Anda di halaman 1dari 36

KONTRAK KULIAH PLANKTONOLOGI, JUMAT 10.00-11.40 PELAGIS 1 1. 14 KALI PERTEMUAN (7 MASUK UTS DAN 14 MASUK UAS) 2.

MAKSIMAL KETIDAK HADIRAN 4 KALI PERTEMUAN. 3. KETERLAMBATAN 20 MENIT kondisi normal 4. KETERLAMBATAN 30 MENIT kondisi hujan/hal lain/musibah 5. PAKAIAN BEBAS RAPI DAN BERKERAH 6. TUGAS : TEPAT WAKTU ( terlambat :kurangi point: mundur sehari setelah batas waktu)

PLANKTONOLOGI /planktologi
PERTEMUAN 1 : PENGERTIAN DAN PEMBAGIAN PLANKTON

TERMINOLOGI /PENGERTIAN
Planktonologi / planktologi adalah ilmu yang mempelajari tentang kehidupan plankton.

Plankton adalah jasad renik yang melayang dalam air, tidak bergerak atau bergerak sedikit dan selalu mengikuti arus. Istilah plankton pertama kali dikenalkan oleh Victor Hansen tahun 1887 untuk membedakan organisme hidup dengan partikel abiotik yang tersuspensi di dalam perairan.

Kasijan Romimohtarto ( 1984 ) :

Plankton berasal dari kata kerja Yunani planktos yang berarti

mengembara
BERDASARKAN SIFAT HIDUPNYA, PLANKTON DIGOLONGKAN SEBAGAI : 1. PLANKTON SEJATI = EUPLANKTON 2. PLANKTON SEMU = PSEUDOPLANKTON JENIS ORGANISME YANG HIDUP MENGEMBARA MENGIKUTI ARUS DENGAN CARA MENEMPEL PADA BENDA-BENDA TERAPUNG SEDANGKAN IA SENDIRI TIDAK DAPAT BERENANG BEBAS DISEBUT PSEUDOPLANKTON, MISALNYA TERITIP (BERNACLE)

O D U M ( 1976 ) :

P LAN K T O N
Istilah Johannes Mller ( 1845 ) untuk biota mengapung Tregouboff & Rose ( 1957 ) :

biota yang melayang di perairan dan bersifat autotropik dan heterotropik

W I M P E N Y ( 1966 ) :

P LAN K T O N
is the community of organisms that drift passively in the water in which they float
adalah komunitas biota yang melayang di perairan dan terbawa arus secara pasif

NEWELL & NEWELL ( 1977 ) :

the term plankton is applied to all those animals and plants which live freely in the water and which, because of their limit power of locomotion, are more or less passively drifted by water currents
terminasi plankton diaplikasikan kepada flora dan fauna dimana hidup melayang bebas di perairan dan karena keterbatasan kemampuan pergerakannya akan terhanyut terbawa oleh arus.

OMORI DAN IKEDA ( 1992 ) :

plankton is a community including both plants and animals that consists of all those organisms whose powers of locomotion are insufficient to prevent them from being passively transported by currents,
komunitas biota yang terdiri dari flora dan fauna dimana pergerakannya relatif lemah dibandingkan dengan kemampuan arus untuk membawanya.

P LAN K T O N :
1. Plankton adalah sekelompok atau sebuah komunitas biota yang tersusun oleh flora dan fauna. 2. Plankton adalah biota yang diklasifikasikan berukuran tertentu dan relatif kecil. 3. Plankton adalah biota yang kemampuan pergerakannya relatif lemah, pasif dan karenanya cenderung bergerak terbawa oleh arus. 4. Plankton adalah sekelompok biota yang anggotanya mempunyai kemampuan autotropik dan heterotropik.

Pembagian / penggolongan Plankton di perairan dapat dibedakan berdasarkan : fungsi, ukuran, daur/siklus hidup, sebaran vertikal, sebaran horizontal A. Pembagian/penggolongan plankton berdasarkan Fungsinya, ada yang membagi menjadi 2 golongan utama, dan ada yang membagi menjadi 4 golongan utama: 2 golongan utama, yaitu : 1) fitoplankton 2) zooplankton 4 golongan utama : 2 di atas ditambah 3) bakterioplankton dan 4) virioplankton

1) FITOPLANKTON
Golongan ini berasal dari kelompok tumbuhan berklorofil yang dapat berfotosintesis, didominasi oleh kelompok algae dan sebagian kecil kelompok bakteri dan jamur. Disebut juga plankton nabati, ukurannya sangat kecil umumnya 2-200 m, tak dapat dilihat dengan mata telanjang. Fitoplankton umumnya berupa individu bersel tunggal, tetapi ada juga yang membentuk rantai.

