Anda di halaman 1dari 8
Model dgn Peubah-Dummy • • Peubah Kategori memerlukan (peubah Peubah Kategori memerlukan (peubah dummy) dgn
Model dgn Peubah-Dummy
Peubah Kategori memerlukan (peubah
Peubah Kategori memerlukan (peubah
dummy) dgn 2 Taraf:
dummy) dgn 2 Taraf:
Ya atau Tidak, Pria atau Wanita,
Ya atau Tidak, Pria atau Wanita,
Dikodekan 1 atau 0
Dikodekan 1 atau 0
Perbedaan Intersep
Perbedaan Intersep
Asumsi Slope Sama
Asumsi Slope Sama
Model Regresi punya Bentuk Sama:
Model Regresi punya Bentuk Sama:
Y  X X  X 
i
0
1
1
i
2
2
i
p pi
i
Asumsi Model dgn Peubah-Dummy ˆ Model: Model: Y b bX    bX i
Asumsi Model dgn Peubah-Dummy
ˆ
Model:
Model:
Y b bX
bX
i
0
1
1
i
2
2
i
Y
Y
=
=
Perkiraan Nilai Rumah
Perkiraan Nilai Rumah
X
X 1 = Ukuran Rumah (Square footage)
=
Ukuran Rumah (Square footage)
1
0 jika “biasa”
X
X 2 = Lingkungan Rumah=
= Lingkungan Rumah=
2
1 jika “baik”
“Baik” (X
“Baik” (X 2 = 1)
= 1)
2
ˆ
Y b bX
b( ) (b b) bX
1
i
0
1
1
i
2
0
2
1
1
i
Slope
“Biasa” (X 2 = 0)
“Biasa” (X
= 0)
2
Sama
ˆ
Y b bX
b( ) b bX
0
i
0
1
1
i
2
0
1
1
i
b 2 : rata-rata perbedaan nilai rumah antara kelompok rumah di lingkungan “baik”
dgn di lingkungan “biasa”, yg ukurannya sama.
• Pengaruh Ukuran rumah sama saja utk kedua lingkungan tsb (slope sama)
• Tdk ada pengaruh interaksi antara ukuran dgn lingkungan thd nilai rumah
Asumsi Model dgn Peubah-Dummy Y (Nilai Perkiraan) Slope Sama b 0 + b 2 Intersep
Asumsi Model dgn Peubah-Dummy
Y (Nilai Perkiraan)
Slope
Sama
b 0 + b 2
Intersep
Intersep
berbeda
berbeda
b 0
X 1 (Square footage)
b 2 : rata-rata perbedaan nilai rumah antara kelompok rumah di lingkungan “baik”
dgn di lingkungan “biasa”, yg ukurannya sama.
• Pengaruh Ukuran rumah sama saja utk kedua lingkungan tsb (slope sama)
• Tdk ada pengaruh interaksi antara ukuran dgn lingkungan thd nilai rumah
Evaluasi Adanya Interaksi (Perbedaan Slope) • • Interaksi: Pengaruh X 1 thd Y tergantung Lokasi
Evaluasi Adanya Interaksi (Perbedaan Slope)
Interaksi: Pengaruh X 1 thd Y tergantung Lokasi (X 2 )
Interaksi: Pengaruh X
thd Y tergantung Lokasi (X )
1
2
Berisi Perkalian 2 Peubah
Berisi Perkalian 2 Peubah
Y X X X X 
i
0
1
1
i
2
2
i
3
1
i
2
i
i
Hipotesis:
Hipotesis:
H
H 0 : b 3 = 0 (Tdk ada interaksi antara X 1 dgn X 2 )
:
b
= 0 (Tdk ada interaksi antara X
dgn X )
0
3
1
2
H
H 1 : b 3  0 (X 1 berinteraksi dgn X 2 )
:
b
 0 (X berinteraksi dgn X )
1
3
1
2
Lingkungan “baik” (X 2 =1)
Y
ˆ
b
b X
b
(1)
b X
(1)
(
b
b
)
(
b
b
)
X
i
0
1
1
i
2
3
1
i
0
2
1
3
1
i
Lingkungan “biasa” (X 2 =0)
Slope
Y
ˆ
tdkSama
b
b X
b
(0)
b X
(0)
b
b X
i
0
1
1
i
2
3
1
i
0
1
1
i
• Pengaruh Ukuran rumah tidak sama utk kedua lingkungan tsb
• Ada pengaruh interaksi antara ukuran dgn lingkungan thd nilai rumah
Lingkungan “baik” (X 2 =1) Y ˆ  b  b X  b (1)
Lingkungan “baik” (X 2 =1)
Y
ˆ
b
b X
b
(1)
b X
(1)
(
b
b
)
(
b
b
)
X
i
0
1
1
i
2
3
1
i
0
2
1
3
1
i
Lingkungan “biasa” (X 2 =0)
Slope
tdkSama
Y
ˆ
b
b X
b
(0)
b X
(0)
b
b X
i
0
1
1
i
2
3
1
i
0
1
1
i
b
b 2 : rata-rata perbedaan nilai rumah lingkungan “baik” dgn “biasa”, jika X 1 =
:
rata-rata perbedaan nilai rumah lingkungan “baik” dgn “biasa”, jika X =
2
1
0
0
???
