Anda di halaman 1dari 22

BAB III METODOLOGI

3.1.

Metode Metode merupakan suatu cara atau teknik yang sistematik untuk

mengerjakan suatu kasus. Metode ini terdiri atas teknik pengumpulan data dan metode pengembangan sistem.

3.1.1.

Metode Pengumpulan Data Pada pemaparan dari metode untuk membantu memberikan data-data

yang diperlukan dalam proses optimalisasi adalah : 1. Wawancara (Interview) Wawancara atau interview telah diakui sebagai metode pengumpulan data atau fakta yang penting dan banyak dilakukan dalam pengembangan kebutuhan Informasi. Wawancara memungkinkan analis sistem sebagai pewawancara untuk mengumpulkan data secara tatap muka langsung dengan orang yang diwawancara. Untuk itu dalam optimalisasi sistem dan jaringan komputer ini digunakan metode wawancara dengan proses tanya jawab kepada pembimbing lapangan atau narasumber yang mengetahui bagaimana keadaan sistem dan jaringan komputer serta konfigurasi perangkat jaringan saat ini, agar dapat dilakukan analisis dan optimalisasi.

III-1

III-2

2.

Observasi (Observation) Pengawasan secara langsung ke Yayasan BTH untuk memperoleh data

dan informasi sehingga dapat membantu kelancaran optimalisasi sistem dan infrastruktur jaringan dengan menyelaraskan pada metode wawancara.

3.

Teknik Kepustakaan (Literature) Studi pustaka dilakukan dengan cara mengumpulkan data dari proses

wawancara dan observasi untuk mencari solusi perancangan dan implementasi konfigurasi dengan berdasarkan pada bahan-bahan tertulis dengan cara mempelajari serta membaca buku-buku, yang akan diuraikan dalam laporan ini.

3.1.2.

Metode Pengembangan Sistem Pengembangan sistem yang digunakan menggunakan metode Network

Development Life Cycle(NDLC), yaitu suatu pendekatan proses dalam komunikasi data yang menggambarkan siklus yang tiada awal dan akhirnya dalam membangun sebuah jaringan komputer, mencakup sejumlah tahap yaitu analisis, desain, simulasi prototype, implementasi, monitoring dan manajemen. Penulis menggunakan metode NDLC ini karena penulis membutuhkan sebuah metodologi yang berorientasi pada network yang terdiri dari beberapa tahap atau siklus dimana posisi perusahaan dalam siklus tersebut sesuai dengan kondisi jaringan computer yang dimiliki saat ini yaitu pada tahap manajemen

III-3

1. Analysis : tahap awal ini dilakukan analisis kebutuhan, analisis permasalahan yang muncul, analisis keinginan user dan analisis topologi jaringan yang sudah ada saat ini. 2. Design : dari data-data yang didapatkan sebelumnya, tahap desain ini akan membuat gambar desaing topologi jaringan yang akan dibangun menggunakan load balancing dan Vlan. 3. Simulasi prototype : dalam tahap simulasi prototype ini bertujuan untuk melihat kinerja awal dari jaringan yang akan dibangun dan sebagai bahan pertimbangan sebelum jaringan benar-benar akan diterapkan. Biasanya tahap ini menggambarkan secara simulasi atau dilakukan uji coba jaringan penerapan. 4. Implementasi : di tahap ini akan diterapkan semua yang telah direncanakan dan di rancang sebbelumnya. Tahap implementasi ini merupakan tahap yang sangat menentukan keberhasilan atau kegagalan project yang akan dibangun. 5. Monitoring : pada tahap ini adalah tahap yang penting, agar jaringan komputer dan komunikasi dapat berjalan sesuai dengan keinginan dan tujuan awal dari user pada tahap analisis. 6. Management : di management atau pengaturan salah satu yang menjadi perhatian serius adalah masalah manajemen jaringan dan manajemen bandwidth, kebijakan perlu dibuat untuk mengatur agar sistem yang telah dibangun dan berjalan dengan baik dapat berlangsung lama dan user reliability terjaga.

III-4

3.2. 3.2.1.

