P. 1
Sistem Penjualan Dan Pembelian Koperasi

Sistem Penjualan Dan Pembelian Koperasi

|Views: 342|Likes:
Dipublikasikan oleh Marven Mo Saja
Silahkan lihat sendiri
Silahkan lihat sendiri

More info:

Published by: Marven Mo Saja on Oct 06, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/23/2014

pdf

text

original

REKAYASA SISTEM PENJUALAN DAN PEMBELIAN PADA KOPERASI BINA USAHA

NUR ERWIN FUNG / 09 35 027 INALIA LOE / 10 35 001 GABRIELLA PATRICIA / 10 35 015 KATRINE / 10 35 018 ARNEX DAVID / 10 35 024 IVAN / 10 35 025

PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI UNIVERSITAS ATMA JAYA MAKASSAR 2013

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Dewasa ini lingkungan organisasi mengalami perkembangan yang pesat dan perubahan yang luar biasa. Baik itu organisasi kecil maupun organisasi besar, mempunyai keinginan untuk dapat bersaing dalam jangka pendek maupun jangka panjang (competitive advantage). Guna mencapai semua ini, maka organisasi harus memiliki daya saing. Adapun perubahan lingkungan bisnis yang terus menerus menyebabkan sistem yang ada harus selalu disesuaikan dengan tren perkembangan bisnis. Pengelolaan informasi memerlukan suatu sistem yang tidak ketinggalan zaman. Pengembangan sistem informasi berarti mengubah sebagian atau seluruh teknologi informasi yang digunakan oleh organisasi. Perubahan tersebut pasti menimbulkan dampak positif, maupun negatif. Dampak positifnya tentu adalah makin efisiennya kegiatan organisasi, sedangkan dampak negatifnya kemungkinan besar, sumber daya yang ada di dalam organisasi tidak siap dengan perubahan teknologi. Salah satu bentuk organisasi yang memerlukan pengelolaan informasi yang akurat adalah koperasi. Koperasi adalah salah satu bentuk usaha berbadan hukum yang berdiri di Indonesia. Koperasi merupakan usaha yang banyak melakukan transaksi administrasi. Maka komputerisasi dalam bidang administrasi sangatlah penting guna menunjang kelancaran seluruh transaksi yang dilakukan oleh koperasi, sehingga dapat memberikan pelayanan transaksi dengan cepat, tepat dan akurat.

Koperasi Bina Usaha merupakan salah satu koperasi skala kecil-menengah yang bergerak dalam bidang usaha perdagangan barang-barang campuran. Dalam melakukan transaksinya, koperasi Bina Usaha sudah menggunakan sistem transaksi dan sistem penyimpanan barang yang terkomputerisasi. Sistem tersebut sudah digunakan selama kurang lebih 3 tahun. Namun, sistem ini memerlukan pengembangan lebih lanjut dikarenakan beberapa masalah yang menyebabkan pelanggan koperasi lebih memilih untuk berbelanja di tempat lain. Tercatat tingkat frekuensi pelanggan dari bulan ke bulan semakin menurun. Setelah dianalisa, ternyata salah satu penyebabnya adalah banyak pelanggan yang mengeluh dikarenakan waktu transaksi terkadang sangat lama. Hal ini tentunya diakibatkan oleh banyak faktor, diantaranya faktor manusia, usia sejak pembuatan sistem sudah cukup lama, dan teknologi yang digunakan sudah tidak mampu menangani data pada koperasi yang semakin lama semakin banyak. Oleh karena itu perlu dilakukan rekayasa terhadap sistem yang lama agar mampu memenuhi tuntutan dan kebutuhan sistem saat ini. Dilatar belakangi oleh masalah-masalah tersebut, maka dilakukanlah penelitian dengan judul “Rekayasa Sistem Penjualan dan Pembelian pada Koperasi Bina Usaha”.

