Anda di halaman 1dari 9

HADIST TENTANG APLIKASI LAYANAN MEDIASI, LAYANAN KONSULTASI, DAN LAYANAN INFORMASI A.

Pendahuluan Islam merupakan agama yang paling benar dan diakui oleh Allah SWT. Al-Quran merupakan petunjuk bagi manusia dalam menjalani kehidupan didunia yang didalamnya telah mencakup semua aspek kehidupan. Untuk bisa memahami Al-quran tersebut dibutuhkan adanya hadist sebagai penjelas dari apa yang telah disampaikan dalam Alquran. Layanan bimbingan dan konseling ini adalah salah satu upaya layanan agar kita bisa memahami hidup dan kehidupan. Hal ini telah diatur dalam Al-quran dan juga hadisthadist yang relevan dengan agama Islam. Dalam kehidupan manusia tidak ada yang tidak mempunyai kesalahan. Adakalanya sering terjadi perselisihan atau pertikaian diantara individu yang satu dengan individu yang lain.. Pada Al-quran Allah menganjurkan kepada manusia agar dapat menyelesaikan sengketa melalui musyawarah. Hal ini sejalan dengan sifat penyelesaian sengketanya bersifat consensus atau kesepakatan dengan cara negosiasi. Untuk itu pemakalah akan menjelaskan tentang hadist layanan-layanan bimbingan konseling islami. Diantara layanan yang akan dibahas diantaranya layanan mediasi, layanan konsultasi, layanan informasi.

B. Hadist-Hadist Tentang Aplikasi layanan Mediasi, Konsultasi dan Informasi 1. Layanan Mediasi: Mendamaikan Orang yang berselisih

1 [ ]
Artinya: Dari Ahnaf bin Kais berkata: aku pergi menolong seorang laki-laki maka Abu Bakar menemui saya, kamu ingin pergi kemana? saya berkata: saya pergi menolong seorang laki-laki. Abu Bakar berkata: pulanglah, sesungguhnya saya
1

al-Bukhr, Shahh al-Bukhr, Juz 1, h. 15, hadits 31

telah mendengar Rasulullah bersabda: apabila seorang muslim yang saling membunuh maka orang yang membunuh dan yang terbunuh akan masuk neraka, kemudian aku berkata (abu bakar) ini adalah orang yang membunuh, bagaimana dengan orang yang terbunuh? Rasulullah bersabda sesungguhnya orang yang terbunuh itu juga berhasrat untuk membunuh saudaranya

] . ]
Artinya: Dari Ali R.A Rasulullah SAW berkata kepadaku apabila kamu memutuskan suatu hukum kepada dua orang maka langsung memutuskan sampai kamu mendengarkan pendapat yang lain, sehingga kamu bisa memutuskan hukum suatu perkara. (HR. At-tarmidzi)

2 []
Artinya: Dari Atha ibn Abi Muslim Abdillah Al-khurasain berkata, Rasulullah SAW bersabda berjabat tangan menghilangkan dendam, saling bertukar hadiah menyebabkan saling mencintai dan menghilangkan amarah (HR. Malik) Hadist diatas menjelaskan bagaimana seseorang memutuskan suatu perkara terhadap suatu permasalahan dua orang yang berselisih.sebelum mengambil keputusan hendaklah mendengar penjelasan dari kedua belah pihak yang sedang bermasalah. Ini bertujuan agar kedua belah pihak yang tidak ada merasa diuntungkan dan merasa dirugikan atas keputusan yang ditetapkan. Ketika mengambil keputusan suatu perkara dari dua orang yang berselisih itu tidak dalam keadaan marah dan harus dalam keadaan yang tenang supaya masalah yang sedang dihadapi itu bisa terentaskan dengan baik. Setelah keputusan perkara tersebut ditetapkan dan kedua belah pihak dapat menerima keputusan dalam penyelesaian masalah itu hendaklah saling berjabat tangan atau saling menukarkan hadiah sehingga kedua belah pihak awalnya yang saling membenci dapat saling mencintai, pihak yang tadinya saling marah dapat berdamai. Sesungguhnya Allah sangat menyukai perdamaian dan membenci perselisihan. Itulah tujuan dari layanan mediasi didalam bimbingan konseling islam. Hadist diatas ada
2