Landasan Teori Pengertian Analisis Analisis berkaitan dengan pemahaman dan pemodelan aplikasi serta

domain dimana aplikasi beroperasi. Masukan awal fase analisis adalah pernyataan masalah yang mendeskripsikan masalah yang ingin diselesaikan dan menyediakan pandangan konseptual terhadap sistem yang diusulkan. Sebutan lengkap adalah analisis kebutuhan perangkat lunak (software requirement analisys). Analisis adalah mendaftarkan apa-apa yang harus dipenuhi oleh sistem perangkat lunak melakukannya. (hariyanto, 2004). Analisis jaringan (Network Analysis) merupakan seni mendengarkan listening) dalam komunikasi data dan jaringan biasanya dilakukan untuk memastikan bagaimana peralatan-peralatan berkomunikasi dan menentukan keamanan dari jaringan tersebut. Analisis jaringan biasanya digunakan untuk tiga hal sebagai berikut : 1. Penyelesaian masalah (troubleshooting) dibangun. 2. Optimalisasi sebelumnya. 3. Perencanaan dan pengujian (planning/testing) jaringan. performa/kinerja jaringan agar lebih baik dari pada jaringan yang akan

3.2.2.

Pengertin Optimalisasi Optimalisasi jaringan komputer dapat diartikan suatu cara untuk

mempercepat berbagai aplikasi yang diakses oleh pengguna perusahaan yang

III-5

menggunakan

jaringan

LAN/WAN

yang

didistribusikan

dengan

cara

menghilangkan kelebihan transmisi, pengiriman data dalam cache lokal, penekanan dan memprioritaskan data, dan perampingan sejumlah protokol. Ada 4 Point penting dalam pengertian ini yaitu: 1. Menghilangkan kelebihan transmisi Definisi kelebihan transmisi data disini lebih kepada penggunaan dan beban bandwidth, artinya jumlah bandwidth yang digunakan dalam suatu jaringan atau dapat dikatakan permasalahan limitasi bandwitdh/network shaper. 2. Pengiriman data dalam cache lokal Ini lebih kepada penggunaan proxy server agar dapat menghemat bandwidth/mempercepat proses pengiriman data yang sudah ada dalam cache lokal. 3. Penekanan dan memprioritaskan data Bagian ini lebih pada memberikan prioritas pada services/layanan2 tertentu pada suatu jaringan komputer, QoS (Quality Of Services). 4. Perampingan sejumlah protokol. Pemilihan protokol jaringan yang tepat sehingga mengurangi beban bandwidth, contohnya kehadiran CIFS, Common Internet File System, merupakan sebuah implementasi dari protokol berbagi berkas/file-sharing Server Message Block (SMB) yang telah diusulkan agar menjadi standar Internet (statusnya saat ini masih menjadi draft). CIFS kemungkinan dapat

III-6

menggantikan protokol FTP, NFS sebagai protokol berbagi berkas dan sistem manajemen berkasnya.

3.2.3.

Bandwidth Secara umum, bandwidth dapat diandaikan sebagai sebuah pipa air yang

memiliki diameter tertentu. Semakin besar bandwidth, semakin besar pula diameter pita tersebut sehingga kapasitas volume air (dalam hal ini air merupakan data dalam arti sebenarnya) dapat meningkat. Semakin besar bandwidth suatu media, semakin tinggi kecepatan data yang dapat dilaluinya. Pengertian bandwidth menurut para ahli adalah sebagai berikut: 1. Bandwidth ialah lebar komunikasi di antara saluran yang diukur

dalam Hz. (Norton dan Kearns 1999). 2. bandwidth ialah jarak dari frekuensi yang ditransmisikan tanpa menyebabkan sinyal menjadi lemah. (Tanenbaum 2003). Bandwidth dapat dikategorikan menjadi dua macam: 1. Digital bandwidth Digital bandwidth merupakan jumlah atau volume data yang dapat dikirimkan melalui sebuah saluran komunikasi dalam satuan bits per second tanpa distorsi. 2. Analog bandwidth Analog bandwidth merupakan perbedaan antara frekuensi terendah dengan frekuensi tertinggi dalam sebuah rentang frekuensi yang diukur

