Anda di halaman 1dari 3

TUGAS TERSTRUKTUR LAYANAN KEFARMASIAN

Oleh :

FITRI LESTARI HARYANI G1F010004

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU-ILMU KESEHATAN JURUSAN FARMASI PURWOKERTO

2013

Makna utama dari film Patch Adams Film Patch Adams merupakan cerita yang menarik, yang merupakan kisah nyata dari seorang pria yang bernama Patch Adams. Patch merenungkan bahwa semua manusia pasti berusaha menemukan jalan untuk pulang. Manusia memiliki tujuan masing-masing dalam hidupnya. Film Patch Adams mengajarkan bahwa jika dalam hidup hanya berfokus pada masalah saja, maka tidak akan ada solusi. Dengan membuka mata dan melihat seluruh dunia yang baru setiap hari akan membuat berpikir untuk menemukan jawaban atas semua permasalahan yang terjadi. Selama kita masih hidup dalam dunia ini, masalah memang tak pernah lepas dari hidup kita. Masalah yang kita alami, hendaknya membuat kita bangkit. Kita harus selalu berusaha yang terbaik. Jangan berfokus pada masa lalu yang dapat membuat kita ragu atas tujuan hidup kita. Tetapi tataplah ke depan, bahwa hidup ini penuh harapan. Yakin selalu bahwa Tuhan selalu sempurna dalam hidup kita. Tak memandang seberapa besar masalah yang kita alami yang dapat membuat kita terpuruk, kita harus tetap bangkit dan tetap memberikan yang terbaik dari apa yang kita miliki dan kita bagikan kepada orang lain. Film ini mengajarkan, bahwa manusia semua sama, dokter merupakan pelayan, pelayan masyarakat yang nantinya akan membuat kehidupan masyarakat menjadi lebih baik dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik.

Deskripsi relevansi makna film untuk praktek pelayanan farmasi

Relevansi makna film untuk praktek pelayanan farmasi yaitu pelayanan farmasi harus memberikan yang terbaik dari apa yang dimiliki dan kita bagikan kepada pasien tanpa memandang status pasien. Metode pelayanan pengobatan tidak boleh terlalu kaku dengan hanya melihat sisi badaniah dan mengabaikan sisi rohaniah namun harusnya mencakup dua sisi tersebut. Bersama dengan kemampuan ilmiah, para praktisi pelayanan farmasi memerlukan suatu kemampuan untuk mendengar cerita-cerita dari pasien, memahami dan menghormati makna-maknanya, dan tergerak untuk bertindak atas nama pasiennya. Pada pelayanan farmasi tidak sebatas mengenai pengobatan tapi

juga dapat berbagi keceriaan dan memberikan semangat pada pasien. Sehingga pasien yang awalnya bagaikan orang yang tak memiliki pengharapan, dengan memberikan semangat kepadanya, maka orang tersebut memiliki keyakinan yang kuat akan hidupnya.

Deskripsi relevansi makna film sebagai seorang praktisi pelayanan kefarmasian kepada pasien masa depan Sebagai praktisi pelayanan kefarmasian dimasa depan kita harus memiliki hubungan yang baik dengan pasien. Tugas seorang apoteker bukan sekedar memberikan obat untuk kesembuhan pasien sebab tidak semua penyakit bisa disembuhkan melainkan membuat pasien merasa hidupnya bermutu membuat kehidupan pasien menjadi lebih baik dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik. Apoteker harus membuat pasien itu merasa dihargai. Kita harus memiliki prinsip bahwa hubungan antara apoteker dan pasien bukanlah sebuah hubungan dimana posisi apoteker lebih tinggi dan pasien lebih rendah, namun mengangap bahwa pasien adalah saudara kita, seseorang yang sudah seharusnya kita tolong dan obati. Seorang apoteker harus dapat melakukan komunikasi 2 arah dengan pasien, melakukan konseling mengenai pengobatan, memberikan semangat, motivasi kepada pasien, bersikap empati yang ditunjukkan baik secara verbal maupun non verbal. Cara komunikasi harus berorientasi kepada siapakah pasiennya ? sehingga anak-anak, remaja, dewasa maupun pasien usia lanjut dapat berbaur dengan apoteker, dapat tertawa bersama. Apoteker harus selalu mementingkan kepentingan pasiennya, kepentingan pasien selalu menjadi hal utama dalam tindakannya dan membantu orang-orang yang datang kepadanya. Jangan selalu memandang pasien dengan nama penyakitnya, namun tetap selalu mengutamakan siapakah pasien itu sebenarnya, berusaha mengenal, memahami dan menempatkan diri dihadapan para pasien.