Anda di halaman 1dari 68

TRUSTCO 2005

GLOBALISASI

KENISCAYAAN

MAJU - SUKSES

MUNDUR - HANCUR

DUNIA YANG DINAMIS


Tingginya kompetisi permintaan customer

Kontrol Lingkungan

ANCAMAN & TANTANGAN

Permintaan SDM Unggul

Standar Mutu Tinggi

Perkembangan Teknologi

EKSISTENSI

Sisi OTAK
Sisi Kiri Otak AKADEMIS - Logika - Kata-kata - Angka - Matematika Corpus Collosum - Urutan Menjalankan pertukaran informasi yang mengirimkan jutaan pesan per detik antara sisi kanan dan kiri.
Sisi Kanan Otak KREATIVITAS - Irama - Musik - Gambar - Imajinasi

UNGU BIRU

COKLAT HITAM

MERAHHIJAU BIRU KUNING ORANYE


MERAHHIJAU HIJAU MERAH COKLAT

Keterkaitan Organ Otak


Sistim Limbik

Neokorteks

Bicara,pikir,cipta,gerak, belajar,pecahkan masalah, rencana,kreasi

Emosional Ingatan jangka panjang Interaksi sosial


Otak Reptile

Pertahanan diri,bereaksi Mengulang,rutinitas, Naluri,ritualis

Sistem Berpikir
Membaca Mendengar Melihat Merasakan Meraba
Imajinasi Analisa

Input

Memory

Evaluasi

Outpu t

Bicara Bekerja Menulis Mengkonsep

Skema Superlink Belajar


Membaca Melihat

Visual
Sekuensial Kongkret

Sekuensial Abstrak

Mendengar

Auditorial

Merasakan Meraba Melakukan Bergerak

Kinestetik

Acak Kongkret

Acak Abstrak

Gaya Berpikir,

Dominasi Otak,
Kecenderungan pemakaian sisi otak

Gaya Belajar,
Cara Menerima Informasi/ Jalur masuknya informasi ke otak

Cara Mempersepsi & Mengatur Informasi

Superlink Belajar
Cara Belajar Cepat Terbaik & Termudah bagi Anda

Kenali Gaya Khas Otak Anda..


1. Gaya Belajar 2. Dominasi Otak 3. Gaya Berpikir

Temukan. SUPERLINK BELAJAR ANDA

1. GAYA BELAJAR
Cara Bagaimana kita menyerap informasi saat berkomunikasi ataupun belajar. Jalur Utama masuknya Informasi ke dalam Otak 3 Jenis Gaya Belajar : Visual, Auditorial, Kinestetik

Manfaat mengetahui

Gaya Belajar

1. Sebagai modalitas belajar dan mengetahui jalur tercepat informasi sampai ke otak. 2. Membantu dalam mengambil langkahlangkah penting untuk membuat diri kita belajar lebih mudah dan lebih cepat. 3. Mengetahui kelemahan atau gaya belajar lain yang perlu dikembangkan ke depan. 4. Membantu guru dalam menyampaikan informasi yang mendekati gaya belajar siswa yang beragam.

CARA BELAJAR Berdasarkan CARA PENERIMAAN INFORMASI (Gaya Belajar) VISUAL


Belajar dengan cara Melihat

AUDITORIAL
Belajar dengan cara Mendengar

KINESTETIK
Belajar dengan cara bergerak, bekerja dan menyentuh

Andakah Orang VISUAL ?


Rapi & teratur Berbicara dengan cepat Perencana dan Pengatur jangka panjang Teliti terhadap detail Mengutamakan penampilan, baik berpakaian atau presentasi Mengingat apa yang DILIHAT, daripada yang didengar Mengingat dengan asosiasi visual Biasanya tidak terganggu dengan keributan Bernasalah untuk mengingat instruksi verbal Pembaca cepat & tekun serta lebih suka membaca daripada dibacakan Seringkali tahu apa yang harus dikatakan tapi tidak pandai memilih kata-kata

Belajar dengan mendengarkan dan mengingat apa yang didiskusikan daripada yang dilihat Suka berbicara, berdiskusi dan menjelaskan sesuatu panjang lebar Biasanya pembicara yang fasih Berbicara dalam irama terpola dengan kecepatan sedang Merasa kesulitan menulis, tapi hebat dalam bercerita Dapat mengulangi kembali dan menirukan nada, birama maupun kata-kata orang Senang membaca dengan keras dan mendengarkan Menggerakan bibir dan mengucapkan tulisan saat membaca Berbicara kepada diri sendiri saat bekerja Mudah terganggu oleh keributan

Andakah Orang Auditorial ?

