Anda di halaman 1dari 0

Pengantar Bisnis

Pertemuan I
1
BAB 1
PENDAHULUAN

Bisnis atau perusahaan adalah suatu badan hukum yang menghasilkan barang
atau jasa yang diperlukan pelanggan.

PEMEGANG KEPENTINGAN UTAMA DALAM BISNIS
Setiap bisnis mengadakan transaksi dengan orang-orang. Orang-orang itu
menanggung akibat karena bisnis tersebut, karenanya mereka mempunyai
kepentingan didalamnya. Mereka dapat disebut pemegang kepentingan umum
(stakeholder) atau orang yang mempunyai kepentingan dalam bisnis. Lima jenis
pemegang kepentingan yang terlibat dalam bisnis:
Pemilik
Karyawan
Kreditor
Pemasok
Pelanggan
Setiap jenis pemegang kepentingan berperan kritis dalam perusahaan, seperti
akan dijelaskan kemudian.

Pemilik
Setiap bisnis dimulai sebagai hasil ide sari seorang atau lebih mengenai barang
atau jasa, yang disebut wiraswasta (enterprenuers), yang mengorganisasikan,
mengelola, dan mengasumsikan resiko yang dihadapi mulai dari permulaan bisnis.
Lebih dari 8 juta orang di Amerika adalah wiraswasta. Wiraswasta memegang peran
kritis untuk mengembangkan bisnis baru karena mereka menciptakan produk baru
(atau memperbaiki produk yang telah ada) yang diperlukan oleh pelanggan.
Seorang wira swasta yang menciptakan bisnis pada mulanya menjalankan
sebagai pemilik tunggal. Namun demikian, selama bisnis tumbuh mungkin
memerlukan tambahan dana lebih dari pada yang dapat disediakan pemilik tunggal.
Sebagai konsekuensi, pemilik tunggal akan memperbolehkan orang lain menanamkan
modal ke perusahaannya dan menjadi pemilik bersama.
Pengantar Bisnis
Pertemuan I
2
Apabila kepemilikan dari suatu bisnis ditanggung bersama, maka tentu saja
proporsi kepemilikan dari pemilik lama akan berkurang. Misalkan perusahaan
pembuat roti yang didirikan oleh dua orang dengan modal masing-masing $100.000.
Setiap orang memiliki separuh dari perusahaan tersebut. Mereka boleh juga
mempersilahkan orang ketiga untuk menanamkan modalnya kedalam perusahaan
yang bersangkutan. Apabila orang ketiga tersebut menanamkan $100.000, maka
setiap orang dari ketiga orang tersebut akan memiliki 1/3 dari perusahaan. Setiap
keuntungan dari perusahaan akan didistribusikan kepada pemilik. Dengan demikian,
apabila perusahaan menerima penanaman modal lagi, maka kemungkinan besar
perusahaan dapat meluaskan bisnisnya sehingga pemilik pertama akan memperoleh
manfaat lebih walaupun kepemilikannya menjadi berkurang.
Banyak perusahaan menjual saham kepada investor yang ingin menjadi
pemegang saham (shareholder/stokeholders) dari perusahaan tersebut. Apabila
kinerja perusahaan membaik nilai sahamnya juga naik, seperti tercermin pada harga
saham yang lebih tinggi. Sebagai contoh ekstrim, pemegang saham Dell Computer
dapat dua kali lipat dari saham yang ditanamkan beberapa tahun yang lalu, karena
kinerja Dell yang bagus.

Kreditor
Perusahaan memerlukan dana lebih dari pada yang didapat dari pemilik. Ketika
suatu perusahaan pada mulanya didirikan, perusahaan memerlukan pengeluaran
sebelum dapat menjual barang atau jasa. Oleh karena itu, tidak dapat menggantungkan
uang tunai dari perusahaan untuk menutupi pengeluaran. Perusahaan yang telah lama
berdiri pun, seperti Little Ceaser Pizza, disney dan Nike memerlukan pendukung dana
yang mungkin akan dikeluarkan. Suatu bisnis yang tumbuh pesat akan mampu
menutup penanaman modal dalam bentuk peralatan mesin atau gedung.
Perusahaan yang memerlukan dana meminjam dari institusi atau individu, yang
disebut kreditor yang memberikan pinjaman. Bank komersial biasanya memberikan
pelayanan jasa kepada pelanggan sebagai kreditor. Perusahaan yang meminjam dana
dari kreditor meminjam dana dari kreditor membayar bunga pinjaman. Jumlah yang
dipinjam merupakan utang dari perusahaan yang harus dikembalikan kepada kreditor
breserta bunganya pada waktu jatuh tempo.
Pengantar Bisnis
Pertemuan I
3
Kreditor meminjamkan dana kepada perusahaan bila mereka percaya bahwa
perusahaan memiliki kinerja yang baik sehingga dapat mengembalikan pinjaman
pokok beserta bunganya dikemudian hari.

Karyawan
Karyawan perusahaan diangkat untuk menyalurkan operasi perusahaan.
Karyawan yang bertanggung jawab mengelola tugas yang diberikan kepada karyawan
lain dan membuat keputusan penting perusahaan disebut manajer. Kinerja
perusahaan sangat tergantung pada kepurusan yang dibuat para manajernya.
Keputusan yang bagus dapat memebuat perusahaan menjadi sukses, tetapi yang
kurang bagus dapat membuat perusahaan gagal.

Tujuan-Tujuan Manajer
Tujuan manajer suatu perusahaan adalah memaksimalkan nilai perusahaan.
Pemaksimalan nilai perusahaan adalah tujuan yang jelas untuk banyak bisnis
kecil ketika pemilik, sekaligus menjadi manajer. Ketika suatu perusahaan
menjual sahamnya, sebagian bear pemegang saham tidak bekerja untuk
perusahaan. Mereka mengawasi manajer perusahaan dalam memaksimalkan
nilai saham milik para pemegang saham. Pertanyaan berikut dari laporan
tahunan yang mengilustrasikan perusahaan-perusahaan yang memaksimalkan
nilai pemegang saham:
Kami tidak menjanjikan keajaiban, tetapi hanya kerja keras dengan secara
total memfokuskan pada mengapa kita mematuhi bisnis: mendorong nilai
pemegang saham.
Zenith Electronics
Kami percaya bahwa ukuran dasar dari kesuksesan kita adalah nilai
pemegang saham yang kita ciptakan melalui waktu panjang.
Amazon. Com
Semua yang kita kerjakan disesain unutk membangun nilai pemegang
saham melalui hasil jangka panjang.
Wal-Mart
Kami menciptakan nilai bagi para pemegang saham dan itu tetap menjadi
tujuankami yang tulus.
The Coca Cola Company
Pengantar Bisnis
Pertemuan I
4

Memaksimalkan nilai perusahaan dalam membesarkan hati calon investor
untuk menjadi pemegang saham perusahaan.

Pemasok
Perusahaan biasanya menggunakan bahan baku untuk menghasilkan
produksinya. Sebagai contoh, perusahaan manufaktur mobil menggunakan baja unutk
membuat mobil, sementara itu, perusahaan properti memerlukan semen, kayu, dan
bahan lainnya. Perusahaan tidak dapat menyelesaikan proses produksinya bila mereka
tidak dapat mendapatkan bahan baku. Oleh karena itu, kinerjanya sebagian tergantung
kepada kemampuan dari pemasoknya dalam mengantarkan bahan baku tepat pada
waktunya.

Pelanggan
Perusahaan tidak dapat bertahan hidup tanpa pelanggan. Untuk menarik
pelanggan, perusahaan harus memberikan barang atau jasa yang diperlukan dengan
harga yang pantas. Perusahaan juga harus meyakinkan bahwa prosuk yang dihasilkan
cukup berkualitas sehingga pelanggan puas. Apabila perusahaan tidak dapat
memberikan barang atau jasa yang berkualitas dengan hrga yang pantas, pelanggan
akan beralih ke perusahaan pesaing.

Ringkasan dari Pemegang Kepentingan Utama
Perusahaan mengandalkan para wiraswasta (pemilik) dalam menciptakan ide
bisnis dan kemungkinan memberikan bantuan keuangan. Mereka mengandalkan juga
kepada pemilik lain dan kreditor unutk memberikan tambahan dana. Meraka
mengandalkan karyawan (termasuk manajer) dalam menghasilkan dan menjual
barang dan jasanya. Mereka mengandalkan pemasok dalam mempersiapkan bahan
baku yang dibutuhkan untuk produksi. Mereka mengandalkan kepada pelanggan
untuk membeli barang atau jasa hasil produksinya.

Interaksi antara Pemegang Saham
Para manajer memutuskan bagaimana dana didapat dari pemilik, kreditor,
atau hasil penjualan kepada pelanggan, dapat dimanfaatkan. Mereka memakai
dana tersebut untuk membayar sumber-sumber (termasuk karyawan, pemasok,
Pengantar Bisnis
Pertemuan I
5
mesin-mesin) yang dibuthkan untuk menghasilkan dan mempromosikan produk
mereka. Mereka juga menggunakan dana unutk membayar pinjaman kepada
kreditor. Sedangkan sisa dana disebut laba. Sebagian dari laba ditahan dan
ditanamkan kembali ke dalam perusahaan. Sisa dari laba dibagikan sebagai
dividen atau penghasilan perusahaan yang diberikan kepada pemiliknya.

MENCIPTAKAN IDE BISNIS
Orang akan berminat menciptakan bisnis hanya apabila mereka megharapkan
imbalan untuk usahanya. Imbalan dari memiliki perusahaan dalam berbagai bentuk.
Sebagian orang termotivasi oleh kesempatan mendapatkan penghasilan besar.
Beberapa orang menginginkan supaya bisa menjadi atasan bagi mereka sendiri
daripada bekerja kepada orang lain. Banyak orang senang dengan tantangan dan
prestise yang berhubungan dengan memiliki perusahaan. Sebagian besar pemilik
perusahaan setuju bahwa semua karakterisitk memotivasi mereka untuk memulai suati
bisnis.
Supaya dapat berhasil, suatu perusahaan harus mempunyai suatu keunggulan
kompetitif atau sifat unik yang dapat membuat produknya lebih diminati daripada
produk pesaingnya.beberapa perusahaan menciptakan keunggulan kompetitif dengan
memberikan produk yang mirip terhadap produk pesaingnya, tetapi dengan harga
yang lebih murah. Bisnis lain cenderung menyiapkan produk yang berkualitas tinggai
dari produk pesaing, atau dengan menawarkan jasa yang lebih menyenangkan.
Banyak dari bisnis yang berhasil akhir-akhir ini memerlukan tingkat teknologi
tinggi, dana yang besar, atau keduanya. Walaupun demikian, beberapa ide bisnis
dapat dilaksanakan tanpa mengandalkan teknologi atau dana besar.

