Anda di halaman 1dari 15

PANDUAN PRAKTIK LAPANGAN MATA KULIAH PRAKTIK STTU & PARIWISATA

I. Pendahuluan Praktik lapangan Mata Kuliah Sanitasi Tempat Umum dan Pariwisata adalah merupakan kegiatan pokok yang harus dilaksanakan guna meningkatkan ketrampilan, pengalaman, dan wawasan mahasiswa. Dengan melakukan praktik lapangan yang berupa kunjungan ke tempat-tempat umum dan pariwisata mahasiswa akan mendapatkan pengalaman keadaan yang sebenarnya dari teori-teori yang diberikan secara klasikal. Pada waktu kunjungan mahasiswa diberi tugas untuk melakukan inspeksi sanitasi dengan menggunakan formulir pemeriksaan dengan maksud agar mereka betul-betul memahami tentang tata cara pengawasan bagian-bagian tempat-tempat umum dan pariwisata. II. Tujuan Tujuan praktik lapangan Mata Kuliah Praktik STTU & Pariwisata adalah untuk menambah pengetahuan, wawasan, dan ketrampilan mahasiswa dalam pengawasan sanitasi tempat-tempat umum dan tempat wisata tentang : 1. Pengamatan keadaan sanitasi 2. Identifikasi masalah kesehatan lingkungan pada tempat umum yang diperiksa 3. Menganalisis permasalahan kesehatan lingkungan yang ditemukan 4. Membuat alternatif penyelesaian masalah kesehatan lingkungan yang ditemukan 5. Menyusun kesimpulan dan memberikan saran perbaikan keadaan kesehatan lingkungan sesuai dengan permasalahan yang ada. III. Peserta praktik Peserta praktik lapangan adalah mahasiswa Semeter V Jurusan Kesehatan Lingkungan Politeknik Kesehatan Yogyakarta Tahun Akademik 2013/2014 yang terdiri dari 34 mahasiswa Reguler, 40 mahasiswa Non Reguler A, dan 38 mahasiswa Non Reguler B.. IV. Sasaran Praktik Lapangan Sasaran praktik lapangan MK Praktik STTU & Pariwisata adalah : 1. Tempat ibadat, seperti Masjid, Gereja, Pura, Vihara 2. Salon kecantikan, panti pijat, spa 3. Pasar tradidional, tempat perbelanjaan modern : mall, super market. 4. Kolam renang 5. Hotel Berbintang dan Hotel Melati

6. Gedung Bioskup 7. Tempat wisata, seperti kebun binatang, mosium, candi, V. Langkah Langkah Pelaksanaan Tahapan dalam pelaksanaan praktik lapangan berupa : 1. Pembekalan berupa ceramah pemberian dasar teori mengenai peran STTU dalam kaitannya dengan penularan penyakit, tatacara pengawasan TTU, pengisisan formulir inspeksi sanitasi TTU, tabulasi data, analisis data, pemberian saran perbaikan, pencatatan dan pelaporan, serta beberapa contoh tentang bagian-bagian TTU 2. Memberi tugas kepada mahasiswa untuk mengunjungi TTU & Tempat Wisata untuk melakukan : a. Inspeksi sanitasi dengan menggunakan formulir pemeriksaan sanitasi sesuai dengan jenis TTU. b. Mentabulasi hasil inspesksi sanitasi dari masing-masing jenis TTU c. Menganalisis data hasil inspeksi sanitasi dari masing-masing TTU d. Menyusun alternatif pemecahan masalah yang ditemukan pada masing-masing jenis TTU e. Menarik kesimpulan mengenai keadaan sanitasi masing-masing jenis TTU f. Membuat saran perbaikan untuk perbaikan sarana sesuai dengan permasalahan yang ditemukan. VI. Alat yang Diperlukan Untuk menunjang pelaksanaan praktik lapangan ini diperlukan alat berupa : 1. Formulir pemeriksaan Inspeksi Sanitasi (sesuai dengan jenis TTU) 2. Alat ukur pencahayaan : Light meter 3. Alat ukur kebisingan : Sound Level Meter 4. Alat ukur suhu dan kelembaban : Thermo-Hygro Meter 5. Alat ukur kekeruhan : Piringan Seci 6. Alat ukur jarak : rol meter 7. Alat ukur sisa chlor dan pH : Komperator VII. Pembimbing Praktik Pembimbing praktik lapangan terdiri dari : 1. Pembimbing dari Akademik yaitu dosen mata kuliah dan instruktur yang ditunjuk sesuai dengan surat keputusan Direktur Poltekkes.

