Anda di halaman 1dari 4

Dinding sel Dinding sel hanya terdapat pada sel tumbuhan

Terdapat dalam sel hati kurang lebih 25% Ada yang melekat di RE (sehingga menjadikan RE tersebut dinamakan RE kasar dan ada pula yang soliter)

Dinding sel tersusun atas selulosa yang kuat yang dapat memberikan sokongan, perlindungan dan untuk mengekalkan bentuk sel Terdapat liang pada dinding sel untuk membenarkan pertukaran bahan diluar dengan bahan didalam sel Dinding sel terdiri dari selulosa (sebagian besar), hemiselulosa, pektin, lignin, kitin, garam karbonat dan silikat dari Ca dan Mg

Fungsi ribosom : Mensintesa protein, protein yang baru di sintesa dikemas dalam satu organel yang dibatasi membran 5. Retikulum Endoplasama (RE) Berbentuk tabung pipih berpasang-pasangan

Fungsi dinding sel : Memberi bentuk sel

Melindungi bagian sebelah dalam dan mengatur transportasi zat Menyokong tumbuhan yang tidaka berkayu

Terbagi dua : 1. RE kasar > retikulum yang pada membrannya menempel ribosom, berfungsi untuk sintesa protein 2. RE halus > tanpa ribosom, berfungsi mensintesa lemak, fosfolipid dan steroid Struktur RE hanya dapat dilihat dengan mikroskop elektron

2. Nukleus

Merupakan inti dari sel, berbentuk bulat, dibatasi oleh membran sehingga cairan sel bisa keluar masuk Secara kimia terdiri dari DNA, RNA dan protein (histon) Dalam nukleus terdapat kromosom yang berfungsi untuk pembelahan sel

Fungsi Retikulum Endoplasma : Sebagai alat transportasi zat-zat didalam sel itu sendiri 6. Badan Golgi (Apparatus Golgi = Diktiosom) Terdapat pada semua sel tumbuhan dan hewan

Berbentuk setumpuk saku pipih berkelok-kelok yang dibatasi membran Di hasilkan oleh RE halus Pada sel tumbuhan badan golgi disebut diktiosom Organel ini dihubungkan dengan fungsi ekresi sel

Fungsi nukleus : Mengendalikan metabolisme sel

Tempat penggandaan dan transkripsi DNA Pengatur pembelahan sel dan pembawa informasi genetik Fungsi badan golgi : Memodifikasi protein dengan menambahkan oligosakarida Membentuk lisosom

3. Mitokondria (The Power House) Benda bulat berbentuk tongkat mempunyai 2 lapis membran Ukurannya 0,2--5 micrometer

Untuk sekresi pada mukosa

Jumlahnya dalam sel berbeda-beda Terdapat pada sel saraf dan sel otot Respirasi seluler menghasilkan energi melalui metabolisme aerob Lapisan didalamnya berlekuk-lekuk dan dinamakan krista

7. Lisosom Berbentuk bulat, yang dibatasi oleh membran tunggal Dihasilkan oleh apparat golgi yang penuh dengan protein Mempunyai enzim hidrolitik untuk pencernaan polisakarida, lipid, asam nukleat & protein Salah satu enzimnya yaitu Lisozym

Fungsi mitokondria : Mengandung enzim-enzim yang melakukan oksidasi makanan dan mensintesa ATP untuk energi pada sel Tempat terjadinya respirasi sel menghasilkan energi 4. Ribosom (Ergastoplasma) Bagian paling kecil yang tersuspensi/tersebar di dlama sitoplasma

Fungsi lisosom : Berperan penting dalam matinya sel

Mencerna makromolekul secara intraseluler Sebagai penghasil dan penyimpan enzim pencernaan seluler Mencerna materi yang di ambil secara endositosis Menghancurkan organel sel lain yang sudah tidak berfungsi

Menghancurkan selnya sendiri (autolisis)

12. Plastida Mengandung pigmen dan menyimpan makanan

8. Sentriol/Sentrosom Terdapat dalam sitoplasma pada permukaan luar nukleus, yang terdiri dari sebaris silinder sebanyak 9 mikrotubuli Sebelum sel membelah, sentriol akan berduplikasi untuk membentuk benda basal, silia, dan flagela Struktur berbentuk bintang yang berfungsi dalam pembelahan sel (mitosis maupun meiosis) Fungsi sentrosom : Mengatur pembelahan sel dan pemisahan kromosom selama pembelahan sel pada hewan Mensintesis mikrotubul silia dan flagela

Memiliki membran rangkap, berkembang dari proplastida di daerah meristematik Macam-macam plastida : > Leukoplas : tidak berwarna sebagai gudang simpanan makanan, amiloplas (berisi amilum), proteinoplas (protein), elailoplas (berisi minyak dan lemak) > Kloroplas : berwarna hijau, mengandung klorofil, pigmen karotenoid, berfungsi untuk fotosintesis > Kromoplas : berwarna merah/kuning, mengandung karotenoid (karoten dan xantofil), non fotosintesis

Menghasilkan gelendong pada sel hewan Sebagai benda kutub dalam mitosis dan meiosis