PENGARUH TEKNOLOGI DALAM MENCIPTAKAN BISNIS
Teknologi telah membriksn kontribusi dalam keberhasilan banyak bisnis dalam
tahun terakhir ini. Teknoligi dapat didefenisikan sebagai pengetahuan atau alat yang
digunakan untuk menghasilkan barang dan jasa. Suatu rangkaian teknologi yang
penting, teknologi informasi, berkecimpung di dalam mempergunakan informasi
untuk menghasilkan barang dan jasa. Termasuk penggunaan komputer untuk
memudahkan informasi antar departemen dalam suatu perusahaan dan penggunaan
Internet unutk transfer informasi mengenai proses produksi suatu perusahaan.
Bermacam perusahaan dari industri yang berlainan mempergunakan Internet unutk
Pengantar Bisnis
Pertemuan I
6
memberikan pada pelanggan informasi mengenai berbagai acara yang akan diadakan.
Suatu jenis teknologi yang terkait yang dikenal dengan bisnis elektronik (e-bussines)
atau komersial elektronik (e-commerce) adalah penggunaan komunikasi elektronik
unutk menghasilkan atau menjual barang dan jasa. E-Bussiness mencakup transaksi
bisnis, seperti menjual produk lewat Internet, maupun interaksi bisnis antara
perusahaan dengan pemasoknya lewat Internet. Pada kenyataannya, banyak orang
menjadi rancu dalam memakai istilah teknologi informasi dan e-commerce.
Dalam diciptakan untuk menawarkan barang dan jasa yang belum diberikan oleh
perusahaan lain. Bisnis baru ini diciptakan untuk memberikan akomodasi kebutuhan
atau referensi pelanggan. Keberhasilan perusahaan dalam e-business memicu
diciptakannya e-business yang lain.
Walaupun bisnis menggunakan Internet dalam melayani pelanggan telah sangat
menarik perhatian, Internet juga mempunyai dampak penting dalam cara bisnis yang
satu melayani bisnis yang lainnya (dinamakan sebagai business-to-business e-
commerce atau B2B e-commerce).B2B e-commerce dapat dipakai sebagai contoh
apabila perusahaan perlu jasa [ekerjaan memperbaiki fasilitsnya, ingin mencari
perusahaan yang dapat membeli bahan baku spesifik untuk proses produksinya.
Perusahaan dapat membuka tender online (melalui jasa komputer) dari beberapa
prospektif perusahaan yang mungkindapat melayani kebutuhannya dan kemusia
memilih mereka yang memeberikan tawaran terbaik. Proses ini lebih mudah dan lebih
cepat daripada memenggil bermacam perusahaan dan menunggu respons telepon dari
mereka. Lebih lagi, dengan telah mengirim pesan online memaksa pembuatan tender
menuliskan spesifikasi yang dikehendaki.
B2B e-commerce telah mengurangi biaya yang berkenaan dengan transaksi
antar-perusahaan dan diharapkan akan semakin mengurangi lagi, apabila semua
perusahaan telah memakai keunggulan penuh teknologi tersebut misalnya, perusahaan
yang mengandalkan pemisahan lain untuk pasokan bahan bakunya, jasa
transportasinya, atau jasa pengirimannya, dapat mengurangi biaya substansinya
apabila menggunakan B2B e-commerce.




FUNGSI UTAMA BISNIS
Pengantar Bisnis
Pertemuan I
7
Lima fungsi yang terlibat dalam operasi suatu bisnis adalah manajemen,
pemasaran, keuangan, akuntansi, dan sistem informasi. Lima fungsi ini adalah fokus
dari persoalan ini karena dijalankan secara benar jika bisnis akan sukses.
Manajemen adalah cara bagaimana karyawan dan sumber lain (seperti mesin-
mesin) digunakan oleh perusahaan. Pemasaran adalah cara bagaimana prosuk (jasa)
dikembangkan, diberi harga didistribusikan dan dipromosikan kepada pelanggan.
Keuangan adalah bagaimana perusahaan mendapatkan dan menggunakan dana untuk
operasi bisnis. Akuntasni adalah ringkasan dan analisis suatu kondisi keuangan
perusahaan dan dipakai unutk membuat bermacam keputusan sistem informasi
termasuk teknologi informasi, masyarakat, dan prosedur yang bekerja sama untuk
memberikan informasi yang cocok untuk karyawan perusahaan sehingga mereka
dapat membuat keputusan bisnis.

Interaksi antar-Fungsi bisnis
Kebanyakan keputusan bisnis dapat diklarifikasikan sebagai manajemen
pemasaran, atau keputusan keuangan. Suatu pendapatan perusahaan (laba) adalah
sama dengan penghasilan dikurangi pengeluaran. Karena keputusan manajemen
terfokus kepada pemanfaatan dan sumber daya lain, mereka mempengaruhi yang
terdapat di dalam pengeluaran untuk produksi. Karena keputusan pemasaran terfokus
kepada strategi supaya produk menarik pelanggan, mereka mempengaruhi
penghasilan perusahaan. Keputusan pemasran juga mempengaruhi jumlah yang
termasuk dalam pengeluaran dalam pendistribusian dan promosi produk. Karena
keputusan keuangan terfokus kepada bagaimana dana didapatkan (meminjam uang
dan menjual saham), mereka mempengaruhi jumlah dari pengeluaran bunga. Karena
keputusan manajemen, pemasaran, dan keuangan mempengaruhi pengeluaran maupun
penghasilan perusahaan, mereka berpengaruh atas laba dan nilai perusahaan.
Banyak interaksi antara manajemen, pemasaran, dan keuangan dalam membuat
keputusan. Manajer keuangan arus menerima jumlah rencana produksi dari manajer
produksi untuk menentukan berapa dana yang diperlukan.



Bagaimana Beberapa Fungsi Bisnis Mendorong Pembuatan Keputusan

Pengantar Bisnis
Pertemuan I
8
Akuntansi
Manajer akuntansi menggunakan akuntansi untuk memonitor
operasionalnya dan melapor kondisi keuangan kepada pemilik atau karyawan.
Mereka juga dapat memperkirakan kinerja dari keputusan produksi pemasaran
dan keuangan yang terlebih dahulu. Mereka bahkan dapat mengandalkan
akuntasi untuk mendeteksi apabila penggunaan sumber daya efisinen hingga
dapat dihindari. Konsekuensinya, akuntasi perusahaan dapat digunakan untuk
menghindari pemborosan dan meningkatkan pendapatan.

Sistem informasi
Perusahaan menggunakan sistem informasi untuk selalu memperaharui
dan menganalisis sisntem informasi tentang operasinya. Informasi ini dapat
digunakan oleh manajer perusahaan untuk membuat keputusan bisnis.sebagai
tambahan, informasi ini dapat digunakan oleh setiap karyawan dalam
perusahaan yang punya akses ke komputer pribadinya.

MENGEMBANGKAN RENCANA BISNIS
Sekali wiraswasta menciptkan suatu ide bisnis, mereka memperhatikan
bagaimana menerapkan fungsi-fungsi bisnis yang baru daja digambarkan, untuk
membuat bisnis yang berhasil. Mereka menciptakan rencana bisnis, yaitu suatu
deskripsi rinci dari bisnis yang diusulkan, termasuk suatu deskripsi dari bisnis, jenis
pelanggan yang ingin ditarik, persaingan dan fasilitas yang diperlukan untuk produksi.
Rencana bisnis tidak hanya untuk wiraswasta, tetapi juga untuk investor atau
kreditor yang mungkin memberikan dukungan dana. Wiraswasta biasanya
memberikan rencananya kepada investor yang mungkin berminat sebagai pemilik
sebagian dari bisnis. Mereka juga memberikan rencananya kepada kreditor (seperti
bank umum) yang mungkin memberikan pinjaman bisnis. Jadi, rencana bisnis harus
jelas dan meyakinkan orang lain bahwa bisnis tersebut akan menguntungkan. Apabila
investor tidak percaya kepada rencana bisnis, mungkin mereka tidak berminat
mananamkan modalnya. Bila kreditor tidak percaya kepada rencana kita, mereka tidak
akan memberi pinjaman. Dalam hal ini, wiraswasta harus mengandalkan seluruhnya
kepada dana sendiri, yang mengkin tidak mencukupi untuk mendukung bisnis.
Rencana bisnis ini antara 8 samapi 12 halaman, menggambarkan bagaimana
fungsi bisnis yang telah dididentifikasikan terdahulu dapat diaplikasikan ke dalam ide
Pengantar Bisnis
Pertemuan I
9
bisnis sehingga ide ini dapat dilaksanakan dengan berhasil. Rencana bisnis
dikembangkan dengan fokus kepada pemegang saham (stokeholders). Khususnya,
rencana ini mengutarakan bagaimana ide bisnis akan memenfaatkan karyawan,
pemasok dan kreditor dan bagaimana ia akan memuaskan pelanggan dan pemilik
bisnis. Oleh karena itu, ide bisnis melibatkan dalam mengelola penggunaan sumber
dana, ide pendanaan. Rencana bisnis dalam mengelola penggunaan sumber dana, ide
pemasaran. Rencana bisnis yang lengkap biasanya termasuk suatu penaksiran
lingkungan bisnis, rencana manajemen, rencana pemasaran, dan rencana keuangan.

Memperkirakan Lingkungan Bisnis

Lingkungan Ekonomi
Lingkungan ekonomi diperkirakan untuk menentukan bagaimana
permintaan untuk produk mungkin berubah dalam memebrikan reaksi kepada
kondisi ekonomi yang akan datang. Permintaan suatu produk dapat menjadi
sangat sensitif tergantung kekeuatan ekonomi. Namun demikian, kelayakan
bisnis baru mungkin dipengaruhi lngkungan ekonomi.