B. Permasalahan

Berdasarkan latar belakang

yang telah dikemukakan, maka dapat

didefinisikan masalah-masalah sebagai berikut: 1. Pelanggan mengeluh karena waktu penanganan transaksi terkadang lama. Hal ini juga dipengaruhi oleh software database yaitu Microsoft Access dimana mempunyai kelemahan dalam mengolah data yang besar dan memiliki kapasitas yang tidak terlalu besar.

2. Belum tersedianya sistem yang menangani penjualan barang kepada koperasi.

3. Kurangnya tenaga ahli dalam penanganan sistem. Hal ini berdampak pada kestabilan sistem, dimana sistem seringkali down dikarenakan jarangnya dilakukan maintenance sistem. Terlebih lagi pada saat sistem down, admin juga seringkali tidak dapat mengidentifikasi permasalahannya dan harus memanggil jasa konsultan dari luar lagi. 4. Kurangnya pelatihan mengenai sistem bagi karyawan. Hal ini berdampak pada kelalaian pegawai dan pemborosan waktu kerja. Karena pegawai tidak mengetahui cara menggunakan sistem dengan baik, sehingga seringkali mereka salah memasukkan data dan membuang-buang waktu transaksi untuk mencari fungsi-fungsi yang dibutuhkan dalam proses transaksi. Ini menyebabkan antrian pelanggan yang pada akhirnya membuat pelanggan merasa kurang nyaman.

C. Tujuan

Berdasarkan permasalahan sebelumnya, maka tujuan dari penelitian ini adalah menganalisa dan melakukan rekayasa terhadap Sistem Penjualan dan Pembelian pada Koperasi Bina Usaha guna menyelesaikan permasalahan yang ada.

D. Luaran yang Diharapkan

Penulis berharap Sistem Penjualan dan Pembelian ini nantinya dapat bermanfaat untuk membantu pegawai dalam mengolah data transaksi, stok barang dan laporan keuangan pada Koperasi Bina Usaha.

E. Manfaat Penelitian Adapun manfaat yang diharapkan penulis dari penelitian ini yaitu : 1. Bagi Penulis Menambah pengetahuan dan wawasan penulis dan diharapkan kedepannya hasil dari tugas ini dapat dijadikan bekal saat terjun ke dunia kerja. 2. Bagi Koperasi Bina Usaha Diharapkan hasil rekayasa ini dapat membantu dalam mengelola data transaksi, stok barang dan data keuangannya hingga menghasilkan laporan yang tepat dan akurat bagi koperasi.

BAB II

KAJIAN PUSTAKA

A. Penelitian Terdahulu

Menurut penelitian terdahulu oleh Danu Kusmoyo dalam Pembuatan Sistem Informasi Penjualan pada Koperasi Bina Usaha, diketahui bahwa koperasi membutuhkan sistem terkomputerisasi yang lebih moderen dan maju sehingga mampu membantu kegiatan para karyawannya. Sistem harus mampu menangani penjualan barang, pengolahan data barang, pembuatan laporan secara periodik, mencetak nota penjualan, serta mampu menangani pembelian barang dari pemasok.

Interface Sistem Terdahulu a. Tampilan Menu Login 1. Tampilan Login Admin

Gambar 1. Tampilan login Admin sistem sebelumnya

2. Tampilan Login Kasir

Gambar 2. Tampilan login kasir sistem sebelumnya

3. Tampilan Menu Utama

Gambar 3. Tampilan transaksi penjualan

b. Tampilan Master Transaksi 1. Tampilan Transaksi Penjualan

Gambar 4. Tampilan transaksi penjualan

B. Kerangka Teori

1. Sistem Kata sistem awalnya berasal dari bahasa Yunani (sustēma) dan bahasa Latin (systēma) yang artinya sehimpunan bagian atau komponen yang saling berhubungan secara teratur dan merupakan suatu keseluruhan. Beberapa pengertian atau definisi system yang dikutip dari berbagai sumber ialah sebagai berikut :  Sistem adalah suatu kesatuan yang tediri atas komponen atau elemen yang saling berinteraksi, saling terkait, atau saling bergantung membentuk keseluruhan yang kompleks.  Sistem adalah kesatuan gagasan yang terorganisir dan saling terikat satu sama lain.

