Anda di halaman 1dari 10

Manfaat Daun Enceng Gondok Untuk Ayam

Daun enceng gondok sering dianggap remeh bagi sebagian besar orang. Namun dalam bidang peternakan ayam kampung dan ternak lainnya daun enceng gondok memiliki nilai ekonomis dan efektif untuk budidaya ayam kampung. Penambahan daun enceng gondok dirasa penting demi menghemat biaya pakan. Dalam hal ini dikarenakan daun enceng gondok adalah tanaman dengan perkembangan sangat cepat namun dapat dijumpai di sekitar kita. Bahkan dapat dikatakan untuk mendapatkan daun enceng gondok adalah dengan harga yang murah bahkan gratis dan tidak akan habis. Apa saja manfaat daun enceng gondok untuk ternak, mari kita bahas bersama

Tentang
Daun enceng gondok (Eichornia Crassipes) adalah tanaman air dan biasa tumbuh pada permukaan air seperti di kolam, sungai, rawa, danau, dan beberapa tempat dengan genangan air lainnya. Di berbagai daerah tanaman enceng gondok ini sering dianggap sebagai hama dengan pertumbuhan dan perkembangan tanaman ini cukup cepat sehingga banyak orang ingin membersihkannya. Banyak anggapan bahwa sungai-sungai yang terdapat tanaman enceng gondok ini dapat menyebabkan mampetnya saluran air dikarenakan dapat menimbulkan tumpukan sampah.

Kegunaan
Digunakan sebagai bahan kerajinan tangan serta meubel Digunakan sebagai pakan ternak seperti ayam, bebek, kambing dan ternak lainnya Digunakan sebagai pelindung kolam dari pemangsa ikan Digunakan sebagai bahan baku pembuatan pupuk tanaman Mampu menyembuhkan penyakit tertentu (dalam penelitian) Dapat digunakan sebagai sayur dan aman dimakan manusia Dalam hal ini kami ingin mengulas tentang pemberian bahan dasar enceng gondok demi mengoptimalkan produksi telur ayam kampung. Menurut Far Wu daun enceng gondok ini sudah dibuktikan pada bebek dengan kualitas telur yang semula 57,7 setelah diberi campuran daun enceng gondok mencapai 59,19 gr/butir. Dengan mengacu hal tersebut kami mencoba memberikan irisan daun enceng gondok ke dalam ransum ayam kampung.

Menurut Balitnak Manfaat Daun Enceng Gondok Untuk Ayam Kampung


1. Kalsium daun lebih tinggi dari pada akar dan batang Fungsi kalsium yaitu menetralkan asam organik hasil metabolisme seperti asam oksalat berupa racun bagi ternak itu sendiri 2. Kandungan karoten daun lebih tinggi sekitar (109.000 UI/100gr) Fungsi karoten tinggi mampu menggantikan konsentrat protein daun (pengganti bekatul) 3. Provitamin A Fungsi provitamin ini berguna untuk menambah warna kuning telur 4. Protein Protein dalam daun enceng gondok berupa protein kasar sebanyak 40% sedangkan sisanya protein murni setara dengan kedelai dan susu.

Pemberian
Untuk pedaging maksimal 10% Untuk petelur maksimal 16% Balitnak menegaskan bahwa pemberian daun enceng gondok tidak mempengaruhi pertumbuhan dan produktivitas ayam kampung asalkan pemberian daun masih dalam keadaan segar (hijau) tentu dicampur

dengan bahan pakan lainnya. Kami menginformasikan bahwa pemberian daun enceng gondok ini berakibat pada warna kotoran ayam berwarna sedikit kehitaman. Dalam hal ini kami menganjurkan pemberian minum menggunakan manfaat air gula jawa sebagai penambah asam untuk daun enceng gondok ini. Anda bisa melihat dan mengunduh file artikel di atas dari balitnak. Untuk download artikel silahkan menuju ke halaman berikut. Jika sudah tekan save!

Manfaat Air Gula Jawa Untuk Ayam Kampung


Sahabat ternak, musim hujan kini telah tiba dan hujan pun setiap hari. Terkadang mulai pagi sudah turun hujan hingga malam. Tentu stamina atau daya tahan tubuh menjadi berkurang akibat cuaca dingin. Belum lagi masalah penyakit sering muncul pada musim penghujan. Pemberian obat ataupun jamu dirasa wajib diberikan demi suksesnya pemeliharaan ayam kampung. Untuk artikel ini kami ingin mengulas tentang manfaat air gula jawa untuk ayam kampung. Dengan tujuan menjaga dan menambah daya tahan tubuh ayam kampung. Dan berikut pengetahuan dan hasil percobaan kami di peternakan ayam kampung kami.