2. Pembimbing pada lahan praktik, yaitu Kepala Puskesmas atau Staf / karyawan yang ditunjuk. VIII. Pelaporan Setelah melakukan praktik lapangan mahasiswa wajib menyusun laporan kegiatan praktik lapangan. Sistematika laporan memuat tentang : 1. Pendahuluan a. Latar belakang, memuat tentang dasar hukum dan perlunya pengawasan TTU b. Tujuan praktik lapangan 2. Landasan Teori : a. Pengertian dari TTU yang diperiksa b. Fasilitas yang seharusrnya tersedia dan persyaratannya c. Resiko kesehatan dari penyelenggaraan TTU dan faktor-faktor yang menimbulkan resiko. 3. Hasil Pengamatan a. Gambaran umum TTU yang diperiksa b. Keadaan sanitasi : 1) Bagian luar gedung (halaman, tempat parkir) 2) Bagian dalam gedung (sesuai dengan masing-masing TTU) 3) Fasilitas TTU sperti PAB, toilet, ventilasi, pengelolaan sampah. 4) Peralatan kerja (sesuai dengan jenis TTU) 5) Kesehatan karyawan 6) Peralatan penunjang seperti pemadam kebakaran, kotak P3K. Dilakukan pembahasan dan dibuat alternatif pemecahan masalah jika didapatkan permasalahan. 4. Kesimpulan dan saran a. Kesimpulan b. Saran IX. Seminar Laporan Setelah melakukan praktik lapangan mahasiswa wajib menyajikan laporan yang telah disusun pada seminar laporan. Waktu seminar 1 minggu setelah selesai praktik lapangan. X. Penilaian Penilaian akan dilakukan terhadap beberapa hal antara lain :

1. Laporan kegiatan praktik lapangan 2. Keaktivan individu dalam kegiatan kelompok 3. Kemapuan menjawab pertanyaan yang diberikan dosen pada waktu seminar XI. Penutup. Demikian pedoman ini disusun untuk dapat digunakan sebagai pedoman dalam pelaksanaan praktik lapangan mata kuliah STTU dan Pariwisata. Yogyakarta, 23 September 2013 Dosen Mata Kuliah Praktik STTU

1. 2. 3.

FX Amanto Rahardjo, SKM. MSi. ............................. Sri Muryani, SKM, M.Kes . ........................... Haryono, SKM, M.Kes .............................

PANDUAN PRAKTIK LAPANGAN MATA KULIAH PRAKTIK SANITASI RUMAH SAKIT


I. Pendahuluan Praktik lapangan Mata Kuliah Sanitasi Rumah Sakit adalah merupakan kegiatan pokok yang harus dilaksanakan guna meningkatkan ketrampilan, pengalaman, dan wawasan mahasiswa. Dengan melakukan praktik lapangan yang berupa kunjungan ke rumah sakit mahasiswa akan mendapatkan pengalaman keadaan yang sebenarnya dari teori-teori yang diberikan secara klasikal. Pada waktu kunjungan mahasiswa diberi tugas untuk mengikuti pelaksanaan kegiatan penyelenggaraan penyehatan lingkungnan rumah sakit yang dilakukan oleh petugas Instalasi Sanitasi, dengan maksud agar mereka betul-betul memahami tentang tata cara penyehatan lingkungan rumah sakit. II. Tujuan Tujuan praktik lapangan Mata Kuliah Praktik Sanitasi Rumah Sakit adalah untuk menambah pengetahuan, wawasan, dan ketrampilan mahasiswa dalam penyelenggaraan sanitasi / penyehatan lingkungan rumah sakit tentang : 1. Penyehatan ruang perawatan dan lainnya 2. Penyediaan air bersih 3. Pengelolaan limbah cair 4. Pengelolaan sampah 5. Pengendalian vektor dan binatang pengganggu. 6. Disinfeksi dan sterilisasi ruang. 7. Pengelolaan Linen / Loundry . III. Peserta praktik Peserta praktik lapangan adalah mahasiswa Semeter IV Jurusan Kesehatan Lingkungan Politeknik Kesehatan Yogyakarta Tahun Akademik 2012/2013 yang terdiri dari 39 mahasiswa Reguler dan 48 mahasiswa Swadana. Dalam pelaksanaannya mahasiswa dibagi dalam kelompok kecil yang terdiri dari 5 orang. IV. Sasaran Praktik Lapangan

