Anda di halaman 1dari 5

1.

1 Gambaran Umum Organisasi


Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Kota Surakarta sesuai dengan Perda No. 6 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Perangkat Daerah Kota

Surakarta dan ditindaklanjuti dengan Peraturan Walikota Nomor 24 Tahun 2008 tentang Penjabaran Tugas Pokok, Fungsi dan Tata Kerja Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Kota Surakarta. Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Kota Surakarta mempunyai tugas pokok menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pendapatan, pengelolaan keuangan dan aset Untuk Melaksanakan tugas pokok tersebut Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset mepunyai fungsi sebagai berikut : a. Penyelenggaraan kesekretariatan dinas. b. Penyusunan rencana program, pengendalian, evaluasi dan pelaporan. c. Penyelenggaraan pendaftaran dan pendataan wajib pajak dan wajib retribusi. d. Pelaksanaan perhitungan, penetapan dan angsuran pajak dan retribusi. e. Pengelolaan dan pembukuan penerimaan pajak dan retribusi serta pendapatan lain. f. Pelaksanaan penagihan atas keterlambatan pajak, retribusi dan pendapatan lain. g. Penyelenggaraan pengelolaan anggaran, perbendaharaan dan akuntansi. h. Pengelolaan aset barang daerah. i. Penyiapan penyusunan, perubahan dan perhitungan anggaran pendapatan dan belanja daerah. j. Penyelenggaraan administrasi keuangan daerah. k. Penyelenggaraan sosialisasi. l. Pembinaan jabatan fungsional. m.Pengelolaan Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD). 1.2 Susunan Kepegawaian Sesuai dengan Perda Kota Surakarta Nomor 6 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Perangkat Daerah Kota Surakarta Bagian Keempatbelas Pasal 35, Susunan Organisasi Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset adalah sebagai berikut : a. Kepala. b. Sekretariat, membawahkan : 1. Subbagian Perencanaan, Evaluasi dan Pelaporan. 2. Subbagian Keuangan. 3. Subbagian Umum dan Kepegawaian. c. Bidang Pendaftaran, Pendataan dan Dokumentasi, membawahkan : 1. Seksi Pendaftaran dan Pendataan. 2. Seksi Dokumentasi dan Pengolahan Data. d. Bidang Penetapan, membawahkan :

1. Seksi Perhitungan. 2. Seksi Penerbitan Surat Ketetapan. e. Bidang Penagihan, membawahkan : 1. Seksi Penagihan dan Keberatan. 2. Seksi Pengelolaan Penerimaan Sumber Pendapatan Lain f. Bidang Anggaran, membawahkan : 1. Seksi Anggaran I. 2. Seksi Anggaran II. g. Bidang Perbendaharaan, membawahkan : 1. Seksi Pembendaharaan I. 2. Seksi Perbendaharaan II. h. Bidang Akuntansi, membawahkan : 1. Seksi Akuntansi I. 2. Seksi Akuntansi II. i. Bidang Aset, membawahkan : 1. Seksi Perencanaan Aset. 2. Seksi Pengelolaan Aset. j. Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD). k. Kelompok Jabatan Fungsional. Kepala Dinas memimpin pelaksanaan tugas pokok dan fungsi tersebut diatas; membawahkan : a. Sekretariat b. Bidang pendaftaran, Pendataan dan Dokumentasi c. Bidang Penetapan d. Bidang Penagihan e. Bidang Anggaran f. Bidang Perbendaharaan g. Bidang Akuntansi h. Bidang Aset i. Bidang UPTD j. Kelompok Jabatan Fungsional Sekretariat mempunyai tugas melaksanakan penyiapan, perumusan kebijakan teknis, pembinaan, pengkoordinasian penyelenggaraan tugas secara terpadu, pelayanan administrasi dan pelaksanaan di bidang perencanaan, evaluasi dan pelaporan, keuangan, umum dan kepegawaian. Untuk melaksanakan tugas tersebut diatas, sekretariat mempunyai fungsi sebagai berikut : a. Penyiapan bahan perumusan kebijkan teknis, pembinaan, pengkoordinasian penyelenggaraan tugas secara terpadu, pelayanan administrasi, dan pelaksanaan di bidang perencanaan, evaluasi dan pelaporan. b. Penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis, pembinaan, pengkoordinasian penyelenggaraan tugas secara terpadu, pelayanan administrasi, dan pelaksanaan di bidang keuangan.

c. Penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis, pembinaan, pengkoordinasian penyelenggaraan tugas secara terpadu, pelayanan administrasi dan pelaksanaan di bidang umum dan kepegawaian. d. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan tugas dan fungsinya. Bidang Pendaftaran, pendataan dan dokumentasi mempunyai tugas pokok melaksanakan perumusan kbeijkana teknis, pembinaan dan pelaksanaan di bidang pendaftaran, pendataan, dokumentasi dan pengolahan data. Untuk melaksanakan tugas pokok sebagaimana dimaksud dalam Pasal 12, Bidang Pendaftaran, Pendataan dan Dokumentasi mempunyai fungsi : a. Penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis, pembinaan dan pelaksanaan di bidang pendaftaran dan pendataan. b. Penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis, pembinaan dan pelaksanaan di bidang dokumentasi dan pengolahan data. c. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan tugas dan fungsinya. Bidang Penetapan mempunyai tugas pokok melaksanakan perumusan kebijakan teknis, pembinaan dan pelaksanaan di bidang perhitungan dan penerbitan surat ketetapan. Untuk melaksanakan tugas pokok sebagaimana dimaksud dalam pasal 17, Bidang Penetapan mempunyai fungsi : a. Penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis, pembinaan dan pelaksanaan di bidang perhitungan. b. Penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis, pembinaan dan pelaksanaan di bidang penerbitan surat ketetapan. c. Pelaksanaan tuags lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan tugas dan fungsinya. Bidang Penagihan mempunyai tugas pokok melaksanakan perumusan kebijakan teknis, pembinaan dan pelaksanaan di bidang penagihan, keberatan dan pengelolaan penerimaan sumber pendapatan lain. Untuk melaksanakan tugas pokok sebagaimana dimaksud dalam Pasal 22, Bidang penagihan mempunyai fungsi : a. Penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis, pembinaan dan pelaksanaan di bidang penagihan dan keberatan. b. Penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis, pembinaan dan pelaksanaan di bidang pengelolaan penerimaan sumber pendapatan lain. c. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Bidang Anggaran mempunyai tugas pokok melaksanakan perumusan kebijakan teknis, pembinaan dan pelaksanaan di bidang perencanaan, pengelolaan dan pengendalian anggran pendapatan, belanja dan pembiayaan daerah dalam rangka penyusunan dan pelaksanaan APBD dan Perubahan APBD. Untuk melaksanakan tugas pokok sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27, Bidang Anggaran mempunyai fungsi: a. Penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis, pembinaan dan pelaksanaan di bidang anggaran I. b. Penyiapan bahan perumusan kebijkan teknis, pembinaan dan pelaksanaan di bidang anggaran II. c. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan tugas dan fungsinya. Bidang Perbendaharaan mempunyai tugas pokok melaksanakan perumusan kebijakan teknis, pembinaan dan pelaksanaan di bidang pengelolaan perbendaharaan I dan II. Untuk melaksanakan tugas pokok sebagaimana dimaksud dalam Pasal 32, Bidang Perbendaharaan mempunyai fungsi: a. Penyiapan bahan perumusan kebijakanteknis, pembinaan dan pelaksanaan di bidang pengelolaan perbendaharaan I. b. Penyiapan bahan perumusan kebijakanteknis, pembinaan dan pelaksanaan di bidang pengelolaan perbendaharaan II. c. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan tugas dan fungsinya. Bidang akuntansi mempunyai tugas pokok melaksanakan perumusan kebijakan teknis, pembinaan dan pelaksanaan di bidang penyelenggaraan tata akutnansi keuangan daerah pada tingkat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan penyusunan laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kota Surakarta. Untuk melaksanakan tugas pokok sebagaimana dimaksud dalam Pasal 37, Bidang Akuntansi mempunyai fungsi: a. Penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis, pembinaan dan pelaksanaan di bidang akuntansi I. b. Penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis, pembinaan dan pelaksanaan di bidang akuntansi II. c. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oelh Kepala Dinas sesuai dengan tugas dan fungsinya. Bidang Aset mempunyai tugas pokok melaksanakan perumusan kebijaan teknis, pembinaan dan pelaksanaan di bidang perencanaan aset dan pengelolaan aset. Untuk melaksanakan tugas pokok sebagaimana dimaksud dalam Pasal 42, Bidang Aset mempunyai fungsi: a. Penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis, pembinaan dan pelaksanaan di bidang perencanaan aset.

b.

Penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis, pembinaan dan pelaksanaan di bidang pengelolaan aset. c. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan tugas dan fungsinya. Kelompok Jabatan Fungsional mempunyai tugas sesuai dengan Jabatan Fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku. a. Kelompok Jabatan Fungsional terdiri dari sejumlah tenaga fungisonal yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang keahliannya. b. Jumlah jabatan fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat(1), ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. c. Jenis dan jenjang Jabatan Fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (2), diatur sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. d. Pembinaan terhadap Pejabat Fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (1), dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

1.3 Sumber Daya Manusia dan Sarana prasarana a. Menurut Jabatan Sumber daya manusia di Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Kota Surakarta menurut jabatan adalah sebagai berikut : - Eselon II :1 - Eselon III a :1 - Eselon III b :6 - Eselon IV a : 20 - Eselon IV b :3 - Staf PHS : 103 - Staf THL : 19 b. Menurut Tingkat Pendidikan Sumber daya di Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Kota Surakarta menurut tingkat pendidikannya sebagai berikut : - S2 : 14 - S1 : 50 - D 3 / Sarjana Muda : 9 - SLTA : 58 - SLTP : - SD : 3