Anda di halaman 1dari 10

Jenis Jenis Anemia Dan Penyebab Penyakit Anemia

Diposkan oleh susanto

Anemia adalah suatu kondisi di mana tubuh Anda kekurangan sel darah merah yang baik untuk membawa oksigen ke jaringan tubuh Anda.Sel darah merah mengandung hemoglobin, proteinkaya zat besi yang memungkinkan sel untuk mengangkut oksigen.Untuk memproduksi hemoglobin dan sel darahmerah, tubuh membutuhkan zat besi, mineral, protein dan vitamin.

Anemia pernicious. jenis anemia pernisiosa disebabkan oleh ketidakmampuan usus untuk menyerap cukup vitamin B-12, tubuh Anda membutuhkan untuk menghasilkan sel darah merah. Anemia aplastik. Anemia aplastik adalah ketika tubuh Anda tidak dapat membuat selsel darah merah yang cukup. Jenis anemia ini dapat disebabkan oleh kerusakan sumsum tulang oleh faktor di luar tubuh Anda, seperti terpapar bahan kimia, perawatan medis atau faktor fisik. Arsenik dan kemoterapi merupakan contoh dari jenis eksposur. Kadangkadang, jenis anemia aplastik ini tidak diketahui penyebabnya, meskipun penyakit autoimun diyakini menjadi penyebab anemia jenis ini. Sickle Cell Anemia. Jenis anemia ini adalah suatu kondisi herediter yang ditandai dengan sel darah merah berbentuk sabit. Selsel sabit yang abnormalmemecah lebih cepat dari sel-sel darah merah normal, sehingga akan kekurangan kronis sel darah merah dalam tubuh Anda. Jenis anemia ini adalah lebih umum terjadi pada orang keturunan Afrika, Arab dan Mediterania. Trauma terkait anemia. Hal ini terjadi ketika tubuh Anda kehilangan sejumlah besar sel darah merah pada susatu waktu, seperti ketika Anda terluka dalam kecelakaan mobil. Penyakit anemia ini disebabkan oleh ketidakmampuan tubuh untuk mentransfer oksigen atau nutrisi ke organ karna tanpa sel-sel darah merah.

Kebanyakan orang yang menderita penyakit anemia akan merasa lelah sepanjang waktu. Ada banyak jenis anemia, dengan penyebab yang berbeda.Sebagai pengobatan untuk jenisjenis anemia mungkin tidak sesuai satu samanlainnya. Pengobatan dapat bervariasi dari mengkonsumsi suplemen vitamin atauzat besi untuk operasi atau transfusi darah. Anemia bisa menjadi gejala daripenyakit yang serius kalau tidak diatasi. Dibawah ini akan di jelaskan lima jenis yang paling umum dari penyakit anemia. Ada banyak jenis anemia dan penyebabnya, namun jenis yang paling umum adalah sebagai berikut: Anemia defisiensi besi. Ini adalah jenis yang paling umum dari semua jenis anemia. Hal ini terjadi ketika tubuh Anda tidak cukup menghasilkan hemoglobin.Umumnya penderita jenis anemia ini adalah di kalangan wanita usia subur, dan kurangnya zat besi menyebabkan anemia.

