Anda di halaman 1dari 5

Harga Iman dan Tujuan Akhir Setani

ِ ‫ وَ مِنْ سَيّئَا‬،‫ وَ نَعُوذُ بِالِ ِمنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا‬،ُ‫ وَ نَسْتَغْفِرُه‬،ُ‫ وَ نَسْتَعِينُه‬،ُ‫إِنّ الْحَمْدَ لِ نَحْمَدُه‬
‫ت‬
َ‫ و‬،ُ‫ وَ أَشْهَدُ أَنْ لَ إِلَهَ إِلَ ال‬،ُ‫ وَ مَنْ يُضْلِلْ فَلَ هَادِيَ لَه‬،ُ‫ مَنْ يَهْدِهِ الُ فَلَ مُضِلّ لَه‬،‫أَعْمَالِنَا‬
ُ‫أَشْهَدُ أَنّ مُحَمّدًا عَبْدُهُ وَ رَسُولُه‬
(َ‫ )يَا أَيّهَا الّذِينَ آمَنُوا اتّقُوا الَ حَقّ تُقَاتِهِ وَ لَ تَمُوتُنّ إِلّ وَ أَنْتُمْ مُسْلِمُون‬:‫قَالَ تَعَالَى‬
َ‫ )يَا أَيّهَا النّسُ اتّقُوا رَبّكُمُ الّذِي خَلَقَكُمْ مِن نّ ْفسٍ وّحِدَةٍ وّ َخلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا و‬:‫وَ قَالَ أَيْضًا‬
ْ‫بَثّ مِنْهُمَا رِجَالً كَثِيًا وّ نِسَاءً وّ اتّقُوا الَ الّذِي تَسَآءَلُونَ ِبهِ وَ الْأَرْحَامَ إِنّ الَ كَانَ َعلَيْكُم‬
(‫رَقِيبًا‬
َ‫ ) يَا أَيّهَا الّذِينَ آمَنُوا اتّقُوا الَ وَ قُولُوا قَوْلً سَدِيدًا يّصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ و‬:ُ‫وَ قَلَ جَلّ جَلَ لَه‬
(‫يَغْفِ ْر لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَ مَنْ يّطِعِ الَ وَ رَسُوْلَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا َعظِيمًا‬
َ‫ و‬،َ‫ وَ خَيْرَ الْهَدْيِ هَدْيُ مُحَمّدٍ صَلّى الُ َعلَيْهِ وَ َسلّم‬،ِ‫ فَإِنّ أَحْسَنَ الْكَلَمِ كَلَمُ ال‬:ُ‫أَمّا بَعْد‬
ِ‫ وَ كُلّ ضَلَلَةٍ فِى النّار‬،ٌ‫ وَ كُلّ بِ ْد َعةٍ ضَلَلَة‬،ٌ‫ وَ كُلّ مُحْدَثَتٍ بِدْعَة‬،‫شّرّ اْلُمُوْرِ مُحْدَثَاتُهَا‬
Ma'asyiral Muslimin, Jama'ah Jum'at Rahimakumullah,
Melalui mimbar ini, kembali kami menyerukan kepada diri sendiri dan jama'ah Jum'at untuk
bertakwa kepada Allah . Kemudian tidak lupa dan tidak henti-hentinya pula marilah kita
memanjatkan puji dan syukur kepada Allah atas berbagai nikmat yang telah Allah  berikan,

ْ ْ ْ ْ
utamanya nikmat iman yang sangat berharga. Marilah kita renungkan firman Allah ,
ْ ْ ْ ْ ٰ
ٰ
‫تى ِمن ٱلُمؤِمنِيَ أ َنفُسُه و أ َمَو لَُه ِبأََّن لَُه ُٱلجنََّة ۚ يَقٰـِتلُون ِف‬
َ ُ َ َ َ َ َ َ ‫ل ا۟ش‬ ‫إن ٱ‬
َ َّ َّ ِ
ْ ْ ً ً ‫سبيل ٱلِ فيْقتلون و يْقتلون ۖ وْع‬
‫علْيِه ح ّقا ِف ٱلَّتْورٰىِة و ٱِلنِجيِل و‬ ‫دا‬
َ َ َ َ َ َ َ َ ُ َ ُ َ َ ُ ُ َ َ َّ ِ ِ َ
ْ ْ
ۚ ‫ٱل ُقرءاَِن‬
Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin, diri dan harta mereka dengan
memberikan jannah untuk mereka. Mereka berperang pada jalan Allah, lalu mereka membunuh
atau terbunuh. (Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan al-
Qur'an. (Q.S. At-Taubah: 111)