???
b 1 : rata-rata perbedaan nilai rumah di lingkungan “biasa” yg ukurannya
b
:
rata-rata perbedaan nilai rumah di lingkungan “biasa” yg ukurannya
1
berbeda 1 feet 2 . (pengaruh ukuran thd nilai rumah utk lingkungan
berbeda 1 feet . (pengaruh ukuran thd nilai rumah utk lingkungan
2
“biasa”)
“biasa”)
(b 1 + b 3 ): rata-rata perbedaan nilai rumah di lingkungan “baik” yg ukurannya
(b + b ): rata-rata perbedaan nilai rumah di lingkungan “baik” yg ukurannya
1
3
berbeda 1 feet2. (pengaruh ukuran thd nilai rumah utk lingkungan
berbeda 1 feet2. (pengaruh ukuran thd nilai rumah utk lingkungan
“baik”)
“baik”)
b
b 3 : perbedaan pengaruh ukuran thd nilai rumah antara kedua lingkungan.
:
perbedaan pengaruh ukuran thd nilai rumah antara kedua lingkungan.
3
Pengaruh ukuran thd nilai rumah tergantung lingkungannya
Pengaruh ukuran thd nilai rumah tergantung lingkungannya
Peubah Kualitatif dgn 3 Kategori Model: Model: ˆ Y b bX    bX
Peubah Kualitatif dgn 3 Kategori
Model:
Model:
ˆ
Y b bX
bX
i
0
1
1
i
2
2
i
Y i = Gaji karyawan ke-i (ribu rupiah)
=
Gaji karyawan ke-i (ribu rupiah)
Y i
X
X 1i = Pengalaman kerja karyawan ke-i (th)
=
Pengalaman kerja karyawan ke-i (th)
1i
0 jika “SD”
X 2i = Pendidikan karyawan ke-i =
X
= Pendidikan karyawan ke-i =
2i
1 jika “SL”
“PT” (X2 = 2)
“PT” (X2 = 2)
2 Jika “PT”
Y
ˆ
b
b X
b
(
2
)  (
b
2b
) 
b X
i
0
1
1i
2
0
2
1
1i
“SL” (X
“SL” (X 2 = 1)
= 1)
2
ˆ
Y b bX
b( ) (b b) bX
1
i
0
1
1
i
2
0
2
1
1
i
“SD” (X 2 = 0)
“SD” (X
= 0)
Slope
2
Sama
ˆ
Y b bX
b( ) b bX
0
i
0
1
1
i
2
0
1
1
i
Note: Perbedaan gaji tiap jenjang pendidikan SAMA (b 2 ),
jika pengalamannya sama
Jika ada k kategori  ada k-1 peubah Dummy ˆ Model: Y  b 
Jika ada k kategori  ada k-1 peubah Dummy
ˆ
Model:
Y
b
b X
b D
b D
i
0
1
1
i
2
1
i
3
2
i
Pendidikan
D1
D2
SD
0
0
SL
1
0
PT
0
1
“PT” (D 1 =0; D 2 = 1)
“PT” (D =0; D
=
1)
1
2
Y
ˆ
 
b
bX
b
(0)
b
(1)
(
b
b
)
bX
i
0
1
1
i
2
3
0
3
1
1
i
“SL” (D =1; D =0)
“SL” (D 1 =1; D 2 =0)
1
2
Y
ˆ
 
b
bX
b
(1)
b
(0)
(
b
b
)
bX
i
0
1
1
i
2
3
0
2
1
1
i
Slope
“SD” (D 1 =0; D 2 = 0)
“SD” (D =0; D
=
0)
1
2
Sama
Y
ˆ
b
b X
b
(0)
b
(0)
b
b X
i
0
1
1
i
2
3
0
1
1
i
Note: Perbedaan gaji tiap jenjang pendidikan dapat
BERBEDA, jika pengalamannya sama
Model utk“PT” (D 1 =0; D 2 = 1) Y ˆ  b  b
Model utk“PT” (D 1 =0; D 2 = 1)
Y
ˆ
b
b X
b
(0)
b
(1)
(
b
b
)
b X
i
0
1
1
i
2
3
0
3
1
1
i
“SL” (D 1 =1; D 2 =0)
Y
ˆ
b
b X
b
(1)
b
(0)
(
b
b
)
b X
Slope
i
0
1
1
i
2
3
0
2
1
1
i
“SD” (D 1 =0; D 2 = 0)
Sama
Y
ˆ
b
b X
b
(0)
b
(0)
b
b X
i
0
1
1
i
2
3
0
1
1
i
b
b
2 : rata-rata perbedaan gaji karyawan lulusan SL dgn lulusan SD, jika
:
rata-rata perbedaan gaji karyawan lulusan SL dgn lulusan SD, jika
2
pengalamannya (X 1 ) sama
pengalamannya (X ) sama
1
b
b
3 : rata-rata perbedaan gaji karyawan lulusan PT dgn lulusan SD, jika
:
rata-rata perbedaan gaji karyawan lulusan PT dgn lulusan SD, jika
3
pengalamannya (X 1 ) sama
pengalamannya (X ) sama
1
b
b -b
3 -b 2 : rata-rata perbedaan gaji karyawan lulusan PT dgn lulusan SL,
: rata-rata perbedaan gaji karyawan lulusan PT dgn lulusan SL,
3
2
jika pengalamannya (X ) sama
jika pengalamannya (X 1 ) sama
1
b
b
0 : rata-rata gaji karyawan berpendidika SD yg belum berpengalaman
:
rata-rata gaji karyawan berpendidika SD yg belum berpengalaman
0
b
b
1 : rata-rata kenaikan gaji karyawan jika pengalamannya bertambah 1
:
rata-rata kenaikan gaji karyawan jika pengalamannya bertambah 1
1
th, cet-par
th, cet-par