PENYEBAB DAN TANDA TANDA LEUKIMIA


Penyakit Leukemia (kanker darah) adalah kanker yang kerap menyerang anak-anak dan ini merupakan jenis penyakit kanker yang menyerang sel-sel darah putih yang diproduksi oleh sumsum tulang (bone marrow). Sumsum tulang atau bone marrow ini dalam tubuh manusia memproduksi tiga type sel darah diantaranya sel darah putih (berfungsi sebagai daya tahan tubuh melawan infeksi), sel darah merah (berfungsi membawa oxygen kedalam tubuh) dan platelet (bagian kecil sel darah yang membantu proses pembekuan darah). Perlu diwaspadai bagi para orang tua yang masih mempunyai anak kecil bawah Leukemia umumnya muncul pada diri seseorang sejak dimasa kecilnya, Sumsum tulang tanpa diketahui dengan jelas penyebabnya telah memproduksi sel darah putih yang berkembang tidak normal atau abnormal. Pada kasus Leukemia (kanker darah), sel darah putih tidak merespon kepada tanda/signal yang diberikan. akibatnya produksi yang berlebihan tidak terkontrol (abnormal) akan keluar dari sumsum tulang dan dapat ditemukan di dalam darah perifer atau darah tepi. Leukimia di kedokteran dibagi menjadi dua jenis berdasarkan jenis sel yaitu leukimia limfositik dan leukimia mielositik.. Untuk Leukimia limfositik adalah leukimia yang mempengaruhi limfosit atau sel limfoid. Dan untuk Leukimia mielositik adalah leukimia yang mempengaruhi sel mieloid seperti neutrofil, basofil, dan eosinofil. Dari klasifikasi ini, maka Leukemia dibagi menjadi empat type sebutan; Leukemia limfositik akut (LLA). Merupakan tipe leukemia paling sering terjadi pada anak-anak. Penyakit ini juga terdapat pada dewasa yang terutama telah berumur 65 tahun atau lebih. Leukemia mielositik akut (LMA). leukemia jenis ini lebih sering terjadi pada dewasa daripada anak-anak. Tipe ini dahulunya disebut leukemia nonlimfositik akut. Leukemia limfositik kronis (LLK). penyakit ini sering diderita oleh orang dewasa yang berumur lebih dari 55 tahun. tapi terkadang juga diderita oleh dewasa muda, dan hampir tidak ada pada anak-anak. Leukemia mielositik kronis (LMK) sering terjadi pada orang dewasa. Dapat juga terjadi pada anak-anak, namun sangat sedikit. Penyebab Leukemia Kanker Darah Sampai saat ini penyebab penyakit leukemia belum diketahui secara pasti, akan tetapi ada beberapa faktor yang diduga mempengaruhi frekuensi terjadinya leukemia. 1. Radiasi. Hal ini ditunjang dengan beberapa laporan dari beberapa riset yang menangani kasus Leukemia bahwa Para pegawai radiologi lebih sering menderita leukemia, Penerita dengan radioterapi lebih sering menderita leukemia, Leukemia ditemukan pada korban hidup kejadian bom atom Hiroshima dan Nagasaki, Jepang. 2. Leukemogenik. Beberapa zat kimia dilaporkan telah diidentifikasi dapat mempengaruhi frekuensi leukemia, misalnya racun lingkungan seperti benzena, bahan kimia inustri seperti insektisida, obat-obatan yang digunakan untuk kemoterapi. 3. Herediter. Penderita Down Syndrom memiliki insidensi leukemia akut 20 kali lebih besar dari orang normal. 4.Virus. Beberapa jenis virus dapat menyebabkan leukemia, seperti retrovirus, virus leukemia feline, HTLV-1 pada dewasa. Sumber Artikel : http://jurug.blogspot.com/2010/11/penyebabdan-tanda-tanda-leukemia.html . Copyright Berita Indonesia - Under Common Share Alike Atribution.