III-7

dalam satuan Hertz (Hz) atau siklus per detik, yang menentukan berapa banyak informasi yang bisa ditransmisikan dalam satu saat. Alokasi atau reservasi bandwidth adalah sebuah proses untuk menentukan besar bandwidth kepada pemakai dan aplikasi dalam sebuah jaringan. Termasuk di dalamnya menentukan prioritas terhadap berbagai jenis aliran data berdasarkan seberapa penting dan sensitif penundaan terhadap aliran data tersebut. Hal ini memungkinkan pengunaan bandwidth yang tersedia secara efisien dan apabila sewaktu-waktu jaringan menjadi lambat, aliran data yang memiliki prioritas yang lebih rendah dapat dihentikan, sehingga aplikasi yang penting dapat tetap berjalan dengan lancar. Bandwidth merupakan salah satu faktor penting dalam jaringan. Beberapa hal yang menyebabkan bandwidth menjadi bagian penting yang harus diperhatikan adalah: 1. Bandwidth berdampak pada kinerja sebuah jaringan Besarnya saluran atau bandwidth akan berdampak pada kecepatan transmisi. Data dalam jumlah besar akan menempuh saluran yang memiliki bandwidth kecil lebih lama dibandingkan melewati saluran yang memiliki bandwidth yang besar. Kecepatan transmisi tersebut sangat dibutuhkan untuk aplikasi komputer yang memerlukan jaringan terutama aplikasi real-time, seperti video conferencing. 2. Bandwidth memiliki keterbatasan Setiap medium yang digunakan untuk mentransmisikan data memiliki batas maksimal bandwidth yang dapat dicapai. 3. Bandwidth tidak didapatkan dengan gratis

III-8

Penggunaan bandwidth untuk LAN bergantung pada tipe alat atau medium yang digunakan. Umumnya semakin tinggi bandwidth yang ditawarkan oleh sebuah alat atau medium, semakin tinggi pula nilai jualnya. Sedangkan penggunaan bandwidth untuk WAN bergantung dari kapasitas yang ditawarkan dari pihak ISP. Perusahaan harus membeli bandwidth dari ISP dan semakin tinggi bandwidth yang diinginkan, semakin tinggi pula harganya. 4. Kebutuhan akan bandwidth akan selalu naik Setiap sebuah teknologi jaringan baru dikembangkan dan infrastruktur jaringan yang ada diperbaharui, aplikasi yang akan digunakan umumnya juga akan mengalami peningkatan dalam hal konsumsi bandwidth. Satuan dasar dari bandwidth adalah bits per second (bps). Walaupun satuan dasar yang dipakai bps, unit satuan yang lebih besar lebih umum dipakai. Network bandwidth biasanya dihitung dalam satuan thousands bits per second (Kbps), millions bits per second (Mbps), billions bits per second (Gbps), dan trillions bits per second (Tbps). Satuan ini umum digunakan dalam pemakaian sehari-hari, terutama karena semakin meningkatnya kebutuhan bandwidth dan perkembangan teknologi informasi. Besarnya bandwidth bervariasi tergantung dari tipe medium yang digunakan serta teknologi LAN atau WAN yang digunakan. Fisik dan medium yang digunakan juga turut mempengaruhi besarnya bandwidth. Sinyal data dapat melalui kabel twisted-pair, kabel

koaksial, kabel serat optik, dan udara. Perbedaan dari bagaimana

III-9

sinyal tersebut berjalan secara fisik mengakibatkan batasan mendasar terhadap besarnya kapasitas ditentukan oleh kombinasi dari medium fisik dan teknologi yang dipilih untuk bisa mendeteksi dan mengirimkan sinyal data dalam sebuah jaringan.

3.2.4.

Load Balancing Dalam jaringan komputer, load balancing adalah sebuah konsep yang

digunakan untuk menyeimbangkan beban atau muatan pada sebuah perusahaan agar seluruh jaringan dapat dimanfaatkan secara maksimal dan optimal ( http://www.pc24.co.id/article/category40_1.htm ). Kondisi menggunakan load balancing terjadi apabila ISP menggunakan lebih dari satu gateway untuk terhubung ke internet. Dengan menggunakan komponen-komponen load

balancing seperti single component, akan meningkatkan reliabilitas karena akan mengurangi beban pada sistem ataupun jaringan. Layanan load balancing biasanya disediakan oleh program yang dijalankan atau perangkat hardware seperti multilayer switch. Load balancing sangat penting jika jumlah permintaan proses ke server sulit diramalkan. Situs web yang sibuk atau banyak dikunjungi biasanya menggunakan dua atau lebih web server, sehingga jika salah satu server kelebihan beban, permintaan akan dialihkan ke server lain yang masih mempunyai kapasitas untuk memproses permintaan tersebut. Untuk lebih memaksimalkan load balancing, maka diperlukan suatu pemisah IP address list antara IIX dan Internasional. IP address list yang memuat IIX dinamakan NICE (National Inter Connection Exchange) yang dapat di-download di internet. NICE

