Anda di halaman 1dari 4

review dari buku "Teaching Music in the 21st Century".

(Tokoh, Metode, dan Penggunaannya)

METODE KODALY

A. Zoltan Kodaly Kodaly, memiliki nama lengkap Zoltan Kodaly. Ia lahir pada tanggal 16 Desember 1882 di Kecskemet, Hungaria. Kodaly merupakan seorang cendekiawan di bidang etnomusikologi, pendidikan, filsafat, dan linguistik (bahasa). Gelar akademik Ph.D Kodaly diraih di Franz Liszt Academy dalam bidang Linguistik-Bahasa Hungaria dan Jerman. Kodaly dan Bartok bersama-sama mengumpulkan lagu-lagu rakyat Hungaria. Karya musik Kodaly yang terkenal, dua diantaranya yaitu Dance of Marossek dan Dance of Galanta. Kodaly juga menjabat sebagai President International Society for Music Council dan President International Society for Music Education. Semasa hidupnya Kodaly banyak berkarya dan memiliki peran serta pengaruh yang besar dalam dunia pendidikan musik. Kodaly wafat pada 16 Maret 1967. Ia merupakan seorang komponis untuk musik opera, musik vokal, dan musik orkestra. Karya-karyanya banyak dipengaruhi oleh lagu-lagu rakyat. B. Beberapa Fakta Penting Kodaly hidup pada masa Perang Dunia II yang akhirnya merubah tatanan hidupnya dan juga berpengaruh pada kariernya termasuk dalam hal bermusik. Metode Kodaly sebenarnya bukan sebuah pendekatan dengan cara tertentu, akan tetapi Metode Kodaly adalah sebuah kumpulan pendekatan yang sudah ada dan diterapkan oleh Zoltan Kodaly dalam pengajaran yang dilakukannya. Menjadi tersebar disebabkan oleh peran dari kolega dan teman-temannya yang menganggap pendekatan yang dilakukan Zoltan Kodaly sangat efektif, pertama kali dipergunakan di Hungaria pada tahun 1940-an. Beberapa pendekatan pengajaran musik yang digunakan oleh Zoltan Kodaly antara lain adalah: Teknik Solfa, Hand Signing, dan Rhythm Sylables dimana masing-masing pendekatan tersebut sudah ada sebelumnya dan dirangkum oleh Zoltan Kodaly dalam satu penerapan. Kumpulan pendekatan tersebut pada akhirnya dinamakan Metode Kodaly. C. Filosofi Dasar a. Pada dasarnya setiap manusia mampu berbahasa, karena alasan itu juga Kodaly berfikir bahwa manusia mampu bermusik. b. Bernyanyi merupakan pondasi terbaik dalam bermusik (untuk anak kecil, bernyanyi sejajar dengan berbicara). c. Pendidikan musik sangat efektif dimulai sejak usia dini/muda/kanak-kanak. d. Menggunakan bahasa ibu dan dialek daerah setempat atau materi-materi local wisdom. Penggunaan materi belajar dengan menggunakan lagu rakyat yang memiliki dialek dari bahasa ibu merupakan sarana yang memudahkan penyampaian pesan atau instruksi (match antara bahasa dan lagu). e. Menggunakan lagu rakyat dan karya musik yang memiliki artistik tinggi dalam pengajarannya. Lagu rakyat yang memiliki tingkat artistik yang tinggi akan membuat

anak sadar akan potensi kelokalan yang ada pada daerahnya, sehingga akan memperbesar rasa nasionalisme. f. Berkaitan dengan kurikulum, musik digunakan sebagai dasar atau basis untuk pendidikan. D. Tujuan Pelatihan (Obyektifitas) a. Membangun musikalitas pada setiap anak. b. Memahami bahasa musik dengan cara: membaca, menulis, dan mencipta dengan bahasa musik. c. Menciptakan budaya musik pada anak-anak melalui pengetahuan lagu rakyat dari bahasa dan budayanya. d. Memperkenalkan musik seni kepada anak-anak melalui apresiasi dan presentasi. E. Pendekatan yang dilakukan a. Semua materi atau bahan ajar harus disesuaikan dengan kemampuan anak-anak. b. Ritmikal, secara ritmikal anak-anak cenderung melakukan gerakan seperti berlari, meloncat, bergoyang, sehingga lagu yang dipergunakan memiliki corak ritmik duple, quadruple, compound duple (diluar duple kurang natural). c. Bentuk lagu, harmoni, tempo, dan dinamik dipergunakan secara hirarki.

A. Alat/ Tools yang digunakan dalam Metode Kodaly meliputi:

a.

1. Tonic Solfa Do, sebagai pusat tonal dari tangga nada Mayor (do re mi fa sol la ti do).

do

re

mi

fa

sol

la

ti

do

b.

La, sebagai pusat tonal dari tangga nada Minor (la ti do re mi fa sol la).

la

si

do

re

mi

fa

sol

la

2. Hand Signing: penandaan nada serta tinggi rendah suara melalui tanda dan gerakan tangan

3.

Rhythm Duration Syllables: Ritmik yang diikuti suku kata