Anda di halaman 1dari 21

Pengaruh Cahaya Matahari Terhadap Pertumbuhan dan Perkembangan Kacang Hijau

Anggota kelompok: Astrid Widya Tamara Deny Putri Etika Sari Dewi Wulandari
XII IPA 1

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Setiap makhluk hidup pasti mengalami pertumbuhan dan perkembangan, salah satu faktor yaitu adanya cahaya biji kacang hijau cepat mengalami pertumbuhan dan bernutrisi tinggi Biji kacang hijau sangat menarik dan praktis untuk menjadi bahan penelitian.

1.2 Rumusan Masalah Apakah cahaya mempengaruhi kecepatan tumbuh dan perkembangan fisik pada tanaman di tempat gelap & terang ?
1.3 Hipotesis Cahaya mempengaruhi kecepatan tumbuh dan perkembangan fisik pada tanaman di tempat gelap dan terang

1.4 Tujuan Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh cahaya matahari terhadap tanaman kacang hijau dan mengamati perbedaan laju pertumbuhan kacang hijau di 2 tempat yang berbeda (gelap dan

1.5 Batasan Masalah. Kami mengamati pertumbuhan dan perkembangan tanaman kacang hijau selama 7 hari 1.6 Definisi Operasional Gelas 1: biji kacang hijau di tempat yang terang Gelas 2: biji kacang hijau di tempat yang gelap

BAB II KAJIAN PUSTAKA


2.1 Pengertian Pertumbuhan dan Perkembangan a. Pertumbuhan adalah proses kenaikan volume yang bersifat irreversibel (tidak dapat balik), dan terjadi karena adanya pertambahan jumlah sel dan pembesaran dari tiap-tiap sel. b. Perkembangan adalah proses menuju dewasa. Proses perkembangan berjalan sejajar dengan pertumbuhan. perkembangan merupakan proses yang tidak dapat diukur.

2.2 Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan a. Perkecambahan Perkecambahan adalah proses tumbuhnya embrio dalam biji secara perlahan menjadi tumbuhan muda.

b. Pertumbuhan Primer dan Pertumbuhan Sekunder


Biji yang sudah berkecambah akan segera diikuti oleh pertumbuhan primer karena pada pucuk dan ujung akar terdapat jaringan yang bersifat meristematik (selalu membelah). Pada tumbuhan dikotil terdapat jaringan kambium yang merupakan meristem sekunder akan menyebabkan terjadinya pertumbuhan sekunder (membesar).

Tipe Perkecambahan Berdasarkan Letak Kotiledon


Perkecambahan tipe hipogeal Perkecambahan tipe epigeal

2.3 Kacang Hijau


Kingdom : Plantae Divisi : Magnoliophyta kelas : Magnoliosida ordo : Fabales family : fabaceae Genus: vigna Spesies: Vigna radiata

2.4 Pengaruh Cahaya Matahari Terhadap Pertumbuhan


1. Cahaya merupakan faktor utama sbg fotosintesi 2. Jika kekurangan cahaya akan mengakibatkan etiolasi 3. Cahaya matahari menguraikan hormon auksin yang akan mengakibatkan lambatnya pertumbuhan.

2.3 Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pertumbuhan dan Perkembangan


Faktor Internal a. Gen b. Hormon a. b. c. d. e. Faktor Eksternal Air Suhu Kelembaban Udara Cahaya Matahari Nutrisi

Hormon Pemicu Pertumbuhan yaitu : 1. Hormon Auksin 2. Hormon Giberelin 3. Hormon Sitokinin

Hormon Penghambat Pertumbuhan yaitu : 1. Hormon Asam Absisat 2. Hormon gas etilen 3. Hormon Luka/Kambium luka/Asam Traumalin 4. Hormon Kalin

BAB 3 METODE PENELITIAN


3.1 Alat dan Bahan
Alat Bahan

a. b. c. d. e.