Tentang Gula Jawa


Gula Jawa atau sering disebut juga gula merah, dan ada sebutan unik yaitu gula mangkok adalah sejenis bahan makanan untuk memberi rasa manis pada masakan. Di beberapa negara ada sebutan lain yaitu : Gula Merah (Indonesia), Gula Jawa (Jawa), Panocha (Filipina), Mot-Choi-Duong (Vietnam), Koko-to (Jepang), Au-tung (Thailand), dan Tur (India). Gula jawa terbuat dari bahan nira sementara nira tersebut adalah cairan yang keluar dari bunga pada pohon palma seperti kelapa, aren, dan siwalan serta tebu serta bahan lain. Tahukah anda manfaat air gula jawa untuk ayam kampung? Mari kita teliti lebih jauh!

Nutrisi Gula Jawa (sajian 100 g)


Energi (kkal) : 386 Protein (g) : 3,0 Karbohidrat (g) : 76,0 Lemak (g) : 10 Kalsium (mg) : 76 Fosfor (mg) : 37 Besi (mg) : 37 dan lain sebagainya

Tujuan Pemberian Gula Jawa


1. Meningkatkan stamina dan daya tahan tubuh 2. Menambah nutrisi/sumber energi dalam ransum untuk DOC pada air minum agar mudah diserap. 3. Mengatasi dehidrasi pada ayam atau DOC 4. Menambah berat badan ayam kampung pedaging 5. Mencegah kematian pada ayam kampung.

Alasan Pemberian Air Gula Jawa


1. Air gula jawa dimaksudkan untuk menyuplai sumber energi mudah diserap untuk DOC. (Taxton at al (1974) 2. Kandungan nutrisi air gula jawa berupa sukrosa dan glukosa mampu mensuplai sumber energi dan nutrisi lain berfungsi untuk menambah stamina ayam kampung 3. Menambah nutrisi belum tersedia pada ransum ayam

Pemberian Air Gula Jawa Pada Ayam Kampung


Cara kami memberikan air gula jawa pada ayam adalah : 1. Ambil gula jawa sebesar 1 sendok makan (boleh berupa serbuk) 2. Tambahkan ke dalam 1 gelas air (200 ml) 3. Tambahkan lengkuas (jawa : laos) 1 siung atau sebesar jari 4. Seduh hingga matang dan pemberian pada air minum. 5. Dosis adalah sehari 1 x. Ukuran ideal adalah 2% dari jumlah air, misalnya kita akan melarutkan air gula jawa sebanyak 100 liter maka kebutuhan gula jawa adalah 2 kg.

Hal-hal perlu diperhatikan dalam pemberian air gula jawa


1. Campurlah beberapa bahan lain agar air gula jawa tidak dimasuki semut dengan lengkuas atau laos tadi atau bawang putih dan kunyit. 2. Pemberian boleh dilakukan pagi atau sore saja asalkan 1 x sehari 3. Pemberian diberikan pada musim dingin (penghujan) dan ketika ayam kelihatan lemas 4. Pemberian air gula jawa pada musim panas dapat menimbulkan konsumsi makanan menjadi sia-sia karena aktifitas ayam menjadi hiperaktif. Banyak pendapat bermunculan tentang manfaat air gula jawa atau gula merah ini. Maka dari itu kami mengambil kesimpulan bahwa inti pemberian air gula jawa pada ayam adalah untuk menjaga dan menambah stamina/daya tahan tubuh saat cuaca ekstrim (musim penghujan). Namun pada konsisi ayam sehat, pemberian air gula jawa tidak akan berpengaruh negatif pada ayam kampung. Akhir kata majulah peternakan Indonesia!

Manfaat Daun Sirih Untuk Ayam


Manfaat Daun Sirih Untuk Ayam
Ditulis Oleh AH MA D MA RY UK I on FR ID AY , AU GU ST 31, 2012 PAD A 10:16 PM

Manfaat daun sirih untuk ayam kampung memang sudah banyak peternak yang tahu. Seperti bahan herbal lain bahwasanya daun sirih merupakan tanaman obat yang mujarab bagi hewan. Tidak hanya untuk ayam kampung manusia saja menggunakan daun sirih sebagai pengobatan. Berikut penjelasan dan pengalaman penulis tetang daun sirih tersebut Kasiat daun sirih untuk peternakan :

1. Mengobati Luka/pendarahan
Biasanya digunakan pada ayam yang terkena masalah akibat kanibalisme, bertarung, maupun akibat luka masalah perkandangan. Contoh setelah ayam dipatuk (cocok juga diberikan saat ayam setelah diadu biasanya mata ayam sedikit kering dan berdarah) Dengan memberikan air daun sirih ini mata ayam kembali cerah dan bening

2. Sebagai pestisida alami


Daun sirih dapat dijadikan pestisida atau obat semprot kandang yang bisa dicampur dengan obat lain. Biasanya dicampur untuk menyemprot tempat bertelur ayam agar bebas dari hama penghisap seperti nyamuk dll.