Lingkungan Industri
Lingkungan industri diperkirakan untuk menentukan tingakat persaingan.
Jika pasar untuk produk spesifik hanya dilayani oleh sedikit dan beberapa
perusahaan, maka perusahaan baru mungkin dapat menangkap porsi yang
signifikan dari pasar.
Seorang harus juga bertanya apakah produk serupa dapat diproduksi dan
dijial dengan harga lebih rendah, dengan tetap memberikan keuntungan yang
wajar.
Pertanyaan yang bekaitan adalah apakah bisnis baru akan dapat
memproduksi suatu produk kualitas tinggi daripada produk pesaing. Ide bisnis
baru akan cenderung berhasil apabila mempunyai keunggulan harga atau
kualitas daripada pesaingnya.


Lingkungan Global
Pengantar Bisnis
Pertemuan I
10
Lingkungan global diperkirakan untuk menentukan bagaimana permintaan
produk mungkin berubah dalam reaksi kepada kondisi global yang akan datang.
Permintaan global suatu produk bisa sangat sensitif mengubah ekonomi luar
negeri, jumlah pesaing asing, kurs mata uang dan regulasi perdagangan
internasional.

Rencana Manajemen

Struktur Organisasi
Struktur organisasi mengindentifikasikan peran dan tanggung jawab
karyawan yang dipekerjakan oleh perusahaan. Struktur organisasi dari pabrik
baru akan lebih kompleks dibanding counter pizza yang melayani pesanan antar.
Jika pemilik merencanakan untuk mengelolah hampir seluruh operasionalnya,
struktur organisasinya sangat sederhana. Beberapa bisnis mulai dengan asumsi
bahwa seluruh tanggung jawab ada di pundak pemilik, tetapi bila berkembang
maka perlu memperkerjakan manajer. Walaupun pemilik pada mulanya yang
menjalankan bisnis, mereka harus mengembangkan rencana untuk struktur
organisasi untuk hari kemudian. Deskripsi tugas dari setiap karyawan harus
diidentifikasi, sekaligus perkiraan upahnya yang harus dibayar untuk tiap
karyawan.

Produksi
Bermacam keputusan harus dibuat mengenai proses produksi, misalnya
lokasi dari fasilitas produksi dan rencana serta tata letak fasilitas tersebut.
Keputusan lokasi dapat mempunyai akibatnya pada kinerja perusahaan karena
ini mempengaruhi biaya sewa gedung maupun keuntungan yang dihasilakan
oleh bisnis tersebut.
Usulan rancangan dan tata letak dari fasilitas harus memanfaatkan ruang
yang ada secara efisien. Usulan ini harus berisi perkiraan biaya untuk setiap
mesin atau peralatan yang dibeli. Perkiraan biaya untuk pabrik biasanya lebih
kompleks daripada toko eceran.


Sumber Daya Manusia
Pengantar Bisnis
Pertemuan I
11
Sumber daya manusia (karyawan) adalah hal yang sangat kritis untuk
berhasilnya suatu perusahaan. Suatu bisnis harus merancang lingkungan kerja
yang akan memotivasi karyawan sehingga menolong keberhasilan bisnis. Bisnis
juga harus mengembangkan rencana untuk memonitor dan mengevaluasi
karyawan untuk memberikan kompensasi. Dengan memonitor dan memberi
konpensasi kepada karyawan secara wajar, bisnis dapat yakin bahwa akan
tergerak unutk memaksimalkan kinerjanya.

Rencana Pemasaran
Rencana pemasaran difokuskan pada target pasar, di samping karakteristik
produk, penentuan harga, distribusi dan promosi.

Target Pasar
Profil pelanggan atau karakteristik dari pelanggan khusus (berdasarkan jenis
kelamin, umur, hobi, dan sebagainya) harus diidentifikasi. Ini menolong dalam
menetukan target pasar, yang tersiri dari pelanggan yang pantas untuk profil
pelanngan. Buku fiksi untuk dewasa mempunyai target pasar yang lebih besar
daripada untuk anak-anak.

Karakteristik Produk
Karakteristik produk harus digambarkan, yang menekankan apa yang menjadi
produk tersebut lebih diminati daripada produk sejenis yang ditawarkan oleh
pesaing. Suatu produk mungkin diminati kaena lebih mudah dipakai, lebih
efektif atau lebih awet. Apapun keunggulan kompetitif produk ini dari produk
sejenis dari pesaing harus dijelaskan.

Penentuan Harga
Penawaran harga yang diusulkan dari produk harus diumumkan. Harga produk
serupa yang dijual pesaing harus disebutkan. Harga akan mempengaruhi
permintaan untuk produk.



Distribusi
Pengantar Bisnis
Pertemuan I
12
Cara produk yang akan dididtribusikna kepada pelanngan harus diterangkan.
Beberapa produk dijual langsung ke pelanngan, ada juga yang didistribusikan
lewat pengecer.

Promosi
Cara produk dipromosikan harus pula dijelaskan. Strategi promosi harus
konsisten dengan profil pelanggan. Misalnya, produk untuk menarik para pelajar
harus diiklankan melalui koran kompas.

Rencana Keuangan
Rencana keuangan harus menjelaskan mengapa bisnis ini layak dan harus juga
menunjukkan bagaimana bisnis ini akan didanai, yaitu berapa dana dari pemilik dan
berapa dari kreditor.

Kelayakan Bisnis
Keuntungan dan baiya bisnis harus diestimasi, untuk menciptakan prediksi
dari keuntungan yang diharapkan dan pengeluaran bisnis dari waktu ke waktu.
Prediksi volume penjualan dan penentuan harga produk dapat digunakan untuk
memprediksi keuntungan secara periodik. Usulan struktur organisasi, lokasi,
rancangan, dan tata letak dapat digunakan unutk memperkenalkan biaya yang
dibutuhkan.
Perkiraan keuntungan dan biaya (termasuk pembayaran kepada kreditor)
dapat dipakai untuk memprediksi keuntungan secara periodik. Usulan struktur
organisasi, lokasi, rancangan, dan tata letak dapat digunakan untuk
memperkenalkan biaya yang dibutuhkan.
Perkiraan keuntungan dan biaya (termasuk pembayaran kepada kreditor)
dapat dipakai untuk memprediksi keuntungan periodik. Keuntungan ini bisa
dievaluasi untuk menentukan apakah mereka dapat memberikan keuntungan
yang layak kepada pemilik. Sebagai tambahan, risiko bisnis harus diperkirakan
dengan mengukur ketidakpastian laba yang akan datang. Apabila risiko tinggi,
pemilik harus berani mengimplementasikan proyek hanya bila keuntungan
sesuai dengan kompensasi risiko yang dihadapi.

Pendanaan Bisnis
Pengantar Bisnis
Pertemuan I
13
Bisnis harus didukung dengan pendanaan. Sebagian besar bisnis
memerlukan modal dasar yang besar untuk menutup pembelian mesin, peralatan
dan mungkin gedung juga. Sementara pemilik biasanya memakai uang sendiri
untuk mendanai bisnis. Mereka mungkin juga perlu dana tambahan. Apabila
mereka memutuskan untuk meminta dana dari institusi keuangan, mereka perlu
menunjukkan rencana bisnis yang rinci. Sehingga institusi pemberi pinjaman
dana dapat menentukan rencana bisnis yang diusulkan layak dapat pinjaman.
Jika institusi pemberi pinjaman dana percaya bahwa estimasi proyek keuntungan
terlalu bear atau estimasi proyeksi biaya terlalu kecil. Mereka mungkin
memutuskan untuk tidak memberikan pendanaan.
Suatu alternatif sumber dana adalah menerbitkan saham kepada
masyarakat. Namun demikian, kebanyakan perusahaan sangat menggantungkan
pada dana dari para wiraswasta (enterprenuer) yang mendirikan perusahaan dan
dari pinjaman ketika perusahaan mereka pertama didirikan. Mereka pikir
menerbitkan saham hanya sesudah membuktikan kinerja yang cukup dalam
beberapa tahun.

MEMPERKIRAKAN SUATU RENCANA BISNIS
Banyak ide bisnis yang pada mulanya kehilangan cukup dapat
dipertanggungjawabkan tidak dapat dilaksanakan karena para wiraswastanya
mempunyai berbagai macam hal yang harus dipikirkan sesudah mengembangkan
rencana bisnis. Beberapa hal yang harus dipikirkan mungkin berkaitan dengan potansi
keunutungan yang dihasilkan oleh bisnis tersebut.
Mungkin potensi permintaan barang atau jasa sangat tinggi tidak kepastiannya
yang mungkin terpikirkan lainnya mungkin berkaitan dengan pengeluaran dalam
memproduksi barang atau jasa tersebut.
Perangkat lunak sekarang bisa didapatkan untuk menolong para wiraswasta
dalam mengembangkan rencana bisnis. Banyak perusahaan perangkat lunak
meggunakan Intenet untuk mengiklankan produknya. Jadi Internet menyediakan
unutk para wiraswasta bermacam informasi yang dapat mereka gunakan untuk
mengembangkan rencana bisnis.
Apabila ide bisnis tidak berpotensi untuk menghasilkan keuntungan, wiraswasta
boleh memutuskan untuk mencari ide bisnis alternatif. Jika perkiraan biaya bisnis
terlalu tinggi, tidak berarti ide bisnis ini dibuang seluruhnya. Mungkin satu atau dua
Pengantar Bisnis
Pertemuan I
14
aspek dari usaha bisnis perlu diubah sehingga ide tersebut menjadi layak. Misalnya,
pendiri toko video mungkin kurang layak dalam bisnis distrik karen sewa ruangan di
lokasi itu sangat mahal. Alternatif lokasi mungkin dapat secara signifikan mengurangi
biaya fasilitas sewa. Walaupun penghasilan perusahaan juga terpengaruh oleh
kepindahan lokasi tersebut. Sebuah analisis unutng-rugi menyeluruh yang baru harus
dilakukan setelah merevisi usulan lokasi atau bagian lain dari rencana bisnis untuk
bisnis yang spesifik.

