Anda di halaman 1dari 13

AKTIVITAS INHIBISI EKSTRAK ETANOL ENAM TANAMAN INDONESIA TERHADAP XANTIN OKSIDASE

SKRIPSI

Diajukan untuk menempuh ujian sarjana pada Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran

DINAR AZZAHRA 260110090078

FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS PADJADJARAN JATINANGOR 2013


i

AKTIVITAS INHIBISI EKSTRAK ETANOL ENAM TANAMAN INDONESIA TERHADAP XANTIN OKSIDASE

SKRIPSI

DINAR AZZAHRA 260110090078

Jatinangor, Juni 2013 Menyetujui,

Pembimbing Utama

Rini Hendriani, M.Si., Apt NIP 198306202009121003 Pembimbing Pendamping

Aliya Nur Hasanah, M.Si., Apt NIP 197901262009121002


ii

ABSTRAK

Gout merupakan penyakit inflamasi arthritis yang menyakitkan dan prevalensinya dilaporkan meningkat di seluruh dunia. Gout disebabkan oleh penumpukan asam urat dalam persendian jaringan yang dikatalisis pembentukannya oleh xantin oksidase (XO). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi secara in vitro aktivitas inhibisi ekstrak enam tumbuhan Indonesia terhadap XO dan tumbuhan dengan aktivitas terbesar yang dinyatakan dengan IC50. Pembentukan asam urat yang dihambat oleh ekstrak uji diukur secara spectrofotometrik dalam kondisi aerobic pada panjang gelombang 288 nm. Hasil menunjukkan bahwa Blumea balsamifera memiliki aktivitas terbesar diantara tanaman lain dengan IC50 190 g/mL, sementara IC50 Allium cepa, Carica papaya, Chrysanthemum sinensis, Datura stramonium, dan Citrus aurantium secara berturut-turut yaitu 739 g/mL, 955,25, 346L/mL, 826,337, dan 1100,48 L/mL. Fraksi etil asetat Blumea balsamifera menunjukkan aktivitas lebih baik dari fraksi n-heksannya dengan IC50 51,48 dan 289.56 L/mL, berturut-turut. Sedangkan allopurinol yaitu obat sintetik inhibitor XO yang dijadikan standar memberikan IC50 sebesar 0.184 g/mL. Kata kunci: Gout, Xanthin Oksidase, Asam Urat, Tanaman, Alopurinol, IC50

iii

ABSTRACT

Gout is a painful arthritic inflammation whose prevalence reported increasing worldwide. Gout is caused by disposition of uric acid in the tissue joint which its formation is catalysed by xanthin oxidase (XO). This study aims to evaluate in vitro inhibition activity toward XO of the extracts of six Indonesian plants and investigate the plant with best inhibition activity expressed as IC50. The formation of uric acid inhibited by extracts is measured spectrofotometrically under aerobic condition at 288 nm. Result suggested that Blumea balsamifera possessed the best activity among plants tested, with IC50 value of 190 g/mL. The other plants which were Allium cepa, Carica papaya, Chrysanthemum sinense,, Datura stramonium, and Citrus aurantium gave IC 50 values of 739 g/mL, 955,25, 346L/mL, 826,337, and 1100,48 L/mL respectively. The ethyl acetate fraction of Blumea balsamifera showed better activity compared to its nhexane fraction with IC 50 values of 51,48 and 289.56 L respectively. On other hand, allopurinol which is a synthetic XO inhibitor drug used as standard gave IC50 value of 0.184 g/mL. Keywords: Gout, Xanthin Oxidase, Uric Acid, Plants, Allopurinol, IC50