Andakah Orang Kinestetik ?


Belajar melalui memanipulasi dan praktik Menghafal dengan cara berjalan dan melihat Menggunakan jari sebagai penunjuk saat membaca Banyak menggunakan isyarat tubuh Selalu berorientasi kepada fisik (hal-hal nyata) dan Banyak bergerak Menanggapi perhatian fisik Berbicara dengan perlahan

Tips Cara Belajar Pelajar Saat mengikuti kuliah / pelajaran & saat menghafal : VISUAL

Mintalah makalah, hand out atau buku referensi yang bisa Anda baca. Bila Anda termasuk orang yang mudah menghafal tulisan sendiri, buat catatan sendiri. Selalu siap dengan pulpen dan kertas catatan untuk mencatat. Latihlah membuat catatan dengan teknik peta pikiran (mind mapping) atau dengan membuat skema, bagan, grafik dan bentuk pemetaan visual lainnya dari materi/bahan yang kita pelajari. Perkuat catatan atau alat bantu belajar dengan memberi warna & gambar. Saat membaca : Bacalah sendiri materi yang Anda ingin pelajari, tidak usah minta dibacakan atau dijelaskan orang lain, Soroti atau tandai gagasangagasan penting dari materi yang kita baca dengan warna berbeda. Buatlah rangkuman bahan yang dibaca (lebih baik kalau dibuat dalam bentuk Peta Pikiran) Saat akan menghafal Al Quran : Jika akan menghafal Al Quran, cara paling mudah dan paling baik bagi Anda adalah dengan menggunakan Teknik Memahami terlebih dahulu ayat-ayat yang akan dihafal. Setelah difahami, cobalah baca berkalikali sampai anda dapat mengingatnya dan jangan lupa ketika anda mengulang-ulang otak Anda ikut mengingat maksud tiap ayat yang dibaca. Insya Allah anda akan memperoleh hafalan lebih cepat (dengan
cara ini Ust. Abdul Aziz Abdul Rauf, Lc Al Hafizh bisa menyelesaikan hafalan 30 juz dalam waktu 6 bulan)

Tips Cara Belajar Pelajar AUDITORIAL Saat mengikuti kuliah / pelajaran saat Menghafal :
Fokuslah untuk memperhatikan guru/dosen dengan setiap penjelasannya. Duduklah di bagian paling depan atau di tempat dimana suara guru/dosen dapat terdengar dengan jelas. Lebih seringlah lakukan diskusi atau dialog dengan guru/dosen Anda. Jika punya alat perekam, rekamlah guru/dosen anda. Carilah teman diskusi dalam belajar sehingga Anda dapat bertanya dan berlatih menjawab pertanyaan yang berarti menyampaikan pemahaman Anda secara lisan. Hafalkan materi dengan cara melakukan pengulangan sambil berbicara keras dan cukup sering. Ciptakan nada-nada lagu untuk mengingat informasi. Saat membaca : Bacalah dengan suara keras atau minta orang lain membacakan untuk Anda. Anda memang agak kesulitan memahami jika membaca sendiri, karenanya jika ingin cepat memahami akan lebih mudah bagi Anda jika meminta penjelasan dari orang lain. Buatlah rangkuman lalu baca dengan lantang. Saat akan menghafal Al Quran : Jika akan menghafal Al Quran, cara paling mudah dan paling baik bagi Anda adalah dengan menggunakan Teknik Mendengarkan sebelum menghafal misalnya melalui kaset-kaset tilawah Al Quran. Setelah banyak mendengarkan Anda dapat memulai menghafal ayat-ayat tersebut maka insya Allah anda akan merasakan kemudahan tersendiri ketika menghafalnya. Cara lain adalah dengan mengulang-ulang membaca denga suara keras saat menghafal.