Demikianlah sebuah gambaran yang diberikan oleh Allah  dalam ayat-Nya Yang Mulia tentang
harga iman yang berada pada diri seorang mukmin. Jiwa dan harta orang-orang yang beriman
akan ditukar dengan jannah (surga) di akhirat kelak. Taman keindahan tanpa cela dengan
kebahagiaan tanpa batas. Setiap jiwa orang yang memiliki iman yang masuk jannah akan
mendapat Ridha Allah . Tiada lagi dosa dan kemurkaan terhadap apapun yang dilakukannya.
Ma'asyiral Muslimin, Jama'ah Jum'at Rahimakumullah,
Firman Allah  di bawah ini menggambarkan lebih jelas lagi mengenai harga iman yang

ْ ْ ْ
mungkin selama ini masih samar bagi kita semua.
ْ
‫لرِض ذََهًبا‬ ْ ْ ٌ ‫لين كفروا و ما توا و هْ كفا‬
َ ‫ٱ‬ ‫لء‬ ‫م‬
ِ ‫ه‬ِ ‫د‬
ِ ‫ح‬ َ ‫أ‬ ‫ن‬ ‫م‬
ِ ‫ل‬ ‫ب‬‫ق‬ ‫ي‬ ‫ن‬ ‫ل‬ ‫ف‬ ‫ر‬ ِ َ ّ ‫ِإَّن ٱ‬
ُ ّ َ َ َ ُ َ َ َّ ُ ُ َ ۟ ُ َ َ ۟ ُ َ َ َ
ْ ٌ ٌ ْ ۤ ۤ ْ
‫ك لَُه عَذاب أَلِي ۖ و ما لَُه ِّمن ّنَٰـِصِرين ۝‬ ٰ
َ َ َ َ َ ‫َولَِو ٱفَتَدى ِبِهۗۦ أُ۟ولَٰـِئ‬
Sesungguhnya orang-orang yang kafir dan mati sedang mereka tetap dalam kekafirannya, maka
tidaklah akan diterima dari seseorang di antara mereka emas sepenuh bumi, walaupun dia
menebus diri dengan emas (yang sebanyak itu). Bagi mereka itulah siksa yang pedih dan sekali-
kali mereka tidak memperoleh penolong. (Q.S. Ali 'Imran: 91)

Jelas sekali disebutkan dalam ayat tersebut bahwa Allah  tidak akan menerima tebusan dari
orang-orang yang tidak beriman agar mereka dibebaskan dari neraka dan dimasukkan ke dalam
surga. Walaupun orang-orang kafir itu menebus dengan emas sepenuh bumi. Karena yang dapat
menebus hal itu hanyalah iman. Dan hanyalah orang-orang mukmin yang memiliki iman yang
bisa dibebaskan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga. Nyatalah bahwa ternyata iman tidak
dapat dibeli walaupun dengan emas sepenuh bumi.

Jangankan dengan emas yang sepenuh bumi, tebusan manusia pun tidak dapat mengeluarkan

ْ ْ ْ ْ
seseorang yang tidak memiliki iman dari siksa neraka. Firman Allah ,

‫خيِه‬ ْ ْ
ِ َ ‫ب َيوِمِئٍذ ۢ ِبَبنِيِه ۝ َو َصٰـِحَبِتِه ۦ َو أ‬
ِ ‫َيَوّدُ ٱلُمجِرم ُلَو َيفَتِدى ِمن َعَذا‬
ْ ْ ْ ْ
ۖ ‫كَّل‬ ‫۝‬ ‫ه‬ ‫جي‬ ‫ن‬‫ي‬ ‫ث‬ ً
‫عا‬ ‫ي‬‫ج‬ ‫ض‬ ‫ر‬ ‫ل‬ ‫ٱ‬ ‫ف‬ ‫من‬ ‫و‬ ‫۝‬ ‫ه‬ ‫ؤي‬
ِ ُ ‫صلِتِه ٱلَِّتى ت‬
َ ِ ِ ُ َّ ُ َِ ِ َ ِ َ َ ِ َ ِ َ‫۝ َو ف‬
‫ظٰى ۝‬ َ َ‫ِإ ّ َنا ل‬
َ
Orang kafir ingin kalau sekiranya dia dapat menebus (dirinya) dari azab hari itu dengan anak-
anaknya. Dan isterinya dan sauradaranya. Dan kaum familinya yang melindunginya (di dunia).
Dan orang-orang di atas bumi seluruhnya, kemudian (mengharapkan) tebusan itu dapat
menyelamatkannya. Sekali-kali tidak dapat. Sesungguhnya naar itu adalah api yang bergejolak.
(Q.S. Al-Ma'arij: 11-15)

