Anda di halaman 1dari 20

i

USULAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA JUDUL PROGRAM


BUN JAVEE (SABUN JAGUNG DAN VCO) SEBAGAI ALTERNATIF UNTUK MENGHILANGKAN FLEK HITAM BEKAS JERAWAT DAN MENINGKATKAN KESEHATAN KULIT

BIDANG KEGIATAN: PKM K

Diusulkan oleh : Ketua Rifatul Mahmudah Gina apriana Syaiful Arif Budiman ( 1010323024)/2010 Anggota

(1110321011)/2011 (1110322017)/2011 (1110322069)/2011

UNIVERSITAS ANDALAS PADANG 2012

ii HALAMAN PENGESAHAN : Bun Javee (Sabun Jagung Dan Vco) Sebagai Alternatif Untuk Menghilangkan Flek Hitam Bekas Jerawat Dan Meningkatkan Kesehatan Kulit
2. Bidang Kegiatan : ( ) PKM-P ( ) PKM-T 3. Ketua Pelaksana Kegiatan (X) PKM-K ( ) PKM-M

1. Judul Kegiatan

a. Nama Lengkap b. NIM c. Jurusan d. Universitas e. Alamat Rumah dan No. Telp/HP f. Alamat Email

: Rifatul Mahmudah : 1010323024 : Ilmu Keperawatan : Universitas Andalas (UNAND) : Pemondokan Thursina Jl. Irigasi Pasar Baru, Padang Sumbar /o85263855001 rifatul.mahmudah@rocketmail.com :

4. Anggota Pelaksana Kegiatan/Penulis : 4 orang 5. Dosen Pendamping

a. Nama Lengkap dan Gelar b. NIDN c. Alamat Rumah dan No.Telp/HP

: Ns. Wedya Wahyu, S.Kp : 0011047304 : Jl. Simpang Tiga No.12 Air Tawar Timur Padang/081363468428

6. Biaya Kegiatab Total

a. Dikti b. Sumber Lain


7. Jangka Waktu Pelaksanaan

: Rp 11.573.500,: Rp : 4 bulan

Ketua Pelaksana Rifatul Mahmudah

( Rifatul Mahmudah ) Dosen Pendamping Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan (Ns. Wedya Wahyu, S.Kp) NIDN. 0011047304

Prof.Dr.H. Novesar Jamarun, M.Si NIP. 196205061988111001

iii

DAFTAR ISI

A. Lembar Pengesahan .................................................................................. B. Daftar Isi ................................................................................................... C. Latar Belakang Masalah ........................................................................... D. Perumusan Masalah .................................................................................. E. Tujuan ....................................................................................................... F. Luaran yang Diharapkan ........................................................................... G. Kegunaan .................................................................................................. H. Gambaran Umum Masyarakat/Sasaran..................................................... I. Metode Pelaksanaan.................................................................................. J. Jadwal Kegiatan ........................................................................................ K. Rancangan Biaya ...................................................................................... L. Lampiran ...................................................................................................

I II 1 3 3 4 4 4 8 11 12 15

DAFTAR GAMBAR

A. Gambar konsep kerangka kerja ................................................................. B. Denah peta lokasi produksi dan pemasaran ..............................................

8 16

A. JUDUL
BUN JAVEE (SABUN JAGUNG DAN VCO) SEBAGAI ALTERNATIF UNTUK MENGHILANGKAN FLEK HITAM BEKAS JERAWAT DAN MENINGKATKAN KESEHATAN KULIT