Tips Cara Belajar Pelajar KINESTETIK Saat mengikuti kuliah / pelajaran & saat menghafal :

Usahakan anda tetap fokus kepada guru/dosen saat mengikuti kuliah/pelajaran dengan cara tetap bergerak-gerak atau menggerakan sesuatu, jika memungkinkan pindahlah tempat duduk jika anda merasa jenuh.Tulislah materi dengan mencatat sendiri. Bila sedang belajar mengenai suatu benda atau mesin, pergilah ke laboratorium dan pelajari dengan seksama sambil secara fisik kita pegang. Bila sedang mengulang informasi, katakan dengan keras sambil berjalan. Bagi sebagian orang berjalan dengan bahan belajar di tangan akan membantu memproses informasi. Gunakan komputer untuk mengetikkan informasi yang dipelajari, karena waktu mengetik kita menggunakan keterampilan motorik halus dan memori otot.

Saat membaca : Bacalah sambil berjalan-jalan, Buatlah rangkuman bahan yang dibaca (lebih baik kalau dibuat dalam bentuk Peta Pikiran, skema atau bagan, dll).
Gunakan kertas ukuran lebar (bila mungkin poster) untuk menggambarnya

Saat akan menghafal Al Quran : Jika akan menghafal Al Quran, cara paling mudah dan paling baik bagi Anda adalah dengan menggunakan Teknik Menulis sebelum Menghafal. Setelah ditulis, cobalah baca berkali-kali akan lebih baik kalau sambil bergerak, berjalan atau sekedar menggerak-gerakkan tubuh Anda sampai anda dapat mengingatnya Insya Allah anda akan memperoleh hafalan lebih cepat.

2. DOMINASI OTAK
Kecenderungan Pemakaian sisi otak Jenis Dominasi Otak : 1. Pemikir Otak kanan 2. Pemikir otak Kiri

Manfaat Mengetahui Dominasi Otak


1. Mengetahui sisi otak yang paling sering digunakan dalam belajar maupun bekerja sehingga bisa memproses dan menyimpan informasi secara sesuai. 2. Mengetahui sisi otak yang perlu dikembangkan sehingga potensi dua belah otak bisa terintegrasi secara seimbang.

Sisi OTAK
Sisi Kiri Otak AKADEMIS - Logika - Kata-kata - Angka - Matematika - Urutan Sisi Kanan Otak KREATIVITAS - Irama - Musik - Gambar - Imajinasi

Ciri/Kebiasaan Pemikir Otak Kiri


Kendali gerakan pada tubuh bagian kanan, tangan kanan, kaki kanan dsb. Menerima sensor dan input sentuhan dari bagian kanan tubuh, termasuk tangan kanan. Memproses bahasa simbolik seperti huruf, angka, kata-kata, bahasa, ide-ide, dan konsep. Komunikasi verbal. Setahap demi setahap, linear, melakukan segala hal secara berurutan. Sangat memperhatikan urutan waktu.

Ciri/Kebiasaan Pemikir Otak Kiri

(lanjutan)

Menganalisis dengan mengartikan setiap bagian informasi yang diterima. Belajar bagian demi bagian baru keseluruhan. Payah dalam hal visual berdimensi tiga. Lebih senang mendengarkan kata-kata daripada emosi. Senang musik, aspek linear produksi musik, menganalisis musik. Kreatif dengan materi-materi nyata.

Tips Belajar Pemikir Otak Kiri


OTAK KIRI

Pelajari dulu Prinsip-Prinsip Dasar Cobalah melihat keterkaitan antara prinsip dasar Pelajari bahan secara berurutan dari depan sampai ke belakang Jika ada detail yang tidak dimengerti, tandai bagian tersebut dan teruskan belajar ke bagian lain

Ciri / Kebiasaan Pemikir Otak Kanan


Kontrol gerakan ada pada sisi kiri : tangan kiri, kaki kiri, dsb. Menerima sensor dan input sentuhan dari sisi kiri, termasuk tangan kiri. Memproses pengalaman sensorik yang nyata saja : dari pandangan, suara, atau kesan tanpa kata-kata atau dengan kata-kata yang memiliki asosiasi sensorik yang kuat. Komunikasi non verbal : membaca mimik wajah, bahasa tubuh, nada suara, dan isyarat emosi. Memandang segala sesuatu secara simultan, global, berpandangan luas. Non-temporal : Tidak memandang urutan waktu sebagai sesuatu yang penting (karena tidak senang melakukan segalanya setahap demi setahap, tidak linear dan tidak berurutan).