   

Sistem adalah kumpulan dari objek atau fenomena yang disatukan bersama untuk tujuan klasifikasi atau analisis. Sistem adalah daya suatu kondisi harmonis dan interaksi yang teratur. Sistem dapat digunakan untuk menunjukkan suatu hipotesis atau uraian suatu teori yang biasanya digunakan dalam pendidikan sistematis. Sistem dapat digunakan untuk menunjukkan suatu cara atau metode.

Berikut ini beberapa pengertian atau definisi sistem menurut para ahli ialah sebagai berikut:  Sistem adalah suatu seri atau rangkaian bagian-bagian yang saling berhubungan dan bergantung sedemikiam rupa sehingga interaksi dan saling pengaruh sari satu bagian akan mempengaruhi keseluruhan. (Edgar Huse dan James L.Bowdict)  Sistem adalah prosedur logis dan rasional untuk merancang suatu rangakaian komponen yang berhubungan satu dengan yang lainnya dengan maksud untuk berfungsi sebagai suatu kesatuan dalam usaha mencapai suatu tujuan yang telah ditentukan. (L. James Havery)   Sistem adalah seperangkat bagian-bagian yang saling berhubungan. (J.C Hinggins) Sistem adalah sebuah struktur konseptual yang tersusun dari fungsifungsi yang saling berhubungan yang bekerja sebagai suatu kesatuan organic untuk mencapai suatu hasil yang diinginkan secara efektif dan efisien. (John Mc Manama)

2. Rekayasa Sistem Menurut Sommerville, Ian (2001) Rekayasa Sistem adalah kumpulan konsep pendekatan dan metodologi serta alat-alat bantu (tools) untuk merancang dan menginstalasi sebuah kompleks sistem. Kompleks sistem bisa diakibatkan karena dua hal yaitu, komplekitas dinamis dan kompleksitas

detail. Kompleksitas detail ketika komponen atau sub-sistem yang dirancang tidak hanya banyak tetapi ditambah pula dengan multi-sourcing (multisupliers), multi-standar, multi-criteria dan lainnya. Dalam lingkup pengembangan perangkat lunak, rekayasa sistem adalah kegiatan untuk menentukan spesifikasi, rancangan, pengimplementasian, penyebaran dan pemeliharaan sistem sebagai suatu kesatuan. Sehingga rekayasa sistem atau lebih tepatnya rekayasa sistem berbasis komputer berhubungan dengan semua aspek pengembangan dan evolusi sistem kompleks dimana perangkat lunak memainkan peran utama.

3. Koperasi Undang-Undang No. 25 Tahun 1992 Bab I Pasal 1 mendefinisikan koperasi sebagai badan usaha yang beranggotakan orang-seorang atau badan hukum Koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip Koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasar atas asas kekeluargaan. Fungsi dan peran koperasi berdasarkan Undang-Undang No. 25 Tahun 1992 Bab III Pasal 4 adalah: 1. Membangun dan mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosialnya. 2. Berperan secara aktif dalam upaya mempertinggi kualitas kehidupan

manusia dan masyarakat. 3. Memperkokoh perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan perekonomian nasional dengan koperasi sebagai sokogurunya. 4. Berusaha untuk mewuujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional yang merupakan usaha bersama atas asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi.

4. Koperasi Bina Usaha Koperasi Bina Usaha berdiri sekitar tahun 1984 dengan anggota berjumlah kurang lebih 500 orang dengan modal berjumlah Rp 5.000.000,-. Pertama-tama unit usaha koperasi “Bina Usaha” hanya melayani kebutuhan anggota sehari-hari, kemudian meningkat ke unit simpan pinjam. Pada tahun 1986, Koperasi Bina Usaha baru mempunyai badan hukum dan unit usaha koperasi meningkat menjadi 4 macam yaitu : Pertokoan, Logistik (Beras + Gula), Simpan Pinjam dan Barang Titipan. Tahun 1988 unit usaha Koperasi Bina Usaha bertambah lagi barang investasi yaitu barang yang meliputi : - Meubeler (Meja, Kursi, Difan, Bufet dll). - Electronik (TV, Kulkas, Mesin Cuci dll). Karena dirasa unit ini memberi keuntungan besar maka usaha ini oleh pengurus lebih ditingkatkan dengan bertambahnya modal yang berasal dari pinjaman Bank Bukopin sebesar RP 25.000.000,-.