B. LATAR BELAKANG
Flek hitam bekas jerawat adalah salah satu masalah besar bagi para remaja, begitu juga dengan para orang dewasa yang peduli terhadap kecantikan dan pemeliharaan tubuhnya. Bekas jerawat dapat mengganggu penampilan dan kepercayaan diri seseorang. Wajah yang cantik, bersih, mulus, lembut dan terawat, adalah idaman setiap wanita. aktualisasi diri mereka. Menghilangkan Bekas Jerawat bukan lah hal yang mudah, namun ada sebagian orang yang dengan begitu cepat bisa menghilangkan bekas jerawat di wajah nya secara alami, namun banyak juga yang harus kehilangan rasa percaya diri karena flek hitam bekas jerawat yang susah untuk dihilangkan. Ada banyak cara yang sudah di praktikkan untuk menghilangkan bekas jerawat ini, namun hasilnya kadang kadang kurang efektif. Jagung biasa dikenal sebagai makanan pengganti nasi karena memang kandungan karbohidratnya yang cukup tinggi, disamping harganya yang relatif murah dan tidak mengenal musim., jagung ternyata juga bermanfaat untuk kecantikan, karena jagung mengandung zat dan vitamin yang sangat baik untuk kesehatan kulit. Menurut para ahli, kandungan gizi jagung PER 100 gram bahan adalah
Kalori Protein Lemak Karbohidrat Kalsium Fosfor Ferrum Vitamin A Vitamin B1 Air : 355 Kalori : 9,2 gr : 3,9 gr : 73,7 gr : 10 mg : 256 mg : 2,4 mg : 510 SI : o,38 mg : 12 gr

Dengan wajah yang

demikian, maka akan membuat penampilan seseorang menarik sehingga dapat meningkatkan

2 Jagung yang sangat baik untuk kesehatan kulit adalah jagung muda , karena memiliki kadar air yang tinggi. Protein, karbohidrat dan lemak yang terkandung di dalam jagung akan tersimpan di jaringan kulit dan nantinya akan berfungsi sebagai pelindung dari sinar UV. Selain itu kandungan zat dalam jagung juga berfungsi sebagai antioksidan sehingga bermanfaat untuk mengobati jerawat, peremajaan sel kulit, perawatan kulit, mencegah penuaan dini, menghambat pertumbuhan jamur dan dapat menghilangkan luka karena jerawat. Tanaman jagung sangat mudah ditemukan diseluruh daerah di Indonesia karena Indonesia merupakan negara agraris. Indonesia memiliki banyak lahan pertanian, terutama di luar Jawa, yang memungkinkan untuk diolah dan dikembangkan menjadi lahan pertanian jagung. Berdasarkan data dari Departemen Pertanian Republik Indonesia, provinsi yang menjadi sentra jagung di Indonesia adalah Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, sebagian Sumatera Barat, Sumatera Utara, Lampung, Sulawesi Selatan, Gorontalo, dan Sulawesi Utara. Produktivitas jagung di Jawa Barat dan Sumatera Barat mencapai lebih dari 50 kuintal per hektar. Virgin coconut oil (VCO) adalah minyak kelapa hasil fermentasi mikroba khusus yang diisolasi dari kelapa segar atau yang biasa disebut dengan nonkopra tanpa menggunakan zat kimia ataupun pemanasan. Mikroba yang digunakan dapat mempertahankan kandungan vitamin A, D, E, K,omega 3, 6, 9, asam lemak laurat, kaprat, monokaprat, kaprilat (syukur,2005). Kandungan VCO secara umum dilaporkan terdiri dari 92% asam lemak,yang terdiri dari 48-53% asam laurat, 8,9% asam kapilarit, dan 7% asam kaprat. VCO juga mengandung jumlah tinggi vitamin A, D, E, K, antioksidan, protein, dan trigliserida. Menurut Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pasca Panen Pertanian Lampung (2007), VCO lebih banyak dimanfaatkan sebagai bahan suplemen, perawatan kesehatan, dan bahan baku farmasi kosmetik. Asam kaprat dan asam laurat dalam VCO memiliki sifat anti-mikroba ,anti-bakteri dan dapat memperhalus kulit, serta obat alergi. Antioksidan yang terkandung dalam VCO efektif memerangi efek penuaan dengan menghambat radikal bebas pada kulit. Struktur molekul VCO yang relatif kecil memungkinkannya untuk menembus kulit dengan mudah. Para remaja ataupun orang dewasa pada saat ini masih bingung dalam mencari kosmetik yang tepat untuk menghilangkan flek hitam bekas jerawat dan meningkatkan SLS (Sodium Lauryl kesehatan kecantikan kulit mereka. Sabun-sabun yang beredar di pasaran banyak yang terbuat dari bahan kimia yang tidak baik untuk kesehatan kulit, seperti Sulfate),SLS ini adalah bahan yang dipakai untuk membuat detergent. Untuk antisipasi dari dampak negatif hal tersebut maka inilah saatnya kita membuat suatu terobosan baru dengan

