Anda di halaman 1dari 14

Decompensasi Cordis

OLEH KELOMPOK 11
Yeni Safitri Yongky Putra Utama Yuni Nurvia

Review Anatomi

Aliran darah melalui jantung


Jantung mempunyai 4 pompa terpisah yaitu : 2 pompa primer atrium dan 2 pompa tenaga ventrikel. Periode akhir kontraksi jantung sampai akhir berikutnya dinamakan siklus jantung. Tiap siklus dimulai oleh timbulnya potensial aksi secara spontan pada simpul Sino Atrial node (SA) pada dinding posterior atrium kanan dekat muara vena kava superior. Potensial aksi berjalan dengan cepat melalui berkas Atrio Ventrikuler (AV) ke dalam ventrikel. Pada susunan khusus sistem penghantar atrium terdapat perlambatan 1/10 detik antara jalan impuls jantung dan atrium ke dalam ventrikel, memungkinkan atrium berkontraksi mendahului ventrikel

Kondisi abnormal yang melibatkan kerusakan pemompaan jantung (Lewis, dkk, 2004) Dikarakteristikkan dengan disfungsi ventrikel, penurunan toleransi terhadap aktivitas, penurunan kualitas hidup dan penurunan usia harapan hidup. Kegagalan jantung dalam memompakan darah untuk memenuhi kebutuhan tubuh Sindroma klinis kompleks yang di manifestasikan oleh nafas pendek, kelemahan dan fungsi jantung abnormal (Woods, dkk, 2000)

1.Definisi

2.KLASIFIKASI GAGAL JANTUNG


Kelas I Definisi Klien dengan keainan jantung tapi tanpa pembatasan aktifitas fisik Istilah Disfungsi ventrikel kiri yang asimtomatik

II

Klien dengan kelainan jantung yang Gagal jantung ringan menyebabkan sedikit pembatasan aktifitas fisik

III

Klien dengan kelaianan jantung yang menyebabakan banyak pembatasan aktifitas fisik Klien dengan kelaianan jantung yang segla bentuk ktifitas fisiknya akan menyebabkan keluhan

Gagal jantung sedang

IV

Gagal jantung berat

3.Etiologi
Kelainana Otot Jantung

Aterosklerosis koroner
Hipertensi sistemik atau hipertensi pulmonal Peradangan dan penyakit miokardium degeneratif Penyakit Jantung Yang Lin

4. Patofisiologi

Bila kekuatan jantung untuk menapung stres tidak mencukupi dalam memenuhi kebutuhan metabolisme tubuh, jantung akan gagal untuk melakukan tugasnya sebagai organ pemompa, sehingga terjala yang namanya gagal jantung. Pada tingkat awal, disfungsi komponen pompa dapat mengakibatkan kegagalan jika cadangan jantung normal mengalami payah dan kegagalan respon fisiologis tertentu pada penurunan curah jantung adalah penting. Semua respon ini menunjukan upaya tubuh untuk mempertahankan perfungsi organ vital normal. Sebagai respon tehadap gagal jantung, ada tiga mekanisme respon primer, yaitu meningkatnya aktivitas. Ketiga respon ini mencerminkan usaha untuk mempertahankan curah jantung.

5.Manifestasi Klinis

Dispnea Orthopnea Proximal Batuk Mudah lelah Gelisahan VIDEO Disfungsi ventrikel kanan - Hepatomegali & nyeri tekan pd kuadran kanan atas. - Edema ekstremitas bawah. - Anoreksia dan mual. - Badan lemah akibat menurunya curah jantung 7

6. Komplikasi

a. shock kardiogenik Shock kardiogenik ditandai dengan adanya gangguan fungsi ventrikel kiri. Dampaknya adalah terjadi gangguan berat pada fungsi jaringan dan penhantaran oksigen ke jaringan. Gejala ini merupakan gejala yang khas terjadi pada kasus shock kardiogenik yang disebabkan oleh infark miokardium akut. Gangguan ini disebabkan oleh kehilangan 40% atau lebih jaringan otot pada ventrikel kiri dan nekrosis vokal di seluruh ventrikel, karena ketidak seimbangan antara kebutuhan dan persendian oksigen miokardium b. Edema paru-paru Edema paru terjadi dengan cara ya ng sama seperti edema yang muncul di bagian tubuh mana saja, termasuk faktor apapun yang men yebabkan cairan interstitial par u-paru meningkat dari batas negati f menjadi batas positif.
8

7.Pemeriksaan Diagnostik
Radiografi thoraks Elektrokardiografi Ekokardiografi Tes darah Tes latihan fisik EKG X-ray dada

8. Kriteria Diagnosis

Menurut Framingham seseorang dikatakan mengalami gagal jantung bila memiliki 2 kriteria mayor, atau 1 kriteria mayor dengan 2 kriteria minor, yaitu sebagai berikut :Kriteria mayor : - Paroxysmal nocturnal dyspnea atau ''orthopnea'' - Distensi vena leher - Rales

- Radiographic cardiomegaly - edema paru akut


- S3 gallop - peningkatan JVP - Hepatojugular reflu Kriteria Minor: - Udema kedua kaki (''Bilateral ankle edema'') - Sesak (''dyspnea of effort'') - Hepatomegali - Efusi Pleura - Decrease in vital capacity by one third from maximum recorded Takikardi

10

9.TERAPI MEDIKAMENTOSA

1.pemberian diuretik Pemberian diuretik bertujuan untuk meringankan beban jantung, dan mengurangi timbulnya bengkak. contoh diuretik kuat yaitu furosemid, kemudian diuretik hemat kalium yaitu spironolakton. 2. pemberian B-Blocker Jantung dan pembuluh darah memiliki reseptor B yang berespon terhadap hormon, penghambatan reseptor B ini bertujuan untuk mengurangi beban jantung, dan dilatasi pembuluh darah. contoh obatnya yaitu Propanolol. 3. Pemberian agen inotropik Agen inotropik berfungsi untuk menstimulasi kontraksi jantung, contoh agen inotropik sintesis yaitu Digoksin.

11

10. PENCEGAHAN

Kunci untuk mencegah gagal jantung adalah mengurangi faktor-faktor risiko Anda. Anda dapat mengontrol atau menghilangkan banyak faktor-faktor risiko penyakit jantung - tekanan darah tinggi dan penyakit arteri koroner, misalnya - dengan melakukan perubahan gaya hidup bersama dengan bantuan obat apa pun yang diperlukan.

Perubahan gaya hidup dapat Anda buat untuk membantu mencegah gagal jantung meliputi: -Tidak merokok -Mengendalikan kondisi tertentu, seperti tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi dan diabetes - Tetap aktif secara fisik - Makan makanan yang sehat -Menjaga berat badan yang sehat - Mengurangi dan mengelola stres

12

A. Kesimpulan Dari makalah ini kami dapat menarik kesimpulan bahwa penyakit gagal jantung merupakan penyakit yang tergolong sangat berbahaya, karena menyerang organ vital dari tubuh manusia.Oleh karena itu harus segera ditangani, apabila tidaksegera ditangani maka akan dapat menyebabkan kematian bagi sipenderita. B. Saran Saran yang dapat kami berikan yaitu bagi penderita gagal jantung agar melakukan pemeriksaan selalu guna mengetahui sejauh mana kondisi dan seberapa parah penyakitnya.

13