Autisme dan tanda gejalanya


Autisme adalah merupakan kumpulan gejala dalam hal gangguan kemampuan berkomunikasi dan bersosial yang berkepanjangan yang tampak pada anak usia tiga tahun pertama, ketidak mampuan dalam berkomunikasi ini diduga mengakibatkan anak penyandang autis senang menyendiri dalam dunianya dan tidak ada respon terhadap orang lain di sekitarnya. Inilah yang dimaksud dengan pengertian autisme itu sendiri. Autis merupakan kelainan biologis atau biological disorder, suatu gangguan perkembangan karena adanya kelainan pada sistem syaraf penyandangnya. Kelainan ini menimbulkan gangguan komunikasi, interaksi sosial, serta keterbatasan aktivitas dan minat si kecil. Sesuai dengan perilaku anak autisme yang cenderung asyik dengan dunianya sendiri, tidak peduli dengan orang atau lingkungan di sekitarnya. Sangat cuek dan acuh tak acuh sekalipun didekatnya terdapat hal-hal yang sangat menarik. Gejala Anak Autisme. Untuk memeriksa apakah seorang anak menderita autis atau tidak, digunakan standar internasional tentang autisme. ICD-10 (International Classification of Diseases) 1993 dan DSM-IV (Diagnostic and Statistical Manual) 1994 telah merumuskan kriteria diagnosis untuk Autisme Infantil yang isinya sama, yang saat ini dipakai di seluruh dunia. Penyebab autis menurut beberapa pakar dalam dunia kesehatan psikologi menyebutkan bahwasannya karena ada beberapa faktornya yaitu diantaranya : 1. Pengaruh obat-obatan tertentu yang dikonsumsi oleh para ibu hamil. 2. Alergi terhadap Makanan. 3. Faktor Keturunan (Genetik). Umur orang tua ketika mempunyai anak (usia saat hamil). 5. Gangguan Perkembangan Otak. Para peneliti telah menemukan pula bahwa anakanak dengan ketidakmampuan belajar atau terlambat berkembangnya lebih mungkin untuk mengalami autis. Hal ini juga berlaku bagi anak yang lebih tua yang menderita epilepsi dan juga kecemasan. Namun, anak-anak atau remaja dengan masalah pendengaran di awalnya kurang mungkin dianggap autis di kemudian hari. Ada beberapa tanda ciri anak dengan autisme yang bisa kita kenali baik dari perilaku dan sikapnya dalam berkomunikasi dan bersosialisasi dengan teman-temannya. Berikut adalah cara kita mengenali anak dengan gangguan perilaku autisme yaitu : 1. Anak autis akan menunjukkan perilaku kontak mata yang jarang sekali dengan orang lain, teman keluarga dan orang tuanya. Ini adalah termasuk dalam gangguan interaksi sosial pada autisme. 2. Melakukan gerakan berulang. 3. Sebagian penyandang autisme tidak bisa berbicara. Kalau pun bisa, biasanya isi pembicaraannya tidak jelas, berulangulang, dan tidak memperhatikan lawan bicaranya. 4. Tidak ada komunikasi nonverbal (gerakan tubuh), seperti mengangguk untuk mengatakan "ya". 5. Pengobatan perawatan anak autisme harus dilaksanakan dengan penuh kesabaran dan memerlukan tenaga kesehatan yang benar-benar berkompeten dalam melakukan terapi autisme ini. Bentuk terapi anak autisme ini meliputi dari terapi perilaku, terapi wicara, pengobatan biomedik, terapi makanan dan juga integrasi sensori. 4.

Kesehatan Indera Pengecap: 3 Jenis Gangguan Rasa pada Lidah


Cukup banyak orang yang mengalami gangguan indera perasa (pengecap). Gangguan ini menyebabkan seseorang tidak bisa sepenuhnya menikmati makanan atau minuman yang masuk ke mulut. Gangguan rasa bisa bersifat sebagian atau total. Gangguan sebagian berarti seseorang mengalami kesulitan untuk mengecap rasa tertentu. Sedangkan gangguan total membuat penderitanya tidak bisa merasakan makanan atau minuman sama sekali. Gangguan indera pengecap umumnya berkaitan dengan gangguan penciuman. Hal ini karena kedua indera tersebut saling berhubungan. Ada tiga jenis gangguan rasa, dengan gejala yang juga berbeda satu sama lain yaitu : 1. Ageusia Ini adalah kondisi langka dimana seseorang sama sekali tidak dapat mengecap rasa makanan. 2. Hypogeusia Gangguan yang menyebabkan penderitanya kurang atau tidak mampu mengecap jenis rasa tertentu seperti rasa manis, asam, pedas, pahit, atau gurih. 3. Dysgeusia Mulut yang selalu terasa tengik, asin, atau berasa logam mencirikan kondisi ini. Dalam beberapa kasus, dysgeusia disertai dengan sensasi terbakar di dalam mulut.