Sumber Daya Online Untuk Memulai Bisnis
Memulai bisnis kecil dapat menjadi proses yang sulit. Publikasi bisnis dan
Small Business Administration (SBA) biasanya menjadi sumber untuk
mendapatkan nasihat. Pendanaan pada mulanya diperoleh dari institusi
keuangan lokal dan biasanya relatif lebih sulit.
Perangkat lunak rencana bisnis adalah alat lain bagi wiraswasta yang dapat
digunakan untuk memudahkan proses permulaan. Rencana bisnis yang baik
adalah dokumen yang kompleks yang diwajibkan oleh pemberi pinjaman dan
inventor potensial dan dapat memberikan tuntunan yang berharga untuk bisnis.
Merceritakan rincian dari sifat perusahaan, pesaing dan prediksi analisis
keuangan. Di masa lalu, menyatukan rencana bisnis sangat menyita waktu dan
mahal. Sekarang, perangkat lunak rencana bisnis dapat membuat proses tersebut
lebih mudah.
Kebanyakan paket perangkat lunak berisikan koleksi dari pilih, yang mana
dapat digunakan untuk menciptakan suatu rencana bisnis secara menyeluruh.
Paket terbaik banyak yang tergabung dalam kemampuan dibawah ini:
Kerangka Rencana Bisnis. Paket biasanya menawarkan satu atau lebih
kerangka rencana yang dapat diubah sesuai kebanyakan bisnis. Beberapa
paket mengharuskan wiraswasta menjawab pertanyaan supaya dapat
menciptakan rencana yang dikehendaki
Lembar yang dapat Dibentuk. Banyak informasi dalam rencana bisnis
telah distandarisasi. Perangkat lunak rencana bisnis dapat disisipi lembar
informasi langsung ke dalam rencana tersebut, sehingga dapat membuat
substitusi sesuai nama dan produk perusahaan. Sekali sudah ditempatkan
maka lembar isi dapat disesuaikan menurut kebutuhan.
Pengantar Bisnis
Pertemuan I
15
Peramalan. Semua paket perangkat lunak rencana bisnis harus termasuk
kemampuan menciptakan proyeksi yang konsisten. Paket perangkat
lunak harus dapat memprediksi penjualan dan biaya dalam berbagai cara
dan menjamin bahwa data yang saling berhubungan konsisten.
Grafik. Perangkat lunak rencana bisnis menawarkan kemampian
menciptakan chart dari berbagai tipe yang berlainan dan juga harus
memungkinkan pemakai untuk menggambarkan chart umum yang lain,
seperti chart keorganisasian.
Dokumen Tambahan. Beberapa paket rencana bisnis meberikan
dokumen tambahan, misalnya pernyataan perjanjian-perjanjian, yang
sering digunakan dalam hubungannya dengan rencana bisnis, walaupun
tidak harus menjadi bagian dari dokumen.
Sekarang ini hanya beberapa jam dari komputer adalah waktu yang
diperlukan untuk mengumpulkan informasi dan membuat aplikasi untuk
pendanaan. Hasilnya adalah meningkatnya jumlah bisnis kecil dan lingkungan
persaingan sebagai kendala memasuki bisnis baru telah berkurang.
Pengantar Bisnis
Pertemuan I
16
MEMILIH BENTUK KEPEMILIKAN BISNIS

KEMUNGKINAN BENTUK KEPEMILIKAN BISNIS
Wiraswasta memilih tiga kemungkinan bentuk kepemilikan bisnis, yaitu:
Perusahaan Perseorangan
Perusahaan kemitraan (Firma atau CV)
Korporasi

Perusahaan Perseorangan
Suatu bisnis yang dimiliki oleh pemilik tunggal disebut perusahaan
perseorangan. Pemilik perusahaan perseorangan disebut pengusaha perseorangan.
Pengusaha perseorangan dapat mendapatkan pinjaman dari kreditor untuk membantu
operasional perusahaan perusahaan, tetapi pinjaman ini tidak menggambarkan
kepemilikan. Pengusaha perseorangan wajib membayar sendiri semua utang akibat
pinjaman, tetapi tidak perlu membagi keuntungan kepada kreditor.
Contoh khusus perusahaan perseorangan adalah restoran lokal, pengusaha
konstruksi lokal, jasa pangkas rambut, jasa laundry, dan toko pakaian lokal. Hampir
70% dari semua perusahaan di Amerika adalah perusahaan perseorangan. Akan
tetapi, karena perusahaan ini relatif kecil, mereka menghasilkan hanya kurang dari
10% dari semua penerimaan bisnis. Laba yang dihasilkan oleh perusahaan
perseorangan adalah menjadi penghasilan pribadi yang diterima oleh para pengusaha
tersebut dan terkena pajak yang diwajibkan oleh Internal Revenue Service (IRS).

Karakteristik Perusahaan Perseorangan yang Berhasil
Pengusaha perusahaan perseorangan harus mau menerima tanggung jawab
penuh atas kinerja perusahaan. Tekanan untuk tanggung jawab ini akan lebih
besar daripada semua pekerjanya. Pengusaha perseorangan harus mau juga
bekerja tanpa kenal waktu. Mereka harus siap setiap saat dan bahkan harus
menggantikan karyawan yang sedang sakit. Tanggung jawabnya untuk
keberhasilan bisnisnya mendorong mereka untuk selalu terusmenerus
memonitor operasional bisnisnya. Mereka harus menunjukkan kemampuan
kepemimpinan yang kuat, teliti, rapi berorganisasi, dan berkomunikasi dengan
baik kepada pekerjanya.
Pengantar Bisnis
Pertemuan I
17
Banyak pengusaha perseorangan telah mempunyai pengalaman dalam pasar
di mana dia bersaing, mungkin sebagai karyawan perusahaan pesaingnya
sebagai contoh, manajer restoran biasanya mendirikan restorannya sendiri.
Pengalaman sangat kritis untuk mengerti persaingan dan perilaku pelanggan
dalam pasar tertentu.

Keuntungan Perusahaan Perseorangan
Bentuk perusahaan perseorangan mempunyai keuntungan dari bentuk lain,
yaitu:
1. Semua laba hanya untuk pengusaha perseorangan. Pengusaha
perseorangan (pemilik) tidak harus membagi dengan yang lain. Jadi imbalan
mendirikan perusahaan yang berhasil kembali kepada pemiliknya.
2. Organisasi sederhana. Mendirikan perusahaan perseorangan relatif
mudah. Keharusan dokumen legal sangat terbatas. Perusahaan
perseorangan tidak harus mendirikan badan hukum yang terpisah. Pemilik
harus mendaftarkan perusahaannya ke pemerintah daerah, yang biasanya bisa
via pos surat. Pemilik juga perlu mengajukan suatu lisensi pekerjaan untuk
menjalankan bisnis mereka.
3. Pengendalian seutuhnya. Karena pemilik hanya satu maka pengendalian
juga seutuhnya, jadi menghindari adanya konflik dalam proses
pengambilan keputusan. Misalnya, pemilik restoran bisa menentukan
menu, harga, dan gaji karyawan.
4. Pajak rendah. Karena laba perusahaan perseorangan dianggap
penghasilan perseorangan, mereka hanya diharuskan membayar pajak
lebih rendah dari bentuk kepemilikan bisnis lain.
Kerugian Perusahaan Perseorangan
Perusahaan perseorangan mempunyai kerugian sebagai berikut:
1. Pengusaha Perseorangan Bertanggung Jawab atas Semua
Kerugian. Seperti pengusaha perseorangan tidak harus membagi
labanya, mereka -juga tidak dapat membagi kerugian yang terjadi.
Misalnya, Anda menanam modal $10.000 dari dana Anda pada jasa
pembersih halaman dan meminjam dana tambahan $8.000 yang telah pula
ditanamkan dalam bisnis tersebut. Sayangnya, penerimaan hanya cukup
Pengantar Bisnis
Pertemuan I
18
untuk memberi gaji karyawan Anda dan Anda membubarkan perusahaan,
Anda tidak hanya kehilangan $10.000, tetapi juga bertanggung jawab
terhadap $8.000 yang Anda pinjam. Karena Anda adalah seorang
pengusaha perseorangan, tidak ada pemilik lain yang bersedia menolong
menutup kerugian Anda.
2. Tanggung Jawab tidak Terbatas. Seorang pengusaha perseorangan
mempunyai tanggung jawab tidak terbatas, yang maksudnya adalah
tidak ada batas atas utang yang menjadi tanggung jawab pemilik. Apabila
perusahaan perseorangan digugat, pengusaha perseorangan bertanggung
jawab secara pribadi atas putusan melawan perusahaan.
3. Dana Terbatas. Seorang pengusaha perseorangan mungkin hanya punya
dana terbatas yang ada untuk ditanamkan dalam perusahaan. Jadi,
pengusaha perseorangan mempunyai kesulitan apabila berkecimpung dalam
manufaktur pesawat terbang, membuat kapal, manufaktur komputer, dan
bisnis lain yang memerlukan dana banyak. Pengusaha perseorangan
mempunyai keterbatasan dana untuk mendukung ekspansi perusahaan
atau menanggulangi kerugian sementara. Perusahaan yang kinerjanya
buruk bisa diperbaiki apabila diberi waktu cukup. Akan tetapi apabila
perusahaan tidak bisa mendapatkan tambahan dana untuk membayar
kerugiannya, maka kemungkinan tidak akan dapat meneruskan bisnisnya
dan perlu waktu lama untuk menjadi baik kembali.
4. Ket erampi lan Terbatas. Pengusaha perseorangan mempunyai
keterampilan terbatas dan mungkin tidak dapat mengendalikan semua bagian
perusahaan. Misalnya, seorang pengusaha perseorangan mempunyai
kesulitan menjalankan suatu teknik praktik kesehatan yang besar karena
perlu keahlian yang berbeda-beda.