Rasulullah  juga bersabda,


Musnahnya dunia jauh lebih sepele bagi Allah dari terbunuhnya jiwa seorang mukmin dengan
cara yang tidak hak. (HR. Ibnu Majah dan al-Baihaqi dan dishahihkan oleh al-Albani)

Ma'asyiral Muslimin, Jama'ah Jum'at Rahimakumullah,


Itulah harga iman, mahal tidak terkira. Iman yang dengannya seseorang bisa terbebas dari
pedihnya siksa neraka dan yang dengan iman itu pulalah seseorang bisa menikmati kebahagiaan
yang kekal nan abadi di dalam surga. Dan bila diibaratkan, hati bagaikan sebuah rumah dan iman
adalah barang berharga. Maka hati orang kafir seperti rumah yang kosong melompong. Tidak
memiliki satu harta pun yang berharga yang menarik untuk dicuri atau dirusak. Sedangkan hati
orang mukmin pada umumnya, selain hati para Nabi, ibarat rumah yang berisi barang berharga
dengan penjagaan yang berbeda-beda. Ada yang menjaganya dengan ketat dan ada yang
melalaikannya bahkan tidak menjaganya sama sekali. Maka wajar bila orang-orang mukmin dan
iman yang dimilikinya menjadi satu-satunya incaran setan.
Setan melalui tentara-tentaranya berbentuk jin dan manusia berusaha untuk merampas iman dari
pemiliknya. Usaha pertama dengan menumpas orang-orang beriman melalui perang dan
pembantaian. Bila tidak mungkin, pemurtadan menjadi pilihan berikutnya. Ajakan pindah agama,
jebakan hutang budi maupun hutang uang, pemerkosaan muslimah, hasutan dan sebagainya.
Semua itu dijalankan untuk mencuri iman dari orang-orang mukmin.

Metode kedua adalah metode terselubung. Yaitu penyebaran pemikiran-pemikiran sesat yang bisa
menguras iman secara optimal. Paham-paham sekulerisme, humanisme, liberalisme, pluralisme
dan paham-paham menyesatkan lainnya gencar disebarkan. Dengan metode ini, dihasilkanlah
orang-orang yang mengaku muslim, tapi hati dan cara berpikirnya jauh lebih sesat dari cara
berpikirnya orang-orang kafir.

Metode terakhir yang dilancarkan oleh setan adalah pencurian iman sedikit demi sedikit dengan
kemaksiatan. Sehingga iman senantiasa berkurang ketika seorang terperdaya oleh bujuk rayu
setan yang bervariasi. Walaupun hasilnya tidak banyak, namun sedikit demi sedikit iman lama-
lama juga menjadi habis. Sebab, iman memang akan terkikis oleh maksiat. Sebagaimana dalam
sebuah kaidah, “Iman itu bertambah dan berkurang. Bertambah dengan ketaatan dan berkurang
dengan kemaksiatan.”

َ‫أَقُوْلُ قَوْلِي هَذَا أَسْتَغْفِرُ الَ لِي وَ لَكُمْ وَ لِسَائِرِ الْمُسْلِمِيَ وَ الْمُسْلِمَاتِ فَاسْتَغْفِرُوهُ إِنّهُ هُو‬
ُ‫الْغَفُورُ الرّحِيْم‬