Kelompok fitoplankton yang sangat umum dijumpai di perairan tropis adalah : diatom (Bacillariophyceae), dan Dinoflagellata (Dynophyceae) 5 fungsi fitoplankton, yaitu sebagai : 1) Penghasil oksigen yang utama bagi organisme akuatik, 2) Sumber makanan zooplankton, ikan-ikan, dan manusia. Kurang lebih 65% ikan pelagis (pelagic fish) di dunia yang memiliki nilai ekonomi adalah pemakan plankton.

Hanya ada beberapa jenis plankton yang dimanfaatkan langsung untuk makanan manusia misalnya rebon untuk membuat terasi, ubur-ubur jenis tertentu sebagai makanan yang digemari di Asia (Nontji, 2008) Hewan terbesar di dunia yaitu paus biru (Balaenoptera physalus) makanan utamanya justru zooplanton kecil (Euphasia superba, yang dikenal dg nama krilll, yang bentuknya seperti udang kecil berukuran 4-5 cm), demikian pula, Ikan terbesar di dunia Rhyncodon typus, ternyata makanan utamanya juga plankton

3) Penyerap gas-gas beracun (ex: NH3 dan H2S)

4) Sebagai indikator tingkat kesuburan perairan. 5) Sumber BBM, yaitu fosil dari kehidupan laut purba yang komponen utamanya adalah plankton. Fitoplankton terdapat di seluruh perairan alam, sampai pada kedalaman yang dapat ditembus cahaya matahari

Bila di daratan tumbuhan yang paling dominan adalah yang berukuran besar yang tampak, maka di laut tumbuhan yang dominan adalah fitoplankton yang mikroskopis.
Di perairan pantai memang ada tumbuhan laut yang relatif berukuran besar seperti rumput laut (seaweed) dan lamun (seagrass), namun kontribusinya dalam keseluruhan biomassa tumbuhan di laut hanyalah sekitar 5 %. (Nontji, 2008)

Meskipun plankton umumnya berukuran kecil dalam besaran mikrometer (1 mikrometer = 1 m = 0,001 mm) hingga milimeter namun ada juga beberapa yang berukran besar seperti uburubur Scyphozoa yang bisa berukuran lebih dari satu meter. Ubur-ubur terbesar di dunia adalah Cyanea arctica, yang hidup di Atlantik Utara, dengan diameter payungnya bisa mencapai lebih dari 2 meter, dengan panjang umbai-umbai tentakelnya lebih 20 m. Ukuran yang kecil plankton sangat menguntungkan, sebagai adaptasinya pada kehidupan melayang dalam air. Daya apungnya (buoyancy) lebih tinggi dan juga proses fisiologi antara individu sel dengan lingkungannya dapat terjadi dengan lebih efisien lewat permukaan selnya.

Terumbu karang yang tersebar luas di perairan tropis, penyebarannya dimungkinkan karena larva hewan karang pembentuknya, yang disebut planula, merupakan plankton yang dapat hanyut berhari-hari sampai jauh sebelum mengendap.

PHYTOPLANKTON ( Kasijan Romimohtarto, 1984 ):


plankton nabati atau phytoplankton yang terdiri dari tumbuh - tumbuhan atau tumbuh tumbuhan yang hidup sebagai plankton

Plankton dan Jaring - Jaring Makanan :


Ikan: Konsumer Primer dan Sekunder Heterototrof
Zooplankton : Konsumer Primer Produser Sekunder Heterototrof

Phytoplankton : Produser Primer Autotrof

Plankton dan Piramida Makanan :


Ikan: Konsumer Primer dan Sekunder Heterototrof
Zooplankton : Konsumer Primer Produser Sekunder Heterototrof Phytoplankton : Produser Primer Autotrof

2. Zooplankton
Golongan ini berasal dari kelompok hewan yang didominasi oleh kelompok ; Crustacea, Rotifera dan Protozoa, termasuk pula Artemia sp. Zooplankton disebut juga plankton hewani, ukurannya yang paling umum adalah 0,2-2 mm, tetapi ada juga yang sangat besar misalnya ubur ubur yang bisa berukuran lebih dari 1 meter. Zooplankton di dalam perairan mempunyai fungsi sebagai : 1) Pakan alami bagi organisme akuatik seperti ikan dan udang 2) Mengendalikan pertumbuhan phytoplankton melalui proses rantai makanan.