Sasaran praktik lapangan MK Praktik Sanitasi rumah sakit adalah rumah sakit yang telah menyelenggarakan kegiatan penyehatan lingkungan rumah sakit secara lengkap dan menjadi rujukan pendidikan.. V. Langkah Langkah Pelaksanaan Tahapan dalam pelaksanaan praktik lapangan berupa : 1. Pembekalan berupa ceramah pemberian dasar teori mengenai peran sanitasi dalam kaitannya kejadian infeksi nosokomial, tatacara penyediaan air bersih, pengelolaan limbah cair, pengelolaan sampah, persyaratan ruang dan bangunan RS, disinfeksi ruang dan pengendalian vektor. 2. Memberi tugas kepada mahasiswa untuk mengikuti kegiatan : a. Pemantauan lingkungan fisik ruang dan bangunan.. b. Penyediaan air bersih c. Pengelolaan limbah cair d. Pengelolaan sampah e. Disinfeksi ruang f. Pengendalian vektor dan binatang pengganggu. g. Pengelolaan linen / loundry VI. Alat yang Diperlukan Untuk menunjang pelaksanaan praktik lapangan ini diperlukan alat berupa : 1. Formulir pemeriksaan Inspeksi. 2. Alat ukur pencahayaan : Light meter 3. Alat ukur kebisingan : Sound Level Meter 4. Alat ukur suhu dan kelembaban : Thermo-Hygro Meter 5. Alat ukur sisa chlor dan pH : Komperator VII. Pembimbing Praktik Pembimbing praktik lapangan terdiri dari : 1. Pembimbing dari Akademik yaitu dosen mata kuliah dan instruktur yang ditunjuk sesuai dengan surat keputusan Direktur Poltekkes. 2. Pembimbing pada lahan praktik, yaitu Kepala Instalasi Sanitasi Rumah Sakit atau Staf / karyawan yang ditunjuk. VIII. Pelaporan Setelah melakukan praktik lapangan mahasiswa wajib menyusun laporan kegiatan praktik lapangan. Sistematika laporan memuat tentang :

1. Pendahuluan a. Latar belakang, memuat tentang dasar hukum dan perlunya pemyehatan RS b. Tujuan praktik lapangan 2. Landasan Teori : a. Pengertian dari sanitasi rumah sanitasi b. Fasilitas yang seharusrnya tersedia dan persyaratannya c. Resiko kesehatan dari penyelenggaraan sanitasi rumah sakit dan faktor-faktor yang menimbulkan resiko. 3. Hasil Pengamatan a. b. Gambaran umum Runah Sakit Kegiatan praktik dan hasilnya : 1) Pennyediaan air bersih 2) Pengelolaan limbah cair 3) Pengelolaan sampah 4) Pemantauan lingkungan fisik ruang 5) Disinfeksi ruang 6) Pengendalian vektor Dilakukan pembahasan dan dibuat alternatif pemecahan masalah jika didapatkan permasalahan. 4. Kesimpulan dan saran a. Kesimpulan b. Saran IX. Seminar Laporan Setelah melakukan praktik lapangan mahasiswa wajib menyajikan laporan yang telah disusun pada seminar laporan. Waktu seminar 1 minggu setelah selesai praktik lapangan. X. Penilaian Penilaian akan dilakukan terhadap beberapa hal antara lain : 1. 2. XI. Penutup. Demikian pedoman ini disusun untuk dapat digunakan sebagai pedoman dalam pelaksanaan praktik lapangan mata kuliah Sanitasi Rumah Sakit. Laporan kegiatan praktik lapangan Keaktivan individu dalam kegiatan kelompok