Mlik ibn Anas, Muwaththa` Mlik, Juz 5, h. 1334, hadits 3368

kaitannya dengan layanan mediasi menurut bimbingan konseling. Layanan mediasi adalah proses konseling yang dilaksanakan konselor terhadap dua pihak atau lebih yang sedang saling tidak menemukan ketidakcocokan, dengan layanan mediasi konselor berusaha mengantarai atau membangun hubungan diantara mereka, sehingga mereka menghentikan dan terhindar dari pertentangan yang lebih lanjut yang merugikan semua pihak. Dengan kata mediasi lain adalah proses negosiasi pemecahan masalah dimana pihak luar yang tidak memihak (impartial) dan netral bekerja dengan pihak yang bersangketa untuk membantu mereka memperoleh kesepakatan perjanjian secara memuaskan. Dengan adanya layanan mediasi menurut hadist ini adalah: 1) Mengajak konseli untuk selalu berhubungan baik dengan sesama 2) Mengajak konseli berfikir untuk melihat maslaah dari berbagai sudut pandang 3) Berusaha mendamaikan kondisi konseli yang berselisih agar terciptanya hubungan yang baik. 2. layanan konsultasi: Sahabat bertanya rasulullah menjawab (percakapan nabi dengan para sahabat untuk mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat).

[ ]

Artinya: dari Abu hurairah, bahwasanya Rasulullah perdamaian SAW ditanya tentang pekerjaan yang paling utama, lalu ia menjawab iman kepada Allah dan RasulNya, lalu apa lagi beliau berkata berjuang dijalan Allah dan lalu apa lagi mabrur. (HR. Bukhari) Didalam bimbingan konseling islam mengenai layanan konsultasi yang terkait dengan hadits diatas menjelaskan mengenai percakapan Nabi dengan para sahabat, dimana sahabat bertanya dan nabi menjawab, jadi tujuan layanan konsultasi menurut bimbingan konseling islam terkait dengan memungkinkan seseorang untuk memperoleh wawasan, wawasan yang terkait dengan ajaran islam itu sendiri untuk mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat dengan layanan konsultasi secara bimbingan islam.
3

al-Bukhr, Shahh al-Bukhr, Juz 1, h. 13, hadits 26

Menurut bimbingan konseling layanan konsultasi merupakan layanan konseling yang dilaksanakan oleh konselor terhadap seorang klien yang mana konselor memungkinkan konsulti memperoleh wawasan, pemahaman dan cara-cara yang perlu dilaksanakannya dalam menangani kondisi atau permasalahan pihak ketiga. Pada konsultasi permasalahan pihak ketiga (yaitu seorang atau sejumlah individu yang mengalami masalah) dilakukan oleh konsulti setelah berkonsultasi dengan konsultan (konselor). Dan yang perlu dikembangkan oleh seorang konselor terhadap konsulti yaitu (WPKNS) wawasan, pengetahuan, keterampilan, nilai dan sikap. 3. layanan informasi: Tanda-tanda hari kiamat

[ ]

Artinya: anas Bin Malik berkata saya tidak akan menyampaikan perkataan kepada kalian, yang mana tidak ada orang lain yang menyampaikan setelah aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, tanda-tanda waktu yang paling tidak menunjukan ketidak tahuan tentang ilmu pengetahuan dan perzinaan, dan menunjukkan berlimpah perempuan dan laki-laki kurang untuk menjadi seorang laki-laki, nilai-nilai, lima puluh kemudian satu. (HR. Bukhari)

5 [ ]
Artinya: Dari Anas bahwasanya Nabi Muhammad SAW bersada salah satu tanda-tanda hari kiamat adalah menjauhnya manusia dari mesjid. (HR, An-Nasai) Dari hadits diatas dapat dipahami bahwa manusia sudah diberi Allah tandatanda kiamat atau tanda akhir zaman. Konselor bisa memberikan informasi terhadap

al-Bukhr, Shahh al-Bukhr, Juz 1, h. 31, hadits 81

5 Ab Abd al-Rahmn Ahmad ibn Syuaib ibn Al al-Khurasn al-Nas`, Sunan alNas` al-Mujtab, ,(Halb: Maktab al-Mathbut al-Islmiyyah, 1406 H/1986 M), Juz 2, h. 32, hadits 689 (selanjutnya disebut al-Nas`)