III-10

di-update setiap hari karena IP address tersebut setiap hari akan berubah. Kelebihan load balancing: 1. Mengatur agar tidak terjadi penumpukan di salah satu ISP, sehingga dapat dipakai semua jalur atau gateway yang disediakan. 2. Mengatur agar dapat memisahkan antara jaringan internasional dan Indonesia Internet Exchange (IIX) supaya tidak terjadi tarik-menarik bandwidth dalam pemakaian internet. 3. Memperkecil deadlock yang sering terjadi pada perusahaan.

3.2.4.1. NTH (Ninth) Load Balance NTH load Balance merupakan suatu teknik load balance yang membentuk suatu deret tertentu (NTH), yang nantinya akan digunakan sebagai suatu sistem antrian di dalam mangle rule yang dibentuk. NTH

diimplementasikan dalam suatu deret yang terdidi dari every dan packet yang akan direalisasikan dalam suatu deret integer. Pada metode load balance ini, paket data yang masuk akan ditandai sebagai suatu variabel n dan tipe data integer. Koneksi load balance menggunakan multi gateway ini disebut dengan metode round robin karena beban terbagi secara berurutan dan bergiliran dari gateway yang satu ke gateway yang lain oleh karena itu gateway yang digunakan selalu bergantian dan tidak tetap (random).

III-11

3.2.4.2. PCC (Per Connection Classifier) PCC akan memungkinkan untuk membagi lalu lintas ke jalur yang sama dengan kemampuan untuk menyimpan paket-paket dengan pilihan yang spesifik dalam satu jalur tertentu. PCC mengambil bidang yang dipilih dari header IP, dan dengan bantuan algoritma hasing mengubah bidang yang dipilih menjadi 32-bit. Nilai ini kemudian dibagi dengan penyebut tertentu dan sisanya kemudian dibandingkan dengan remainder tertentu, jika sama maka paket akan ditangkap. Anda dapat memilih dari src-address, dst-address, src-port dari header untuk digunakan dalam operasi ini. Paket IP memiliki header yang berisi beberapa bidang, dua bidang tersebut adalah source IP address dan destination IP address dari paket tersebut. Paket TCP dan UDP juga memiliki header yang berisi source port dan destination port. PCC load balance memiliki PCC matcher yang memungkinkan router untuk mengingat alamat dan atau port sumber dan tujuan. PCC matcher akan memungkinkan untuk membagi lalulintas ke aliran yang sama dengan kemampuan untuk menyimpan paket-paket dengan pilihan yang spesifik dalam satu aliran tertentu. PCC load balance memiliki prioritas utama untuk mengingat alamat sumber dan tujuan pada saat melakukan hubungan terhadap jaringan luar. Dan kemudian melakukan penyeimbangan beban pada masing-masing jalur internet yang menjadi prioritas kedua. Berikut adalah beberapa pilihan bidang untuk tujuan pencocokan paket pada Mikrotik RouterOS yaitu :

III-12

Src-address : source address dari client akan selalu sama, sehingga semua lalu lintas dari client tertentu akan selalu cocok dengan PCC matcher yang sama, dan selalu akan diletakan pada link yang sama.

Dst-address : destination address dari sebuah server tertentu akan selalu sama, sehingga semua lalu lintas ke server (misalnya, Wiki Mikrotik) akan selalu cocok dengan PCC matcher yang sama, dan selalu akan diletakan pada link yang sama.

Both-address : source dan destination address antara client dan server yang sama akan selalu sama, sehingga semua lalu lintas antara satu client tertentu dan server tertentu (misalnya, komputer dan Wiki Mikrotik) akan selalu cocok dengan PCC matcher yang sama, akan selalu diletakkan pada link yang sama.

3.2.5.