13. Peroksisom (Badan Mikro) Bentuk dan ukuran sama seperti lisosom

Mengandung enzim, terutama katalase, yang mengkatalisisr perombakan H2O2 yang berbahaya pada metabolisme

9. Membran Plasma Tersusun atas karbohidrat, protein dan lemak Fungsi membran plasma : Pelindung bagi sel agar sel tidak keluar

Fungsi peroksisom : Merubah lemak menjadi karbohidrat

Pengatur pertukaran zat yang keluar masuk ke dalam sel Melakukan seleksi dalam atau luar sel (selektif permeabel)

Menghasilkan enzim oksidatif untuk membentuk H2O2 untuk merombak lemak Menghasilkan enzim katalase untuk mengubah H2O2 menjadi H2O dan O2

10. Sitoplasma Merupakan cairan sel dalam sel (sitosol)

14. Mikrotubulus Berbentuk benang silindris, kaku, berfungsi untuk mempertahankan bentuk sel dan sebagai rangka sel, terdapat pada hewan dan tumbuh-tumbuhan Fungsi mikrotubulus : Membentuk protein tubulin

Didalamnya terdapat berbagai organel sel

Fungsi sitoplasma : Sebagai tempat berlangsungnya metabolisme sel 11. Vakuola (Rongga Sel) Berisi garam-garam organik, glikosida, tanin (zat penyamak), minyak eteris, alkaloid, enzim, butirbutir pati Fungsi vakuola : Sebagai pengatur tekanan turgor

Penyusun spindel, sentriol, silia & flagela Berperan penting dalam pembelahan sel

15. Mikrofilamen Berbentuk serat tipis panjang, penampang 5--6 micrometer Terdiri dari protein aktin dan miosin (contohnya pada otot) Fungsi mikrofilamen : Berfungsi pada pergerakan sel sewaktu terjadi pembelahan, sitoplasma dan kontraksi otot

Tempat menyimpan cadangan makanan, pigmen, minyak astiri dan sisa metabolisme

1. 2. 3. 4. 5. 6.

Membran sel (membran plasma), merupakan bagian sel paling luar. Dimiliki oleh hewan dan tumbuhan. Berfungsi mengatur keluar masuknya zat pada suatu sel. Dinding sel, merupakan lapisan di bawah membran sel, terbuat dari selulosa. Hanya dimiliki oleh sel tumbuhan. Berfungsi untuk memberi kekuatan dan perlindungan bagi sel. Sitoplasma, cairan bening seperti gel yang mengisi ruang dalam sel, berfungsi sebagai tempat berlangsungnya reaksi metabolisme. Vakuola, merupakan rongga di dalam sel yang berlapis membran, di dalamnya berisi cairan. Berfungsi sebagai tempat menyimpan bahan makanan dan sisa metabolisme. Vakuola sel hewan berukuran kecil, sedangkan vakuola tumbuhan berukuran besar. Mitokondria, nerupakan tempat pembentukan sumber energi. Umumnya dimiliki semua sel hidup, karena fungsinya yang sangat penting, yaitu menghasilkan energi melalui proses respirasi sel (reaksi antara bahan makanan dengan oksigen dan menghasilkan energi) Ribosom, organel berbentuk butiran-butiran kecil yang terdapat di sitoplasma atau menempel di permukaan retikulum endoplasma kasar. Berfungsi sebagai tempat sintesis protein. Terdapat di sel hewan dan tumbuhan.

7. 8. 9. 10. 11. 12.

Retikulum Endoplasma, organel berbentuk seperti saluran. Retikulum Endoplasma permukaan kasar diselubungi ribosom, Retikulum Endoplasma permukaan halus tidak ada ribosom, tetapi di permukaannya terdapat enzim-enzim. Berfungsi untuk membatu metabolisme protein, lemak dan karbohidrat. Badan Golgi, organel berbentuk seperti tumpukan kue panekuk. Berfungsi membantu sintesis protein. Terdapat di sel tumbuhan dan hewan. Lisosom, merupakan kantung kecil dengan membran tunggal. Berfungsi untuk mendaur ulang bagian sel yang rusak, mencerna zat sisa makanan atau zat-zat asing yang masuk ke dalam sel. Terdapat di sel tumbuhan dan hewan. Sentrosom, bentuknya seperti tabung kecil dan mengapung di sitoplasma. Sentriol dalam sentrosom berperan dalam pembelahan sel. Sentrosom sel hewan memiliki sepasang sentriol, sednag sel tumbuhan tidak. Nuklues (inti sel), organel berbentuk bulat atau lonjong yang terdapat di tengah atau bagian tepi sel. Berfungsi sebagai pusat pengendali kegiatan sel. Di dalamnya terdapat cairan inti (nukleoplasma), anak inti (nukleolus) dan selapu inti. Terdapat di sel hewan dan tumbuhan.' Kloroplas, organel kecil berbentuk bulat yang berwarna hijau karena mengandung pigmen klorofil. Hanya terdapat di sel tumbuhan. Berperan dalam proses fotosintesis tumbuhan yang menghasilkan energi dan bahan makanan tumbuhan.