C. Alat Rekayasa Sistem

Dalam rekayasa sistem koperasi ini digunakan beberapa aplikasi yang dapat membantu dalam proses rekayasa baik terhadap database maupun terhadap program yang dirancang. Alat-alat yang digunakan yaitu sebagai berikut: 1. DBDesigner DBdesigner adalah salah satu aplikasi yang digunakan dalam membantu proses analisis yang terjadi selama perancangan sistem. DBdesigner digunakan dalam menganalisa sinkronisasi relasi antara tabel-tabel dengan database yang dirancang. Penggunaan DBdesigner ini bertujuan agar tidak terjadi redundansi data yang ada pada tabel-tabel yang digunakan dalam database.

2.

PHP (Personal Home Page) dan PHP MyAdmin Bahasa pemrograman PHP (PHP Hypertext Preprocessor) adalah bahasa

pemrograman yang bekerja dalam sebuah web server dan berfungsi sebagai pengolah data pada sebuah server. Script Data yang dikirim oleh pengunjung website atau komputer client akan diolah dan disimpan pada database web server dan dapat ditampilkan kembali apabila diakses. Untuk menjalankan kode-kode program PHP ini, file harus diunggah ke dalam server. Dengan menggunakan program PHP, sebuah website akan lebih interaktif dan dinamis. (MADCOMS. 2010).

3. MySQL MySQL adalah sebuah implementasi dari sistem manajemen basisdata relasional (RDBMS) yang didistribusikan secara gratis dibawah lisensi GPL (General Public License). Setiap pengguna dapat secara bebas menggunakan MySQL, namun dengan batasan perangkat lunak tersebut tidak boleh dijadikan produk turunan yang bersifat komersial. MySQL sebenarnya merupakan turunan salah satu konsep utama dalam basisdata yang telah ada sebelumnya, SQL (Structured Query Language). SQL adalah sebuah konsep pengoperasian basisdata, terutama untuk pemilihan atau seleksi dan pemasukan data, yang memungkinkan pengoperasian data dikerjakan dengan mudah secara otomatis. Kehandalan suatu sistem basisdata (DBMS) dapat diketahui dari cara kerja pengoptimasinya dalam melakukan proses perintah-perintah SQL yang dibuat oleh pengguna maupun program-program aplikasi yang

memanfaatkannya.

BAB III

ANALISIS SISTEM

3.1 Dokumen Flowchart
FLOWCHART DOKUMEN KOPERASI SEBELUM REKAYASA
KONSUMEN
START PERMINTAAN BARANG PERMINTAAN BARANG

PEGAWAI

ADMINISTRASI

KEPALA KOPERASI

STRUK PEMBELIAN

DATABASE

PENGOLAHAN PERMINTAAN BARANG

PENCATATAN LAPORAN TRANSAKSI

DATABASE

LAPORAN TRANSAKSI

LAPORAN TRANSAKSI

Gambar 5. Flowchart dokumen sebelum rekayasa

3.2 System Procedure Sistem yang digunakan pada koperasi Bina Usaha awalnya pelanggan atau anggota melakukan permintaan barang ke pegawai, kemudian pegawai akan menginput transaksi pembelian yang dilakukan oleh konsumen dan komputer akan mencetak struk pembelian tersebut. Setelah itu transaksi pembelian akan diberikan kepada administrator yang bertugas menginput dan mengolah transaksi-transaksi tersebut ke database dan nantinya akan menghasilkan output berupa transaksi untuk diberikan kepada kepala koperasi. laporan