3 membuat sabun herbal yang berbahan dasar jagung dan VCO. Dengan harapan inovasi ini dapat menjadi alternative bagi masyarakat untuk mendapatkan kosmetik yang tepat dan sehat. Sabun yang terbuat dari bahan alami ini dapat berkhasiat menghilangkan flek hitam bekas jerawat dan meningkatkan kesehatan serta kecantikan kulit. Melihat besarnya peluang dan kesempatan yang ada,, maka usaha produksi sabun herbal berbahan dasar jagung dan VCO ini adalah hal yang tepat untuk memasuki dunia pasar. Usaha ini akan sangat menjanjikan apabila kita dapat mengelolanya dengan baik dan benar. Usaha ini akan mendatangkan nilai keuntungan ekonomis yang tinggi, serta menjadi alternative peluang usaha bagi mahasiswa dan dapat meningkatkan karya kreatifitas mahasiswa dalam menemukan hasil karya yang bermanfaat dan tepat guna.

C. PERUMUSAN MASALAH
Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan di atas, maka permasahan yang dibahas dalam tulisan ini adalah: 1. Bagaimana pengolahan jagung muda dan VCO menjadi sabun herbal yang dapat menghilangkan flek hitam bekas jerawat dan dapat meningkatkan kesehatan kulit. 2. Bagaimana cara pemasaran produk BUN JAVEE sebagai produk baru di kalangan masyarakat.

D. TUJUAN
Tujuan dari penulisan karya ini adalah : 1. Mengetahui bagaimana cara memanfaatkan jagung muda dan VCO untuk diolah menjadi sabun kecantikan 2. Memberikan alternatif pada masyarakat untuk mengatasi masalah flek hitam bekas jerawat dengan menggunakan bahan herbal. 3. Sebagai media bagi mahasiswa dalam melatih kemandirian dan jiwa wirausaha 4. Menyediakan dan mengenalkan produk inovasi sabun untuk meningkatkan kecantikan dan kesehatan kulit.

E. LUARAN YANG DIHARAPKAN


Luaran yang diharapkan dalam program ini adalah : a. Meningkatkan karya kreatifitas mahasiswa dalam rangka bereksperimen dan menemukan hasil karya yang bermanfaat dan tepat guna. b. Masyarakat dapat memanfaatkan BUN JAVEE untuk menghilangkan flek hitam bekas jerawat dan kesehatan kulit wajah. c. Diharapkan melalui kegiatan ini jagung dapat dimanfaatkan secara maksimal sehingga menghasilkan barang komersial yang meningkatkan kesehatan kulit dan menjadi salah satu peluang usaha dengan prospek yang menjanjikan.

F. KEGUNAAN
Adapun kegunaan program yang dimaksud adalah : 1. Dengan dibuatnya produk sabun berbahan dasar jagung dan VCO ini diharapkan dapat bermanfaat dan berkhasiat bagi kesehatan kulit orang banyak. 2. Meningkatkan inovatif mahasiswa dalam menemukan hasil karya berupa produk baru yang dapat dipasarkan. 3. Dengan dibuatnya produk ini diharapkan dapat membuka lahan usaha baru

G. GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA


1. Peluang Usaha Luas panen jagung Sumbar pada tahun lalu itu, tercatat 69.239 hektare dan produktivitas 64,61 Kuwintal per hektare. Bahkan, tahun ini produksi jagung Sumbar ditargetkan sebanyak 637.742 ton dengan luas panen 95.757 ha, produktivitas 66,60 kuintal/ha dan pada 2015 diproyeksikan produksi mencapai satu juta ton. Jagung yang berlimpah di Sumatera Barat ini memudahkan dalam pencarian bahan baku utama dari produk BUN JAVEE ini. Selain itu harga bahan baku yang murah dan terjangkau karena dalam suatu usaha memiliki prinsip mendapatkan keuntungan yang sebesarbesarnya dari modal yang sekecil-kecilnya. Jadi dengan bahan baku utama yang murah maka biaya produksi dapat diminimalisasi namun mendapat keuntungan yang maksimal. Kelayakan

5 dalam suatua usaha, tidak terlepas dari berbagai faktor ketersediaan bahan baku, target konsumen, tingkat persaingan produk sejenis, dll. Kombinasi dari sabun ini adalah VCO, untuk pembelian bahan baku ini kita bekerjasama langsung dengan mahasiswa F.MIPA UNAND yang membuka usaha dalam pembuatan VCO. Bahan baku VCO yang dipilih adalah VCO yang berkualitas terbaik. Kemudian akan dibuat kontrak kerjasama dengan pihak-pihak yang berkaitan dengan usaha pembuatan VCO tersebut, mereka akan memfasilitasi dalam penyediaan bahan baku VCO yang berkualitas terbaik. Lokasi usaha yang akan didirikan berada di kawasan kampus UNAND Limau Manis Padang. Pada usaha pengolahan jagung muda dan VCO menjadi sabun herbal BUN JAVEE ini, struktur organisasi usaha masih cukup sederhana, dimana satu orang sebagai ketua dan tiga orang sebagai anggota dengan pembagian tugas yang telah ditetapkan, sehingga diharapkan dengan pembagian tersebut dapat memperlancar jalannya usaha. Dalam merencanakan usaha pengolahan jagung muda dan VCO menjadi sabun herbal BUN JAVEE ini, sudah dilakukan suatu perhitungan dan perkiraan secara teoritis yang cermat dan dapat dipertanggung jawabkan. Berikut adalah beberapa pertimbangan factor SWOT yang bisa ditemukan dalam menganalisis keberlangsungan usaha sabun herbal BUN JAVEE . Dimana terdapat 4 faktor yang menjadi pertimbangan yaitu kekuatan (Strength), kelemahan (Weakness), Peluang (Opportunity), ancaman (Threath) adalah sebagai berikut : Tabel 1. Faktor SWOT usaha pembuatan produk sabun herbal BUN JAVEE

FAKTOR SWOT Kekuatan (Strength)

Usaha pembuatan BUN JAVEE o o o o o Harga produk yang murah Bahan Baku yang melimpah Keunikan produk Kesukaan konsumen akan produk Khasiat dari produk Kemungkinan kemasan yang kurang menarik

Kelemahan (Weakness)

Peluang (Opportunity)

Kesempatan biaya produksi murah

6
o Peluang pasar di are kampus Unand dan daerah sekitar kota Padang Kesempatan menguasai pasar

Ancaman (Threath)

o Standarisasi mutu o Kemungkinan pesaing skala besar o Perubahan keinginan masyarakat

By Acer at 5:55 am, 9/24/13

APPROVED

2.

Media Promosi Yang Digunakan

Media penunjang proses pemasaran, ada beberapa alternative yang biasa digunakan untuk memproduksi produk ini, sehingga lebih dikenal oleh masyarakat dan menjadi pilihan masyarakat. Media ini berupa pamphlet, spanduk, leaflet, serta media internet . Media internet yang dapat digunakan yaitu social media seperti facebook dan twitter. Melalui social media peneliti akan banyak melakukan promo dan mempublikasikan khasiat yang didapat dari Bun Javee ini. Selain itu juga akan memupuk hubungan yang baik dengan konsumen supaya loyalitas konsumen dapat terus terjaga. Masukan dan kritik akan kami tanggapi sebaik mungkin. Strategi marketing seperti ini diharapkan akan mendatangkan pengaruh positf dalam peningkatan market share dari produk BUN JAVEE ini serta menjaga kontinuitas dari usaha ini.

