Anda di halaman 1dari 2

http://www.globalrph.com/beta.

htm Obat Betablocker


Obat Beta blocker adalahobat yang memblok reseptor beta dan tidak mempengaruhi reseptor alfa. Atau bisa juga diartikan seperti obat-obat yang menghambat norepinephrine dan epinephrine (adrenaline) agar tidak berikatan dengan reseptor-reseptor beta. Obat beta blockers dapat juga disebut sebagai memblokir beta-adrenergic agen, antagonis beta-adrenergic atau beta antagonis. Jenis - jenis Obat Beta Blocker 1 acebutolol 2 betaxolol 3 bisoprolol 4 esmolol 5 propranolol 6 atenolol 7 labetalol 8 carvedilol 9 metoprolol 10 nebivolol Fungsi Obat Beta Blocker 11 Sebagai peredam jantung yang suka berdebar - debar atau pengontrol irama detak jantung 12 Mengurangi tekanan darah dengan memperlebar pembuluh-pembuluh darah 13 Mampu mencegah lebih jauh serangan jantung dan kematian setelah serangan jantung Kegunaan Obat Beta Blocker 14 Untuk orang yang mempunyai masalah jantung sperti jantung yang abnormal, tekanan darah tinggi, gagal jantung dan angina (nyeri dada) 15 Bisa juga digunakan untuk penderita tremor 16 Pheochromocytoma 17 Pencegahan migrain-migrain 18 Akathisia (kegelisahan atau ketidakmampuan untuk duduk dengan tenang 19 perawatan hyperthyroidism Efek Samping dari Obat Betablocker 20 Mungkin akan menyempitkan jalan-jalan udara dengan menstimulasi otot-otot yang mengelilingi jalan-jalan udara untuk berkontraksi atau Sesak nafas 21 Diare 22 Kejang-kejang perut 23 Mual dan muntah 24 Ruam, penglihatan yang kabur, kejang-kejang otot, dan kelelahan mungkin juga terjadi. 25 Sakit kepala 26 Depresi

27 Kebingungan 28 Pusing 29 Mimpi-mimpi buruk dan halusinasi-halusinasi Dosis Pemakaian Obat Beta Blocker Dosis yang digunakan pada beta-blockers harus dilakukan sesuai tujuan terapi. Misalkan digunakan untuk pengobatan hipertensi maka dosis beta-blockers dititrasi berdasarkan tekanan darah yang ingin dicapai. Tetapi, jika beta-blockers digunakan untuk dalam waktu jangka panjang seperti pada gagal jantung kronik atau pasca- infark miokard, dosis harus dititrasi menurut dosis yang digunakan dalam uji klinis. Hati - hati jika penghentian terapi beta-blockers setelah pengobatan kronik dapat menimbulkan beberapa gejala seperti hipertensi, aritmia, dan eksaserbasi angina. kontraindikasi Beta blockers kontraindikasi pada pasien dengan asma seperti yang dinyatakan dalam BNF 2011. Mereka juga harus dihindari pada pasien dengan riwayat penggunaan kokain atau kokain-induced takikardia.