Anda di halaman 1dari 1

http://j4ngandibuk4.blogspot.com/p/proses-pengolahan-minyak-bumi.html http://artikel-senior.blogspot.com/2013/07/proses-pengolahan-minyak-bumi-dan.

html

Pengolahan Minyak Bumi


Pengolahan minyak bumi mempunyai beberapa proses sebagai berikut : 1. Distilasi Distilasi atau penyulingan merupakan cara pemisahan campuran senyawa berdasarkan pada perbedaan titik didih komponen-komponen penyusun campuran tersebut. Minyak mentah mempunyai campuran senyawa hidrokarbon yang mempunyai titik didih yang berbeda-beda. Misalnya minyak mentah dipanaskan 370 derajat sampai mendidih, fraksi minyak mentah yang tidak menguap menjadi residu, Minyak mentah yang menguap pada proses distilisasi ini naik ke bagian atas kolom dan selanjutnya terkondensasi pada suhu yang berbeda-beda. 2. Cracking Cracking adalah penguraian molekul-molekul senyawa hidrokarbon yang besar menjadi molekul-molekul senyawa yang lebih kecil. Proses pemecahan ini menghasilkan bensin dalam jumlah besar dan berkualitas lebih baik. Terdapat dua macam cracking, yaitu Cara panas (thermal cracking) dan cara katalis (catalytic cracking). 3. Reforming Reforming adalah pengubahan bentuk molekul bensin yang bermutu kurang baik (rantai karbon lurus) menjadi bensin yang bermutu lebih baik (rantai karbon bercabang). Reforming dilakukan menggunakan katalis dan pemanasan. 4. Polimerisasi Polimerisasi adalah proses yang menggabungkan molekul-molekul kecil menjadi molekul besar. Contohnya isobutane dan isobutana yang digabung bisa menjadi bensin berkualitas tinggi. 5. Treating Treating adalah proses memurnikan minyak bumi dengan mengholangkan pengontornya. Proses ini meliputi tiga alur yaitu Copper sweetening dan doctor treating adalah proses untuk penghilangan pengotor yang menimbulkan bau tidak sedap. Acid treatment adalah proses penghilangan lumpur dan perbaikan warna, dan yang terakhir adalah Desulfurizing (desulfurisasi) adalah proses penghilangan unsur belerang.