisme otak akan menyebabkan udem yang mengakibatkan hernia melalui foramen tentorium, foramen magnum atau dibawah falx serebrum. Jika terjadi hernia jaringan otak yang bersangkutan akan mengalami iskemia hingga dapat menimbulkan nekrosis atau perdarahan yang menimbulkan kematian (Wim de Jong, 2009).