Mikrotik Mikrotik router adalah sistem operasi dan perangkat lunak yang dapat

digunakan untuk menjadikan komputer manjadi router network yang handal, mencakup berbagai fitur yang dibuat untuk ip network dan jaringan wireless, cocok digunakan oleh ISP dan provider hotspot. Kebutuhan akan akses internet dewasa ini sangat tinggi sekali. Baik untuk mencari informasi, artikel, pengetahuan terbaru atau bahkan hanya untuk chating. Pembagian nomor untuk internet atau biasa disebut dalam dunia networking adalah IP address sudah sangat menipis atau sudah hampir habis. Satu IP Address perlu sekali berhubungan dengan IP address lainnya yang berbeda

III-13

class atau subnet, maka diperlukanlah suatu proses sistem untuk menghubungkan IP Addreiiss itu, yaitu routing. Routing akan membuat sebuah rantai jaringan saling terhubung dan bisa berkomunikasi dengan baik, dan informasi yang tersedia di satu IP Address akan didapatkan di IP address yang lainnya. Device atau perangkat yang digunakan untuk proses routing biasa disebut router. Router terdiri dari hardware & software keduanya harus terpasang dengan sejalan atau sinkron supaya bisa bekerja dengan baik. Router bisa diperoleh dengan cara memakai langsung tanpa harus install sistem dengan menggunakan routerboard atau bisa menggunakan komputer untuk membuat router dengan cara menginstall sistem operasi atau software untuk membuat router dengan catatan hardware pun mendukung untuk proses routing. Mikrotik adalah salah satu vendor baik hardware dan software yang menyediakan fasilitas untuk membuat router. Salah satunya adalah mikrotik router OS, ini adalah operating sistem yang khusus digunakan untuk membuat sebuah router dengan cara menginstallnya ke komputer. Fasilitas atau tools yang disediakan dalam mikrotik router os sangat lengkap untuk membangun sebuah router yang handal dan stabil.

3.2.5.1. Sejarah Mikrotik Sejarah Mikrotik yaitu mikrotikls dengan trade name mikrotik didirikan tahun 1995 bertujuan mengembangkan sistem ISP dengan wireless. mikrotikls saat ini telah mendukung sistem ISP dengan wireless untuk jalur data internet di banyak negara, antara lain Iraq, Kosovo, Sri Lanka, Ghana dan banyak negara

III-14

lainnya. mikrotik berlokasi di Riga, ibukota Latvia, dengan 50 orang karyawan. mikrotik juga menjalankan sebuah isp kecil, sebagai media percobaan untuk pengembangan router os software.

3.2.5.2. Mikrotik Router Os Mikrotik Router OS adalah system operasi varian linux atau unix yang fungsi utamanya untuk routing, system operasi ini dipersenjatai dengan berbagai macam metode routing yang lengkap. Akan tetapi mikrotik Router OS, bukan sebuah open source dibawah badan GNU. Untuk menggunakan sistem operasi ini harus membeli lisensi ke Mikrotik. Pembelian lisensi Mikrotik router OS yang di tawarkan oleh perusahan mikrotik, tidak begitu mahal untuk standar router OS.

3.2.5.3. Fitur-fitur Mikrotik

Gambar 3.4 Menu Dalam Mikrotik

III-15

a. System ( System mikrotik OS ) b. PPP ( Point to point protokol ) PPP merupakan sebuah protokol yang digunakan untuk melakukan hubungan antara client dengan server secara point to point. Dengan menggunakan PPP, konfigurasi pada saat koneksi dilakukan secara otomatis berkat adanya LCP (Link Control Protocol ). PPP merupakan data link protokol yang digunakan untuk melakukan koneksi secara langsung antara dua node melalui kabel serial, line telepon, trunk line, telepon selular, jalur radio yang special, atau fiber optik. Mayoritas ISP menggunakan PPP bagi pelanggannya yang menggunakan metode dial-up saat melakukan koneksi ke internet. Point-to-Point Protocol adalah sebuah protokol enkapsulasi paket jaringan yang banyak digunakan pada wide area network (WAN). Protokol ini merupakan standar industri yang berjalan pada lapisan data-link dan dikembangkan pada awal tahun 1990-an sebagai respons terhadap masalahmasalah yang terjadi pada protokol serial line internet protocol (SLIP), yang hanya mendukung pengalamatan IP statis kepada para kliennya. Dibandingkan dengan pendahulunya (SLIP), PPP jauh lebih baik, mengingat kerja protokol ini lebih cepat, menawarkan koreksi kesalahan, dan negosiasi sesi secara dinamis tanpa adanya intervensi dari pengguna. Selain itu, protokol ini juga mendukung banyak protokol-protokol jaringan secara simultan. PPP didefinisikan pada RFC 1661 dan RFC 1662.