TIPS JITU MENGENDALIKAN LALAT BUAH (Tephritidae)


Di musim hujan seringkali kita menemui buahbuahan yang rontok sebelum matang, kadang kala buah berwarna kuning dan keriput, terlihat bintik hitam kecil pada bagian kulit buah. Hal tersebut merupakan beberapa gejala serangan lalat buah (Bactrocera sp, Dacus dorsalis). Hati-hati!! lalat buah bisa menyerang banyak sekali tanaman sehingga sulit sekali dikendalikan, sebagai contoh tanaman yang biasa diserang lalat buah adalah nangka, belimbing, mangga, tomat, cabai, lengkeng, melon, pepaya, mentimun, paria dll. Selain itu ternyata lalat buah itu memiliki banyak sekali spesies, kalau nggak salah sekitar 60 an jenis spesies. Oleh karena itu kali ini Gerbang pertanian akan sedikit mengulas tentang tips jitu mengendalikan hama lalat buah (Bactrocera sp, Dacus dorsalis).

TIPS JITU MENGENDALIKAN LALAT BUAH: 1. Sanitasi. Jagalah kebersihan. Buang/ pangkas buah yang telah terserang dan pendam dalam tanah. Tanah disekitar tanaman dicangkul dan dibalik agar pupa yang ada dalam tanah mati. Sampah/ seresah disekitar tanaman juga harus dikumpulkan dan dibakar atau dipendam dalam tanah. 2. Budidaya yang baik. Lakukan pemangkasan pada tanaman buah agar tajuk bisa terbentuk dan mengurangi kerimbunan kanopi.

3. Gunakan perangkap lem kuning untuk mencegah dan mengurangi serangan lalat buah

4. Gunakan perangkap metyl eugenol untuk menangkap lalat jantan. Tapi ingat jangan meletakkan perangkap dalam tengah lokasi pertanaman, sebaikknya di pinggir saja agar lalat tidak terkumpul ditengah pertanaman 5. Pembungkusan buah dengan menggunakan kertas, daun pisang, anyaman daun kelapa, karung, duk, atau plastik pada tanaman buah-buahan dan paria. Lakukan pembungkusan sebelum buah terserang atau sedini mungkin setelah pentil buah terbentuk. 6. Gunakan insektisida kimia jika telah menggunakan pengendalian 1 5 ternyata masih terjadi serangan. Menurut pengalaman maspary dengan menggunakan insektisida piretroid sintetik yang kuat seperti Deltametrin 25 EC, Betasiflutrin 25 EC, Lamdasihalotrin 25 EC dan Sipermetri 100 EC dengan konsentrasi 1 ml/ liter biasanya sudah mampu mengendalikan hama lalat buah ini. Yang perlu diperhatikan adalah waktu dan cara penyemprotannya. Lakukan penyemprotan saat pagi-pagi sekali sebelum jam 6 pagi dan semprot bagian bawah daun secara merata dan mengabut.

