Anda di halaman 1dari 1

Salah satu masalah lingkungan yang ada disekitar kita adalah daun bambu.

Selama ini limbah daun bambu hanya digunakan sebagai pupuk organik, namun belum termanfaatkan secara maksimal. Kebanyakan bagian dari pohon bambu yang termanfaatkan oleh masyarakat hanya pada batangnya saja, sedangkan daunya dibiarkan berserakan sehingga mengurangi nilai estetika lingkungan. Solusi yang pernah ada sebelumnya belum mampu mengatasi masalah yang ada dan belum mampu memanfaatkan daun bambu sebagai produk bernilai lebih. Padahal didalam daun bambu terdapat banyak zat aktif, yakni flavonoid, polisakarida, klorofil, asam amino, vitamin, dan mikroelemen. Zat aktif tersebut mempunyai manfaat yang baik untuk kesehatan tubuh, seperti untuk menurunkan lemak darah dan kolesterol, menurunkan oksidasi antioksidan atau radikal bebas, sebagai bahan antipenuaan, sebagai pereda panas serta mampu menjaga stamina dan mencegah penyakit kardiovaskular. Kandungan flavonoid daun bambu memiliki efek positif pada kemoterapi terhadap sumsum tulang dan imunitas tubuh, memperbaiki aliran mikrovaskular bagi penderita jantung, fungsi trombosit, dan peredaran darah di otot jantung. Pengkonsumsian makanan instan yang berbahan sintesis kimia pada umumnya mendorong kami untuk memanfaatkan daun bambu dengan metode yang lebih alami dan bebas dari zat aditif yang berbahaya. Alternative mie sehat dengan kandungan dari daun bambu Apus yang dimixing dengan bahan lain untuk membuat mie. Seperti tepung terigu tinggi protein dengan metode pengawetan alami dengan cara dijemur (sinar matahari) sehingga kadar airnya berkurang dan membuat mie awet hingga satu bulan. Keunggulan produk ini adalah kandungan alami dari daun bambu selain itu membantu mengurangi permasalahan lingkungan dan produk ini menjangkau semua kalangan sebagai makanan sehat, murah,praktis, dan enak. Keyword : daun bambu, flavonoid, mie sehat.