3.

Gambaran Umum Masyarakat Sasaran

Adapun masyarakat yang akan dijadikan sasaran dalam pemasaran produk sabun herbal BUN JAVEE ini adalah masyarakat yang ada di Provinsi Sumatera Barat terutama pada :

1. Masyarakat yang tersebar di sekitar kampus dan kompleks perumahan Universitas Andalas Padang 2. Masyarakat Kota Padang dan sekitarnya. 3. Mahasiswa dan dosen di kampus UNAND. 4. Mini Market dan toko kosmetik, apotek yang tersebar di provinsi Sumatera Barat.

7 4. Rencana Pencapaian Perencanaan menajemen yang digunakan adalah general partnership yaitu semua anggota ikut secara aktif mengoperasikan bisnis serta bersama-sama bertanggung jawab, termasuk tanggung jawab yang tak terbatas terhadap hutang-hutang bisnis. Namun dalam pelaksanaan teknis ada pembagian tugas masing-masing sesuai kesepakatan bersama. Selain itu akan diadakannya kerjasama dengan beberapa pedagang skala menengah ke bawah dan tidak menutup kemungkinan untuk bekerja sama dengan pengusaha skala atas untuk membantu memasarkan produk sabun herbal BUN JAVEE ini sehingga dapat dengan cepat dikenal dan diminati oleh masyarakat.

5. Strategi Pemasaran Yang Akan Ditetapkan a. Kebijakan Produk

Usaha ini bergerak dibidang produksi dan distribusi. Jenis produk ini Berupa sabun herbal transparan untuk menghilangkan flek hitam bekas jerawat dan kesehatan kulit. b. Kebijakan harga Harga yang diberikan kepada distributor yaitu sebesar Rp 9.000,00 dan kepada konsumen sebesar Rp 10.000,00 c. Kebijakan promosi Untuk meningkatkan hasil sabun herbal BUN JAVEE perlu dilakukan promosi. Bentuk promosi ini diantaranya yaitu pemasangan pamphlet, leaflet, serta promosi awal produk ini akan diberikan diskon 10% kepada konsumen setiap pembelian sabun langsung ke stan BUN JAVEE . d. Kebijakan distribusi Distribusi hasil produksi kepada konsumen dilakukan kerjasama dengan mitra distribusi Koperasi Mahasiswa, Mini Market,toko kosmetik, Apotek dan Bazaar mahasiswa, serta nantinya akan diadakan pameran di Pusat Kegiatan Mahasiswa.

6. Analisiss Pendapatan dan Keuangan Produksi 2 bulan pertama = 700 buah

8 Produksi 2 bulan kedua Total produksi = 700 buah = 1.400 buah

Harga produk BUN JAVEE yang di tawarkan : Distributor Konsumen = Rp 9.000,00 = Rp 10.000,00
= Rp 10.000,00 Rp 1.000,00 = Rp 9.000,00 = 1.400 x Rp 9.000,00 = Rp 12.600.000,00

Discount promosi 10% = 10% x Rp 10.000,00 = Rp 1.000,00


Harga bersih jual ke konsumen Hasil penjualan 4 bulan

Biaya produksi 700 buah (lihat table.3) = Rp 4.818.500,00 Total biaya produksi (1.400 buah) selama 4 bulan = Rp 4.818.500,00 x 2 = Rp 9.637.000,00 Keuntungan tiap 4 bulan = Rp12.600.000,00 - Rp 9.637.000,00 = Rp 2.963.000,00

H. METODE PELAKSANAAN
1. Konsep Kerangka Kerja

P e m b u a ta n R e s e p

P e m b u a ta n P ro d u k

U ji C o b a

S o c ia l M e d ia P ro m o s i

K o n v e n s io n a l P e la n g g a n

Pelaksanaan kegiatan usaha dilakukan di tempat usaha yang telah disewa selama 4 bulan di sekitaran kampus UNAND. Kegiatan akan dilakukan selama 4 bulan dan kegiatan diadakan 3 kali dalam seminggu yaitu hari jumat, sabtu dan minggu dimulai dari persiapan