Ciri / Kebiasaan Pemikir Otak Kanan (lanjutan)


Menyimpulkan segala sesuatu dengan cara menghubungkan bagian perbagian menjadi sebuah gambaran utuh. Belajar secara keseluruhan baru bagian per bagian. Memiliki kemampuan visual ruang yang sangat bagus, membuat blok, menggambar objek tiga dimensi dsb. Lebih senang merasakan emosi. Senang musik, mendengarkan musik, apresiasi musik secara keseluruhan, senang mengumpulkan berbagai jenis sura menjadi satu harmoni. Kreatif dalam memikirkan segala hal yang tidak nyata, berdaya cipta, dan imajinatif.

Tips Belajar Pemikir Otak Kanan


OTAK KANAN Bacalah keseluruhan materi secara sekilas terlebih dahulu untuk memeproleh gambaran tentang materi yang akan dipelajari Buat peta pikiran untuk melihat keterkaitan antar bagian Bagi waktu belajar menjadi sejumlah sesi yang singkat Buat daftar hal-hal yang akan dipelajari supaya tetap bisa fokus

3. SUPERLINK BELAJAR
Perpaduan Gaya Belajar & Kecendrungan Pemakaian Sisi Otak Cara terefektif dan tercepat dalam menghubungkan materi dengan otak kita. Tipe Visual Otak Kiri Tipe Visual Otak Kanan Tipe Auditori Otak Kiri Tipe Auditori Otak Kanan Tipe Kinestetis Otak Kiri Tipe Kinestetis Otak Kanan

1. 2. 3. 4. 5. 6.

Manfaat SUPERLINK
1. Untuk mengetahui kekuatan diri sendiri terutama dalam belajar mandiri. 2. Untuk mengendalikan dan mengatur cara yang paling disukai dalam menggunakan kecerdasan diri sendiri. 3. Bagi Guru/ Pendidik : dapat menganalisa dan melayani siswa secara variatif dan mendekati gaya masing-masing siswa. 4. Mempercepat proses belajar pribadi, karena Superling merupakan cara terefektif dan tercepat dalam menghubungkan materi dengan otak kita.

Tipe Visual Otak Kiri


Menyerap informasi secara viasual dan menerjemahkannya ke dalam bentuk simbol dan bahasa. Lebih perhatian terhadap materi-materi yang tercetak seperti surat-surat, angka, dan kata-kata. Berpikir dengan cara bertahap, detail perdetail. Menyimpan data secara sangat sistematis, bahkan secara alfabetis, urut secara numerikal atau kronologis. Jika sedang berpikir, akan melihat ke arah langitlangit, pandangan mata ke kanan dan ke kiri Menatap lurus ke arah lawan bicara untuk membantu mendengarkan lebih baik.

Tips bagi Pelajar Visual Otak Kiri


Belajarlah dari materi-materi tercetak seperti buku, majalah, jurnal, koran, teknik manual,buku pedoman, instruksi, komputer, film dan OHP, video, faks, tabel, grafik, bagan, dan poster. Buat bagan/ skema materi. Karena mudah terganggu oleh gangguan visual, hendaknya setiap materi tercetak dengan baik. Ruangan belajar sebaiknya dilengkapi dengan agenda, kalender, jadwal, jam dinding dan filing system. Jadwal waktu yang benar dan bawalah jam.

Tipe Visual Otak Kanan


Menyerap informasi dengan mata mereka dan sangat tertarik dengan gambar, simbol, grafik, warna, bentuk, desain, ukuran, dan hubungan antar ruang. Dengan sekali pandang, dapat menangkap detil sebuah stimulan. Sangat bentuk benda yang dihadapi dan mudah terusik oleh gangguan visual. Senang mereka-reka sesuatu yang berhubungan dengan warna dan desain. Jika sedang diajak berbicara akan menatap lawan bicaranya tapi lebih senang melihat ke arah bibir daripada melihat ekspresi wajah. Senang jalan-jalan dan melihat pemandangan indah. Tidak terlalu peka terhadap waktu.

Tips bagi Pelajar Visual Otak Kanan

Duduk di deretan paling depan saat belajar. Gunakan grafik atau materi tertulis. Belajar di lingkungan yang atraktif, penuh warna dan kreatif. Buat peta pikiran/ konsep (Mind Mapping) Soroti gagasan baru, gunakan alat tulis warna-warni.