iv

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan ke hadirat Allah SWT karena kasih sayang dan izin-Nya penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul Aktivitas Inhibisi Enam Tanaman Indonesia Terhadap Xantin Oksidase. Skripsi ini diajukan untuk menempuh ujian sarjana di Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran. Pada kesempatan ini, penulis ingin mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah membantu terselesaikannya skripsi ini. Ucapan terima kasih khususnya diberikan kepada : 1. Dr. Ahmad Muhtadi, MS, Apt selaku Dekan Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran. 2. Rini Hendriani, M.Si., Apt. dan Aliya Nur Hasanah M.Si., Apt. selaku dosen pembimbing atas bimbingan dan kesabaran yang diberikan selama proses penyusunan skripsi. 3. Dr. Keri Lestari M.Si., Apt. selaku dosen wali. 4. Seluruh dosen dan staf Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran. 5. Ayahanda dan ibunda atas segala perjuangan dan segenap panjatan doa dalam setiap langkah kehidupan. 6. Suci Cintari dan Pak Ajang yang telah membantu proses penelitian di laboratorium.

7. Mahardias, Sarah Zielda, Widya Norma, Suciati, Apelia, Diastri, Chebi, dan teman-teman 2009 lain yang telah memberi warna dalam kehidupan perkuliahan. 8. Rekan seperjuangan yang berpeluh dan bekerja keras di laboratorium Fitokimia dan UPPT demi menuntaskan program sarjana: Hawa, Rizki, Ayu, Shandi, Yudit, Nurul, Ira, Ita, Ajeng, dan rekan-rekan lainnya. Semoga penelitian ini dapat bermanfaat untuk pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang farmasi.

Jatinangor, Juni 2013 Penulis

vi

DAFTAR ISI

Halaman ABSTRAK ... iii ABSTRACT KATA PENGANTAR.. DAFTAR ISI DAFTAR TABEL iv v vii x xi

DAFTAR GAMBAR xiii DAFTAR LAMPIRAN BAB I PENDAHULUAN...... 1.1 Latar Belakang.. 1 3

1.2 Identifikasi Masalah.. 3 1.3 Tujuan Penelitian.. 1.4 Kegunaan Penelitian. 1.5 Metode Penelitian. BAB II 3 4 4

1.6 Lokasi Penelitian... 6 TINJAUAN PUSTAKA.. 7 2.1 Tanaman Uji.. 7 2.1.1 Citrus aurantium. 2.1.2 Blumea balsamifera 2.1.3 sinense. 7 9

Chrysanthemum 10 12

2.1.4 Carica papaya... 13

vii

2.1.5 cepa... 2.1.6

Allium

15

Datura

stramonium. 2.2 Ekstraksi... 16 2.2.1 Ekstraksi Cara Dingin.. 2.2.2 Ekstraksi Cara Panas 2.3 Enzim 2.4 Asam Urat dan Mekanisme Pembentukannya.. 17 18 19 20

2.5 Hiperurisemia 20 2.6 Gout... 21 2.7 Metode Pengukuran Asam Urat secara In Vitro. 2.7.1 Pengukuran Asam Urat 22

dengan 22 22

Urikase

2.7.2 Pengukuran Asam Urat dengan Xantin Oksidase. 23 2.8 Enzim Xantin Oksidase. 23 2.9 Inhibitor Xantin Oksidase. 2.9.1 Alopurinol. BAB III 23 25

2.9.2 Febuxosat.. METODE PENELITIAN. 26 3.1 Alat 26 3.2 Bahan.... 3.2.1 Bahan Uji.. 3.2.2 Bahan Kimia. 3.3 Metode.. 26 26 26 27

viii

3.3.1 Persiapan Bahan Uji.. 27 3.3.2 Skrining Fitokimia 27

3.3.3 Ekstraksi 30 3.3.4 Penentuan Profil KLT Ekstrak.. 3.3.5 Pembuatan Larutan untuk Reaksi. 31 31

3.3.6 Uji Penghambatan Aktivitas Xantin Oksidase.. 34 BAB IV 3.3.7 Penentuan Profil KLT Tiap Fraksi 38 HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN... 39 4.1 Penyiapan Bahan... 40 4.2 Skrining Simplisia..... 40 4.3 Ekstraksi Simplisia 41 4.4 Penentuan Profil KLT Ekstrak.. 42 4.5 Pembuatan Larutan Pengujian.. 43