Macam macam Klorofil


Klorofil adalah pigmen pemberi warna hijau pada tumbuhan, alga dan bakteri fotosintetik. Senyawa ini yang berperan dalam proses fotosintesis tumbuhan dengan menyerap dan mengubah tenaga cahaya menjadi tenaga kimia. Dalam proses fotosintesis, terdapat 3 fungsi utama dari klorofil yaitu memanfaatkan energi matahari, memicu fiksasi CO2 menjadi karbohidrat dan menyediakan dasar energetik bagi ekosistem secara keseluruhan. Dan karbohidrat yang dihasilkan fotosintesis melalui proses anabolisme diubah menjadi protein, lemak, asam nukleat dan molekul organik lainnya. Pada tanaman tingkat tinggi ada 2 macam klorofil yaitu) yang berwarna hijau tua dan berwarna hijau muda. Klorofil-a dan b paling kuat menyerap cahaya di bagian merah (600-700 nm), sedangkan yang paling sedikit cahaya hijau (500-600 nm). Sedangkan cahaya berwarna biru dari spektrum tersebut diserap oleh karotenoid. Karotenoid ternyata berperan membantu mengabsorpsi cahaya sehingga spektrum matahari dapat dimanfaatkan dengan lebih baik. Energi yang diserap karotenoid diteruskan kepada klorofil-a untuk diserap digunakan dalam proses fotosintesis, demikian pula dengan klorofil-b. Macam-macam klorofil adalah sebagai berikut : - klorofil a: menghasilkan warna hijau biru - klorofil b: menghasilkan warna hijau kekuningan - klorofil c: menghasilkan warna hijau coklat - klorofil d: menghasilkan warna hijau merah 1. Klorofil a merupakan salah satu bentuk klorofil yang terdapat pada semua tumbuhan autotrof.Rumus kimia klorofila C55H72O5N4Mg 2. Klorofil b adalah klorofil kedua yang terdapat pada tumbuhan hijau. Klorofil b juga terikat pada proteindidalam sel. Klorofil B terdapat pada ganggang hijau chlorophyta dan tumbuhan darat. Rumus kimianya C55 H70 O6 N4 Mg 3. Klorofil C terdapat pada ganggang coklat Phaeophyta serta diatome Bacillariophyta.Rumus kimia kolorofil C

Kelompok C3 (-CH = CH2) (-CH = CH2) (-CH = CH2) (-CH) Kelompok C7 (-CH3) (-CHO) (-CH3) (-CH3) (CH3) Kelompok C8 (-CH2CH3) (-CH2CH3) (-

CH2CH3) (-CH) Kelompok C17 (-CH2CH2COO-Phytyl) (CH2CH2COO-Ph 4. Klorofil d terdapat pada ganggang merah Rhadophyta

Perbedaan tumbuhan C3,C4, CAM


Tipe pertama adalah C3. C adalah lambang kimia untuk karbon, yang berarti tanaman tersebut menghasilkan gula berkarbon 3. Sekitar 80% tanaman didunia menggunakan proses ini. Mereka mengambil CO2 saat siang hari. Tanaman c3 biasanya adalah tanaman yang umumnya berada di wilayah dingin, bisa berfotosintesis lebih baik dari tanaman c4 di bawah 25 derajat celcius. Pada tanaman c3, fiksasi CO2 terjadi secara langsung oleh siklus Calvin. Contohnya adalah gandum, beras. Jenis kedua adalah C4. Sesuai dengan tipenya, tanaman ini menghasilkan gula berkarbon 4. Tipe C4 ini juga mengambil CO2, pada siang hari. Ada kurang lebih 15% tanaman yang mengunakan tipe ini. Tanaman c4 hampir sama semua cara kerjanya dengan tanaman c3, tetapi tanaman c4 perlu membentuk molekul c4 dahulu sebelum bisa memfiksasi CO2. Contoh : jagung, tebu. CAM (Crassulacean-Acid-Metabolism) dilakukan oleh tanaman sukulen, biasanya hidup di tempat yang kering. Bedanya dengan tanaman c4 mereka membuka stomata mereka pada malam hari. Namun dalam kondisi cukup lemah, banyak spesies CAM merubah fungsistomata dan karboksilasi seperti tanaman C3. Contoh : paku-pakuan, kaktus, teratai, dsb.

