Anda di halaman 1dari 7

*HOME* TENTANG TOPENG KACA*

Sumber: DreamsAddict | Mangabito | Murasaki no Bara no Yume (Thanks to Diah Darma, Katara & Fitria untuk referensi-nya) Cerita sebelumnya: Maya dan Masumi saling memandang satu sama lain ketika mengetahui mereka berada di kapal pesiar Astoria. Berlayar bersama tanpa direncanakan sama sekali, malah lebih tepatnya... rencana busuk Shiori GATOT (gagal total), justru mempertemukan Maya dan Masumi di kapal pesiar itu.

Kapal Astoria akhirnya berlayar. Maya dan Masumi kemudian makan malam bersama di kapal itu. Semua orang memperhatikan dan membicarakan mereka berdua. Mengetahui hal itu, Maya pun merasa bersalah sekaligus malu telah bersama dengan Masumi saat itu. "Ini bisa-bisa menjadi rumor, Pak Masumi. Saya sebaiknya pergi." "Aku sama sekali tidak peduli. Apa kau cemas ?" Dan Maya menjawab bahwa hal itu bukanlah masalah baginya. Lalu Masumi mulai menggoda Maya. "Jangan khawatir. Kita tidak akan terlihat seperti pasangan kekasih, paling-paling dikira paman dengan keponakannya atau seorang lelaki yang ditugaskan untuk menjaga anak temannya di tempat ini."

Orang yang duduk di situ mulai membicarakan tentang mereka berdua. Mereka mulai mempertanyakan keberadaan seorang direktur dari sebuah perusahaan Art Production bersama dengan seorang aktris muda. Di tengah-tengah makan malam, Masumi menerima pesan dari Shiori, yang mengatakan bahwa wanita itu tidak bisa sampai ke pelabuhan tepat waktu karena terjebak dalam kemacetan lalu lintas. Saat itulah Maya tahu bahwa sebenarnya Masumi dan Shiori berencana akan kencan bersama di kapal pesiar Astoria. Kemudian Maya pun berubah menjadi sedih. Masumi melihat wajah sedih Maya dan ingin tahu kenapa Maya bisa sampai ke kapal itu. Kemudian Maya menjelaskan tentang Shiori dan selembar cek yang diberikan wanita itu kepada Maya sebagai bayaran agar Maya tidak menemui Masumi lagi. Masumi sangat terkejut saat mendengar penjelasan Maya barusan. Maya juga mengatakan dengan tegas bahwa dia tidak akan menerima cek itu dan dia tidak bersalah tentang gaun pengantin Shiori ataupun tentang cincin pertunangannya.

Sesaat kemudian Masumi tersenyum mendengar penuturan Maya. Lalu Masumi berkata, "Akan menjadi masalah bagiku kalau aku tidak bisa melihatmu lagi, karena aku tidak pernah bosan ketika bersamamu." Setelah itu Masumi mengambil cek yang diberikan Shiori kepada Maya dan merobek-robek hingga jadi potongan kecil-kecil, sambil berkata,"Inilah yang aku rasakan tentang hal itu." Dalam hati Masumi bertekad akan mengembalikan sendiri sobekan cek itu kepada Shiori. Kemudian Masumi meminta maaf pada Maya, "Maaf karena telah meragukanmu, Mungil."

Maya Telah Bertumbuh Dewasa

Akan ada sebuah pertunjukan teater yang dijadwalkan pada malam itu. Oleh karenanya, Masumi memberikan sebuah gaun yang elegan dan aksesoris kepada Maya. Masumi menunggu Maya yang sedang bersiap-siap di sebuah salon kecantikan. Ketika Maya muncul dengan gaun dan make up di wajahnya, Masumi terpana menatap Maya. Pegawai salon kecantikan itu mengatakan kepada Masumi betapa cantiknya Maya dan tidak mungkin Masumi melihat Maya tanpa terpesona sedikitpun. Masumi benar-benar terkejut saat melihat Maya sebagai seorang wanita dewasa dan saat itulah

untuk pertama kalinya Masumi melihat bahwa Maya benar-benar sangat cantik. Maya berterima kasih kepada Masumi, namun sesaat kemudian Masumi mulai menggoda Maya lagi, "Sekarang kamu bisa memainkan peran sebagai seorang wanita dewasa dan kamu bisa melakukannya untukku."

Mendengar hal itu, Maya menjadi marah dan berkata bahwa dia bisa memainkan peran itu tetapi tidak untuk Masumi. Masumi langsung tertawa terbahak-bahak dan mengatakan bahwa ternyata jiwa seorang anak kecil masih ada dalam diri Maya. Dan Maya langsung menyahut, "Jangan panggil aku Mungil lagi, aku sudah dewasa sekarang. Aku juga bisa minum minuman keras dan suatu hari nanti aku akan menikah" "Maya, kamu telah tumbuh menjadi wanita dewasa tanpa kusadari. Ketika pertama kali aku bertemu denganmu dulu, kamu masih berumur 13 tahun. Dan suatu hari nanti kamu akan menikah juga." "Ya... Suatu hari nanti... Seperti Anda yang akan menikah dengan Shiori!!" Ekspresi wajah Masumi menjadi berubah. Masumi terlihat tidak senang dan sekaligus kesal. Maya terkejut melihat perubahan wajah Masumi, tapi Maya meyakini kalau kesedihan Masumi adalah karena Shiori yang tidak bisa datang ke acara kencannya saat itu.

Menghabiskan Malam Bersama

Maya dan Masumi pergi ke teater untuk menyaksikan pertunjukan. Masumi masih terlihat diam saja dan sepertinya dia masih kesal dengan kata-kata Maya tentang pernikahan tadi. Setelah pertunjukan selesai, Masumi meminta Maya untuk berdansa dengannya. Maya ragu-ragu karena dia merasa tidak pandai berdansa, namun Masumi meminta Maya untuk mengijinkannya membimbing Maya. Akhirnya kedua pasangan itu berdansa dengan cantik dan di tengah dansa Maya bertanya sama Masumi. "Anda sangat pandai berdansa, Pak Masumi. Apakah Anda memang suka berdansa ?" "Selama ini aku berdansa untuk keperluan pekerjaanku, kecuali bersamamu, Mungil." <....... so sweeeeeeeeettt .......> Rupanya kedua pasangan yang tengah berdansa itu mengundang tepuk tangan dari semua orang yang menyaksikannya, mungkin karena saking apiknya dansa mereka barangkali. Ketika musik selesai, Maya dan Masumi pergi keluar di dek kapal. Di sana mereka melihat bintang. Maya berkata dalam hatinya bahwa saat itu adalah untuk kedua kalinya dia melihat langit yang penuh bintang bersama dengan Masumi yang begitu dekat berada di sampingnya.

To Be Continued at Betsuhana 18... (^_^)