Anda di halaman 1dari 2

802.

16
Terstandarisasi Januari 2002 Bekerja pada spektrum 10-66 GHz Kondisi kanal Line of Sight Bit rate 32 sampai 134 Mbps menggunakan frekuensi kanal 28 Mhz Modulasi menggunakan QPSK, 16 QAM dan 64 QAM Fixed wireless Frekunsi/kanal = 20, 25 dan 28 Mhz

802.16a
Terstandarisasi Januari 2003 Bekerja pada spektrum 2-11 GHz Kondisi kanal Non Line of Sight Bit rate 70 Mbps menggunakan frekuensi kanal 20 Mhz Modulasi menggunakan OFDM 256 sub-carrier, QPSK, 16 QAM, 64 QAM Fixed wireless dan portable Frekunsi/kanal = 1,5 hingga 20 MHz

802.16b
Terstandarisasi Januari 2003 Bekerja pada spektrum 5-6 GHz Kondisi kanal Non Line of Sight Bit rate 70 Mbps menggunakan frekuensi kanal 20 Mhz Modulasi menggunakan OFDM 256 sub-carrier, QPSK, 16 QAM, 64 QAM Fixed wireless dan portable Frekunsi/kanal = 1,5 hingga 20 MHz

802.16c
Terstandarisasi Bekerja pada spektrum 10-66 GHz Kondisi kanal Non Line of Sight Bit rate 70 Mbps menggunakan frekuensi kanal 20 Mhz Modulasi menggunakan OFDM 256 sub-carrier, QPSK, 16 QAM, 64 QAM Fixed wireless dan portable Frekunsi/kanal = 25 di US, 28 MHz di Eropa

802.16d
Terstandarisasi Januari 2003 Bekerja pada spektrum 2-66 GHz, tetapi adanya perbaikan dan sistem profile untuk 211 GHz Kondisi kanal Non Line of Sight Bit rate 70 Mbps menggunakan frekuensi kanal 20 Mhz Modulasi menggunakan OFDM 256 sub-carrier, QPSK, 16 QAM, 64 QAM Fixed wireless dan portable Frekunsi/kanal = 1,5 hingga 20 MHz

802.16e
Terstandarisasi 2005 Bekerja pada spektrum <6 GHz, Kondisi kanal Non Line of Sight Bit rate 15 Mbps menggunakan frekuensi kanal 5 Mhz Modulasi menggunakan OFDM 256 sub-carrier, QPSK, 16 QAM, 64 QAM Nomadic Mobility Frekunsi/kanal = 1,5 hingga 20 MHz

802.16f
Terstandarisasi 2005 Bekerja pada spektrum <6 GHz, Kondisi kanal Non Line of Sight Bit rate 15 Mbps menggunakan frekuensi kanal 5 Mhz Modulasi menggunakan OFDM 256 sub-carrier, QPSK, 16 QAM, 64 QAM Nomadic Mobility Frekunsi/kanal = 1,5 hingga 20 MHz Adanya Management Information Base

802.16g
Terstandarisasi 2010 Bekerja pada spektrum <6 GHz, Kondisi kanal Non Line of Sight Bit rate 15 Mbps menggunakan frekuensi kanal 5 Mhz Modulasi menggunakan OFDM 256 sub-carrier, QPSK, 16 QAM, 64 QAM Nomadic Mobility Frekunsi/kanal = 1,5 hingga 20 MHz Adanya Management Plane Procedures and Services

802.16i
Bekerja pada spektrum <6 GHz, Kondisi kanal Non Line of Sight Bit rate 15 Mbps menggunakan frekuensi kanal 5 Mhz Modulasi menggunakan OFDM 256 sub-carrier, QPSK, 16 QAM, 64 QAM Nomadic Mobility Frekunsi/kanal = 1,5 hingga 20 MHz Mobile Management Information Base (Project merged into 802.16-2009)

802.16j
Bekerja pada spektrum <6 GHz, Kondisi kanal Non Line of Sight Bit rate 15 Mbps menggunakan frekuensi kanal 5 Mhz Modulasi menggunakan OFDM 256 sub-carrier, QPSK, 16 QAM, 64 QAM Nomadic Mobility Frekunsi/kanal = 1,5 hingga 20 MHz Adanya Multi-hp relay Spesification

802.16k
Bekerja pada spektrum <6 GHz, Kondisi kanal Non Line of Sight Bit rate 15 Mbps menggunakan frekuensi kanal 5 Mhz Modulasi menggunakan OFDM 256 sub-carrier, QPSK, 16 QAM, 64 QAM Nomadic Mobility Frekunsi/kanal = 1,5 hingga 20 MHz Adanya 802.16 bridging

802.16m
Bekerja pada spektrum <6 GHz, Kondisi kanal Non Line of Sight Bit rate 15 Mbps menggunakan frekuensi kanal 5 Mhz Modulasi menggunakan OFDM 256 sub-carrier, QPSK, 16 QAM, 64 QAM Nomadic Mobility Frekunsi/kanal = 1,5 hingga 20 MHz Advanced air interface. This amendment is looking to the future and it is anticipated it will provide data rates of 100 Mbps for mobile applications and 1 Gbps for fixed applications. It will allow cellular, macro and micro cell coverage, with currently there are no restrictions on the RF bandwidth although it is expected to be 20 MHz or more.