PHOBIA
Fobia (gangguan anxietas fobik) adalah rasa ketakutan yang berlebihan pada sesuatu hal atau fenomena. Fobia bisa dikatakan dapat menghambat kehidupan orang yang mengidapnya. Bagi sebagian orang, perasaan takut seorang pengidap Fobia sulit dimengerti. Itu sebabnya, pengidap tersebut sering dijadikan bulan bulanan oleh teman sekitarnya. Ada perbedaan "bahasa" antara pengamat fobia dengan seorang pengidap fobia. Pengamat fobia menggunakan bahasa logika sementara seorang pengidap fobia biasanya menggunakan bahasa rasa. Bagi pengamat dirasa lucu jika seseorang berbadan besar, takut dengan hewan kecil seperti kecoak atau tikus. Sementara di bayangan mental seorang pengidap fobia subjek tersebut menjadi benda yang sangat besar, berwarna, sangat menjijikkan ataupun menakutkan. Dalam keadaan normal setiap orang memiliki kemampuan mengendalikan rasa takut. Akan tetapi bila seseorang terpapar terus menerus dengan subjek Fobia, hal tersebut berpotensi menyebabkan terjadinya fiksasi. Fiksasi adalah suatu keadaan dimana mental seseorang menjadi terkunci, yang disebabkan oleh ketidak-mampuan

orang yang bersangkutan dalam mengendalikan perasaan takutnya. Penyebab lain terjadinya fiksasi dapat pula disebabkan oleh suatu keadaan yang sangat ekstrem seperti trauma bom, terjebak lift dan sebagainya. Seseorang yang pertumbuhan mentalnya mengalami fiksasi akan memiliki kesulitan emosi (mental blocks) dikemudian harinya. Hal tersebut dikarenakan orang tersebut tidak memiliki saluran pelepasan emosi (katarsis) yang tepat. Setiap kali orang tersebut berinteraksi dengan sumber Fobia secara otomatis akan merasa cemas dan agar "nyaman" maka cara yang paling mudah dan cepat adalah dengan cara "mundur kembali"/regresi kepada keadaan fiksasi. Kecemasan yang tidak diatasi seawal mungkin berpotensi menimbulkan akumulasi emosi negatif yang secara terus menerus ditekan kembali ke bawah sadar (represi). Fobia sosial dikenal juga sebagai gangguan anxietas sosial, fobia sosial adalah ketakutan akan diamati dan dipermalukan di depan publik. Hal ini bermanifestasi sebagai rasa malu dan tidak nyaman yang sangat berlebihan di situasi sosial.

Hal ini mendorong orang untuk mengindari situasi sosial dan ini tidak disebebabkan karena masalah fisik atau mental (seperti gagap, jerawat atau gangguan kepribadian). Fobia spesifik ditandai oleh ketakutan yang tidak rasional akan objek atau situasi tertentu. Gangguan ini termasuk gangguan medik yang paling sering didapati, namun demikian sebagian kasus hanyalah ringan dan tidak perlu mendapatkan pengobatan. Pada fobia terjadi salah-pindah kecemasan pada barang atau keadaan yang mula-mula menimbulkan kecemasan itu. Jadi terdapat dua mekanisme pembelaan, yaitu salah-pindah dan simbolisasi.
[1]

Ada banyak macam fobia yang dinamakan

menurut barang atau keadaan. Apabila berhadapan dengan objek atau situasi tersebut, orang dengan fobia akan mengalami perasaan panik, berkeringat, berusaha menghindar, sulit untuk bernapas dan jantung berdebar. Sebagian besar orang dewasa yang menderita fobia menyadari bahwa ketakutannya tidak rasional dan banyak yang memilih untuk mencoba menahan perasaan anxietas yang hebat daripada mengungkapkan ganguannya.

Multiple sclerosis
Multiple sclerosis adalah salah satu gangguan autoimun, di mana sistem kekebalan salah sasaran karena melihat sel-sel tubuh sendiri sebagai benda asing dan menyerangnya. Pada MS, tubuh menyerang mielin yaitu selubung yang melindungi serabut saraf pada sistem saraf pusat. Hasilnya adalah beberapa ( multiple) cedera yang menimbulkan bekas luka (sclerosis = pengerasan). Hal ini menyebabkan gangguan saraf motorik dan saraf sensorik. Gejala dan tanda-tanda multiple sclerosis sangat bervariasi, tergantung pada bagian sistem saraf pusat yang terkena. Gejala-gejala berikut umum terjadi pada banyak orang, tapi tidak seorang pun mempunyai semua gejala secara bersamaan:

Gangguan penglihatan: penglihatan kabur, penglihatan ganda/berbayang (diplopia), tiba-tiba buta di salah satu mata, gerakan mata yang tak terkontrol, buta total (sangat jarang terjadi).

