Anda di halaman 1dari 8

Hakekat hukum dan kaitannya dengan hukum kedokteran

JC Sudjami, SH Dan Dr. JB. Soebroto, Sp. PA (K) PERHUKI DIY

HUKUM

UMUM

KHUSUS

HAKEKAT HUKUM

Hk. Kedokteran Hk. Kesehatan Hk. Rumah Sakit Hk. Pelayanan Kesehatan Hk. Kedokteran-Kehakiman

Apa HUKUM?
Belum terjawab sejak 2000 TH. S.M dan 2000 TH SESUDAH MASEHI
Coba jawab A. HUKUM ALAM : 1. Aliran Kuno (Lama) 2. Aliran Baru (Modern) aspek gabungan

rasional, irasional B. HUKUM POSITIVE : positif diatur oleh / dlm UU

Ambivalensi kecenderungan menyesatkan

ATTENTION Hati2 dan Ragukan Hukum 1. Social Approach /Social Utility (AWAS) 2.Anti Legisme ->Rasional Realistik ->abuse of power ... TIRANI Hitler Musolini 3.Intervensi Authority

Hukum harus bersendi HUMAN RIGHTS SOCIAL WELFARE


KEBIJAKAN HUKUMLEGAL : Melulu UU EXTRALEGAL : diluar UU Bibit Chandra CONTRALEGAL : KRITIS contoh : KB menyimpangi KUHP

TOTAL ENFORCEMENT Supremasi Hukum (Kabinet RI Bersatu jillid I + II) PENEGAKAN HUKUM 1. Area of No Enforcement Wisdon 2. Area of decision ... Enforcement AZAS HUKUM 3. Area Actual to Enforcement system ->LEGISLATIF ->EKSEKUTIF ->YUDIKATIF

PEMBANGUNAN PEMBAHARUAN HUKUM

Harus bersumber policy (kebijaksanaan policy maker)


SECARA UNIVERSAL

Human rights- social welfare Human service- human welfare Social defense Social security Civil society- masyarakat Madani Publik partisipasi

Hukum salah satu pranata kehidupan dalam masyarakat , bukan sematamata Satu-satunya sarana kehidupan tetapi berikut : POLEKSOS BUD HANKAM

Aplikasi
Policy : Pelayanan perlindungan kesehatan bagi masyarakat oleh Pemerintah yg wajib dipatuhi dgn sanksi berupa tata tertib(disiplin profesi)

Internasional dibawah naungan PBB : World Health and World Medical Organisation. Doctural : Healht for All Alma Atta Declaration th 1987, mewajibkan setiap negara anggota PBB menyelenggarakan doktrin kesehatan dgn bantuan managament & dana Internasional

Wujud Konkrit : Pemerintah R.I. : Pembangunan kesehatan untuk sarana kesejahteraan manusia, tertuang dalam undang-undang tentang kesehatan (UU No. 23 Tahun 1992) mencabut UU kesehatan dengan mengatur bagi providens dan Recievers kesehatan dengan PP tentang Tenaga Kesehatan No. 32 Tahun 1996

Undang-undang tentang Kesehatan UU No. 23 Tahun 1992, PP No.23 Tahun 1996 menerapkan sanksi : Tindakan administratif Sanksi ganti rugi yang Sanksi pidana penjara, denda, kurungan secara kumulatif dan alternatif (ps80, 81, 82, 83, 84, 85, 86, UU Tahun 1992) Sanksi tersebut sinkron dgn dasar doktrin Internasional (Special Protection against Criminal)

HAKEKAT SANKSI

Perlindungan bagi Receivers kesehatan dan prosiders secara timbal balik, namun mewajibkan secara hukum agar TENAGA KESEHATAN menjalankan profesi kesehatan dengan penuh tanggung jawab untuk mewujudkan kualitas pelayanan secara prima

RAMBU-RAMBU UU. No. 29 Th. 2004 jo. UU No. 23 Th 1992 (tentang pokok-pokok kesehtan) yang berlaku efektif 6 Oktober 2005 Hukum Perdata Perbuatan melawan hukum ex. Pasal 1365. 1366 KUHS bersumber infromconcent Perbuatan khusus ex. Pasal 555 UU No. 25 Th 1992 A + B Berisiko tuntutan ganti rugi Hukum Pidana : Kesengajaan, merupakan kehendak dokter secara sadar (ABORTUS, EUTHANASIA), Pembunuhan berdasar pasal 338 KUHP Kelalaian Ringan maupun Berat : pasal 359, 360 KUHP a + b dituntut Ganti Rugi Pembuktian ex. Pasal 184 KUHAP Hukum Administrasi Pelanggaran Disiplin ex. Pasal 54 UU No. 23 Th 1992 karena kesalahan P.P. No. 10 Th 1966 Sumpah P.P. No. 36 Th 1964 : Praktek Gelap KUHAP pasal 322 dan 112 Rahasia Publik Etika : Perbuatan Cabul/ Tak senonoh, sopan santun kepada pasien Perbuatan keutamaan sebagai menjalankan profesi perlindungan nyawa/ kehidupan Doktrin dan jurisprudensi Putusan PN Pati No. 8/ 1080/ Pid./ B Putusan PN Semarang No. 203/ 1981/ Pid./ B Putusan MA No. 600 K/ Pid./ 1983/ MA B Pelanggaran Kode Etik kesehatan : Majelis Kehormatan Kedokteran