3. Kemapuan menjawab pertanyaan yang diberikan dosen pada waktu seminar

Yogyakarta, 06 September 2012 Dosen Mata Kuliah Praktik SRS FX Amanto Rahardjo, SKM. M/Si SISTEMATIKA PRAKTIK LAPANGAN PROGRAM D-IV PRODI SANITASI JURUSAN KESEHATAN LINGKUNGAN POLTEKKES DEPKES YOGYAKARTA MATA KULIAH : SANITASI TEMPAT TEMPAT UMUM DAN INSTITUSI Mata kuliah Jumlah SKS Tempat praktik Waktu praktik dalam 1 hari Jumlah hari praktik Materi praktik Tujuan praktik : : : : : : : Sanitasi Tempat Tempat Umum Dan Institusi 2 SKS TTU di lima Wilayah kerja Puskesmas, Dinas Kesehatan ........ 360 menit 4 hari Inspeksi sanitasi tempat-tempat umum / Institusi Tujuan praktik lapangan Mata Kuliah STTU & Institusi adalah untuk menambah pengetahuan, wawasan, dan ketrampilan mahasiswa dalam pengawasan sanitasi tempat-tempat umum dan Institusi tentang : 1. 2. Pengamatan keadaan sanitasi tempat tempat umum & institusi Identifikasi masalah kesehatan lingkungan pada tempat umum dan institusi yang diperiksa 3. Menganalisis permasalahan kesehatan lingkungan yang ditemukan 4. Membuat alternatif penyelesaian masalah kesehatan lingkungan yang ditemukan 5. Menyusun kesimpulan dan memberikan saran perbaikan keadaan Dasar kegiatan : kesehatan lingkungan sesuai dengan permasalahan yang ada. 1. UU No. 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan 2. UU No. 22 Tahun 1999 Tentang Pemerintahan Daerah 3. Permenkes No. 80/Menkes/Per/II/1990 Tentang Persyaratan Kesehatan Lingkungan Hotel 4. Permenkes No. 061/Menkes/Per/I/1991 Tentang Persyaratan Kesehatan Lingkungan Kolam Renang 5. Permenkes RI No. 1204/Menkes/Per/IV/2004 Tentang Persyaratak Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit 6. SK Dirjen PPMPLP No. 48.1/LP.01.01 Tahun 1991 tentang tata cara Pengawasan Kesehatan Kolam Renang dan Pemandian Umum 7. SK Dirjen PPMPLP No. 96-I/PD,03.04..LP Tahun 1991 tentang Kualifikasi Tenaga Pengawasan dan Tata Cara Pengawasan Kesehatan Hotel

8. SK Dirjen PPMPLP No. 70/PD.03.04.LP.Tahun 1992 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Pengawasan Kebisingan yang Berhubungan Dengan Sasaran : Kesehatan. 1. Pasar tradidional,. 2. Rumah makan / restoran 3. Hotel Berbintang /Melati 4. Gedung Puskesmas 5. Gedung Perkantoran 6. Gedung Sekolah, 7. Gedung Rumah Sakit Alat dan bahan : Untuk menunjang pelaksanaan praktik lapangan ini diperlukan alat berupa : 1. Formulir pemeriksaan Inspeksi Sanitasi (sesuai dengan jenis TTU) 2. Alat ukur pencahayaan : Light meter 3. Alat ukur kebisingan : Sound Level Meter 4. Alat ukur suhu dan kelembaban : Thermo-Hygro Meter 5. Alat ukur kekeruhan : Piringan Seci 6. Alat ukur jarak : rol meter Prosedur kerja : 7. Alat ukur sisa chlor dan pH : Komperator Mahasiswa mengunjungi TTU & Institusi untuk melakukan : 1. Inspeksi sanitasi dengan menggunakan formulir pemeriksaan sanitasi sesuai dengan jenis TTU. 4. Mentabulasi hasil inspesksi sanitasi dari masing-masing jenis TTU 5. Menganalisis data hasil inspeksi sanitasi dari masing-masing TTU 6. Menyusun alternatif pemecahan masalah yang ditemukan pada masingmasing jenis TTU 7. 8. Evaluasi : Menarik kesimpulan mengenai keadaan sanitasi masing-masing jenis TTU Membuat saran perbaikan untuk perbaikan sarana sesuai dengan permasalahan yang ditemukan. Laporan kegiatan praktik lapangan dengan sistematika : 1. Pendahuluan a. Latar belakang, memuat tentang dasar hukum dan perlunya pengawasan TTU b. Tujuan praktik lapangan 2. Landasan Teori :