3.3 User Requirement a. Tahap Pembuatan Pihak yang terlibat dalam pembuatan adalah: 1. Sistem Analis, yaitu orang yang menganalisis dan merekayasa sistem yang akan dipergunakan didalam koperasi. 2. Programmer, yaitu sebagai pembuat program berdasarkan spesifikasi proses yang telah ditetapkan oleh perancang aplikasi. b. Tahap Implementasi Pihak yang terlibat dalam proses implementasi sistem adalah: 1. Administrator, adalah level yang paling tinggi yang dapat mengakses semua menu yang ada dalam program aplikasi. User admin dapat menambah, menghapus ataupun mengedit semua data yang terdapat pada database 2. Pegawai (Kasir), memiliki hak akses yang terbatas hanya melihat data barang, anggota, melayani semua transaksi dan melihat laporan persediaan barang dalam database.

3.4 Software Requirement Perangkat lunak komputer adalah komponen-komponen dalam sistem pengolahan data berupa program-program untuk mengontrol kerja sistem komputer. Program-program tersebut meliputi: Appserv, MySQL,PHP, Browser.

BAB IV

DESAIN SISTEM

4.1 Context Diagram

Gudang

Data Permintaan Barang

Data Pesanan Barang Data Barang

0
Data Login User

Konsumen

Data Permintaan Barang Data Pembayaran Faktur Penjualan

SISTEM PENJUALAN DAN PEMBELIAN KOPERASI BINA USAHA

Kepala Koperasi
Laporan Penjualan Laporan Pembelian Laporan Barang Laporan Pemasok Laporan Pemesanan

Data Pembelian

Data Pemasok Faktur Pembelian

Pemasok

Gambar 6. Diagram Context

4.2 Data Flow Diagram DFD Level 1
1
Data Login Input Data Login

Login

D1

Login

2

Konsumen

Data Permintaan Barang

Penjualan

Data Penjualan Data Barang

D2

Penjualan

Data Permintaan Barang

Data Anggota

D8

Anggota

D3

Barang

Data Barang

3

Gudang

Data Pemesanan

Pemesanan

Data Barang Data Pesanan

D4

Pemesanan

Data Pesanan

D5

Pemasok

4

Data Pemasok Data Pembelian

Pemasok Koperasi

Data Pembelian Data Pemasok

Pembelian

D6

Pembelian

Faktur Pembelian Pembayaran Pembelian Data Pembayaran

5
Data Penjualan

Faktur Pembelian Data Pembelian Data Pembayaran

Faktur Penjualan

Pembayaran

Data Pembayaran

D7

Pembayaran

Kepala Koperasi

Laporan Pembelian Laporan Pemasok Laporan Pemesanan Laporan Barang Laporan Penjualan