Gejala motorik: Kelemahan otot lokal yang menghalangi gerakan, kesulitan mengontrol gerakan, gemetar. Gangguan sensibilitas: pengurangan sensitivitas di beberapa bagian tubuh, kekakuan, gatal-gatal atau nyeri lokal singkat, perasaan tersengat listrik. Gejala kognitif: masalah dengan beberapa fungsi otak seperti memori, gangguan perhatian, dll Gangguan urin: inkontinensia . Gangguan keseimbangan dan koordinasi: kehilangan keseimbangan. MS adalah penyakit yang hilang-timbul, dengan gejala-gejala muncul dalam siklus diselingi masa antara tanpa gejala (asimtomatik). Namun ada juga bentuk MS yang berkembang dengan lambat dan evolutif. Dalam hal ini, kemajuan gejala lambat, tetapi terus-menerus dan tanpa periode asimtomatik. Multiple sclerosis sampai saat ini masih belum dapat disembuhkan, tetapi tidak mematikan. Ada pengobatan yang memungkinkan untuk menunda perkembangan penyakit ini dan mengurangi sebaran, intensitas dan durasi gejala. Suntikan kortikosteroid dapat digunakan untuk keperluan ini.

Pneumothorax
Definisi Kolaps paru-paru / pneumothoraks (Pneumothorax) adalah penimbunan udara atau gas di dalam rongga pleura. Rongga pleura adalah rongga yang terletak diantara selaput yang melapisi paru-paru dan rongga dada. Penyebab :

Terdapat beberapa jenis pneumotoraks yang dikelompokkan berdasarkan penyebabnya: 1. Pneumotoraks spontan Terjadi tanpa penyebab yang jelas. Pneumotoraks spontan primer terjadi jika pada penderita tidak ditemukan penyakit paru-paru. Pneumotoraks ini diduga disebabkan oleh pecahnya kantung kecil berisi udara di dalam paru-paru yang disebut bleb atau bulla. Penyakit ini paling sering menyerang pria berpostur tinggi-kurus, usia 20-40 tahun. Faktor predisposisinya adalah merokok sigaret dan riwayat keluarga dengan penyakit yang sama. Pneumotoraks spontan sekunder merupakan komplikasi dari penyakit paru-paru (misalnya penyakit paru obstruktif menahun, asma, fibrosis kistik, tuberkulosis, batuk rejan). 2. Pneumotoraks traumatik Terjadi akibat cedera traumatik pada dada. Traumanya bisa bersifat menembus (luka tusuk, peluru) atau tumpul (benturan pada kecelakaan kendaraan bermotor). Pneumotoraks juga bisa merupakan komplikasi dari tindakan medis tertentu (misalnya torakosentesis).

3. Pneumotoraks karena tekanan Terjadi jika paru-paru mendapatkan tekanan berlebihan sehingga paru-paru mengalami kolaps. Tekanan yang berlebihan juga bisa menghalangi pemompaan darah oleh jantung secara efektif sehingga terjadi syok.

GEJALA Gejalanya sangat bervariasi, tergantung kepada jumlah udara yang masuk ke dalam rongga pleura dan luasnya paru-paru yang mengalami kolaps (mengempis). Gejalanya bisa berupa: -Nyeri dada tajam yang timbul secara tiba-tiba, dan semakin nyeri jika penderita menarik nafas dalam atau terbatuk -Sesak nafas -Dada terasa sempit -Mudah lelah -Denyut jantung yang cepat -Warna kulit menjadi kebiruan akibat kekurangan oksigen. -Gejala-gejala tersebut mungkin timbul pada saat istirahat atau tidur.

Gejala lainnya yang mungkin ditemukan: -Hidung tampak kemerahan -Cemas, stres, tegang -Tekanan darah rendah (hipotensi).