Kelompok yang paling umum dijumpai adalah : kopepod (Copepoda), eufasid (Euphasid), misid (Mysid), amfipod (Amphipod) dan kaetognat (Chaetognath) Zooplakton ada yang hidup dipermukaan dan ada pula yang hidup diperairan dalam. Ada pula yang dapat melakukan migrasi vertikal harian dari lapisan dalam ke permukaan. Hampir semua hewan yang mampu berenang bebas (nekton) atau yang hidup di dasar laut (bentos) menjalani awal kehidupannya sebagai zooplankton yakni ketika masih berupa telur dan larva.

ZOOPLANKTON ( Bougis, 1974 )


plancton animal, est constitu par lensemble des organismes htrotrophes nutrition animale, qui, ne pouvant synthtiser leur subtance organique, lobtiennent du milieu extrieur par absorption de particules, vivantes ou non (phagotrophie ) plankton hewani yang terdiri dari sejumlah biota heterotrof sampai dengan fauna nutritif yang tidak mampu mensintesa substansi organik dimana diperoleh dari lingkungan luar disekitarnya dengan mengabsorpsi partikel, baik hidup maupun tidak ( phagotropi ).

3. BAKTERIOPLANKTON Adalah bakteri yang hidup sebagai plankton. Cirinya khas ukurannya sangat halus umumnya < 1 m, tidak punya inti sel, umumnya tdk berklorofil. Fungsi utamanya di perairan adalah sebagai dekomposer, dari biota yang mati diuraikan dan dihasilkan fosfat, nitrat, silikat dll yang kemudian dipakai oleh fitoplankton. 4. VIRIOPLANKTON Adalah virus yang hidup sebagai plankton. Ukurannya < 0,2 m, dan umumnya menjadikan bakteri dan plankton sebagai host (inangnya). Berperan dalam siklus unsur hara.

B. Berdasarkan Daur/Siklus Hidup, plankton dibedakan menjadi :


1) Holoplankton (Plankton permanent) Adalah plankton yang seluruh fase hidupnya sebagai plankton.
Kebanyakan zooplankton termasuk golongan ini, contohnya kopepod, amfipod, salpa, kaetognat., Rotatoria, Cladocera. Fitoplankton juga umumnya holoplankton

2) Meroplankton (Temporary Plankton/plankton sementara) Adalah plankton yang hanya sebagian fase hidupnya sebagai plankton. Yaitu umumnya pada fase larva dan telur saja

Contoh : ikan, kerang, karang (coral), tahap larva dari segala macam udang atau hewan air lainnya (Kepiting) 3) Tikoplankton Sebenarnya bukan plankton yang sejati karena biota ini dalam keadaan normalnya hidup di dasar laut sebagai bentos. Namun karena gerak air seperti arus, pasang surut dan pengadukan menyebabkan ia bisa terangkat lepas dari dasar dan terbawa arus mengembara sementara sebagai plankton. Contoh : beberapa alga diatom (benthic diatom), amfipod, isopod

C. Berdasarkan Habitatnya :
1) Limnoplankton Adalah plankton yang hidup di air tawar 2) Marine Plankton / Haliplankton Adalah plankton yang hidup di air laut.

D. Berdasarkan Distribusi Vertikal di Perairan :


1) 2) 3) 4) Epiplankton Mesoplankton Bathyplankton Hypoplankton : Plankton yang hidup di zona Euphotik : Plankton yang hidup di zona Disphotik : Plankton yang hidup di zona Aphotik : Plankton yang hidup di dasar sebagai bentik

1) Epiplankton Adalah plankton yang hidup di lapisan permukaan sampai kedalaman sekitar 100 m/sedalam sinar matahari menembus. Epiplankton ini dapat berupa Neuston : plankton yang hanya hidup di lapisan sangat tipis di permukaan yang langsung berhubungan dengan udara. Contoh : fitoplankton Trichodesmium yang merupakan sianobakteri yang dapat mengikat langsung nitrogen dari udara. Neuston yang hidup pada kedalaman 0-10 cm disebut hiponeuston. Neuston yang mengambang di permukaan dengan sebagian tubuhnya dalam air dan sebagaian lain lagi tersembul ke udara disebut pleuston.

Contoh : ubur-ubur api ( Physalia physalis), dan Janthina janthina suatu keong laut.
2) Mesoplankton Yaitu plankton yang hidup di lapisan tengah, pada kedalaman sekitar 100-400 m. pada lapisan ini intensitas cahaya sudah sangat redup sampai gelap. Pada lapisan ini umumnya fitoplankton sudah tidak ditemui Lapisan ini dan lebih dalam didominasi oleh zooplankton Contoh : beberapa kopepod Eucheuta marina, eufasid Thysanopoda, Euphausia, Thysanoessa, Nematoscelis. Tetapi eufasid tersebut dapat megrasi vertikal ke lapisan di atasnya.