Tipe Auditori Otak Kiri


Sangat sensitif pada penjelasan yang diberikan orang lain. Khususnya bila ada kesalahan dalam dialog. Pembicara yang sangat hebat dan menikmati pembicaraan dengan orang lain. Gemar menumpulkan kosa-kata baru dan menyusunnya agar menarik dan enak dipelajari. Gemar memakai kata-kata yang unik, enak didengar dan penuh makna. Tidak betah dengan kesunyian.

Tips bagi Pelajar Auditori Otak Kiri


Pilih seseorang yang bisa diajak diskusi terhadap suatu topik. Jika perlu membaca dengan suara kencang ilihlah tempat yang aman dari gangguan. Membaca secara dramatis. Merekam suara kita atau guru dan dosen.

Tipe Auditori Otak Kanan


Sangat peka terhadap musik, suara-suara, irama, nada suara dan memiliki kemampuan sensor kata yang sangat kuat. Mudah terganggu suara nyaring seperti sirene, ketukan palu atau suatu kebisingan. Memiliki selera musik yang bagus dan kreatif dalam menciptakan efek suara. Pandai membaca perasaan seseorang dan cepat memberikan respon terhadapnya. Biasanya sangat peka, tidak banyak bicara,tapi memahami semua yang terjadi di sekelilingnya.

Tips bagi Pelajar Auditori Otak Kanan


Suara di sekitar ruang belajar haruslah suara yang menyenangkan hati dan harmonis. Pilih tempat yang bisa mendengarkan instruktur dengan jelas dan tidak terganggu dengan yang lain. Ruang belajar yang tenang. Saat belajar sebaiknya tidak diiringi musik.

Tipe Kinestetis Otak Kiri


Berpikir dengan cara yang sangat terorganisir, sistematis, dan dengan disertai gerakan otot-otot tubuh. Tidak bisa diam dan senang bergerak. Senang bergabung dalam tim olah raga, permainan yang terorganisir atau olah raga yang mempunyai aturan main.

Tips Kinestetis Otak Kiri


Duduk dibagian belakang sehingga bisa mengamati setiap gerakan yang ada di dalam ruangan tanpa mengganggu orang lain. Bawalah benda yan bisa dipermainkan saat jenuh atau bosan. Belajar bersama. Bergerak atau berjalan-jalan saat membaca atau mendengarkan sesuatu.

Tipe Kinestetis Otak Kanan


Belajar dengan cara menggerakkan otot-otot motorik secara imajinatif, kreatif, mengalir, tapi tidak terstruktur. Tidak berpikir dalam uraian kata-kata, tapi mengumpulkan informasi secara intuitif Dapat memikirkan beberapa masalah sekaligus, menyimpan dibenak mereka tanpa kesulitan apapun. Mengusulkan ide, mengerjakannya sambil lalu kemudian bergerak ke aktifitas yang lain. Punya kemampuan untuk menangani banyak proyek sekaligus.

Tips bagi Pelajar Kinestetis Otak Kanan


Terdapat tempat yang cukup luas untuk bergerak dan bersantai. Mempelajari permainan atau belajar sambil bermain. Bawa sesuatu yang bisa dipermainkan saat merasa bosan atau jenuh. Saat belajar pilih tempat yang jauh dari gangguan orang lain. Jika suka musik bawalah headphone.

4. GAYA BERPIKIR
Keragaman,keunikan seseorang dalam cara menyerap (PERSEPSI) & mengatur (PENGATURAN) informasi 1. Cara Mempersepsi : Konkret - Abstrak 2. Cara Mengatur : Sekuensial Acak

1. 2. 3. 4.

4 Kombinasi Gaya Berpikir : SK (Sekuensial Konkret) SA (Sekuensial Abstrak) AK (Acak Konkret) AA (Acak Abstrak)

Keragaman,keunikan seseorang dalam cara menyerap & mengatur informasi

Orang memandang sesuatu seperti apa adanya

Teratur, beurutan, harus satu persatu

Orang memandang sesuatu seperti ada apanya

Terbiasa dengan ketidak teraturan

Belajar Komunikasi Manajemen Konflik Kerja Sama

Pelajar yang pekerja, dan teratur (sekretaris/bendahara)

Penggagas yang brilian, suka membaca, berdebat (Litbang, Tim inti rapat)

Kreatif, loncatan pikiran, pembosan, suka mencoba (Ketua)

Sensitif, perasa, mudah terbawa suasana, Sangat peduli (Humas/Danus)