6 Pelaporan

Data Pembelian Data Pemasok Data Pemesanan Data Barang Data Penjualan

Gambar 7. DFD Level 1

Diagram Rinci Proses 2
2.1P

Konsumen

Data Permintaan Barang

Cek Data Barang

Data Barang

D3

Barang

Data Anggota

D8

Anggota

2.2P Input Data Penjualan
Data Barang Data Penjualan

2.3P Buat Data Pembayaran Data Penjualan D2 Penjualan

Gambar 8. Diagram rinci proses 2

Diagram Rinci Proses 3
Data Permintaan Barang

D2

Penjualan

Data Permintaan Barang Data Barang

3.1P Cek Data Barang
Data Barang

D3

Barang

3.2P Gudang
Data Pemesanan

Input Data Pemesanan

Data Barang Data Pemesanan

3.3P Cetak Data Pemesanan
Data Pemesanan

D4

Pemesanan

Gambar 9. Diagram rinci proses 3

Diagram Rinci Proses 4
Data Pemesanan Barang

D4

Pemesanan

4.1P

Pemasok

Data Pembelian

Input Data Pembelian

Data Pembelian

D6

Pembelian

4.2P
Data Pemasok

Input Data Pemasok

Data Pemasok

D5

Pemasok

Gambar 10. Diagram rinci proses 4

Diagram Rinci Proses 5
5.1P

Konsumen

Data Pembayaran

Pembayaran Penjualan Barang

Data Penjualan

D2

Penjualan

Data Pembayaran

5.2P
Faktur Penjualan

Cetak Faktur Penjualan

Data Pembayaran

D7

Pembayaran

5.3P

Pemasok

Data Pembayaran Pembelian

Pembayaran Pembelian Barang

Data Pembelian

D6

Pembelian

Data Pembayaran Pembelian

5.4P
Faktur Pembelian

Cetak Faktur Penjualan

Faktur Pembelian

Gambar 11. Diagram rinci proses 5

Diagram Rinci Proses 6
6.1P

Kepala Koperasi

Laporan Penjualan

Laporan Penjualan

Data Penjualan

D2

Penjualan

6.2P
Laporan Barang

Laporan Barang

Data Barang

D3

Barang

6.3P
Laporan Pemesanan

Laporan Pemesanan
Laporan Pemasok

Data Pemesanan

D4

Pemesanan

6.4P
Laporan Pembelian

Laporan Pemasok

Data Pemasok

D5

Pemasok

6.5P Laporan Pembelian
Data Pembelian

D6

Pembelian

Gambar 12. Diagram rinci proses 6

4.3 Data Dictionary Adapun kamus data pada sistem yang diusulkan, berdasarkan pada DFD diatas adalah sebagai berikut. 1. Nama arus data : Penjualan. Keterangan : Merupakan data barang yang tetjual. Arus data : Konsumen – P2, P2-Penjualan, Penjualan-P6. Frekuensi : Setiap melakukan penjualan barang kepada konsumen. Struktur Data : kd_penjualan, tgl_penjualan, kd_barang, nm_barang, jns_barang, jml_barang, sub_total, tot_bayar. 2. Nama arus data : Data Barang. Keterangan : Merupakan data barang pada koperasi Arus data : P2-Barang, Barang-P3, Barang-P6. Frekuensi : Setiap melakukan pengecekan dan pembelian barang. Struktur Data : kd_barang, nm_barang, jns_barang, jml_barang, harga_barang, keterangan_barang. 3. Nama arus data Keterangan Arus data Frekuensi Struktur Data telp_pemasok. : Data Pemasok. : Merupakan data pemasok koperasi. : Pemasok Koperasi-P4, P4-Pemasok. : Setiap melakukan pembelian barang. : kd_pemasok, nm_pemasok,

almt_pemasok,

4. Nama arus data : Data Pemesanan. Keterangan : Merupakan daftar pemesanan barang. Arus data : P3-Pemesanan, Pemesanan-P4, Pemesanan-P6. Frekuensi : Setiap melakukan pemesanan barang. Struktur Data : kd_pesan, tgl_pesan, kd_barang, nm_barang, jns_barang, jml_pesan, keterangan. 5. Nama arus data : Data Pembelian. Keterangan : Merupakan data pembelian barang ke pemasok. Arus data : P4-Pembelian, Pembelian-P5, Pembelian-P6 Frekuensi : Setiap melakukan pembelian barang ke pemasok. Struktur Data : kd_faktur, tgl_beli, kd_pemasok, nm_pemasok, kd_barang, nm_barang, jns_barang, jml_beli, sub_total, total_beli.

6. Nama arus data : Laporan Barang. Keterangan : Merupakan informasi data barang. Arus data : P6-Kepala Koperasi Frekuensi : Setiap informasi barang yang minim. Struktur Data : kd_barang, nm_barang, jns_barang, harga_barang, keterangan. 7. Nama arus data Keterangan Arus data Frekuensi Struktur Data satuan, total.

jml_barang,

: Laporan Penjualan. : Merupakan informasi data penjualan. : P6-Kepala Koperasi : Setiap informasi per-periode penjualan barang. : kd_penjualan, tgl_penjualan, kd_barang, nm_barang,