a. Pengertian dari TTU yang diperiksa b. Fasilitas yang seharusrnya tersedia dan persyaratannya c. Resiko kesehatan dari penyelenggaraan TTU dan faktor-faktor yang menimbulkan resiko. 3. Hasil Pengamatan a. Gambaran umum TTU yang diperiksa b. Keadaan sanitasi : I. Bagian luar gedung (halaman, tempat parkir) ii. Bagian dalam gedung (sesuai dengan masing-masing TTU) iii. Fasilitas TTU sperti PAB, toilet, ventilasi, pengelolaan sampah. iv. Peralatan kerja (sesuai dengan jenis TTU) v. Kesehatan karyawan vi. Peralatan penunjang seperti pemadam kebakaran, kotak P3K. Dilakukan pembahasan dan dibuat alternatif pemecahan masalah jika didapatkan permasalahan. 4. Kesimpulan dan saran a. Kesimpulan b. Saran Pengesahan : Setiap formulir pemeriksaan sanitasi TTU deketahui oleh pengelola TTU

Yogyakarta.14 Februari 2013 Dosen Mata Kuliah : 1. FX Amanto Rahardjo, SKM, M.Si 2. YB Kamat Kartono, AMd, SPd , M.Si

SISTEMATIKA PRAKTIK LAPANGAN PROGRAM D-IVPRODI SANITASI JURUSAN KESEHATAN LINGKUNGAN POLTEKKES DEPKES YOGYAKARTA MATA KULIAH : SANITASI TEMPAT TEMPAT UMUM DAN INSTITUSI

Mata kuliah Jumlah SKS Tempat praktik Waktu praktik dalam 1 hari Jumlah hari praktik Materi praktik Tujuan praktik

: : : : : : :

Sanitasi Tempat Tempat Umum Dan Institusi 2 SKS Institusi di Wilayah kerja Puskesmas, Dinas Kesehatan Kabupaten/ Kota ............................. . 150 menit 4 hari Inspeksi sanitasi institusi Tujuan praktik lapangan Mata Kuliah STTU & Institusi adalah untuk menambah pengetahuan, wawasan, dan ketrampilan mahasiswa dalam pengawasan sanitasi tempat-tempat umum dan Institusi tentang : 1. Pengamatan keadaan sanitasi tempat tempat umum 2. Identifikasi masalah kesehatan lingkungan pada tempat umum yang diperiksa 3. Menganalisis permasalahan kesehatan lingkungan yang ditemukan 4. Membuat alternatif penyelesaian masalah kesehatan lingkungan yang ditemukan 5. Menyusun kesimpulan dan memberikan saran perbaikan keadaan kesehatan lingkungan sesuai dengan permasalahan yang ada. 1. UU No. 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan 2. UU No. 22 Tahun 1999 Tentang Pemerintahan Daerah 3. Permenkes No. 80/Menkes/Per/II/1990 Tentang Persyaratan Kesehatan Lingkungan Hotel 4. Permenkes No. 061/Menkes/Per/I/1991 Tentang Persyaratan Kesehatan Lingkungan Kolam Renang 5. Permenkes RI No. 1204/Menkes/Per/IV/2004 Tentang Persyaratak Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit 6. SK Dirjen PPMPLP No. 48.1/LP.01.01 Tahun 1991 tentang tata cara Pengawasan Kesehatan Kolam Renang dan Pemandian Umum 7. SK Dirjen PPMPLP No. 96-I/PD,03.04..LP Tahun 1991 tentang Kualifikasi Tenaga Pengawasan dan Tata Cara Pengawasan Kesehatan Hotel 8. SK Dirjen PPMPLP No. 70/PD.03.04.LP.Tahun 1992 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Pengawasan Kebisingan yang Berhubungan Dengan Kesehatan. 1. Gedung sekolah 2. Gedung Puskesmas