Gelas plastik Penggaris Alat tulis Buku kamera

a. Kapas b. Kacang hijau c. air

3.2 Cara Kerja 1. Menaruh kapas yang telah direndam air di dalam gelas. 2. Meletakan beberapa buah biji kacang hijau diatas kapas. 3. Menyimpan satu gelas yang berisi kacang hijau tersebut di tempat yang terkena sinar matahari, dan yang lainnya di tempat yang gelap. 4. Menggunakan penggaris untuk mengukur pertumbuhan biji kacang hijau setiap hari selama seminggu. 5. Menambahkan air jika kapas mulai kering.

3.3 Variabel

a. Variabel Bebas : Pengaruh cahaya matahari terhadap pertumbuhan kacang hijau b. Variabel Terikat : Pertambahan tinggi tanaman pada proses perkecambahan kacang hijau c. Metode Pengumpulan Data Metode pengumpulan data dilakukan dengan eksperimen atau percobaan.

BAB IV ANALISA DATA


4.1 Tabel Hasil Pengamatan Setelah dicatat dan diamati berikut hasil pengamatan:

Grafik Pertumbuhan Kacang Hijau


45 40 35

30
25 20 15 10 5 0

GELAP
TERANG

H1

H2

H3

H4

H5

H6

H7

4.2 Analisa data Jika dilihat tabel hasil pengamatan pada praktikum ini di dapatkan hasil yaitu: 1. Setiap biji kacang hijau di dalam media tanam yang sama ada yang pertumbuhannya lebih cepat dan ada yang lambat karena faktor gen dan saling berkompetisi. 2. Tanaman yang ditanam di tempat gelap, terlihat tanaman kacang hijau tumbuh lebih panjang daripada normalnya dan mengalami etiolasi karena pengaruh fitohormon. 3. Tanaman ditanam di tempat terang, kacang hijau terlihat tumbuh lebih pendek daripada yang ditanam di tempat gelap. karena pengaruh fitohormon, terutama hormon auksin. kondisi fisiknya sehat, subur, batang terlihat gemuk, daun terlihat segar dan berwarna hijau serta memiliki cukup klorofil.

Beberapa faktor yang menyebabkan perbedaan pertumbuhan diantara tumbuhantumbuhan tersebut yaitu : Faktor Cahaya Faktor Suhu Faktor Air dan Nutrisi

BAB V PENUTUP
5.1 Kesimpulan Dari praktikum yang telah dilakukan dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut.
1. Perkecambahan banyak dipengaruhi oleh faktor cahaya dan hormon, walaupun faktor yang lain ikut mempengaruhi. 2. Kecambah yang diletakkan di tempat gelap tumbuh lebih panjang, namun dengan kondisi kekuningan karena kekurangan klorofil , kurus, dan daunnya tidak berkembang.

3. Kecambah yang diletakkan di tempat yang terang tingkat pertumbuhannya sedikit lebih lambat dibandingkan dengan tanaman yang diletakkan di tempat gelap, tetapi tekstur batangnya sangat kuat dan juga warnanya segar kehijauan. 4. Hormon auksin yang dipengaruhi sedikit atau tanpa cahaya matahari akan merangsang perpanjangan sel-sel pada titik tumbuh primer. 5. Kondisi tumbuhan yang baik akan dialami oleh kacang hijau dengan pengaruh cahaya lebih banyak yaitu tumbuh lebih kokoh, daun berkembang sempurna, dan berwarna hijau namun batang lebih pendek.

5.2 Saran lebih baik melakukan percobaan di tempat yang sekiranya tidak ada sesuatu yang mengganggu seperti hama tanaman, hewan, sehingga percobaan akan aman dan berhasil. Dalam mengukur tinggi kecambah, harus dilakukan secara teliti. Dalam melakukan percobaan, hendaknya memperhatikan kualitas kacang hijau yang akan ditanam dan memperhatikan kondisi lingkungan yang sesuai dengan apa yang ingin diteliti