Perusahaan Kemitraan
Bisnis yang dimiliki oleh dua orang atau lebih secara bersama disebut
perusahaan kemitraan (partnership) (di Indonesia biasa disebut Firma atau CV).
Para pemilik disebut mitra pengusaha (partner). Mitra pengusaha harus
mendaftarkan perusahaan kemitraannya kepada negara dan mungkin perlu meminta
izin usaha. Kira-kira 10% dari semua perusahaan adalah perusahaan kemitraan.
Dalam perusahaan kemitraan umum, semua mitra pengusaha mempunyai
Pengantar Bisnis
Pertemuan I
19
tanggung jawab tidak terbatas. Yaitu mitra pengusaha ini secara pribadi bertanggung
jawab atas kewajiban perusahaan. Sebaliknya, perusahaan kemitraan terbatas
(limited partner) adalah perusahaan yang mempunyai beberapa mitra pengusaha
terbatas, atau mitra pengusaha yang tanggung jawabnya terbatas kepada modal atau
properti yang dikontribusikan kepada perusahaan kemitraan tersebut. Mitra pengusaha
terbatas hanyalah investor dalam perusahaan kemitraan dan tidak berpartisipasi dalam
manajemen. Walaupun demikian, karena mereka menanamkan modalnya da(am
bisnis, mereka membagi rugi atau laba bisnisnya. Suatu perusahaan kemitraan terbatas
mempunyai satu atau lebih mitra pengusaha umum (general partner), atau mitra
pengusaha yang mengelola bisnis, menerima gaji, membagi rugi atau laba bisnis, dan
mempunyai tanggung jawab yang tidak terbatas. Penghasilan didistribusikan kepada
setiap mitra pengusaha sebagai penghasilan perseorangan dan kena pajak yang
diwajibkan oleh IRS (Pemerintah).
Keuntungan Perusahaan Kemitraan
Bentuk kepemilikan perusahaan kemitraan mempunyai tiga keuntungan
pokok:
1. Dana Tambahan. Keuntungan yang sudah pasti dari suatu perusahaan
kemitraan daripada perusahaan perseorangan adalah dana tambahan yang
diberikan oleh satu atau lebih mitra pengusaha. Karena itu, dana lebih
mungkin tersedia untuk membiayai operasional bisnis.
2. Kerugian Ditanggung Bersama. Semua kerugian bisnis yang timbul dari
perusahaan kemitraan tidak harus ditanggung oleh seorang saja. Setiap
pemilik harus menanggung rugi sesuai posisinya.
3. Lebih ada Spesialisasi. Perusahaan kemitraan memungkinkan mitra
pengusaha memusatkan diri kepada spesialisasinya masing-masing dan dapat
melayani pelanggan yang lebih luas variasinya. Contohnya, perusahaan
akuntan mungkin punya satu akuntan yang punya spesialisasi dalam pajak
pribadi untuk perseorangan clan lainnya mempunyai spesialisasi dalam
pajak usaha untuk perusahaan. Perusahaan kemitraan praktik kesehatan
mungkin mempunyai dokter yang punya keahlian berbeda.
Kerugian Perusahaan Kemitraan
Bersamaan dengan keuntungan, perusahaan kemitraan juga mempunyai
Pengantar Bisnis
Pertemuan I
20
kerugian, yaitu:
1. Berbagi Pengendalian. Pengambilan keputusan dalam perusahaan
kemitraan harus dibagi. Mitra pengusaha mungkin tidak setuju dengan
bagaimana bisnis harus dijalankan, yang mungkin akan merusak hubungan
pribadi. Beberapa pemilik mungkin tidak mempunyai keterampilan
mengelola bisnis.
2. Tanggung Jawab tak Terbatas. Mitra pengusaha dalam perusahaan
kemitraan bertanggung jawab tak terbatas persis seperti pengusaha
perseorangan.
3. Berbagi Laba. Semua laba yang dihasilkan dari perusahaan kemitraan harus
dibagi antara para mitra pengusaha.
S-Corporation
Perusahaan yang mempunyai 75 pemilik atau kurang boleh memilih
bentuk yang dinamakan S-corporation. Laba S-corporation dibagi di antara
para pemilik dan dikenakan pajak dengan tarif masing-masing pajak
penghasilan pribadi. Jadi, para pemilik bertanggung jawab terbatas seperti
pemilik sebuah korporasi (perusahaan terbatas), tetapi mereka dikenakan
pajak seperti layaknya sebuah perseroan terbatas. Beberapa pemerintah
negara bagian mengharuskan pajak perusahaan atas S-corporation. Banyak
perusahaan akuntansi dan bisnis kecil memilih S-corporation sebagai bentuk
kepemilikan perusahaan.
Perusahaan dengan Tanggung Jawab Terbatas (LLC)
Suatu jenis perusahaan kemitraan umum yang disebut Limited Liability
Company (LCC) yaitu perusahaan dengan tanggung jawab terbatas
(LLC) telah menjadi populer akhir-akhir ini. LLC adalah perusahaan yang
mempunyai ciri dan tipe seperti perusahaan kemitraan umum, tetapi juga
menawarkan mitra pengusaha yang tanggung jawabnya terbatas. Hal ini
untuk melindungi aset pribadi milik pengusaha mitra dari keteledoran
pengusaha mitra lain dafam perusahaan. Proteksi ini sangat didambakan
oleh para mitra pengusaha, karena seringnya gugatan atas tanggung jawab
tersebut. Aset perusahaan (seperti properti, atau mesin-mesin yang dimiliki
perusahaan) tidak dilindungi. Walaupun S-corporation mungkin juga
Pengantar Bisnis
Pertemuan I
21
memberikan proteksi atas tanggung jawab utang, berbagai peraturan
mungkin melarang beberapa mitra S-corporation dari tanggung jawab
terbatas. LCC tidak memaksakan peraturan ketat.
LCC harus diciptakan sesuai hukum negara di mana bisnis itu
berdomisili. Peraturan yang jelas atas proteksi utang berbeda di antara
negara-negara bagian. Banyak perusahaan kemitraan (termasuk perusahaan
akuntan) telah mengubah diri menjadi LLC untuk mendapatkan keuntungan
dari perusahaan kemitraan, tetapi memberikan tanggung jawab utang
terbatas untuk pemiliknya.

Perbedaan antara Perusahaan Perseorangan dengan Perusahaan
Kemitraan
Perbedaan umum dari perusahaah perseorangan dengan perusahaan
kemitraan dapat digambarkan dengan menganggap bagaimana rugi dan
laba akan tergantung dari bentuk kepemilikan bisnis yang Anda pilih.
Menunjukkan laba dari bisnis Anda dalam empat tahun apabila Anda
seorang pengusaha perseorangan dibanding dengan laba apabila Anda
sebagai mitra pengusaha dalam perusahaan kemitraan. Dalam dua tahun
pertama di mana dalam bisnis timbul kerugian, kerugian Anda akan lebih
besar apabila Anda seorang pengusaha perseorangan. Perbedaan
menggambarkan keuntungan relatif menjadi pemilik tunggal apabila
perusahaan berkinerja bagus dan kerugian relatif apabila perusahaan
mengalami kerugian.

Korporasi
Bentuk ketiga dari kepemilikan bisnis adalah korporasi (perseroan
terbatas), yaitu suatu badan hukum (terdaftar pada negara bagian) yang
membayar pajak dan secara hukum terpisah dari para pemiliknya. Kira-kira 20%
dari semua perusahaan adalah korporasi. Namun demikian, korporasi memberikan
pemasukan 90% dari seluruh bisnis yang ada.




Pengantar Bisnis
Pertemuan I
22
Mendirikan sebuah korporasi, seorang individu atau kelompok harus
memakai akta pendirian perusahaan, atau dokumen yang digunakan untuk
mendirikan suatu bisnis, dan mendaftarkannya kepada pemerintah. Akta
pendirian menunjukkan aspek penting dari korporasi, misalnya nama
perusahaan, informasi mengenai saham yang diterbitkan, dan deskripsi operasi
perusahaan. Orang yang mengelola korporasi juga harus mengelola menurut
peraturan pemerintah (UU) yang biasanya adalah petunjuk umum untuk
mengelola perusahaan.
Karena pemegang saham korporasi adalah secara hukum, mereka
mempunyai tanggung jawab yang terbatas. Artinya, mereka tidak harus
menanggung secara pribadi kegiatan perusahaan. Pemegang saham hanya dapat
menanggung kerugian sebatas modal yang ditanamkannya.
Pemegang saham korporasi memilih dewan direksi yang bertanggung jawab
untuk menciptakan kebijakan umum perusahaan. Salah satu tanggung jawab
dewan direksi adalah memilih seorang presiden direktur dan para pimpinan utama
(seperti wakil presiden direktur), yang kemudian diberi tanggung jawab menjalankan
bisnis sehari-hari.
Jika dewan direksi menjadi tidak suka dengan kinerja pimpinan utama tersebut,
dewan direksi mempunyai kekuatan mengganti mereka. Demikian juga, apabila
pemegang saham tidak suka dengan kinerja anggota dewan direksi, mereka dapat
mengganti pada pemilihan yang akan datang. Dalam beberapa korporasi, satu atau
sebagian kecil individu mungkin menjadi pemegang saham, sebagai anggota dewan
direksi dan juga menjadi pimpinan perusahaan. Misalnya, Louis Gerstner adalah
pimpinan IBM, adalah juga ketua dewan direksi dan memiliki saham lebih dari
80.000 lembar.

Bagaimana Pemegang Saham Mendapatkan Imbalan untuk Penanaman
Modal Mereka
Pemegang saham mendapatkan imbalan atas investasi mereka dalam dua
cara. Pertama, mereka bisa menerima dividen dari perusahaan, di mana suatu
porsi dari laba perusahaan tiga bulan terakhir yang didistribusikan kepada para
pemegang saham. Kedua, harga saham yang dimilikinya mungkin naik di
pasaran. Jika perusahaan menjadi lebih menguntungkan, nilai saham di pasaran
cenderung naik, artinya nilai saham pemilik juga naik. Jadi, mereka bisa
Pengantar Bisnis
Pertemuan I
23
mendapatkan keuntungan dengan menjual saham dengan harga lebih tinggi.
Pada tahun terakhir ini, harga saham perusahaan terkenal seperti IBM clan
Motorola lebih dua kali lipat.
Banyak korporasi, seperti adobe, menggunakan Internet dalam
menyampaikan informasi mngenai korporasi mereka. Perusahaan memakai Internet
untuk merasakan produknya dan menyampaikan informasi secara rinci mengenai
perusahaan mereka kepada para investor dan pelanngan. Masalnya, dengan masuk
click pada About Adobe, informasi keuangan dan informasi yang diberikan
untuk media massa bisa diakses.