KOMBINASI GAYA BERPIKIR ANDA


Abstrak Sekuensial Abstrak (SA) Random Abstrak (RA)
Pemikir Analitis, Logis, Penggagas brilian, banyak ide, bekerja baik dalam penelitian, senang membaca Job : Litbang, Jaksa, dll Sekuensial Pemikir global, Sensitif, Perasa, mudah terbawa suasana, suka menerawang, spontan, sulit memutuskan Job : Humas, Dana usaha, Penasihat, dll

Random Random Konkret (RK)


Pemikir Divergen, kreativitas tinggi, senang mencoba, tidak terstruktur, melompat-lompat dalam berpikir Job : Kepala proyek, dsb

Sekuensial Konkret (SK)


Pemikir teratur & langkah demi langkah, berorientasi detail & hasil sempurna. Job : Sekretaris, bendahara

Konkret

Sekuensial-Konkrit

1. 2. 3. 4. 5.

Dikagumi
Keteraturan Perhatian pada hal-hal detail Menyelesaikan tugas Produktivitas tinggi Stabil dan dapat diandalkan

Tips Menghadapinya
1. 2. 3. 4. 5. 6. Konsisten Rapi dan terorganisir Menerapkan logika dan akal sehat Mengerjakan apa bagian anda Mengikuti petunjuk Memberi tahu apa yang anda inginkan 7. Bertanggung jawab atas tindakan anda 8. Jangan berbicara secara umum

1. 2. 3. 4. 5.

Persepsi Negatif
Perfeksionis Benda lebih penting daripada manusia Sudut pandang fokus Kurang bisa menyesuaikan diri Tidak sabar

Sekuensial-Abstrak

1. 2. 3. 4. 5.

Dikagumi
Menganalisis sebelum memutuskan Mampu membuat gagasan menjadi konsep Cerdas Tepat dalam berbagai hal Perpengalaman

Tips Menghadapinya
1. Memiliki sasaran spesifik 2. Menggunakan logika dan penuh pertimbangan 3. Mendengarkan apa yang dikatakan 4. Beri tugas dan biarkan mengerjakannya sendiri 5. Cermat dan tidak setengah-setengah 6. Berikan fakta yang jelas 7. Jangan mengharapkan tanggapan langsung 8. Perlu waktu untuk berfikir

1. 2.

Persepsi Negatif
Menyendiri Tidak berhubungan dengan realitas Harus mendapatkan penjelasan Berpendirian keras Melihat sesuatu dari berbagai segi, bukan upaya

3. 4. 5.

Acak-Abstrak

1. 2. 3. 4. 5.

Dikagumi
Spontanitas Perhatian pada orang lain Kemampuan bersosialisasi Mudah menyesuaikan diri Mampu memahami perasaan orang lain

Tips Menghadapinya
1. Mememberikan kesempatan menolong orang lain 2. Memberi masukan negatif dan positif 3. Jangan terlalu serius 4. Jangan mengkritik seenaknya 5. Membiarkan mereka bersikap spontan 6. Menunjukkan bahwa anda menghargai 7. Tidak menganggap bodoh, jika ada yang salah

1. 2. 3. 4. 5.

Persepsi Negatif
Tidak dapat ditebak Pendiriannya tidak teguh Terlalu sensitif dengan kritikan Tak sadar akan keterbatasan waktu Lebih suka meredakan masalah, daripada menyelesaikan masalah

Abstrak-Konkrit

1. 2. 3. 4. 5.

Dikagumi
Mandiri Kreatif Humoris Berkepribadian multidimensi Mengandalkan bisikan hati

Tips Menghadapinya
1. Memberi tahu APA bukan BAGAIMANA 2. Memberitahu yang dapat dilakukan 3. Terbuka untuk perubahan 4. Jangan memaksakan kehendak 5. Membiarkan mereka terlibat 6. Luwes 7. Jangan merasa terancam dengan sikap antusias 8. Mengetahui keterbatasan Anda

1.

Persepsi Negatif
Terlalu banyak mengatakan kenapa Tidak berfikir panjang Tidak bisa kompromi Tidak bisa kerja dalam tim Keras kepala

2. 3. 4. 5.

