Anda di halaman 1dari 22

Sulfonamida , trimethoprim dan aminoglikosida

Kelompok 5

Sulfonamida
Sulfonamida adalah stuktur yang analog dengan PABA dan menghambat enzim dihidropteroat sistetase dengan bersaing pada enzim yg aktif. Senyawa yang memperlihatkan efek sinergistik paling kuat bila digunakan bersama sulfonamid dan trimethoprim. Senyawa ini merupakan penghambat enzim dihidrofolat reduktase yang kuat dan slektif.

Resistensi terhadap sulfonamida


Resistensi sulfonamid terjadi pada mikroorganisme yang tidak menggunakan PABA ektraseluller,seperti sel mamalia,dapat menggunakan asam foalat,dan resisten terhadap sulfonamid. Pada bebebrapa mutan yang resisten terhadap sulfinamid , enzim sintetase asam tetrahidropteroat mempunyai afinitas yang tinggi terhadap PABA dari pada sulfonamid sehinga penghambatna oleh sulfonamid menjadi berkurang.

Jenis-Jenis Sulfonamida Sulfadiazin Sulfamerazin Sulfadimidin Sulfanilamid Sulfafurazol Sulfa metal fenazol

trimethoprim
Trimethoprim adalah antibiotik digunakan untuk mengobati infeksi bakteri. Ia bekerja dengan menghentikan pertumbuhan bakteri.Antibiotik ini memperlakukan hanya infeksi bakteri. Ini tidak akan bekerja untuk infeksi virus (misalnya, dingin flu, umum).

Infeksi urin sering disebut infeksi saluran kemih (ISK) oleh dokter. Kebanyakan infeksi urin disebabkan oleh bakteri yang berasal dari usus Anda sendiri. Mereka biasanya mudah diobati dengan kursus singkat trimethoprim. Kadang-kadang, jangka panjang pengobatan mungkin diperlukan untuk mencegah infeksi datang kembali

Sulfonamida dan trimethoprim


Jadi, pemberian sulfonamid bersama trimetropim menyebabkan hambatan berangkai dalam reaksi pembentukan asam tetrahidrofolat.

Mekanisme kerja Sulfonamida dan trimethoprim


Asam Folat Dihidropteroat sintase -sulfonamida(bersaing dengan PABA ) Asam dihidrofolat Dihidrofolat reduktase -trimetoprim Asam tetrahidrofolat Purin Dna

Resistensi antibiotik trimethoprim


Resistensi pada trimethiprim dapat terjadi akibat menurunnya permeabilitas sel,produksi berlebih dari dihidrofolat redukatase , atau produksi reduktase yang telah berkurang kemampuannya untuk berikatan dengan obat. Resistensi dapat muncul akibat mutasi walaupun lebihs sering diakibatkan oleh plasmid yang mengkode dihidrofolat reduktase yang resisten trimetrophim

Resistensi terhadap sulfonamid dan trimetoprim disebabkan oleh mutasi pada gen pengkode enzim yang terlibat dalam jalur metabolisme sintesis asam tetrahidrofolat. Enzim berubah berfungsi secara normal namun tidak dihambat oleh sulfanaid dan trimetoprim.

Bakteri yang sensitif terhadap antibiotik Sulfonamida dan trimethoprim


Streptococci, pyogenes grup, pneumokokus, B.anthraks, C. diphtheria, h.Influenza, H.Ducroyi, brucella, v.cholera, P.pestis, nocardia, actinomycetes, donovaria granulomatis dan virus-virus penyebab trakoma, limfogranuloma venereum dan inclution conjunctivitis

Mikroba yang tidak dihambat


Pasteurella tolurensis, H. Pertossis, Leptospira, borellia, treponema, M. tubercullosis, M. Leprae, Ricketsia, Amoeba, Plasmodia, candida, fungus dan virus.

Resep
Sanprima Perkaplet kotrimoksazol Trimetrophim 160mg Sulfametoksazol 800mg

Aminoglikosida
Antibiotika aminoglikosida adalah antibiotika golongan karbohidrat yang pada umumnya terdiri dari bagian aminosikloheksanol dan terikat secara glikosidik dengan gula amino lain (Crueger, 1984). Ditinjau dari struktur molekulnya, aminoglikosida dapat dibagi menjadi 2 golongan besar, yaitu aminoglikosida berinti streptidin (streptomisin, dihidrostreptomisin, dll) dan 2-deoksistreptamin (kanamisin, neomisin, gentamisin dll).

Spektrum kerja aminoglikosida cukup luas dan meliputi terutama banyak bacilli gram-negatif, antara lain E.coli, H.Influenzae, enterobacter,salmonella, dan shigella.

Secara klinis aminoglikosida sering digunakan untuk terapi infeksi yang disebabkan oleh kuman Gram positif dan Gram negatif termasuk Mycobacterium tuberculosis. Aminoglikosida merupakan antibiotik utama untuk pengobatan infeksi serius yang disebabkan gram negatif,

Mekanisme kerja aminoglikosida


aminoglikosida terikat pada ribosom 30S dan menghambat sintesis protein. Terikatnya aminoglikosida pada ribosom ini mempercepat transport aminoglikosid kedalam sel diikuti dengan kerusakan membran sitoplasma dan disusul dengan kematian sel.

Resistensi aminoglikosida
Resistensi aminoglikosida dapat disebabkan menurunnya asupan obat bila sistem transport tergantung oksigen untuk aminoglikosida tidak ada, perubahan reseptor ditempat ikatan sub unit ribosom 30S mempunyai afinitas yang rendah terhadap aminoglikosida.

resep
Benoson N 0,1% betametason 0,5% neomycin sulfat

Terima kasih