Korporasi dengan Kepemilikan Terbatas Versus Korporasi dengan
Kepemilikan Umum
Masyarakat menjadi pemilik korporasi dengan membeli beberapa sahamnya.
Banyak korporasi kecil dengan kepemilikan terbatas maksudnya kepemilikan hanya
diperuntukkan kepada sejumlah kelompok investor.
Kebanyakan korporasi besar adalah perusahaan dengan kepemilikan
umum, artinya saham-sahamnya dapat dengan mudah dibeli dan dijual oleh
para investor.
Pemegang saham dari korporasi besar umum dapat menjual saham mereka
apabila mereka perlu uang, atau kecewa dengan kinerja perusahaan atau
memperkirakan sahamnya tidak akan naik harganya di hari kemudian. Saham
mereka dapat dijual (dengan pertolongan pedagang perantara saham) kepada
investor lain yang ingin menanamkan modalnya ke dalam korporasi tersebut.
Walaupun sesungguhnya banyak perusahaan (juga Ford Motor Company)
adalah perusahaan kepemilikan terbatas ketika didirikan, tetapi beberapa
perusahaan menjadi kepemilikan umum (terbuka) ketika mereka memerlukan
dana untuk mendukung ekspansi. Kegiatan menerbitkan saham untuk pertama
kali disebut "go public" (terbuka). Saat irii perusahaan terkenal seperti
Barnesandnoble.com, United Parcel Service (UPS), dan Prodigy telah "go
public" (terbuka) untuk mengumpulkan dana.
Korporasi terbuka dapat mencari tambahan dana dengan menerbitkan
saham baru. Ini berarti bahwa pemegang saham yang ada dapat membeli saham
lagi, atau investor lain dapat menjadi pemegang saham dengan membeli saham
korporasi tersebut. Dengan menerbitkan saham baru, korporasi dimungkinkan
Pengantar Bisnis
Pertemuan I
24
mendapat dana berapa saja yang diperlukan untuk mendukung ekspansi bisnis.
Korporasi yang ingin menerbitkan saham baru harus dapat meyakinkan investor
bahwa dananya akan digunakan dengan baik, hingga akan menghasilkan
imbalan untuk investor.

Keuntungan dari Korporasi
Bentuk kepemilikan korporasi memberikan keuntungan seperti di bawah
ini:
1. Tanggung Jawab Terbatas. Pemilik korporasi mempunyai tanggung jawab
terbatas (seperti telah dijelaskan sebelumnya) di mana perusahaan
perseorangan dan perusahaan kemitraan mempunyai ciri tanggung jawab
tidak terbatas.
2. Akses terhadap Dana. Sebuah korporasi dapat dengan mudah
mengumpulkan dana dengan menerbitkan saham baru (seperti telah
dijelaskan sebelumnya). Ini membuat fleksibilitas korporasi untuk tumbuh
dan melibatkan diri dalam bisnis baru yang penuh risiko. Perusahaan
perseorangan dan perusahaan kemitraan mempunyai lebih sedikit akses atas
dana apabila mereka memerlukan biaya untuk ekspansi. Untuk mendapatkan
lebih banyak dana, mereka hanya mengandalkan kepada pemilik yang ada
dan pinjaman dari kreditor.
3. Transfer Kepemilikan. Investor dalam perusahaan besar terbuka biasanya
dapat menjual saham mereka dalam hitungan menit dengan menghubungi
pialang saham atau dengan menjual lewat Internet. Sebaliknya, pemilik
perusahaan perseorangan atau kemitraan mungkin mendapatkan
kesulit an untuk menjual bagian kepemilikannya.
Kerugian dari Korporasi
Bersamaan dengan keuntungan, bentuk korporasi juga mempunyai
kerugian, yaitu:
1. Biaya Keorganisasian yang Tinggi. Biaya untuk mengorganisasikan suatu
bisnis biasanya akan lebih besar apabila bisnis berbentuk korporasi daripada
bentuk lain. Biaya lebih besar tersebut adalah akibat dari diwajibkannya
mendirikan suatu badan hukum korporasi dan mendaftarkannya kepada
Pengantar Bisnis
Pertemuan I
25
negara. Beberapa biaya juga mungkin timbul dalam pendirian karena harus
menuruti peraturan pemerintah yang berlaku.
2. Pemberitaan mengenai Keuangan. Apabila saham korporasi diperdagangkan
secara terbuka, investor umum juga berhak mengetahui mengenai data
keuangan perusahaan, sampai pada batas tertentu. Akibatnya, perusahaan
mungkin harus memberitakan mengenai operasi bisnisnya dan gaji para
karyawannya melampaui yang sebenarnya kurang mereka sukai.
Perusahaan dengan kepemilikan terbatas tidak wajib memberitakan
informasi keuangan kepada masyarakat.
3. Masalah Keagenan. Korporasi yang dimiliki secara terbuka biasanya
dijalankan oleh para manajer yang bertanggung jawab untuk mengambil
keputusan bisnis yang akan melayani kepentingan pemiliknya. Namun
demikian, manajer mungkin tidak selalu bertindak yang terbaik untuk
kepentingan pemegang saham. Misalnya, manajer cenderung melakukan
perjalanan bisnis yang mahal yang tidak begitu berguna untuk pengelolaan
bisnis. Tindakan tersebut tentu saja menaikkan biaya pengeluaran dalam
menjalankan bisnis, mengurangi laba bisnis, jadi mengurangi imbalan untuk
pemegang saham. Apabila para manajer tidak berperilaku sebagai agen atau
perwakilan yang bertanggung jawab kepada pemegang saham yang
memiliki bisnis, itu akibat dari masalah keagenan. Masalah seperti itu
biasanya tidak akan timbul dalam perusahaan perseorangan, karena
pemilik perusahaan perseorangan juga menjadi manajer tunggal dan
membuat hampir semua keputusan bisnis.
4. Pajak yang Tinggi. Karena korporasi merupakan badan hukum yang
terpisah, ia kena pajak secara terpisah pula. Pajak tahunan yang harus
dibayar suatu korporasi ditentukan dengan mengalikan tarif pajak korporasi
dengan laba tahunannya. Tarif pajak korporasi berbeda dengan pajak
pribadi.

Salah satu cara korporasi mengurangi pembayaran pajak yang dibayar pemilik
adalah dengan menanamkan kembali laba tersebut (disebut laba yang ditahan) daripada
membayarkan laba sebagai dividen. Jika pemilik tidak menerima dividen dari korporasi,
mereka tidak kena pajak pribadi pada laba yang diperoleh korporasi. Strategi ini sangat
wajar hanya apabila korporasi dapat menggunakan laba yang ditahan tersebut dengan
Pengantar Bisnis
Pertemuan I
26
baik.
Bila pemegang saham dari korporasi menjual saham mereka lebih daripada saat
mereka beli, mereka memperoleh keuntungan modal (capital gain), yang sama saja
dengan kerja yang dia terima dikurangi harga saat dia beli untuk saham tersebut.
Pemegang saham harus membayar pajak keuntungan modal. Apakah pemegang
saham menerima penghasilan dari menjual saham dengan harga lebih atau dari
pembayaran dividen, mereka harus membayar pajak penghasilan tersebut.

Membandingkan Bentuk-bentuk Kepemilikan Bisnis
Tidak ada satu pun dari bentuk kepemilikan yang ideal bagi semua pemilik.
Seorang individu yang mendirikan bisnis kecil mungkin memilih perusahaan
perseorangan. Beberapa orang mungkin memutuskan untuk perusahaan
kemitraan. Namun demikian, apabila lebih suka tanggung jawab terbatas, mereka
mungkin memutuskan untuk memilih korporasi dengan kepemilikan kelompok
terbatas. Apabila perusahaan tumbuh pesat dan memerlukan jutaan dolar
tambahan dana untuk ekspansi bisnis, dapat dikonversikan kepada korporasi
dengan kepemilikan umum sehingga mencari dana dari pemegang saham.

METODE UNTUK MEMILIKI BISNIS YANG TELAH ADA
Banyak orang menjadi pemilik perseorangan bisnis dengan menilai bisnis
mereka sendiri. Namun beberapa orang, dapat menjadi pemilik perseorangan
tanpa menilai bisnisnya. Di bawah ini adalah metode umum di mana orang
menjadi pemilik bisnis yang telah ada:
Mengambil kepemilikan dari bisnis keluarga
Membeli bisnis yang telah ada
Franchise (waralaba) (izin bisnis di daerah tertentu)

Mengambil Kepemilikan dari Bisnis Ketuarga
Banyak orang bekerja dalam bisnis keluarga dan setelah beberapa waktu
dianggap menjadi pemilik. Ini dapat menjadi cara ideal untuk memiliki bisnis
karena kinerjanya dapat diprediksikan selama para karyawan utama masih terus
bekerja di sana. Keputusan besar mengenai proses produksi clan operasi lain
perusahaan sudah dapat ditentukan sebelumnya. Jika bisnis punya sejarah
Pengantar Bisnis
Pertemuan I
27
keberhasilan, fungsi pemilik baru hanya memastikan bahwa operasional yang ada
masih berlanjut secara efisien. Sebaliknya apabila bisnis mengalami kinerja
buruk, pemilik baru harus merevisi manajemen, pemasaran, dan kebijakan
keuangan.