3). Hipoplankton
Adalah plankton yang hidupnya pada kedalaman lebih dari 400 m. Termasuk dalam kelompok ini adalah batiplankton (bathyplankton) yang hidup pada kedalaman > 600 m, dan abisoplankton (abyssoplankton) yang hidup dalam lapisan paling dalam 3000-4000 m. Contoh : eufasid Bentheuphausia ambylops, Thysanopoda (>1500 m), dan kaetognat Eukrohnia hamata, Eukrohnia bathypelagica )>1000 m)

E. Berdasarkan Sebaran Horizontal , di laut:

1) Plankton neritik (neritic plankton), hidup di perairan pantai dengan salinitas yang relatif rendah, kadang-kadang sampai di perairan payau sekitar 5-10 psu (practical salinity unit, dulu permil,ppt) Contoh : kopepod Labidocera muranoi, Noctiluca scantillans 2) Plankton oseanik (oceanic plankton), hidup di perairan lepas pantai sampai ke tengah samudera. Salinitas relatif tinggi Karena luasnya wilayah oseanik, maka banyak jenis plankton tergolong dalam kelompok ini Pembagian tidak kaku, sehingga ada plankton neritik-oseanik.

E. Berdasarkan Benda Hidup dan Tak Hidup yang Melayanglayang di dalam Air :

1) Euplankton : Organisme plankton yang sebenarnya. 2) Pseudoplankton : Adalah sisa-sisa material organik dan anorganik yang tersuspensi dalam air.

F. Berdasarkan Ukurannya
Ukuran plankton sangat beragam, dari sangat kecil hingga yang besar. Penggolongan waktu dulu, meliputi : 1) Plankton jaring (net plankton) : plankton yang dapat tertangkap dengan jaring dengan mata jaring (mesh size) berukuran 20 m atau dengankata lain plankton yang berukuran lebih dari 20 m 2) Nanoplankton : plankton yang lolos dari jaring, tetapi lebih besar dari 2 m. Atau berukuran 2-20 m 3) Ultrananoplankton : plankton yang berukuran lebih kecil dari 2 m

Dussart, 1965) :
No. 1. 2. 3. Golongan Ultrananoplankton Nanoplankton Microplankton Ukuran < 2 mikron 2 20 mikron 20 200 mikron Bakteri Jamur, flegelatta dan Diatomae kecil Phytoplankton, Foraminifera, Ciliata, Rotifera, Nauplius Copepoda. Cladocera, Copepoda dan jenis Larva. Pteropoda, Chaetognatha. Euphausiaceae, Contoh

4. 5.

Mesoplankton Macroplankton

200 mikron 2 mm 2 20 mm

6.

Megaloplankton

> 20 mm

Schipozoa dan Thaliacens

Dussart ( 1965 ) :
1. Nanoplankton, adalah biota yang dapat melewati plankton net berukuran 20 m. 2. Net plankton, adalah biota yang dapat dijaring atau dikumpulkan dengan plankton net berukuran 20 m.

Omori dan Ikeda (1992) :


KLASIFIKASI PLANKTON BERDASARKAN KEDALAMAN 1. Pleuston, adalah biota plankton pada permukaan air laut, dimana selalu berhubungan dengan udara. Pergerakan plankton ini banyak dipengaruhi oleh angin. Contohnya : Physalia dan Velella ( Hydrozoa ). 2. Neuston, adalah biota plankton yang tinggal pada lapisan permukaan dari kedalaman beberapa sampai dengan 10 millimeter. 3. Epipelagic Plankton, adalah biota plankton yang menempati lapisan perairan sampai dengan kedalaman 300 m pada siang hari. 4. Mesopelagic Plankton, adalah biota plankton yang menempati lapisan perairan diantara 300 sampai dengan 1000 meter pada siang hari.

Omori dan Ikeda (1992) :


KLASIFIKASI PLANKTON BERDASARKAN KEDALAMAN 5. Bathypelagic Plankton, adalah biota plankton yang menempati lapisan perairan diantara 1000 sampai dengan 3000 - 4000 meter pada siang hari. 6. Abyssopelagic Plankton, adalah biota plankton yang menempati lapisan perairan lebih dari 3000 - 4000 meter.

7. Epibenthic Plankton ( Demersal atau Bottom Living Plankton ), adalah biota plankton yang menempati lapisan perairan mendekati dasar atau secara temporer berkaitan dengan lapisan permukaan dasar.