9 bahan dan peralatan, pencarian bahan baku, pengolahan bahan, pengujian, pemasaran, dll sehingga dihasilkan produk yang diinginkan. Untuk tahapan pembuatan produk dilakukan dalam bentuk periode, jadi dalam waktu 4 bulan akan diadakan 7 periode pembuatan produk sehingga dihasilkan produk yang diinginkan. Kegiatan akan dimulai dari jam 08.00 WIB sampai selesai. Jagung muda sebagai bahan baku dalam pembuatan sabun Herbal BUN JAVEE ini diperoleh dari petani jagung langsung. Dalam pemilihan bahan baku harus sangat diperhatikan agar kualitas produk dapat maksimal. Untuk itu perlu dilakukan seleksi terhadap jagung muda yang akan digunakan dalam pembuatan sabun herbal ini. VCO sebagai kombinasi dari produk sabun herbal ini akan bekerjama langsung dengan mahasisiwa F.MIPA UNAND yang sedang menjalankan uasaha VCO. Bahan baku VCO yang dipilih adalah VCO yang berkualitas terbaik. Langkah-langkah pelaksanaan program sebagai berikut : a. Persiapan bahan baku

Formulasi sabun transparan : 1. asam stearat 6,5%


2. VCO 3. Sari jagung 4. NaOH 5. Gliserin 6. Etanol 7. gula pasir 8. asam sitrat 18,5% 21% 17% 12% 10,5% 7% 3%

9. cocoamide DEA 5% 10. air 3,5%

( Skripsi, Formulasi Sabun Transparan Dari Vco Dan Minyak Sereh Wangi Serta Uji Efek Anti Mikroba Terhadap Bakteri Penybab Jerawat, Nona Andrio, Fakultas Farmasi Unand,2008 )

10 Rangkaian kegiatan mulai dari pembelian bahan baku berupa jagung muda yang baik dan segar, didapat dari petani jagung secara langsung. Selanjutnya bahan baku yang telah diperoleh kemudian di sortasi untuk menghilangkan bahan baku yang dianggap kurang baik untuk diolah, misalnya terdapat cacat, busuk dan sebagainya. Bahan baku VCO akan di beli langsung kepada Mahasiswa F.MIPA UNAND yang telah dibuat kontrak kerjasama. Bahanbahan kimia dapat dibeli di toko bahan-bahan kimia yang tidak jauh dari lokasi produksi. b. Pengolahan Tahapan ini merupakan kegiatan mulai dari proses pengupasan bahan baku, pencucian, pengambilan ekstrak, hingga bahan baku siap untuk dilakukan pengolahan . Pengambilan ekstrak jagung : 1. Jagung dikupas bersih dan dicuci 2. Setelah dicuci bersih pisahkan daging jagung dengan tongkolnya dengan cara mengkikisnya dengan pisau. 3. Setelah itu blender jagung tersebut sampai lumat 4. Diamkan sampai air dan saripati jagung ini memisah 5. Kemudian buang air bagian atasnya, lalu ambil saripati jagung tersebut. 6. Sari pati jagung dikeringkan, sampai diperoleh serbuk kering

c. Pembuatan sabun herbal BUN JAEE Merupakan rangkaian proses pengolahan ekstrak jagung di campur dengan VCO, selanjutnya diolah menjadi sabun herbal yang siap untuk dipasarakan. Proses pembuatan : 1. Asam staerat di lebur pada suhu 60derajat celcius selama 15 menit 2. VCO ditambahkan dan diaduk hingga homogeny 3. NaOH ditambahkan jika sudah mencapai suhu 70-80 derajat celcius dan diaduk selama 2-4 menit hingga terbentuk sabun 4. Gliserin, gula, asam sitrat, etanol, cocoamide DEA, dan air ditambahkan sambil terus diaduk sekitar 7-10 menit, hingga campuran menjadi homogen 5. Campuran didinginkan sampai suhu 40 derajat celcius lalu tambahkan ekstrak jagung 6. Campuran dicetak kedalam cetakan dan didiamkan selama 24 jam hingga sabun mengeras.

