Anda di halaman 1dari 24

MENOPAUSE DAN ANDROPAUSE

Fenomena Demografi
Makin meningkatnya kesejahteraan masyarakat meningkat pula harapan hidup (life expectancy), makin banyak pula mereka yang memasuki masa lansia. Jadi secara demografi terjadi peningkatan jumlah penduduk lansia

Proses menuju tua merupakan peristiwa yang alamiah tetapi dapat disertai keluhan klinis yang mengganggu

Menopause alamiah (Natural menopause)


Berhentinya menstruasi secara permanen sebagai akibat hilangnya aktivitas ovarium. Menopause alami ini dikenali bila terjadi amenore selama 12 bulan berturut-turut tanpa ditemukan penyebab patologi/fisiologi yang jelas.

Perimenopause
Waktu antara segera sebelum menopause dan 1 thn sesudah menopause

Transisi Menopause
Waktu sebelum masa menstruasi terakhir dimana umumnya tjd kenaikan variabilitas siklus menstruasi Sinonim dgn perimenopause

Pramenopause
1 atau 2 thn sebelum menopause atau seluruh masa reproduksi sebelum menopause

Paskamenopause
Waktu mulainya menstruasi terakhir tanpa memandang apakah itu menopause spontan atau buatan

Induced menopause
Berhentinya menstruasi sbg akibat dari operasi pengangkatan kedua ovarium, dengan atau tanpa histerektomi, atau ablasi iatrogenik fungsi ovarium krn radiasi/kemoterapi

Menopause prematur
Menopause yang terjadi di usia di bawah 40 tahun

Klimakterium
Masa penuaan,peralihan dari masa reproduksi ke nonreproduksi. Fase ini mencakup perimenopause dengan memperpanjang periode sebelum dan sesudah perimenopause

Pada tahun 2000, harapan hidup wanita Indonesia meningkat menjadi 67,5 tahun dan kelompok usia tua akan mencapai 8,2% dari seluruh populasi Indonesia. Diperkirakan pada tahun 2010, usia harapan hidup wanita Indonesia akan mencapai 70 tahun. Seiring dengan peningkatan usia harapan hidup, maka akan terjadi peningkatan penyakit-penyakit tua, khususnya pada wanita kejadian penyakit usia tua ini dihubungkan dengan penurunan kadar hormon estrogen. Penurunan hormon ini telah dimulai sejak usia 40 tahun.

Masalah Kesehatan yang Muncul


Pada Masa Menopause
Hot flushes : rasa hangat yang bergerak dari dada menuju ke bahu, leher dan kepala, akibat terjadinya pelebaran pembuluh darah. Kejadian ini juga diikuti dengan meningkatnya produksi keringat. Gangguan tidur di malam hari (insomnia) : bisa berkaitan dengan hot flushes (yang membuat tidur menjadi tidak nyaman) atau karena sebab lain.

Perubahan penampilan : lemak yang sebelumnya tersimpan di pinggul dan paha mungkin akan pindah ke ats pinggang dan perut

Osteoporosis (tulang keropos) : selama beberapa tahun pertama setelah menopause, wanita akan kehilangan kalsium dari tulang secara lebih cepat, sehingga meningkatkan resiko osteoporosis. Akibatnya resiko patah tulang menjadi lebih besar, khususnya di pinggul, pergelangan tangan dan tulang belakang. Perubahan emosional : menjadi lebih mudah tersinggung dan lebih rentan terhadap gangguan emosional. Perubahan di vagina : jaringan yang melapisi vagina menjadi lebih kering, lebih tipis dan kurang elastis.

Pencegahan masalah Menopause


a. b. c. d.

Pemeriksaan Alat kelamin Pap Smear Perabaan payudara Penggunaan Bahan Makanan yang mengandung unsur fito estrogen Penggunaan bahan makanan sumber kalsium menghindari makanan yang mengandung banyak lemak, kopi dan alkohol.

Prinsip Dasar Terapi Sulih Hormon


wanita yang masih memiliki uterus, maka pemberian estrogen harus selalu dikombinasikan dengan progesterone. Tujuan penambahan progesterone adalah untuk mencegah kanker endometrium. wanita tanpa uterus, maka cukup pemberian estrogen saja dan estrogen diberikan secara kontinue (tanpa istirahat) pada wanita perimenopause yang masih haid dan masih tetap menginkan haid, TSH diberikan secara sekuensial Wanita pasca menopause yang masih ingin haid diberikan secara sekuensial, kecuali jika tidak terjadi haid diberikan secara kontinue. Sedangkan yang tidak ingin haid diberikan kontinue. jenis estrogen yang digunakan adalah estrogen alamiah dan progesterone juga yang alamiah. pemberian selalu dimulai dengan dosis rendah dapat dikombinasi dengan androgen atau diberikan dengan TSH yang memiliki sifat androgenic.

Efek samping pemberian TSH


Hal ini sebagian besar diakibatkan karena dosis estrogen yang tinggi. Nyeri payudara Peningkatan berat badan Keputihan dan sakit kepala Perdarahan

Fitoestrogen sebagai Alternatif lain pengobatan menopause


Fito artinya tanaman sedangkan estrogen maksudnya memiliki struktur kimia dan khasiat biologik menyerupai estrogen. legumes (tumbuhan polong terutama kedelai dengan produk olahannya susu, tofu, tempe dan miso) lignan dalam buah-buahan, sayuran, biji-bijian (sereal) comestan dalam Redclover dan tauge

Andropause
Andropause pada pria terjadi secara perlahan dan pada usia yang lebih lanjut akibat penurunan hormon testosteron, androgen (DHEA, dehidroepiandrosteron) secara perlahan. Keadaan ini biasanya terjadi pada usia 55 tahun ke atas.

Masalah kesehatan akibat andropause


1. Keluhan seksual 2. Penurunan kekuatan otot

10 kriteria Androgen Deficiency in


aging men (ADAM)
Penurunan keinginan seksual kekurangan tenaga/lemah Penurunan kekuatan otot Penurunan tinggi badan berkurangnya kenyamanan & kesenangan hidup sedih dan atau sering marah tanpa sebab yang jelas berkurangnya kemampuan ereksi kemunduran kemampuan olah raga Tertidur setelah makan malam Penurunan kemampuan bekerja

Pencegahan masalah Andropause


Pemeriksaan Kelenjar prostat Pembesaran kelenjar prostat meningkat pada usia 40 tahun ke atas, Pemberian multivitamin B,C,E,D Pemberian kalsium

PRIA DAN KELENJAR PROSTAT


Pembesaran kelenjar prostat merupakan fenomena universal pada laki-laki dengan bertambahnya usia dan berubahnya keadaan hormon. Pembesaran dimulai pada usia sekitar 40-an dan terus berlangsung sampai usia 70an. Pada saat itu, 90% laki-laki mungkin trelah mengalami pembesaran kelenjar prostat. Namun, gejala akibat HPJ hanya muncul pada kira-kira 50% laki-laki saja.

Gejala Hipertrofi Prostat Jinak


Sering buang air kecil atau merasa ingin buang air kecil
Nokturia (buang air kecil pada malam hari) Sering ingin buang air kecil namun kekuatan dan kaliber alirannya berkurang Pada bagian akhir buang air kecil, urin keluar dengan menetes Rasa masih adanya sisa urin di dalam kandung kemih Mungkin teraba adanya pembesaran kandung kemih Infeksi saluran kemih yang berulang