Anda di halaman 1dari 1

Pembahasan Bilangan Reynold adalah rasio antara gaya inersia terhadap gaya viskositas yang dapat menghitung hubungan

kedua gaya tersebut dengan suatu kondisi aliran tertentu (saluran terbuka maupun saluran tertutup). Bilangan Reynold digunakan untuk mengidentifikasikan jenis aliran yang berbeda, seperti laminer, turbulen, maupun transisi. Bilangan Reynold merupakan salah satu bilangan tak berdimensi yang paling penting dalam mekanika fluida. Obsorne Reynold berpendapat, bahwa tipe aliran tergantung dari kecepatan, kerapatan, dan kekentalan cairan dan ukuran dari tempat mengalirnya cairan, serta tergantung dari angka Reynold yang ditulisakan dengan Re = (Vd)/. Aliran pada pipa, angka Reynold akan menunjukkan aliran laminer jika Re < 2100, aliran transisi jika 2100 < Re < 4000, dan aliran turbulen jika Re > 4000. Angka Reynold yang dihasilkan pada percobaan kali ini sangat bervariasi, dihasilkan aliran laminer, aliran transisi, dan aliran turbulen pada tiap dua kali cobaan yang dilakukan. Pada dua cobaan awal, dihasilkan Re = 1237,04 dan 1207, 58 (pada masing-masing volume = 1000 ml dan 980 ml) yang menunjukkan aliran tersebut adalah aliran laminer. Pada dua cobaan berikutnya dihasilkan Re = 2267,91 dan 2209,00 (keduanya pada volume = 950 ml) yang menunjukkan aliran tersebut adalah aliran transisi. Kemudian pada dua cobaan yang terakhir dihasilkan dari perhitungan Re = 6332,47 dan 5861,21 (pada masing-masing volume = 2000 ml dan 10000 ml) yang menunjukkan bahwa dari percobaan tersebut diperlihatkan aliran turbulen. Dengan dinaikannya laju aliran cairan, maka bilangan Reynold juga akan naik, karena Re, diameter dan kerapatan berbanding lurus dengan laju aliran. Dengan meningkatnya debit aliran, kita akan mencapai suatu kondisi saat arus zat warna bergoyang dan kemudian tiba-tiba terurai serta terbaur ke seluruh tabung. Aliran telah berubah menjadi aliran turbulen dengan pertukaran momentumnya yang dahsyat yang telah sepenuhnya mengganggu gerakan teratur aliran laminer (Victor L Streeter, 1985). Kesimpulan Berdasarkan praktikum yang kami lakukan, maka dapat disimpulkan: 1. Bilangan Reynold adalah rasio antara gaya inersia terhadap gaya viskositas yang dapat menghitung hubungan kedua gaya tersebut dengan suatu kondisi aliran tertentu. 2. Aliran pada pipa, bilangan Reynold akan menunjukkan aliran laminer jika Re < 2100, aliran transisi jika 2100 < Re < 4000, dan aliran turbulen jika Re > 4000. 3. Aliran laminer adalah aliran yang bergerak dalam lapisan-lapisan, sedangkan aliran turbulen adalah aliran yang bergerak tidak beraturan sehingga tidak terlihat lapisan-lapisannya. 4. Dari hasil pengujian didapatkan bilangan Reynold yang berbeda-beda, yang menunjukkan aliran di tiap percobaannya berbeda-beda pula.