Membeli Bisnis yang Telah Ada
Bisnis banyak yang dijual setiap hari di setiap kota. Kadang mereka
diiklankan pada lembar koran lokal. Bisnis dijual dengan bermacam alasan,
misalnya kesulitan keuangan atau pemilik meninggal ataupun ingin istirahat.
Orang yang berpikir ingin membeli bisnis yang ada harus menentukan apakah
mereka punya keahlian menjalankan bisnis atau paling sedikit memonitor secara
seksama para manajernya. Kemudian mereka harus membandingkan keuntungan
yang diharapkan dari bisnis ini dengan modal yang diperlukan untuk membeli
pada permulaannya. Volume penjualan yang lalu mungkin diberikan oleh
penjualan bisnis clan dapat dipakai untuk memperkirakan volume penjualan yang
akan datang. Namun demikian, calon pembeli harus sangat berhati-hati untuk
menggunakan angka-angka ini. Dalam beberapa bisnis seperti praktik kedokteran
gigi clan salon rambut, keuntungan pribadi antara pemilik dan pelanggan sangat
kritis. Banyak pelanggan mungkin beralih ke pesaing apabila pemilik berganti
untuk tipe bisnis ini.
Volume penjualan yang lain akan sangat berpengaruh besar untuk
memperkirakan penjualan yang akan datang. Untuk tipe bisnis lain, yang kurang
hubungan pribadinya seperti toko serba ada, penggantian pemilik tidak begitu
besar pengaruhnya pada pilihan pelanggan (sehingga volume penjualannya tidak
begitu berpengaruh).

Franchising
Franchise (waralaba) adalah suatu pengaturan perjanjian di mana seorang
pemilik bisnis (franchisor) memperbolehkan pemilik bisnis lain (franchisee)
memakai merek dagangnya, nama dagangnya atau hak ciptanya, dalam kondisi
tertentu. Setiap waralaba menjalankan operasi bisnisnya secara mandiri dan
biasanya dimiliki oleh pengusaha perseorangan.
Perusahaan waralaba di USA lebih dari 500 ribu dan mereka menghasilkan
penerimaan lebih dari $800 miliar dalam setahunnya. Beberapa waralaba terkenal
Pengantar Bisnis
Pertemuan I
28
adalah McDonald's, Thrifty Rent-a-Car System, Mail Boxes Etc., Dairy Queen,
Super 8 Motels Inc., TGI Fridays, Pearle Vision Inc., dan Baskin Robbins. Biaya
untuk membeli waralaba dapat sangat bervariasi tergantung pada merek dagang
tertentu, teknologi, dan jasa yang diberikan kepada pembeli waralaba tersebut.
Dairy Queen, satu dari pemberi izin waralaba (franchisor) terkenal didunia,
menggunakan Internet untuk memberikan informasi kepada para pembeli izin
waralaba dan calon pembeli (franchisee). Misalnya saja Dairy Queen menyediakan
informasi pada situs-nya mengenai program pelatihan barunya untuk mengajukan
aplikasi untuk membeli izin waralaba di USA maupun di luar Amerika.

Jenis Waralaba
Kebanyakan waralaba dapat diklasifikasikan sebagai distributor bisnis
gaya rantai atau pengaturan,manufaktur.
1. Dalam distributor (distributorship) seorang dealer boleh menjual
produk yang dihasilkan oleh sebuah manufaktur. Misalnya dealer Chrysler
dan Ford adalah waralaba distributor.
2. Dalam bi sni s gaya- rant ai (chain-style business) suat u
perusahaan diperbolehkan menggunakan nama dagang suatu
perusahaan lain dengan mengikuti petunjuk yang berhubungan dengan
harga dan penjualan produk tersebut. Beberapa contoh adalah
McDonald's, CD Warehouse, Holiday Inn, Subway, dan Pizza Hut.
3. Dalam pengaturan manufaktur (manufacturing arrangement),
sebuah perusahaan diperkenankan menghasilkan produk pemakai formula
yang diberikan oleh perusahaan lain. Misalnya Microsoft
memperbolehkan perusahaan asing untuk menghasilkan perangkat lunak
sejauh perangkat lunak tersebut dijual hanya dalam negara tersebut.
Microsoft akan menerima suatu porsi dari penerimaan yang dihasilkan
perusahaan tersebut.
Keuntungan Waralaba
Keuntungan khusus waralaba sebagai berikut:
1. Gaya Pengelolaan yang telah Terbukti. Pembeli izin waralaba meminta
kepada pemberi izin waralaba suatu petunjuk dalam produksi maupun
manajemen. McDonald's memberikan pelatihan yang sangat luas kepada
Pengantar Bisnis
Pertemuan I
29
pembeli izin waralaba gaya pengelolaan dari pemberi izin sudah terbukti
berhasil. Tujuan penerima izin adalah meniru (duplikasi) bisnis yang telah
terbukti berhasil tersebut dalam lokasi tertentu. Jadi, waralaba adalah
usaha yang berisiko lebih sedikit daripada bisnis yang sama sekali baru,
yang telah tercatat mempunyai tingkat kegagalan yang lebih tinggi.
2. Nama yang telah Dikenal. Banyak waralaba telah dikenal secara nasional
karena Wan dari pemberi izin waralaba. Ini membuat penerima izin waralaba
mendapatkan nama yang telah dikenal, sehingga dapat meningkatkan
permintaan dan produknya. Jadi pemilik Holiday Inn, Pizza Hut, dan
penerima izin waralaba yang lain tidak perlu mengeluarkan uang untuk iklan
karena waralaba telah populer dengan pelanggan.
3. Dukungan Dana. Beberapa penerima izin waralaba menerima dukungan
dana dari pemberi izin, yang dapat meyakinkan bahwa penerima izin
mempunyai cukup modal untuk menilai bisnis waralabanya. Misalnya,
penerima izin waralaba McDonald's dapat menerima dana dari McDonald's.
Alternatif lain, penerima izin waralaba dapat membeli bahan baku dan
bahan persediaan dari pemberi izin waralaba sebagai pinjaman, seperti
layaknya bentuk pendanaan jangka pendek.

Kerugian Waralaba
Dua kerugian umum dari bisnis waralaba adalah sebagai berikut:
1. Berbagi Keuntungan. Sebagai imbalan jasa yang diberikan kepada pemberi
izin waralaba, penerima izin waralaba harus berbagi keuntungan dengan
pemberi izin. Biaya tahunan yang harus dibayar sampai 8% atau lebih dari
penerimaan laba yang dihasilkan oleh penerima izin waralaba.
2. Pengendalian Keuntungan. Penerima izin waralaba harus tunduk kepada
petunjukpetunjuk mengenai bagaimana memproduksi suatu produk dan
bagaimana menentukan harga, dan mungkin juga petunjuk lain. Sebagai
akibatnya, kinerja penerima izin waralaba sangat tergantung kepada
peraturan ini. Pemilik tidak diperbolehkan mengubah beberapa peraturan
ini.
Walaupun pengambilan keputusan sangat terbatas, pemilik izin waralaba masih
harus membuat keputusan yang sangat kritis. Mereka harus memutuskan apakah suatu
Pengantar Bisnis
Pertemuan I
30
waralaba tertentu dapat berhasil pada lokasi tertentu juga. Walaupun kebijakan
produksi dan pemasaran sudah ditentukan sebelumnya, pemilik harus bertanggung
jawab untuk mengelola pekerjanya. Mereka harus memberikan kepemimpinan dan
motivasi untuk memaksimalkan efisiensi produk. Jadi kinerja penerima izin waralaba
sebagian tergantung kepada pemilik dan manajernya.

BAGAIMANA PEMILIK MENGUKUR KINERJA BISNISNYA
Pemilik yang menanamkan modalnya pada suatu perusahaan memusatkan diri
pada dua kriteria untuk mengukur kinerja perusahaan: 1) imbalan atas penanaman
modalnya dan 2) risiko dari penanaman modal mereka. Dua kriteria ini akan
dibicarakan sekarang karena strategi bisnis yang harus dilaksanakan para manajer
harus ditujukan untuk memuaskan pemilik bisnis. Para manajer harus menentukan
bagaimana strategi bisnis yang bermacam-macam akan mempengaruhi imbalan atas
penanaman modal perusahaan dan resikonya.

Imbalan atas Penanaman Modal
Penanaman modal suatu perusahaan didapatkan dari laba (profit) perusahaan
(disebut juga penghasilan atau pendapatan). Sebagai perusahaan yang menghasilkan
penghasilan, sebagian porsinya dari laba ini masuk ke pemerintah sebagai pajak.
Kelebihan penghasilan (setelah pajak) adalah imbalan (dalam dolar) kepada pemilik
bisnis. Namun, nilai dolar dari pendapatan suatu bisnis setelah pajak tidak selalu
berarti suatu pengukuran yang berguna atas kinerja perusahaan kecuali disesuaikan
dengan jumlah ekuitas perusahaan yaitu total penanaman modal dari pemegang
saham perusahaan. Untuk ulasan ini, pemilik bisnis lebih biasa mengukur laba
perusahaan (usaha) dengan menghitung laba atas ekuitasnya (Return on Equity-ROE)
yang sama dengan laba sebagai proporsi ekuitas:

Laba setelah Pajak (Earning after Tax-EAT)
Laba Perusahaan (ROE) =
Ekuitas


Ri si ko
Risiko perusahaan adalah tingkat ketidakpastian tentang laba perusahaan yang
akan datang, yang menggambarkan ketidakpastian imbalan bagi pemiliknya. Laba
Pengantar Bisnis
Pertemuan I
31
perusahaan di masa yang akan datang tergantung pada penerimaan dan beban
(pengeluarannya). Perusahaan dapat mengalami kerugian jika pengeluaran lebih dari
yang direncanakan. Beberapa perusahaan yang mengalami kerugian yang banyak
tentu akan gagal. Dalam beberapa kasus, pemilik akan kehilangan yang terbanyak dari
dana yang diinvestasikannya ke dalam perusahaan. Kreditor juga mungkin tidak
dibayar atas pinjamannya kepada perusahaan.
Untuk menggambarkan risiko suatu bisnis, bayangkan ketidakpastian dari
penerimaan (revenue) dan beban/pengeluaran (expenses) pada masa mendatang dari
perusahaan pembersih taman. Penerimaan yang dihasilkan dari perusahaan dapat
berkurang daripada biasanya apabila hawa dingin yang tidak biasanya melindungi
rumput dan semak untuk dapat tumbuh. Tambahan lagi, perusahaan taman lainnya
mungkin berdiri dan bersaing untuk bisnis yang memang tersedia. Misalnya dalam
komunitas yang jumlah tamannya terbatas, maka pekerjaan pembersih taman yang
dikerjakan oleh perusahaan jasa pembersih taman baru akan mengambil bagian dari
yang sebelumnya diberikan kepada perusahaan ini.
Pengeluaran dari perusahaan pembersih taman mungkin lebih tinggi dari
yang diduga karena mesin potong rumput rusak atau apabila gaji karyawan
ternyata naik. Perusahaan besar seperti KMart dan Smith Corona (mesin ketik)
mempunyai pengalaman merugi menyusul adanya penurunan permintaan untuk
produknya.
Perusahaan tidak dapat mengendalikan beberapa faktor yang mungkin
mempengaruhi penerimaan dan pengeluarannya. Meskipun demikian,
perusahaan harus mengakui bagaimana kemungkinan kondisi mereka dapat
mengembangkan suatu perkiraan penerimaan yang realistis. Tambahan pula,
menciptakan harapan yang lebih realistis atas pengeluaran total. Mereka harus
mengantisipasi bahwa kemungkinan perbaikan mesin mungkin diperlukan.
Untuk mempersiapkan adanya masalah, risiko setiap bisnis harus disadari.
Walaupun banyak bisnis baru yang menjadi cerita keberhasilan, banyak yang gagal
juga. Beberapa bisnis baru gagal hanya karena wiraswasta tidak mengetahui risiko
yang dihadapi. Latihan menilai sendiri (self scoring exercise) dari menawarkan
suatu latihan menilai sendiri untuk memperkirakan keterampilan yang Anda
punyai untuk dapat berhasil di dalam bisnis. Namun, sadarilah bahwa beberapa
Pengantar Bisnis
Pertemuan I
32
orang mungkin berhasil sebagai manajer, tetapi tidak sebagai wiraswasta karena
mereka tidak menyadari risiko yang terlibat dalam mendirikan bisnis baru.

Hubungan antara Risiko dan Imbatan
Beberapa perusahaan mempunyai tingkat risiko yang lebih tinggi dari
perusahaan lain karena permintaan untuk hasil produksinya sangat tidak
pasti. Calon pemilik akan mendukung perusahaan risiko tinggi ini hanya
apabila mereka dapat menjanjikan imbalan yang tinggi pula. Sebagai
contoh, orang mungkin akan menjadi pemilik dari sebuah toko perhiasan
eksotis hanya apabila mereka mengharapkan toko menghasilkan untung
yang tinggi. Masyarakat bisa memakai uangnya untuk ditanam pada
bisnis yang lebih rendah risikonya, seperti toko buku eceran atau toko
serba ada, tetapi, menanamkan modal pada toko perhiasan eksotis,
menawarkan kemungkinan penghasilan yang lebih tinggi dari penanaman
modal mereka.
Seperti investor bisnis, kreditor akan memberikan dana kepada
perusahaan yang berisiko tinggi hanya apabila mereka mempunyai potensi
untuk mendapatkan imbalan yang relatif tinggi atas dana yang diberikan.
Imbalan untuk kreditor adalah tingkat suku bunga yang dibebankan pada
pinjaman yang mereka sediakan. Sebagai kompensasi, untuk risiko yang
lebih tinggi, kreditor meminta tingkat suku bunga yang lebih tinggi apabila
meminjamkan dana untuk bisnis yang berisiko tinggi.

Sumber Risiko dalam Fungsi Bisnis
Suatu perusahaan mengandalkan pada sumber daya manajemen
(termasuk sumber daya manusia dan sumber daya lain seperti mesin-mesin),
pemasaran, dan fungsi keuangan untuk berkinerja yang baik. Kinerja buruk
dapat dianggap sebagai manajemen sumber daya buruk, pemasaran buruk,
keuangan buruk, seperti yang akan dijelaskan nanti.
Di bawah ini adalah ciri kesalahan yang dapat menyebabkan
pengeluaran produksi yang berlebihan:
1. Mempekerjakan karyawan lebih dari yang diperlukan, yang menyebabkan
pengeluaran biaya operasi lebih tinggi.
2. Mempekerjakan karyawan kurang dari yang diperlukan, yang menghalangi
Pengantar Bisnis
Pertemuan I
33
perusahaan dalam mencapai volume atau kualitas produksi yang diinginkan.
3. Mempekerjakan karyawan yang kurang memiliki keterampilan yang tepat
atau kurang pelatihan.
4. Menanamkan modal lebih banyak ke dalam peralatan atau mesin daripada
yang diperlukan, sehingga mengakibatkan biaya operasi juga tinggi.
5. Menanamkan ke dalam peralatan atau mesin kurang daripada yang
dibutuhkan, sehingga menghalangi perusahaan mencapai volume atau
kualitas produk yang diinginkan.
Di bawah ini adalah kesalahan pemasaran yang sering terjadi yang
dapat mengakibatkan kinerja yang buruk:
1. Terlalu banyak pengeluaran untuk program pemasaran.
2. Program pemasaran yang tidak efektif yang tidak mendorong penerimaan
perusahaan.
Di bawah ini adalah kesalahan keuangan yang sering terjadi yang
dapat mengakibatkan kinerja yang buruk:
1. Meminjam uang terlalu banyak, yang mengakibatkan tingkat pengeluaran
suku bunga yang tinggi per tahunnya.
2. Meminjam uang yang tidak mencukupi yang menghalangi perusahaan dari
menanamkan dana yang diperlukan supaya berhasil.
Karena keputusan bisnis itu saling berhubungan, keputusan buruk dalam
suatu departemen dapat mempengaruhi departemen lain. Sebagai contoh, volume
produksi Compaq Computer didasarkan atas perkiraan permintaan untuk
komputer oleh departemen pemasaran. Apabila departemen pemasaran
memberikan estimasi permintaan terlalu rendah, maka Compaq akan
mengalami kekurangan produksi.

Risiko Bisnis Kecil
Bisnis kecil cenderung berisiko lebih daripada bisnis yang lebih
besar karena bisnis kecil tidak mempunyai keahlian manajerial atau dana
untuk diversifikasi bisnis lain. Oleh karena itu, apabila satu macam bisnis
mereka mengalami masalah, mereka akan lebih mudah gagal. Suatu keadaan
yang mempengaruhi industri tunggal yang dia masuki (misalnya pemogokan
kerja dari perusahaan pemasok atau pengurangan permintaan dari jenis
produksi yang mereka hasilkan) dapat mengakibatkan kegagalan. Sebagai
Pengantar Bisnis
Pertemuan I
34
tambahan, apabila seorang manajer pensiun atau meninggal, dapat
memberikan akibat yang besar pada bisnis kecil. Perusahaan yang lebih besar
biasanya mempunyai beberapa karyawan dengan posisi yang tinggi di mana
mereka dapat membuat keputusan, jadi tidak ada orang yang tidak
tergantikan.
Investor menyadari risiko yang lebih tinggi dari bisnis kecil dan akan
menanamkan modalnya kepada mereka hanya jika potensi keuntungannya
yang tinggi dapat memadai risiko yang ada di dalamnya.
The Small Business Administration (SBA) dari pemerintah Amerika
menggunakan Internet untuk memberikan informasi dan daftar syarat-syarat
untuk dapat memenuhi kualifikasi sebagai suatu usaha bisnis kecil. Situs
seperti ini sangat berguna untuk para individu yang mempertimbangkan
untuk mendirikan bisnis kecil baru, karena mereka pun menyediakan informasi
mengenai kendala hukum dan pajak. Kontrak informasi dan brosur melalui
Internet (online) yang berisi informasi mengenai memulai dan mendanai
bisnis kecil juga tersedia.
Suatu metode umum untuk wiraswasta dalam mendirikan suatu bisnis di luar
negeri adalah membeli izin berusaha (franchise) yang telah didirikan oleh
perusahaan Amerika di luar negeri. Misalnya, McDonald's, Pizza Hut, dan KFC
yang mempunyai bisnis waralaba di berbagai negara. Potensi keuntungan dari
waralaba ini mungkin lebih tinggi di Amerika jika saja persaingan tidak terlalu
besar.
Metode lain yang terkenal untuk para wiraswasta Amerika memiliki bisnis
di luar negeri adalah membeli perusahaan yang dijual oleh pemerintah negara
asing. Dalam tahun 1990, banyak pemerintah di Eropa Timur dan Amerika Latin
menjual sejumlah bisnis yang mereka miliki. Mereka juga mendorong persaingan
di antara perusahaan dalam setiap industri. Pengusaha mengakui bahwa banyak
bisnis yang sebelumnya dimiliki oleh pemerintah tidak dikelola secara efisien.
Oleh karena itu, banyak bisnis dipersepsikan sebagai mempunyai nilai yang
relatif rendah. Oleh karena itu, memungkinkan beberapa wiraswasta membeli
bisnis dengan harga rendah. Walaupun demikian, bisnis ini memiliki tingkat
risiko yang tinggi karena lingkungan di negara asing tersebut tidak stabil.
Karena kebanyakan bisnis di negara ini telah dikelola oleh masing-masing
pemerintahnya, di mana peraturan bisnis swasta tidak begitu dipraktikkan.
Pengantar Bisnis
Pertemuan I
35
Tingkat pajak yang dikenakan kepada bisnis swasta tidak menentu. Tingkat
kompetisi juga tidak menentu, karena perusahaan sekarang ini bebas masuk ke
berbagai industri.
Dengan ketidakpastian yang dihadapi oleh bisnis baru di luar negara asing
tersebut, beberapa wiraswasta membuat perjanjian dengan perusahaan asing
yang ada sekarang daripada mendirikan bisnis baru mereka. Sebagai contoh,
seorang wiraswasta mengetahui bahwa produk barang rumah tangga akan terkenal
di negaranegara Amerika Latin, tetapi memilih tidak mendirikan perusahaan di
sana karena ketidakpastian soal pajak dan peraturan pemerintah lainnya.
Wiraswasta mungkin membuat perjanjian dengan perusahaan yang
mendistribusikan produk yang terkait kepada toko pengecer di seluruh Amerika
Latin. Perusahaan ini akan mendapat suatu komisi dengan menjualkan produk
rumah tangga yang dihasilkan oleh wiraswasta tersebut. Contoh ini hanya
salah satu dari banyak kemungkinan pengaturan mewujudkan kesempatan
menanamkan modalnya di luar negeri tanpa memiliki bisnis di sana.

Anda mungkin juga menyukai