tanda-tanda akhir kiamat itu sendiri. Dalam masyarakat tersedia jalan menuju ridha ilahi, diantaranya kesempatan untuk beramal, berbuat baik, beribadah dan segala sesuatu yang mendekatkan diri terhadap perintah Allah dan menjauhi laranganNya, tetapi tidak semua individu mengetahui dan memahaminya dengan baik. Kekurangtahuan dan kekurangpahaman itu sering membuat kehilangan kesempatan, salah pilih atau salah arah dalam menentukan jalan hidupnya menuju ridha ilahi. Sehingga kejadian seperti ini sangat merugikan, sehingga individu yang bersangkutan bisa terjebak kepada jalan yang salah atau salah arah. Apabila dikaitkan dengan bimbingan konseling ada tiga alasan kenapa pemberian layanan informasi perlu dilaksanakan, menurut prayitno didalam dasar-dasar bimbingan konseling, pemberian informasi perlu diberikan karena pemverian informasi memungkinkan individu dapat menentukan arah hidupnya dan setiap individu adalah unik.6 1) Membekali individu dengan berbagai pengetahuan tentang lingkungan yang diperlukan anak untuk memecahkan masalah yang dihadapi berkenaan dengan lingkunga sekitar, pendidikan, jabatan, maupun sosial budaya. Dalam hal ini layanan informasi berusaha merangsang individu untuk dapat secara kritis mempelajari berbagai informasi berkaitan dengan hajat hidup dan perkembangannya. 2) Memungkinkan individu dapat mementukan arah hidupnya kemana dia pergi syarat dasar untuk dapat menentukan arah hidupnya adalah apabila ia mengetahui apa (informasi) yang harus dilakukan serta bagaimana bertindak secara kreatif dan dinamis berdasarkan atas informasi-informasi yang ada itu. Dengan kata lain berdasarka atas informasi yang diberikan itu individu diharapkan dapat membuat rencana-rencana dan keputusan tentang diberikan masa depannya serta bertanggung jawab atas rencana dan keputusan yang dibuatnya. 3) Setiap individu adalah unik, keunikan itu akan membawakan pola-pola pengambilan keputusan dan bertindak yang berbeda-beda disesuaikan dengan aspek-aspek kepribadian masing-masing individu. Pertemuan antara keunikan individu dan variasi kondisi yang ada dilingkungan dan masyarakat yang lebih
6 Prayitno dan Erman Amti, Dasar-Dasar Bimbingan Konseling, (Jakarta: Rineka Cipta) 1999.hal.261

luas, diharapkan dapat menciptakan berbagai kondisi baru baik individu yang bersangkutan maupun bagi masyarakat. Dengan demikian terciptalah dinamika perkembangan individu dan masyarakat berdasarkan potensi positif yang ada pada diri individu dan masyarakat. Dengan ketiga alasan itu, layanan informasi merupakan kebutuhan ynag amat tinggi tingkatannya, lebih-lebih apabila diingat bahwa masa depan adalah abad informasi: maka siapa yang tidak memperoleh informasi, maka ia akan tertinggal dan akan kehilangan masa depan.

C. Penutup Kesimpulan Dari uraian yang telah dibahas dalam makalah diatas telah tergambar bahwa konselor perlu mengerti dan memahami layanan mediasi , layanan konsultasi, dan layanan informasi menurut layanan bimbingan dan konseling islam. Layanan mediasi merupakan proses penyesuaian sengketa melalui perundingan yang dipandu oleh seorang mediator yang bertujuan untuk mencapai keputusan yang memuaskan, sehingga yang tadinya berselisih bisa berdamai kembali. 1. Layanan konsultasi adalah layanan yang memungkinkan seseorang untuk memperoleh wawasan, pemahaman yang terkait dengan ajaran islam itu sendiri untuk mencapai kebahagiaan dunia akhirat yang mana pemahaman itu belum diketahui sebelumnya oleh klien tersebut.. 2. Layanan infornasi adalah bahwasanya setiap kita sudah diberi oleh Allah tandatanda hari kiamat atau tanda akhir zaman, dan peran seorang konselor bisa memberikan informasi terhadap tanda- tanda hari kiamat itu sendiri.

DAFTAR PUSTAKA
Prayitno dan Erman Amti, Dasar-Dasar Bimbingan Konseling, Jakarta: Rineka Cipta. 1999 Ab Abd al-Rahmn Ahmad ibn Syuaib ibn Al al-Khurasn al-Nas`, Sunan al-Nas` alMujtab, ,(Halb: Maktab al-Mathbut al-Islmiyyah, 1406 H/1986 M), (selanjutnya disebut alNas`)

TUGAS KELOMPOK HADIST TARBAWI HADIST TENTANG APLIKASI LAYANAN MEDIASI, LAYANAN KONSULTASI, DAN LAYANAN INFORMASI

Oleh IISRA DARMAWATI: 10 103 061 ISTIQAMAH: 10 103 062

Dosen : YUSRIZAL EFENDI, S.Ag., M.Ag

PROGRAM STUDI BIMBINGAN KONSELING JURUSAN TARBIYAH SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI (STAIN) BATUSANGKAR 2012