Anda di halaman 1dari 26
PERATURAN MENTERI KEHUTANAN Nomor : P. 17/Menhut-II/2007 TENTANG PERUBAHAN KELIMA ATAS PERATURAN MENTERI KEHUTANAN NOMOR P.13/MENHUT-II/2005 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA Menimbang Mengingat Memperhatikan DEPARTEMEN KEHUTANAN MENTERI KEHUTANAN, bahwa dalam rangka meningkatkan kinerja Departemen Kehutanan di bidang bina produksi kehutanan, dipandang perlu untuk mengubah Peraturan Menteri Kehutanan Nomor P.13/Menhut 11/2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja Departemen Kehutanan; 1. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 187/M Tahun 2004 tentang Pembentukan Kabinet Indonesia Bersatu sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Keputusan Presiden Nomor 31/P Tahun 2007; 2. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2005 tentang Kedudukan, Tugas, Fungsi, Susunan Organisas: dan Tata Kerja Kementerian Negara Republik Indonesia sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Presiden Nomor 94 Tahun 2006; 3. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2005 tentang Unit Organisasi dan Tugas Eselon I Kementerian Negara Republik Indonesia sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Presiden Nomor 17 Tahun 2007; Persetujuan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dalam suratnya Nomor B/1138/M.PAN/5/2007 tanggal 7 Mei 2007; MEMUTUSKAN © «2.00 Menetapkan MEMUTUSKAN : PERATURAN MENTERI KEHUTANAN TENTANG PERUBAHAN KELIMA ATAS PERATURAN MENTERI KEHUTANAN NOMOR P.13/MENHUT-II/2005 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA DEPARTEMEN KEHUTANAN, Pasal I Beberapa ketentuan dalam Peraturan Menteri Kehutanan Nomor P.13/Menhut-II/2005 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Departemen Kehutanan diubah sebagai berikut : 1. Ketentuan Pasal 373 sampai dengan Pasal 392 diubah, sehingga berbunyi “Pasal 373 Direktorat Bina Rencana Pemanfaatan Hutan Produksi mempunyai tugas melaksanakan penyiapan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, standarisasi dan bimbingan teknis di bidang rencana pemanfaatan hutan produksi. “Pasal 374 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada Pasal 373, Direktorat Bina Rencana Pemanfaatan Hutan Produksi menyelenggarakan fungsi : a. penyiapan perumusan, pemberian bimbingan teknis dan evaluasi bimbingan teknis atas pelaksanaan norma, standar, kriteria, dan prosedur di bidang pola pemanfaatan hutan produksi, serta penyusunan pola, dan pertimbangan teknis Penggunaan kawasan untuk kepentingan pembangunan di luar sektor kehutanan pada kawasan hutan produksi; b. penyiapan perumusan, bimbingan teknis dan evaluasi bmbingan teknis atas pelaksanaan norma, standar, kriteria, dan prosedur di bidang penataan pemanfaatan hutan produksi, serta penyiapan areal untuk unit _usaha pemanfaatan hutan produksi; ©. penyiapan perumusan, bimbingan teknis dan evaluasi bimbingan teknis atas pelaksanaan norma, standar, kriteria, dan prosedur di bidang informasi sumber daya hutan produksi, serta penyusunan informasi sumberdaya hutan produksi, d. penyiapan perumusan, bimbingan teknis, dan evaluasi bimbingan teknis atas pelaksanaan norma, standar, kriteria, dan prosedur di bidang pengembangan investasi usaha Pemanfaatan hutan produksi, serta promosi_ investasi Pemanfaatan hutan produksi; ©. pelaksanaan urusan tata usaha dan rumah tangga Direktorat. “Pasal 375 Direktorat Bina Rencana Pemanfaatan Hutan Produksi terdiri dari: a. Subdirektorat Pola Pemanfaatan Hutan Produksi; b. Subdirektorat Penataan Pemanfaatan Hutan Produksi; c. Subdirektorat Informasi Sumber Daya Hutan Produksi; d. Subdirektorat Pengembangan Investasi Usaha; €. Subbagian Tata Usaha. “Pasal 376 Subdirektorat Pola Pemanfaatan Hutan Produksi_ mempunyai tugas melaksanakan penyiapan perumusan, pemberian bimbingan teknis dan evaluasi_ bimbingan teknis _atas pelaksanaan norma, standar, kriteria, dan prosedur di bidang pola pemanfaatan hutan produksi, serta penyusunan pola, dan ertimbangan teknis penggunaan kawasan untuk kepentingan Pembangunan di luar sektor kehutanan pada kawasan hutan produksi, “Pasal 377 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 376, Subdirektorat Pola Pemanfaatan Hutan Produksi menyelenggarakan fungsi : @. penyiapan bahan penyusunan norma, standar, kriteria dan rosedur di bidang pola pemanfaatan hutan produksi; b. penyiapan bahan bimbingan teknis dan evaluasi bimbingan teknis atas pelaksanaan norma, standar, kriteria dan prosedur di bidang pola pemanfaatan hutan produksi; . penyusunan pola pemanfaatan fhutan produksi, dan pemberian pertimbangan teknis penggunaan kawasan untuk kepentingan pembangunan di luar sektor kehutanan pada kawasan hutan produksi. “Pasal 378 Subdirektorat Pola Pemanfaatan Hutan Produksi terdiri dari: a. Seksi Pola Pemanfaatan Wilayah I;