8. Nama arus data : Laporan Pembelian. Keterangan : Merupakan informasi data pembelian barang. Arus data : P6-Kepala Koperasi Frekuensi : Setiap informasi per-periode pembelian barang. Struktur Data : kd_pembelian, kd_pesan, tgl_beli, kd_pemasok, nm_pemasok, total_beli. 9. Nama arus data Keterangan Arus data Frekuensi Struktur Data : Laporan Pemesanan. : Merupakan informasi pemesanan barang yang akan diberikan ke bagian pembelian. : P6-Kepala Koperasi : Setiap informasi pemesanan barang. : kd_pesan, tgl_pesan, kd_barang, nm_barang, jml_pesan.

4.4 Entity Relationship Diagram

Gambar 13. ERD sistem login

Gambar 14. ERD sistem

4.5 Database Structure Database Koperasi 1. Tabel Login a. Username / status_pegawai : varchar(45), notnull, PK b. Password : varchar(255), notnull 2. TabelPegawai a. Id_pegawai : int, notnull, PK b. Nama_pegawai : varchar(255), notnull c. Alamat_pegawai : varchar(255), null d. Tlpn_pegawai : int, null e. Status_pegawai : varchar(45), notnull 3. Tabelpemasok a. Id_pemasok : int, notnull, PK b. Nama_pemasok : varchar(255), notnull c. Alamat_pemasok : varchar(255), null d. Tlpn_pemasok : int, notnull 4. TabelAnggota a. Id_anggota : int, notnull, PK b. Nama_anggota : varchar(255), notnull c. Alamat_anggota : varchar(255), null d. Tlpn_anggota : int, null e. Status_anggota : varchar(255), notnull 5. TabelBarang a. Kode_barang : int, notnull, PK b. Nama_barang : varchar(255), notnull c. Jumlah_barang : int, notnull d. Jenis_barang : varchar(255), notnull e. Harga_barang : int, notnull f. Satuan_barang : int, notnull g. Keterangan_barang : varchar(255), notnull

6. TabelPenjualan a. Kode_penjualan : int, notnull, PK b. Tanggal_penjualan : DateTime, notnull c. Kode_barang : int, notnull d. Nama_barang : varchar(255), notnull e. Jumlah_barang : int, notnull f. Jenis_barang : varchar(255), notnull g. Sub_total : int, notnull h. Tot_bayar : int, notnull 7. Tabelpemesanan a. Kode_pesan : int, notnull, PK b. Tglpesan : DateTime, notnull c. Kode_barang : int, notnull d. Nama_barang : varchar(255), notnull e. Jenis_barang : varchar(255), notnull f. Jumlah_pesan : int, notnull g. Keterangan : varchar(255), notnull 8. Tabelpembelian a. Kode_faktur : int, notnull, PK b. Tanggal_beli : DateTime, notnull c. Jumlah_beli : int, notnull d. Sub_total : int, notnull e. Total_beli : int, notnull f. kode_pemasok : int, notnull, PK g. Nama_pemasok : varchar(255), notnull h. Nama_barang : varchar(255), notnull i. Kode_barang : int, notnull j. Jenis_barang : varchar(255), notnull

4.6 System Flowchart
DATA PEMASOK DATA PEMESANAN DATA PEMBELIAN DATA BARANG DATA PENJUALAN

INPUT DATA PEMASOK

INPUT DATA PEMESANAN

INPUT DATA PEMBELIAN

INPUT DATA BARANG

INPUT DATA PENJUALAN

PENGOLAHAN DATA PEMASOK

PENGOLAHAN DATA PEMESANAN

PENGOLAHAN DATA PEMBELIAN

PENGOLAHAN DATA BARANG

PENGOLAHAN DATA PENJUALAN

PEMASOK

PEMESANAN

PEMBELIAN

BARANG

PENJUALAN

PEMBUATAN LAPORAN DATA PEMASOK

PEMBUATAN LAPORAN DATA PEMESANAN

PEMBUATAN LAPORAN DATA PEMBELIAN

PEMBUATAN LAPORAN DATA BARANG

PEMBUATAN LAPORAN DATA PENJUALAN

LAPORAN DATA PEMASOK

LAPORAN DATA PEMESANAN

LAPORAN DATA PEMBELIAN

LAPORAN DATA BARANG

LAPORAN DATA PENJUALAN

Gambar 15. System Flowchart

4.7 Program Flowchart

Mulai

T Proses == Penjualan ?