Tips Bagi Pemikir SK


Bangunlah kekuatan organisasional Anda Cari tahu detil yang Anda perlukan Bagilah proyek Anda menjadi beberapa tahapan Tatalah lingkungan kerja yang tenang

Tips Bagi Pemikir AK


Gunakan kemampuan divergen Anda Siapkan diri Anda untuk memecahkan masalah Cermati waktu Anda Terimalah kebutuhan Anda untuk berubah. Carilah dukungan bagi diri Anda

Tips Bagi Pemikir AA


Gunakan kemampuan alamiah Anda untuk bekerjasama dengan orang lain. Ketahuilah betapa kuat emosi mempengaruhi konsentrasi Anda. Bangunlah kekuatan belajar Anda dengan berasosiasi Lihatlah gambaran besar Waspadalah terhadap waktu Gunakan isyarat-isyarat visual

Tips Bagi Pemikir SA


Latihlah logika Anda Suburkan kecerdasan Anda Upayakan keteraturan Analisislah orang-orang yang berhubungan dengan Anda

TRUSTCO 2006 KAMMI NAD

MODEL TRUSTCO
TRUE RESPONSIBLE UNIQ

TECHNOLOGY

SACRIFICE OPPORTUNITY CONDITIONS

Hidup adalah perjuangan Tiada Hidup tanpa berjuang

Hidup Tidak Lepas Dari Masalah


Untuk menghadapi masalah,

Kita Dituntut KREATIF


Dengan demikian Masalah Dapat Kita ubah menjadi Peluang Peluang Positif

MENGUBAH MASALAH MENJADI PELUANG

Kreatif adalah aktivitas :


Menemukan, menggabungkan, membangun, mengarang, mendesain, merancang, mengubah, menambah (Munandar, Utami, 1999) KEMAMPUAN ORANG KREATIF: (Guilford, 1963) FLUENCY - kelancaran, banyak gagasan FLEKSIBILITAS pendekatan u mengatasi problem ORIGINALITAS gagasan asli ELABORASI rincian, ide jadi realistis REDEFINITION rumus sudut pandang lain, tdk lazim

SEGI MENTAL
HASRAT mengubah sekeliling menjadi lebih baik KEPEKAAN tanggap terhadap segala sesuatu MINAT menggali lebih dalam RASA INGIN TAU MENDALAM dalam BERFIKIR KONSENTRASI menekuni masalah SIAP MENCOBA & MELAKSANAKAN KESABARAN OPTIMISME MAMPU BEKERJASAMA

PERSIAPAN

PROSES BERFIKIR KREATIF

KONSENTRASI KREATIF

BERMAIN DENGAN GAGASAN

MENYILANGKAN DUA KONSEP

MENGUKUR KELAIKAN IDE

PERSIAPAN
Pada fase ini, perilaku pemikiran kita sangat divergen, yaitu menyebar ke segala arah. Yang diperlukan adalah kemampuan memiliki konsep, informasi yang banyak, mempunyai fakta yang cukup, dan anda telah mempunyai pengalaman.

KONSENTRASI KREATIF
Pada fase ini, perilaku pemikiran anda bergerak dari devergen ke konvergen, sehingga masalahnya menjadi fokus dan memerlukan konsentrasi tinggi

BERMAIN DENGAN GAGASAN


Pada fase ini, anda perlu membuka seluruh memori di otak anda. Cobalah anda meninggalkan cara berfikir rutinitas anda. Perilaku yang sering digunakan yaitu dengan cara mengecilkan, membesarkan, memadukan, membalikkan, gunakan secara baru atau sesuaikan dengan kondisi yang ada.

MENYILANGKAN DUA KONSEP


Pada fase ini, perilaku pemikiran anda berubah-ubah dari divergen dan konvergen. Yang diperlukan adalah kemampuan membuat sintesa dan rekaan baru, maka cobalah ide-ide lateral anda yang liar untuk difokuskan.

MENGUKUR KELAIKAN IDE


Disini anda perlu memfokuskan ide, obyektif, dan cermat. Kalau anda cukup waktu, gunakan instrumen untuk mengukur kelaikan ide

KITA BELAJAR
10 20 30 50 70 90 % Apa yang Anda Baca % Apa yang Anda Dengar % Apa yang Anda Lihat % Apa yang Anda Lihat dan Dengar % Apa yang Anda Katakan % Apa yang Anda Lihat, Dengar, Katakan &
Lakukan

PROSES KREATIF dalam MENGUASAI KETERAMPILAN


NITENI

NEMOAKE

MODEL 4-N

NEROAKE

NAMBAH-NAMBAHI