4.6 Pengujian Penghambatan Aktivitas Xantin Oksidase... 44 BAB V 4.7 Penentuan Profil KLT Fraksi 55 SIMPULAN DAN SARAN. 56 5.1 Simpulan... 56 57 58 63

5.2 Saran. DAFTAR PUSTAKA.. LAMPIRAN.

DAFTAR TABEL

ix

Tabel

Halaman 39 41 42

4.1 Bagian Tanaman yang Digunakan 4.2 Hasil Skrining Fitokimia Tanaman ... 4.3 Rendemen Ekstrak yang Dihasilkan dari Proses Maserasi

4.4 Data Pengujian Inhibisi Aktivitas Xantin Oksidase Ekstrak Etanol Allium 75 cepa 4.5 Data Pengujian Inhibisi Enzim Xantin Okidase Ekstrak Etanol Carica papaya ... 75

4.6 Data Pengujian Inhibisi Enzim Xantin Okidase Ekstrak Etanol 76 Chrysanthemum sinensis. 4.7 Data Pengujian Inhibisi Enzim Xantin Okidase Ekstrak Etanol Blumea balsamifera . 76

4.8 Data Pengujian Inhibisi Enzim Xantin Okidase Ekstrak Etanol Datura stramonium 77 4.9 Data Pengujian Inhibisi Enzim Xantin Okidase Ekstrak Etanol Citrus aurantium... 77 4.10 Data Pengujian Inhibisi Enzim Xantin Okidase Fraksi Etil Asetat Blumea balsamifera... 78 4.11 Data Pengujian Inhibisi Enzim Xantin Okidase Fraksi n-Heksan Blumea 78 balsamifera 79 4.12 Data Pengujian Inhibisi Enzim Xantin Oksidase Alopurinol...

DAFTAR GAMBAR
x

Gambar

Halaman 24 25 25 46 47 47 48 48

2.1 Inhibisi metabolisme purin dengan alopurinol. 2.2 Struktur alopurinol..... 2.3 Struktur febuxostat..... 4.1 Grafik regresi linier Allium cepa ... 4.2 Grafik regresi linier Carica papaya....... 4.3 Grafik regresi linier Chrysanthemum sinense 4.4 Grafik regresi balsamifera................................................... linier Blumea

4.5 Grafik regresi linier Datura stramonium.. 49 4.6 Grafik regresi linier Citrus aurantium... 51 4.7 Grafik perbandingan IC50 enam ekstrak tanaman. 52 4.8 Grafik regresi linier fraksi n-heksan Blumea balsamifera 53 4.9 Grafik regresi linier balsmifera.. fraksi etil asetat Blumea 54 65 66 67 68 69 70 71 71 72

4.10 Grafik regresi linier alopurinol. 4.11 Hasil skrining Allium cepa. 4.12 Hasil skrining fitokimia Carica papaya....... 4.13 Hasil skrining Chrysanthemum sinense... 4.14 Hasil skrining Blumea balsamifera................................................... 4.15 Hasil skrining Datura stramonium.... 4.16 Hasil skrining Citrus aurantium 4.17 Hasil KLT ekstrak sebelum penyemprotan.

xi

4.18 Hasil KLT ekstrak setelah penyemprotan. 4.19 Hasil KLT fraksi sebelum penyemprotan. 4.20 Hasil KLT fraksi setelah penyemprotan..

72

xii

DAFTAR LAMPIRAN

LAMPIRAN 1 2 3 4

Halaman 63 65

HASIL DETERMINASI TANAMAN UJI...... HASIL SKRINING FITOKIMIA SIMPLISIA UJI.

HASIL KLT ENAM EKSTRAK.. 71 DATA KONSENTRASI, ABSORBANSI LARUTAN UJI, ABSORBANSI BLANKO, DAN % INHIBISI .. 75 .

xiii