Anda di halaman 1dari 2

Pedoman wawancara (interview) Wawancara digunakan sebagai teknik pengumpulan data apabila peneliti

ingin melakukan studi pendahuluan untuk menemukan permasalahan yang harus diteliti, dan juga apabila peneliti ingin mengetahui hal-hal dari responden yang lebih mendalam dan jumlah respondennya sedikit/kecil. Teknik pengumpulan data ini mendasarkan diri pada laporan tentang diri sendiri atau self-report, atau setidaktidaknya pada pengetahuan dan atau keyakinan pribadi.1 Wawancara dapat dilakukan secara terstruktur maupun tidak terstruktur, dan dapat dilakukan melalui tatap muka (face to face) maupun dengan menggunakan telpon. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan wawancara tidak struktur. Wawancara tidak terstruktur adalah wawancara yang bebas di mana peneliti tidak menggunakan pedoman wawancara yang telah terstruktur secara sistematis dan lengkap untuk pengumpulan datanya. Pedoman wawancara yang digunakan hanya berupa garis-garis besar permasalahan yang akan ditanyakan.2 Adapun pedoman wawancara tidak terstruktur secara garis besarnya adalah sebagai berikut: a. Bagaimanakah pendapat Bapak/Ibu terhadap minat dan motivasi belajar siswa dalam pelajaran matematika?

1 2

Sugiono, Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R&D (Bandung: Alfabeta, 2012), h. 138. Ibid., h. 140.

b. Bagaimanakah persiapan media pembelajaran yang Bapak/Ibu gunakan dalam pembelajaran matematika? c. Bagaimanakah variasi metode dan media pembelajaran yang bapak/ibu lakukan dalam pembelajaran matematika? d. Apakah bapak/ibu guru pernah menggunakan media animasi dalam pembelajaran matematika? e. Kalau anda pernah menggunakan media animasi, bagaimanakah peningkatan hasil belajar siswa dalam pembelajaran matematika? Pedoman Dokumentasi Dokumen merupakan catatan peristiwa yang sudah berlalu. Dokumen bisa berbentuk tulisan, gambar atau karya-karya monumental dari seseorang. Dokumen yang berbentuk tulisan misalnya catatan harian, sejarah kehidupan (life historis), ceritera, biografi, peraturan, kebijakan. Dokumen yang berbentuk gambar, misalnya foto, gambar hidup, sketsa dan lain-lain.3 Adapun pedoman dokumentasi dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: a. Pengambilan data sekunder di SDN 3 Sandik. b. Foto-foto saat guru dan siswa melaksanakan proses pembelajaran. c. Pengambilan data terkait sejarah sekolah dan profil SDN 3 Sandik.

Ibid., h. 240