11 ( Skripsi, Formulasi Sabun Transparan Dari VCO Dan Minyak Sereh Wangi Serta Uji Efek Anti Mikroba Terhadap Bakteri Penybab Jerawat, Nona Andrio, Fakultas Farmasi Unand,2008)

Setelah itu akan diadakan beberapa uji untuk membuktikan apakah sabun herbal BUN JAVEE ini baik untuk digunakan, baik penelitian di laboratorium maupun menguji secara langsung kepada masyarakat sehingga akan diketahui respon masyarakat terhadap produk sabun ini. d. Pengemasan Langkah selanjutnya adalah melakukan pengemasan yang menarik, sehingga menarik minat konsumen. Kemasan dirancang semenarik mungkin sehingga mewakili ciri khas produk. Misalnya dengan menampilkan gambar jagung pada kemasan sehingga orang akan tertarik pada produk ketika baru melihatnya. Didalam kemasan juga dicantumkan komposisi produk dan juga masa kadaluwarsa, khasiat dari produk tersebut. e. Promosi dan Pemasaran

Setelah keempat paket kegiatan diatas selesai dilaksanakan maka akan dilakukan promosi dan pemasaran yang akan dilakukan dengan beberapa cara yaitu langsung dijualkepada konsumen dan toko-toko yang banyak dikenal masyarakat atau toko-toko yang berkompeten dalam bidang pendistribusian.

I. JADWAL KEGIATAN
Tabel 2. Jadwal Rencana Pelaksanaan Kegiatan
Bulan ke-1 Kegiatan Minggu ke1 Konsultasi Dengan Dosen Pembimbing Persiapan Bahan dan Peralatan Pembuatan Produk BUN JAVEE . . . . . . . . . . . . 2 3 4 Bulan ke-2 Minggu ke1 2 3 4 Bulan ke-3 Minggu ke1 2 3 4 1 Bulan ke-4 Minggu ke2 3 4

12
Tahap komersialisasi produk

Tahapan pengujian produk Evaluasi secara umum kegiatan bisnis Pengolahan Data Pembuatan draft laporan akhir

J. ANGGARAN BIAYA
a. Tabel 3. Anggaran Biaya Produksi
No Nama alat Jumlah Harga satuan (Rp) Harga seluruhnya (Rp) BAHAN HABIS PAKAI (untuk produksi 700 buah sabun) 1. Asam stearat 2. VCO 3. NaOH 4. Jagung 5. Etanol 6. Gula pasir 7. Asam sitrat 8. Cocoamide DEA 9. Gliserin 10 . Air sulingan 11 . Gas 2.9 Kg 8,4 Kg 9 Kg 15 Kg 8 Kg 3 Kg 1,3 Kg 2.3 Kg 5.5 Kg 2 galon 1 tabung Rp 450.000,00 Rp 70.000,00 Rp 35.000,00 Rp 4.000,00 Rp 1.305.000,00 Rp Rp Rp Rp Rp 840.000,00 315.000,00 60.000,00 224.000,00 24.000,00

Rp 28.000,00 Rp 8.000,00

Rp 850.000,00 Rp 25.000,00 Rp 85.000,00 Rp 10.000,00 Rp 100.000,00

Rp 1.105.000,00 Rp Rp Rp Rp 57.500,00 467.500,00 20.000,00 100.000,00

13
12 . Pengemasan sabun produk/kotak 750 kotak Rp 400,00 Rp 300.000,00

JUMLAH

Rp 4.818.500,00

No

Nama alat

Jumlah

Harga satuan (Rp)

Harga seluruhnya (Rp)