III-16

c. DHCP ( Dynamic Host Configuration Protocol ) Adalah sebuah layanan yang secara otomatis memberikan nomor IP kepada komputer yang memintanya. komputer yang memberikan nomor IP inilah yang disebut sebagai DHCP server, sedangkan komputer yang melakukan request disebut DHCP Client. Fungsi DHCP ini adalah dapat memberikan nomor IP secara otomatis kepada komputer yang melakukan request. d. Advance Tools Menginstal Tools yang terdapat dimikrotik e. Calea ( Commission on accreditation for law enforcement) Sistem loging dalam mikrotik f. GPS ( Global Positioning System ) Adalah salah satu sistem yang akan membantu untuk mengetahui posisi saat ini. GPS bekerja dengan menstransmisikan sinyal dari satelit ke perangkat GPS (handphone atau Blackberry yang dilengkapi teknologi GPS misalnya). Untuk memperoleh detil posisi yang seakurat mungkin, GPS sebaiknya digunakan di ruang terbuka penggunaan GPS di dalam ruangan, hutan ataupun di tempat yang banyak gedung-gedung tinggi, akan membuat GPS bekerja kurang akurat. Informasi GPS ditransmisikan oleh beberapa satelit ( lebih dari 1 satelit ) sehingga GPS receiver mampu mengkalkulasi dan menampilkan seakurat mungkin posisi, kecepatan dan informasi waktu kepada pengguna GPS.

III-17

g. Hotspot Hotspot adalah istilah bagi sebuah area dimana orang bisa mengakses internet, asal menggunakan laptop atau PDA dengan fitur Wifi ( Wireless Fidelity) sehingga bisa berinternetan tanpa kabel. Dengan hotspot bisa melakukan koneksi internet seperti browsing, chatting, cek email, transaksi bank dan download sambil menunggu seseorang, hangout, maupun saat bertemu dengan rekan bisnis. h. Ipv6 IP versi 6 (IPv6) adalah protokol internet terbaru yang didesain sebagai pengganti dari internet protocol versi 4 (IPv4). IPv6 yang memiliki kapasitas alamat(address) yang lebih besar (128 bit), mendukung penyusunan alamat secara terstruktur, yang memungkinkan Internet terus berkembang dan menyediakan kemampuan routing baru yang tidak terdapat dalam IPv4. IPv6 memiliki tipe alamat anycast yang dapat digunakan untuk pemilihan route secara efisien. Selain itu IPv6 juga dilengkapi oleh mekanisme penggunaan alamat secara local yang memungkinkan terwujudnya instalasi secara Plug&Play, serta menyediakan platform bagi cara baru pemakaian Internet, seperti dukungan terhadap aliran data secara real-time, pemilihan provider, mobilitas host, end to- end security, maupun konfigurasi otomatis. i. ISDN ( Integrated Services Digital Network ) Suatu sistem telekomunikasi di mana layanan antara data, suara, dan gambar diintegrasikan ke dalam suatu jaringan, yang menyediakan konektivitas digital ujung ke ujung untuk menunjang suatu ruang lingkup

III-18

pelayanan yang luas. Para pemakai ISDN diberikan keuntungan berupa fleksibilitas dan penghematan biaya, karena biaya untuk sistem yang terintegrasi ini akan jauh lebih murah apabila menggunakan sistem yang terpisah. Para pemakai juga memiliki akses standar melalui satu set interface pemakai jaringan multiguna standar. ISDN merupakan sebuah bentuk evolusi telepon local loop yang mempertimbangkan jaringan telepon sebagai jaringan terbesar di dunia telekomunikasi. 1) Di dalam ISDN terdapat dua jenis pelayanan, yaitu: a) Basic Rate Inteface (BRI) b) Primary Rate Interface (PRI) Mendukung ISDN dial in / dial out . Dengan otentikasi PAP , CHAP MSCHAPv1 dan MSCHAPv2 mendukung 128k bundle, Cisco HDLC x751, x751, x75ui, x75bui line protokol. j. Kvm ( Kernel Virtual machine ) Merupakan infrastruktur virtual dari kernel linux. KVM mendukung native virtualization pada x86 processor yang menyediakan Intel VT-x atau AMD-V extensions. Selain itu, porting untuk S/390, PowerPC, IA-64, dan ARM juga sedang dilakukan. Kernel Linux 2.6.20, merupakan rilis kernel pertama yang menyertakan dukungan KVM. pada awalnya, pengembangan KVM dimulai oleh perusahaan bernama Qumranet. Pada tahun 2008, Red Hat mengakuisi Qumranet, sehingga KVM secara otomatis dimiliki oleh Red Hat. k. LCD ( Liquid crystal Display )

