Anda di halaman 1dari 18

Penyakit Periodontal

1.Gigivitis 2.Periodontitis

Gingivitis adalah keradangan jaringan lunak yang melibatkan gingiva di sekitar gigi. Gingivitis akan berubah menjadi periodontitis apabila kehilangan perlekatan jaringan lunak dan tulang penyangga gigi. Beberapa faktor yang dapat memperparah (bukan penyebab) terjadinya periodontitis adalah : a. penyakit sistemik, misal Diabetes Mellitus b. kebiasaan, misal merokok c. predisposisi genetik

Macam Radiografik untuk Mengevaluasi Penyakit Periodontal :


Radiografik bitewing, horisontal atau vertikal Radiografik periapikal, paralel Radiografik panoramik tidak direkomendasikan untuk penyakit periodontal karena cenderung membuat klinisi underestimate pada destruksi tulang ringan dan overestimate pada destruksi tulang parah.

Anatomi Normal
Tinggi alveolar crest 1 - 1,5 mm dibawah CEJ gigi yg bersangkutan dan gigi sebelahnya. Regio posterior : alveolar crest paralel dengan garis yg menghubungkan CEJ gigi yg berdekatan, menyambung dg lamina dura dan membentuk sudut tajam dg bagian yg menempel pada gigi.

Regio anterior : interdental alveolar crest meruncing. Margin tampak tipis, rata dan tajam. Korteks pada crest tidak selalu tampak jelas karena sedikitnya jumlah tulang diantara geligi anterior.

GAMBARAN RADIOGRAFIK PENYAKIT PERIODONTAL


Secara umum, penyakit periodontal biasanya terdiri dari kombinasi bone loss dan bone formation (sclerosis). Lesi awal lebih banyak menunjukkan hilangnya tulang (bone loss), sedangkan lesi kronis mempunyai komponen sclerosisi lebih banyak

Klasifikasi gambaran radiografik penyakit periodontal


Periodontitis Deformitas tulang pada furkasi gigi dengan akar ganda Abses Periodontal

Periodontitis
A. Mild Periodontitis B. Moderate Periodontitis

C. Severe Periodontitis

Periodontitis
MILD PERIODONTITIS
Gambaran erosi lokal pada alveolar crest interproksimal. Anterior : - Alveolar crest tumpul atau tidak halus - Sedikit resorpsi alveolar crest Posterior : - sudut tajam antara lamina dura - alveolar crest hilang - margin membulat, tepi irregular dan diffuse

Sedikit bone loss pada aspek bukal/ lingual tetapi sulit dideteksi Variasi sudut penyinaran dapat merubah gambaran tinggi tulang alveolar

MODERATE PERIODONTITIS
Destruksi tulang alveolar meluas Bone loss dapat berupa : - hilangnya buccal/ lingual cortical plate - bone loss horisontal menyeluruh pada 1 regio - defek vertikal/ angular lokal hanya melibatkan 1 atau 2 gigi Radiografik berguna untuk menunjukkan luas dan morfologi tulang tersisa tetapi pengukuran lengkap bone loss perlu pemeriksaan klinis.

B.1 Hilangnya buccal/ lingual cortical plate Gambaran radiografik meningkatnya radiolusensi akar di dekat alveolar crest yang berbentuk bayangan semi sirkuler.

B.2 Bone loss horisontal Hilangnya tulang alveolar gigi dalam arah horisontal Dapat mild, moderate, severe , tergantung pada luasnya
Mild bone loss kehilangan perlekatan 1 mm Moderate bone loss kehilangan > 1 mm sampai panjang akar atau furkasi gigi M. Severe bone loss kehilangan > panjang akar dan sering melibatkan furkasi.

B.3 Defek vertikal Umumnya hanya melibatkan 1 atau 2 gigi Alveolar crest yang tersisa membentuk angulasi oblique terhadap garis CEJ gigi yg terlibat. Diawali dengan pelebaran ligamen periodontal yang abnormal pada CEJ.

SEVERE PERIODONTITIS
Bone loss horisontal sangat luas atau defek vertikal yg parah Gigi yang terlibat goyang dan bergeser, paling parah gigi dapat terlepas karena tulang penyangga yg tersisa tidak adekuat

Deformitas tulang pada furkasi gigi dengan akar ganda


Penyakit periodontal yang progresif disertai bone loss dapat meluas sampai furkasi gigi dengan akar ganda ( furcation involvement ). Bukti awal adalah adanya pelebaran ligamen periodontal pada puncak tulang interradikuler bagian furkasi gigi posterior. Apabila bone loss cukup luas pada aspek bukal dan lingual furkasi gigi, gambaran radiolusen pada area furkasi semakin jelas.

Gambaran furcation involvement pada M RA tidak dapat terlihat jelas seperti pada M RB karena akar palatal gigi M RA superimposed dengan defek tersebut biasanya ditandai dengan bayangan seperti huruf J yang inverted dengan hook dari J meluas sampai area trifurkasi gigi M RA.

ABSES PERIODONTAL
Abses periodontal adalah lesi destruktif yang berlangsung cepat dan biasanya diawali dengan pocket jaringan lunak yg dalam Klinis : ada rasa sakit dan pembengkakan pada regio tersebut. Gambaran radiografik : radiolusensi pada periodontal, sering superimposed dengan akar gigi.