Dasar kegiatan

Sasaran

3. Perkantoran 4. Rumah sakit Alat dan bahan : Untuk menunjang pelaksanaan praktik lapangan ini diperlukan alat berupa : 1. Formulir pemeriksaan Inspeksi Sanitasi (sesuai dengan jenis institusi) 2. Alat ukur pencahayaan : Light meter 3. Alat ukur kebisingan : Sound Level Meter 4. Alat ukur suhu dan kelembaban : Thermo-Hygro Meter 5. Alat ukur jarak : rol meter 6. Alat ukur sisa chlor dan pH : Komperator Prosedur kerja : Mahasiswa mengunjungi TTU & Institusi untuk melakukan : 1. Inspeksi sanitasi dengan menggunakan formulir pemeriksaan sanitasi sesuai dengan jenis institusi. 2. Mentabulasi hasil inspesksi sanitasi dari masing-masing jenis institusi. 3. Menganalisis data hasil inspeksi sanitasi dari masing-masing institusi. 4. Menyusun alternatif pemecahan masalah yang ditemukan pada masingmasing jenis institusi. 5. Menarik kesimpulan mengenai keadaan sanitasi masing-masing jenis institusi. 6. Evaluasi : Membuat saran perbaikan untuk perbaikan sarana sesuai dengan permasalahan yang ditemukan. Laporan kegiatan praktik lapangan dengan sistematika : 1. Pendahuluan a. Latar belakang, memuat tentang dasar hukum dan perlunya pengawasan institusi. b. Tujuan praktik lapangan 2. Landasan Teori : a. b. c. 3. Pengertian dari institusi. yang diperiksa Fasilitas yang seharusrnya tersedia dan persyaratannya Resiko kesehatan dari penyelenggaraan institusi. dan faktor-faktor yang menimbulkan resiko. Hasil Pengamatan a. Gambaran umum institusi. yang diperiksa b. Keadaan sanitasi :

1)

Bagian luar gedung (halaman, tempat parkir)

2) Bagian dalam gedung (sesuai dengan masing-masing institusi.) 3) Fasilitas institusi.seperti PAB, toilet, ventilasi, pengelolaan sampah. 4) Peralatan kerja (sesuai dengan jenis institusi.) 5) Kesehatan karyawan 6) Peralatan penunjang seperti pemadam kebakaran, kotak P3K. Dilakukan pembahasan dan dibuat alternatif pemecahan masalah jika didapatkan permasalahan. 4. Kesimpulan dan saran a. Kesimpulan b. Saran Pengesahan : Setiap formulir pemeriksaan sanitasi TTU deketahui oleh pengelola TTU

Yogyakarta. 16 Januari 2012 Dosen Mata Kuliah : 1. FX Amanto Rahardjo, SKM, M.Si 2. YB Kamat Kartono, AMd, SPd, M.Si

Dari inspeksi salon kecantikan didapatkan data sebagaimana pada formulir inspesksi sanitasi terlampir. Tugas Saudara : a. Hitung score masing-masing variabel upaya, b. Hitung total score, c. Nyatakan apakah salon kecantikan tersebut laik sehat ! d. Buatlah satu saran perbaikan sarana pada salon kecantikan tersebut ! Catatan : 1 kasus dikerjakan 1 kelompok yang terdiri dari 5 atau 6 orang. Dari hasil pemeriksaan sanitasi Salon Kecantikan ........................................... Didapatkan hasil sebagai berikut : Variabel Upaya Score Standar Keterangan

I II III IV V Total Score Satu saran perbaikan : Apa yang diperbaiki Dimana letaknya Mengapa harus diperbaiki ? Apa akibatnya kalau tidak diperbaiki ?

55 % 75 % 70 % 60 % 100 % 72%

Bagaimana cara perbaikannya ?

Kapan harus diselesaikan ?

Nama anggota kelompok : Dari inspeksi pasar didapatkan data sebagaimana pada formulir inspesksi sanitasi terlampir. Tugas Saudara : a. Hitung score masing-masing variabel upaya, b. Hitung total score, c. Nyatakan apakah pasar tersebut laik sehat ! d. Buatlah satu saran perbaikan sarana pada tersebut ! Catatan : 1 kasus dikerjakan 1 kelompok yang terdiri dari 5 atau 6 orang. Dari hasil pemeriksaan sanitasi pasar ........................................... Didapatkan hasil sebagai berikut : Variabel Upaya Score Standar Keterangan

I II III Total Score Satu saran perbaikan : Apa yang diperbaiki Dimana letaknya Mengapa harus diperbaiki ? Apa akibatnya kalau tidak diperbaiki ?

60 % 80 % 80 % 65 %

Bagaimana cara perbaikannya ?

Kapan harus diselesaikan ?

Nama anggota kelompok :