Input Data Pembelian dan Pembayaran

Y Input transaksi Proses Data Pembelian

T

Barang tersedia ?

Y Proses Data Penjualan

Pembayaran

Buat Bukti Pembayaran

Bukti Pembayaran

Pembuatan Laporan

Selesai

Gambar 16. Program Flowchart

4.8 Document Flowchart
FLOWCHART DOKUMEN KOPERASI SESUDAH REKAYASA
KONSUMEN ADMINISTRASI KEPALA KOPERASI
CETAK LAPORAN PENJUALAN

PEMASOK

PERMINTAAN BARANG

PERMINTAAN BARANG

PERMINTAAN BARANG

T

VALIDASI STOK BARANG

LAPORAN PENJUALAN

LAPORAN PENJUALAN

Y
INPUT DATA PENJUALAN CETAK LAPORAN PEMBELIAN

DATABASE

LAPORAN PEMBELIAN

LAPORAN PEMBELIAN

CETAK NOTA BUAT DAFTAR PERMINTAAN BARANG

NOTA

NOTA DAFTAR PERMINTAAN BARANG DAFTAR PERMINTAAN BARANG

TANDA TANGAN

DAFTAR PERMINTAAN BARANG INPUT DATA PEMBELIAN

DAFTAR PERMINTAAN BARANG

DAFTAR PERMINTAAN BARANG

NOTA (1) NOTA (2)

NOTA (1) NOTA (2)

TANDA TANGAN

NOTA (2)

NOTA (1) NOTA (2)

NOTA (1)

Gambar 17. Document Flowchart setelah rekayasa

4.9 Technology Berikut merupakan spesifikasi dari teknologi yang digunakan pada sistem. Pengguna Kasir dan Pegawai Nama Barang Komputer Spesifikasi Acer M3985 i3 Win7HB / DT.SJQSN.004. Intel Core™ i3-2120 processor (3.30GHz, 3M 1333 Mhz FSB), 2Gb DDR3 1333Mhz, 500GB SATA, 15.6", Windows 7 Home Basic. Barcode Scanner Reader Laser Axopos (Auto Scan ) BS12 Barcode Thermal Label Argox OS-214 Plus USB Cable, Serial Cable, Power Supply Adaptor, CD (driver), Box. IBM System X3500 M3 Tower (7380 - 62A) Intel Xeon Quad Core E5640 (2.66 GHz, 1066 MHz, L2 Cache 12MB), 8 GB DDR3, 146 GB 10K 2.5" HS SAS, VGA Matrox G200 16 MB, DVD-ROM, Dual Gigabit Ethernet, Tower, 3-Year Limited Warranty, Microsoft® Windows® Server 2008 R2 / Red Hat Enterprise Linux® / SUSE Linux Enterprise / VMware ESX and ESXi

Kasir

Alat Barcode

Pegawai

Print Barcode

Admin

Komputer Server

4.10 Interface Berikut merupakan interface dari hasil rekayasa sistem. Tampilan Login

Gambar 18. Tampilan Login Tampilan awal

Gambar 19. Tampilan awal

Tampilan Master Barang

Gambar 20. Tampilan input data barang

Tampilan Master Supplier

Gambar 21. Tampilan input data pemasok

Tampilan Transaksi Penjualan

Gambar 22. Tampilan input transaksi penjualan

Tampilan Transaksi Pembelian

Gambar 23. Tampilan input transaksi pembelian

Tampilan Laporan

Gambar 24. Tampilan laporan

Berikut merupakan interface dari rancangan website koperasi.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->