Anda di halaman 1dari 6

DESKRIPSI

TELKOM merupakan perusahaan telekomunikasi di Indonesia yang berfungsi sebagai server utama jaringan telekomunikasi (komputer/telepon). TElKOM juaga merupakan perusahaan penyediaan layanan ISP (Internet Service Provider). Unit Pelayanan Teknis Teknologi Informasi (UPT TI) Universitas Jember (UNEJ) merupakan server pusat dari seluruh jaringan komputer Fakultas yang berada di lingkungan Universitas Jember terhubung dengan Telkom sebagai server pusat jaringan komputer melalui sinyal wireless milik Telkom. UPT TI Unej mendapatkan ISP (Internet Service Provider) dari perusahaan penyedia layanan tersebut yaitu Telkom. Telkom kemudian menghubungkan UPT TI UNEJ dengan Fakultas Teknik Unej yang berada di jalan PB. Slamet Riyadi No. 62 Jember dengan mengembalikan sinyal dari UPTTI ke Telkom dengan menggunakan sinyal WIFI, kemudian dari Telkom didistrubusikan ke Fakultas Teknik dengan menggunakan kabel Fiber Optik (FO). Kemudian sinyal internet dari Telkom di hubungan dengan router yang diletakkan di Fakultas Teknik untuk merubah sinyal yang tadinya menggunakan kabel Fiber Optik menjadi kabel UTP (Uninshelded Twisted Pair) untuk didistribusakan menjadi jaringan Local Area Network (LAN). Kemudian dari router tersebut dibagi menjadi 3 switch dengan mengguna menggunakan kabel UTP dengan konektor RJ-45. Switch tersebut yaitu: Switch 1 menghubungkan jaringan komputer lokal yaitu jurusan-jurusan yang berada di lingkungan Fak. Teknik (Teknik Sipil, Teknik Elektro, Teknik Mesin). Setiap switch pada masing-masing jurusan menghubungkan ruang administrasi/akademik jurusan dan wireles masingmasing jurusan. Switch 2, menghubungkan jaringan komputer lokal seperti Laboratorium Teknologi Informasi (TI) jurusan Sipil, Elektro, Mesin. Menghubungkan seluruh laboratorium yang ada di lingkungan Fakultas Teknik dan menghubungkan ruang-ruang (ruang administrasi, ruang keuangan, ruang baca/perlengkapan umum, ruang dekan dan ruang pembantu dekan). Selain terdapat jaringan lokal (LAN) Fakultas Teknik Universitas Jember juga memiliki jaringan hotspot/wifi (wireless fidelity) yang tersentral di ruang Lab. Komputer Jaringan Fakultas Teknik Unej. Hotspot yang terdapat di fakultas teknik diantaranya: Civilian Merupakan Hotspot jurusan Teknik Sipil yang Acces Pointnya berada di Lab. TI Jurusan Teknik Sipil dan dapat diakses oleh seluruh mahasiswa dan civitas akademika yang berada di lingkungan fakultas teknik. Lab. Info Merupakan Hotspot yang Acces Pointnya berada di Lab. Komputer dan Jaringan Fakultas Teknik Mesin AP Struktur ELEKTRO UNEJ

LAMPIRAN
1. Teknik menggunakan server data ,yang digunakan untuk menyimpan data baik yang digunakan client secara langsung maupun data yang diproses oleh server client secara langsung maupun data yang disimpan oleh server aplikasi. 2. Fakultas teknik terdapat converter yang terhubung dengan fiber optic ke kabel RJ45 kemudian masuk ke router teknik. PENGERTIAN SERVER Perangkat keras (hardware) yang berfungsi untuk melayani jaringan dan workstation yang terhubung pada jaringan tersebut.pada umumnya sumber daya (resources) seperti printer, disk, dan sebagainya yang hendak digunakan secara bersama oleh para pemakai di workstation berada dan bekerja pada server. Berdasarkan jenis pelayanannya dikenal disk server, file server, print server, dan suatu server juga dapat mempunyai beberapa fungsi pelayanan sekaligus. FUNGSI SERVER 1. Gateway, yaitu jembatan antara jaringan public dan jaringan local. Di dalamnya dimungkinkan terjadi translasi IP Address Public yang disebut NAT (Network Address Translation) berfungsi untuk share sumberdaya dari Internet sehingga client-client yang ada dalam sebuah jaringan LAN (Local Area Network) dapat menikmati akses internet secara bersama-sama dalam waktu yang sama pula cukup dengan menggunakan 1 buah IP Address Public (baik statis maupun dinamistergantung service yang diberikan ISP kepada kita). Namun dalam hal proteksi yang lebih baik, biasanya Gateway ini dibuat tersendiri seperti menggunakan router, modem dll. 2. Firewall, untuk keamanan jaringan. Fungsi ini dapat membatasi dan mencegah terjadinya akses-akses yang tidak diinginkan terhadap sumber daya yang ada di internet maupun intranet baik oleh pihak client maupun oleh pihak luar yang tidak diketahui. Contohnya seperti mem-blokir akses dari jaringan internet pada port-port tertentu atau mencegah client mengakses situssitus/service-service tertentu yang berbahaya bagi komputer dan jaringanalocal,asepertiavirus,atrojan,aseranganahackeradll. 3. Bandwith Management, yaitu untuk membuat peraturan dalam mengelola kontent dan kecepatan akses terhadap sumber daya internet/intranet yang diberlakukan bagi client dalam jaringan localnya. Hal ini terkait pula dengan metode caching yang dilakukan sebuah server proxy pada umumnya (telah dijelaskan diatas). 4. IP Address/Group and User Access Management, fungsi ini merupakan fitur yang cukup penting untuk mengelola hak kepada user/komputer/group/IP Address yang bisa mengakses jaringan luar/internet. 5. Content Filtering, fitur ini berupa aturan yang akan menyaring setiap informasi/konten yang diminta oleh client agar tidak terlalu bebas dan dapat merusak/meminimalisir sisi negatif dari konten tersebut.