III-19

Sebuah media penampil yang menggunakan crystal cair sebagai penampil utama. Sehingga support di fitur mikrotik ini dan mampu menampilkan di layar LCD l. MPLS ( Multiprotocol Label Switching ) Adalah suatu solusi untuk permasalah yang dihadapi oleh kecepatan network, rancangan lalu lintas dan menejemen . MPLS telah muncul sebagai suatu solusi rapi untuk menemui bandhwidth management dan kebutuhan untuk jaringan tulang punggung berbasis IP selanjutnya. Pengertian ini memberikan gambaran mendalam pada teknologi MPLS, dengan penekanan pada protocol. Pada masa sekarang, internet meningkat layanan kedalam suatu jaringan untuk meningkatkan variasi dari suatu aplikasi bagi konsumen dan bisnis. Disamping data tradisional yang sekarang disajikan internet, suara baru dan multimedia jasa sedang dikembangkan dan sebarkan . Salah satu layanan yang mulai banyak digemari adalah layanan yang dapat menghubungkan sesorang dengan orang lain untuk bertransaksi dan menukar data dengan aman. Layanan in menggunakan teknologi VPN IP. Teknologi VPN IP memiliki tingkat fleksibilitas yang lebih baik dibandingkan dengan saluran sewa, frame relay maupun ATM , dan juga menwarkan solusi yang lebih murah.

III-20

m. Multicast Adalah sebuah teknik dimana sebuah data dikirimkan melalui jaringan kesekumpulan komputer yang tergabung kedalam sebuah grup tertentu, yang disebut sebagai multicast group . n. NTP ( Network Time Protocol ) Merupakan sebuah mekanisme atau protocol yang digunakan untuk melakukan sinkronisasi terhadap penunjuk waktu dalam sebuah system komputer dan jaringan. Proses sinkronisasi ini dilakukan di dalam jalur komunikasi data yang biasanya menggunakan protocol komunikasi TCP / IP. Sehingga proses ini sendiri dapat dilihat sebagai proses komunikasi data biasa yang hanya melakukan pertukaran paketpaket data saja. o. Routerboard Fitur untuk routerboard mikrotik p. Routing Support routing Static routing, Policy router, dynamic router contoh : ECMP (Equal Cost Multi Path) q. Security ( Kemananan ) Contoh fitur : PPPOE, Radius firewall, dan lain-lain. r. Fitur UPS Ini biasanya menggunakan kabel serial setting sistem UPS pada mikrotik akan sangat membantu dalam mengatasi pemadaman listrik yang kadang tidak menentu serta meminimlaisir kerusakan pada pc router.

III-21

s. User manager Pengertian singkat mikrotik user manager adalah system manajemen user yang bisa digunakan untuk hotspot PPP, DHCP, wireless dan router os. Mikrotik User Manager adalah sebuah aplikasi radius server. t. Wireless Mendukung fitur wireless

3.2.6.

Tentang NAT NAT (Network Translation) atau Address Penafsiran alamat jaringan

adalah suatu metode untuk menghubungkan lebih dari komputer ke jaringan internet dengan menggunakan satu alamat IP. Banyaknya penggunaan metode ini disebabkan karena ketersediaan alamat IP yang terbatas, kebutuhan akan keamanan (security), dan kemudahan serta fleksibilitas dalam administrasi jaringan. NAT merupakan salah satu protocol dalam suatu sistem jaringan, NAT memungkinkan suatu jaringan dengan ip atau internet protocol yang bersifat private atau private ip yang sifatnya belum teregistrasi di jaringan internet untuk mengakses jalur internet, hal ini berarti suatu alamat ip dapat mengakses internet dengan menggunakan ip private atau bukan menggunakan ip public, NAT biasanya dibenamkan dalam sebuah router, NAT juga sering digunakan untuk menggabungkan atau menghubungkan dua jaringan yang berbeda, dan mentranslate atau menterjemahkan ip private atau bukan ip public dalam jaringan

III-22

internal ke dalam jaringan yang legal network sehingga memiliki hak untuk melakukan akses data dalam sebuah jaringan.

Gambar 3.6 Gambar NAT