Anda di halaman 1dari 2

JOB 7 KEKERASAN AGREGAT KASAR

Tujuan : Setelah akhir pelajaran diharapkan dapat menentukan agregat kasar untuk pembuatan suatu kontruksi beton berdasarkan kekerasannya. Tujuan khusus : Setelah akhir pelajaran mahasiswa diharapkan dapat : Menjelaskan prosedur pelaksanaan pengujian kekerasan agregat kasar dengan menggunakan bejana tekan (berdasarkan standar British) Menentukan sifat keras terhadap gaya hancur dari agregat kasar. Menggunakan peralatan yang diperlukan.

Alat yang digunakan : 1. Timbangan 2. Oven 3. Ayakan standar 4. Bejana silinder lengkap dengan stempelnya. 5. Batang pemadat 6. Mesin penekan Bahan yang digunakan: Agregat kasar yang akan di uji dalam keadaan jenuh air kering permukaan atau dalam keadaan kering yaitu dengan mengeringkannya dalam oven pada suhu 110 5oC selama 4 jam. Langkah Kerja : 1. Saring agregat kasar dengan susunan ayakan 16 mm & 10 mm.

2. Masukkan agregat dengan fraksi 16 10 mm kedalam bejana setinggi 10 cm dalam 3 lapisan yang masing masing lapisan dipadatkan sebanyak 25 kali dengan batang baja. Perhatikan ! Tinggi jatuh dari batang baja tersebut adalah 50 mm diatas permukaan agregat. 3. Ratakan permukaan agregat. 4. Keluarkan bejana benda uji dari bejana dan timbang beratnya (A gr) 5. Lakukan pekerjaan no.2 & 3 sekali lagi. 6. Letakkan stempel penekan didalam bejana. 7. Tekan bejana berikut stempelnya dengan tekan 40 KN yang dicapai dalam waktu 10 menit. 8. Hentikan penekan dan keluarkan benda uji dari dalam bejana. 9. Saring benda uji yang telah ditekan dengan saringan 2,36 mm 10. Timbang berat benda uji yang tahan diatas ayakan 2,36 mm (B gr) 11. Hitung presentase benda uji yang menembus lubang ayakan 2,36 mm sampai 1 desimal. Perhitungan : Benda uji yang menembus lubang ayakan 2,36 mm A = Berat benda uji B = Berat benda uji yang tertahan di atas ayakan 2, 36 mm. 100 %

Anda mungkin juga menyukai