Anda di halaman 1dari 2

Daftar Penerima Tanda Kehormatan BINTANG SAKTI

Selama ini, sangat susah sekali untuk mendapatkan Arsip, Buku, atau Catatan yang memuat secara lengkap para penerima Tanda Kehormatan ini. Padahal, sebagaimana yang kita ketahui, Bintang Sakti adalah anugerah TERTINGGI yang dapat diberikan oleh negara ini kepada individu Tentara Nasional Indonesia, atau kepada mereka yang menjalankan tugas-tugas kemiliteran demi negara. Atas dasar itu, saya memberanikan diri membuat thread ini, mengumpulkan nama-nama mereka yang pernah menerima Penghargaan Tertinggi ini, dan tentu saja sangat berjasa bagi nusa dan bangsa. Saya juga akan sangat berterima kasih jika ada tambahan data daripada rekan-rekan semua untuk melengkapi thread ini. Mungkin nantinya akan ada yang tidak ter-ekspose secara detail, karena menyangkut masalah kerahasiaan. Sekali lagi, ini hanya keperdulian daripada saya, selaku TS untuk mengumpulkan nama-nama mereka dalam satu tulisan, BANGSA YANG BESAR ADALAH BANGSA YANG TIDAK TIDAK MELUPAKAN DAN MENGHARGAI PARA PAHLAWAN-NYA!

Apakah itu Bintang Sakti? Bintang Sakti adalah, penghargaan tertinggi Republik Indonesia yang diberikan kepada anggota Angkatan Perang/Tentara Nasional Indonesia yang menunjukkan keberanian dan ketabahan tekad melampaui dan melebihi panggilan kewajiban dalam pelaksanaan tugas militer di dalam maupun di luar pertempuran tanpa merugikan tugas-tugas pokok. Anugerah tanda kehormatan berupa suatu bintang kepahlawanan bernama Bintang Sakti ini dianugerahkan juga kepada Warga Negara Indonesia bukan anggota Angkatan Perang yang menjalankan tugas kemiliteran dan memenuhi ketentuan-ketentuan. Pemberian Bintang Sakti diatur dalam UU no.65 Tahun 1958 bersama-sama dengan aturan pemberian Bintang Dharma. Disebutkan di dalam UU bahwa Bintang Sakti setingkat lebih tinggi daripada Bintang Dharma dan dapat diberikan berkali-kali untuk kepahlawanan yang berbeda. Bintang Sakti berbentuk sebagai berikut : Sebuah bintang bersudut tujuh dibuat dari logam berwarna perak dengan garis tengah 35

milimeter, di sebelah muka dilukiskan tulisan MAHAWIRA dan di sebelah belakang dilukiskan tulisan REPUBLIK INDONESIA. Bintang disertai Patra yang bentuk dan kombinasi warnanya sama dengan bintangnya, berukuran garis tengah 50 mm. Pita Bintang berupa pita kalung yang berukuran lebar 35 mm dan berwarna dasar kuning dengan 5 lajur merah lebar 1 mm yang membagi dalam bagian-bagian yang sama.
Mayor LB Moerdani, Mayor (atau letkol) Untung Samsuri, Awak Kapal KRI Tjandrasa, Praka Djamadi sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Bintang_Sakti Jenderal Besar TNI Soeharto, berada di urutan kedua setelah mendiang Panglima Besar Soedirman dalam urutan 61 penerima anugerah Bintang Sakti Maha Wira Ibu Pertiwi. Pilihan itu jatuh ke Pak Harto karena dinilai sebagai Perwira Handal Ahli Strategi. Penerima anugerah Bintang Sakti lainnya, termasuk Jenderal Besar TNI Abdul Haris Nasution (alm), Laksamana Muda (Anumerta) Josaphat Sudarso, Laksamana TNI (Laut) R. Subiyakto dan Laksamana TNI (Udara) Suryadi Suryadarma. sumber: http://www.da-vina.com/2011/04/alm-j...-soeharto.html Tanggal 19 Februari 1963 di halaman Istana Negara, Jakarta, Presiden Soekarno menganugerahkan Bintang Sakti bagi 1.165 pejuang Trikora. Sejumlah nama tercantum sebagai penerima Bintang Sakti, termasuk Herlina si Pending Emas, Leonardus Benny Moerdani, dan 61 ABK Kapal Selam RI Tjandrasa. Baru kali ini bintang tertinggi militer dianugerahkan secara kelompok, umumnya hanya buat individu yang bertugas diluar panggilan tugas. http://dedilimbonk.blogspot.com/