PERALATAN 1. Kompor + tabung gas 2. Timbangan 3. Kulkas kecil 4. Mixer 5. Blender 6. Sarung tangan karet 7. Thermometer 8. Kacamata pelindung 9. 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 Pisau Gunting Solet kayu Wadah stainlesstell Kain lap Kain alas cetakan (4 meter) Tikar Clemek Baskom / wadah plastic Sendok Kocokan telur wadah cetakan kayu/plastic Gelas ukur Saringan pelastik Dandang stainlessteel 1 1 1 1 1 4 1 4 3 3 3 2 5 1 1 4 5 1 lusin 2 50 3 3 2 JU MLAH Rp 450.000,00 Rp 100.000,00 Rp 750.000,00 Rp 300.000,00 Rp 250.000,00 Rp 25.000,00 Rp 100.000,00 Rp 50.000,00 Rp 25.000,00 Rp 10.000,00 Rp 15.000,00 Rp 50.000,00 Rp 5.000,00 Rp 450.000,00 Rp 100.000,00 Rp 750.000,00 Rp 300.000,00 Rp 250.000,00 Rp 100.000,00 Rp 100.000,00 Rp 200.000,00 Rp 75.000,00 Rp 30.000,00 Rp 45.000,00 Rp 100.000,00 Rp 25.000,00 Rp 60.000,00 Rp 50.000,00 Rp 120.000,00 Rp 24.000,00 Rp 30.000,00 Rp 30.000,00 Rp 350.000,00 Rp 60.000,00 Rp 30.000,00 Rp 300.000,00 Rp 3.579.000,00

Rp 60.000,00 Rp 50.000,00 Rp 30.000,00 Rp 8.000,00

Rp 30.000,00 Rp 15.000,00 Rp Rp Rp 7.000,00 20.000,00 10.000,00

Rp 150.000,00

14

Jumlah No Lain-lain 1. Transportasi 2. Sewa tempat (produksi) 3. Dokumentasi 4. Administrasi 5. Promosi (pamphlet,leafleat) 6. Modem + paket internet 4 bulan (media promosi) 7. Biaya telepon 4 bulan JUMLAH 4 bulan Rp 500.000,00 Rp 250.000,00 Rp 300.000,00 Rp 100.000,00 Rp 500.000,00 Rp 500.000,00 Nama alat Harga satuan (Rp)

Harga seluruhnya (Rp)

Rp 500.000,00 Rp 1.000.000,00 Rp 300.000,00 Rp 100.000,00

Rp 500.000,00 Rp 500.000,00

Rp 60.000,00

Rp

240.000,00

Rp 3.140.000,00

Tabel 4.Total Keseluruhan Dana


Bahan habis pakai (untuk produksi 700 buah sabun) PERALATAN Lain-lain JUMLAH Rp 3.579.000,00 Rp 3.140.000,00 Rp 11.537.500,00 Rp 4.818.500,00

15

J. LAMPIRAN
1. Biodata Ketua dan Anggota Kelompok Biodata Ketua Kelompok Identitas Pribadi Nama NIM : Rifaatul Mahmudah : 1010323024

Fakultas/ Jurusan : Keperawatan/ Ilmu Keperawatan Padang, 24 September 2012

Rifaatul mahmudah Biodata Anggota Kelompok Identitas Pribadi


Nama NIM Fakultas/ Jurusan : Gina Apriana : 1110321011 : Keperawatan/ Ilmu Keperawatan Padang, 24 September 2012

Gina Apriana

16
Nama NIM Fakultas/ Jurusan : Syaiful : 1110322017 : Keperawatan/ Ilmu Keperawatan Padang, 24 September 2012

Syaiful Nama NIM Fakultas/ Jurusan : Arif Budiman : 1110322069 : Keperawatan/ Ilmu Keperawatan

Padang, 24 September 2012

Arif budiman K. DENAH PETA LOKASI PRODUKSI DAN PEMASARAN

Kampus UNAND

17

Fakultas keperawatan unand

Pusat Kegiatan Mahasisiswa Unand

Gerbang Unand Lokasi Produksi Lokasi pembelian bahan baku VCO

( lahan pertanian jagung)

Lokasi pembelian bahan kimia

loksi penjualan

Wilayah kota padang