Khutbah Kedua

ُ‫ وَ أَشْهَدُ أَنّ ُمحَمّدًا خَاتَم‬،َ‫ وَ أَشْهَدُ أَنْ لَ إِلَهَ إِلّ الُ وَلِيّ الصّالِحِي‬،َ‫اَلْحَمْدُ لِ رَبّ الْعَالَمِي‬
َ‫ اللّهُمّ صَلّ َعلَى مُحَمّدٍ وَ عَلَى آِلهِ مُحَمّدٍ كَمَا صَلّيْتَ عَلَى آلِ إِبْرَاهِيم‬،َ‫اْلَنْبِيَاءِ وَ الْمُرْسَِلي‬
،ٌ‫وَ بَارِكْ عَلَى مُحَمّدٍ وَ عَلِى آلِ مُحَمّدٍ كَمَا بَارَكْتَ َعلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ إِنّكَ حَمِيدٌ مَجِيد‬
ُ‫أَمّا بَعْد‬
Ma'asyiral Muslimin, Jama'ah Jum'at Rahimakumullah,
Iman sangat berharga. Harga iman tidak bisa dibandingkan dan tidak bisa ditukar dengan emas
sepenuh bumi atau pun dengan seluruh manusia yang mendiami bumi dan bahkan tidak bisa
disamakan nilainya dengan bumi dan seisinya. Iman hanya dapat dihargai dengan kenikmatan
surga dan keridhaan Allah . Oleh karena itu sangatlah penting untuk mensyukuri nikmat iman
tersebut. Mensyukuri nikmat iman dengan cara memperhatankan iman agar tetap berada dalam
diri kita hingga ajal menjemput. Dan tidak ada yang lebih pantas untuk dipertahankan dengan
konsekuensi apapun melebihi iman bahkan walaupun dengan taruhan nyawa.

Marilah kita yang hari ini masih memiliki iman walaupun mungkin hanya sedikit untuk
senantiasa mempertahankannya dan meningkatkannya. Menumbuhkan suburkan iman dengan
memperbanyak amal ketaatan dan mempertahankannya dari gangguan setan dengan cara
menjauhi berbagai amal kemaksiatan. Demikianlah hakikat takwa. Semoga Allah 
memudahkan kita untuk mempertahankan dan meningkatkan iman yang berada dalam hati-hati
kita. Amin...
‫اللّهُ ّم صَلّ عَلَى مُحَمّدٍ وَ عَلَى آلِ مُحَمّدٍ كَمَا صَلَيْتَ َعلَى إِْبرَاهِيمَ وَ عَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنّ َ‬
‫ك‬
‫حَمِيدٌ مَجِيدٌ‪ ،‬اللّهُمّ بَرِكْ َعلَى مُحَمّدٍ وَ عَلَى آلِ مُحَمّدٍ كَمَا بَرَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَ عَلَى آلِ‬
‫إِبْرَا ِهيْمَ إِنّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ‪.‬‬
‫اللّهُمّ أَصْلِحْنَا وَ أَصْلِحْ وُلَةَ أُمُورِنَا وَ أَ ْعطِهِمْ الِسْتِقَامَةَ فِى دِينِهِمْ وَ اهْدِهِمْ إِلَى كُلّ خَيْرٍ وَ‬
‫اجْعَ ْلنَا مُطِيعِيَ لِوُلَةِ أُمُورِنَا إِنّكَ مُجِيبُ الدّعْوَةِ‬
‫اللّهُ ّم إِنّا نَسْأَلُكَ الْهُدَى وَ التّقَى وَ الْعَفَافَ وَ الْغِنَى‬
‫اللّهُمّ لَ تُ ِزغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْهَدَيْتَنَا وَ هَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنّكَ أَنْتَ الْوَهّاب‬
‫رَبّنَا لَ تَجْعَلْنَا فِتْنَةً لّلّذِينَ كَفَرُوا وَاغْفِرْ لَنَا رَبّنَا إِنّكَ أَنْتَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ‬
‫رَبّنَآ ءَاتِنَا فِى الدّنْيَ حَسَنَةً وَ فِى اْلَ ِخرَةِ حَسَنَةً وَ قِنَا عَذَابَ النّارِ‪ ،‬وَ الْحَمْدُ لِ رَبِ الْعَالَمِيَ‪.‬‬
i Diadaptasi dari tulisan “Target Final Setan”, Rubrik Ghiwayah Majalah Islam ar-risalah No. 92/Vol. VIII/8 Safar –
Rabiul Awal 1430 H / Februari 2009