6.

Transparent proxy and Non-transparent proxy, yaitu sebuah metode dimana client yang ada dalam jaringan, tidak perlu melakukan konfigurasi (transparent) untuk bisa mengakses/terhubung/dikenakan aturan dari server proxy tersebut, akan tetapi Proxy Server yang langsung melakukan broadcast terhadap siapapun yang telah memiliki akses ke

Komponen-komponen Dasar LAN (Lokal Area Network) Beberapa komponen dasar yang membentuk LAN adalah sebagai berikut : Workstation Workstation merupakan node atau host yang berupa suatu sistem komputer. Sistem komputer ini dapat berupa PC atau dapat pula berupa suatu komputer yang besar seperti sistem minicomputer, bahkan suatu mainframe. Workstation dapat bekerja sendiri (stand-alone) dapat pula menggunakan jaringan untuk bertukar data dengan workstation atau user yang lain. Server Perangkat keras (hardware) yang berfungsi untuk melayani jaringan dan workstation yang terhubung pada jaringan tersebut.pada umumnya sumber daya (resources) seperti printer, disk, dan sebagainya yang hendak digunakan secara bersama oleh para pemakai di workstation berada dan bekerja pada server. Berdasarkan jenis pelayanannya dikenal disk server, file server, print server, dan suatu server juga dapat mempunyai beberapa fungsi pelayanan sekaligus. Media Transmisi Workstation dan Server tidak akan saling berhubungan tanpa adanya media transmisi yg umumnya berupa kabel.Adapun beberapa contoh media transmisi : 1. Twisted Pair Bentuknya mirip dengan kabel telpon biasa. Jaraknya pendek. Kabel ini terbagi dua, yaitu Shielded Twisted Pair (STP) dan Unshielded Twisted Pair(UTP). Didalamnya ada beberapa pasangan kabel yang saling dilintir dengan pasangannnya (sehingga disebut dengan twisteed pair). Maksud pelintiran kabel adalah mengurangi interferensi, noise dan gangguan yang masuk. Kecepatan data yang dapat didukung terbatas, 10-16 Mbps > Relatif murah. 2. Shielded Twisted Pair (STP). Memiliki selubung pembungkus. Lebih mahal. Lebih tahan terhadap gangguan dari luar. Penanganannya lebih mudah. 3. Unshield Twisted Wire Pair (UTP).

4. 5.

Lebih mudah untuk dipelihara karena kerusakan disatu saluran tidak akan mengganggu kinerja suatu saluran. Dibutuhkan sebuah HUB untuk membangun sebuah jaringan. Hanya dapat menangani satu kanal (Base band). Coaxial Umumnya digunakan untuk tv. Jarak yang relatif jauh. Paling populer digunakan untuk LAN yang sangat kecil, sekitar lima komputer. Memiliki bandwith yang lebar sehingga digunakan untuk komunikasi Broadband. Kecepatan pengiriman data lebih tinggi di banding Twisted Pair, 30 Mbps. Relatif tidak mahal. Fiber Optic Bandwith sangat lebar. Hampir tidak ada resistansi, jadi dapat digunakan untuk komunikasi jarak jauh. Tidak terlalu berpengaruh oleh gangguan cuaca dan panas. Inteferensi sangat kecil. Dapat digunakan untuk kecepatan tinggi 155 Mpbs, 625 Mpbs sampai Gbps. Harga yg relatif masih mahal.

Network Interface Card Kartu antar muka jaringan merupakan perangkat penghubung,setiap komputer harus memilikinya. Untuk menghubungkan jaringan melalui suatu rangkaian elektronika yang dirancang khusus untuk menangani network protocol yang dikenal dengan Network Interface Card (NIC). Network Software Tanpa adanya software jaringan maka jaringan tersebut tidak akan bekerja sebagaimana yang dikehendaki. Software ini juga yang memungkinkan sistem komputer yang satu berkomunikasi dengan sistem komputer yang lain. Komponen-komponen Pendukung LAN Hub Hub berfungsi untuk menyatukan kabelkabel network dari setiap komputer dan perangkat lainnya. Hub dibagi dua, hub aktif dan pasif (Switch). Tidak memiliki pengetahuan tentang alamat tujuan. Hanya memiliki satu buah domain collision. Bekerja pada lapisan Physical.

Gambar HUB Repeater Sebagai penerus dan penguat sinyal. Pada topologi Bintang yang menggunakan Kabel UTP, panjang Kabel lebih dari 100 meter harus menggunakan Repeater. Tidak memiliki pengetahuan tentang alamat tujuan. Bridge Untuk memisahkan jaringan yang luas menjadi subjaringan yang kecil. Sangat selektif dalam melewatkan data untuk dikirimkan antar subjaringan. Mampu mengkoneksikan network dengan tipe kabel atau topologi yang berbeda Router Prinsip kerja hampir sama dengan bridge. Kemampuannya untuk mencari jalur yang terbaik dalam mentransmisikan pesan dari alamat asal kealamat tujuan. Kemampuan untuk mengatur data / menarik data dari posisi sibuk ke posisi bersih. Dapat mengatur jalur sinyal secara efisien, mengatur antara 2 buah protokol

Gambar Router Switch Bekerja di lapisan Data Link. Setiap port di dalam switch memiliki domain collision sendiri-sendiri. Memiliki tabel penterjemah pusat yang memiliki daftar penterjemah untuk semua port. Memungkinkan transmisi secara full duflex (dua arah)

Gambar Switch