3. Penghilang bau kotoran ayam


Memang daun sirih tidak begitu ampuh untuk menghilangkan bau pada kotoran ayam namun dengan manfaat daun sirih yang mempunyai fungsi memperlancar pencernaan dan membunuh bakteri saya rasa cukup bermanfaat

4. Pakan Organik
Daun sirih aman dikonsumsi bagi manusia ataupun hewan khususnya ayam kampung. Jadi pemberian pakan untuk ayam bila menggunakan sistem organik dapat pula diberikan kepada ayam.

5. Menghilangkan Ngorok pada ayam


Saya sudah mencoba memberikan air rebusan daun sirih pada ayam yang ngorok selama 1 bulan. Alhamdulillah sekarang sudah sembuh. Tentu dicampur dengan jeruk nipis dan air hangat. Pengobatan dan pemeliharaan ayam menggunakan daun sirih dapat dari dalam maupun dari luar tubuh. Jika sahabat menggunakan daun sirih untuk bagian tubuh luar bisa langsung ditumbuk dan dicampur dengan air. Namun jika diberikan pada pakan atau air minum disarankan untuk memasaknya terlebih dahulu. Atau paling tidak direbus Jika pemberian daun sirih untuk pakan tidak direbus maka ayam akan keracunan. Paling parah adalah ayam menjadi gila. Dosis adalah 1/2 daun sirih ukuran besar. Disarankan pemberian daun sirih dari dalam tubuh diberikan pada ayam dara atau ayam dewasa

Manfaat Kunyit Untuk Ayam Kampung


Manfaat kunyit untuk ayam kampung sangat beragam sekali khususnya sebagai kesehatan ayam. Selain bawang putih kunir juga dipercaya menyembuhkan atau mengurangi gejala-gejala masalah pada ayam. Berikut ini sedikit ulasan tentang kegunaan kunir di bidang peternakan khususnya ternak ayam kampung Adapun manfaat kunyit untuk ayam yaitu : 1. Menambah nafsu makan Pemberian kunyit atau kunir merupakan langkah tepat dimana ayam mulai kekurangan nafsu makan 2. Antibiotik (vaksin) Bagi ayam organik khususnya ayam kampung pemberian vaksin digantikan oleh kunir 3. Diare Kunyit dipercara mengurangi mencret pada ayam. Diare pada ayam diakibatkan oleh minum yang terlalu banyak dan penyebab lainnya. Untuk itu pemberian kunir adalah pilihan yang tepat untuk mengobati diare 4. Lesu Ayam anda lesu atau kurang bergairah? Atau ayam anda terlihat murung? Cobalah memberi kunyit 1/4 siung kecil dan masukkan utuh tanpa di tumbuk untuk ayam dewasa. Dijamin manjur Sekiranya itu manfaat dari kunyit untuk ayam kampung. Jika sahabat memiliki tips lain mengenai kunir ini mohon berbagi dengan yang lain di kotak komentar

Manfaat Bawang Putih Untuk Ayam Kampung


Manfaat bawang putih untuk ayam kampung pada dasarnya untuk penyembuhan. Disamping sebagai jamu ayam, bawang putih juga dipergunakan untuk mengobati beberapa masalah yang terjadi pada ayam. Berikut ini adalah khasiat dari bawang putih untuk ayam kampung.

1. Mengurangi diare
Ayam yang sedang mengalami diare karena beberapa faktor seperti cuaca dll, saya menyarankan memberi bawang putih agar kotoran tidak encer. Dengan ayam mengkonsumsi bawang putih maka sistem pencernaan akan lancar.

2. Meningkatkan ketahanan tubuh


Dalam suhu yang tidak stabil atau pergantian musim tentu ketahanan tubuh ayam juga berbeda-beda. Untuk meningkatkan daya tahan tubuh akibat cuaca. Pemberian bawang putih dapat menambah suhu tubuh. Allicin yang terkandung dalam bawang putih merupakan senyawa anti jamur. Ini menyebabkan ayam menjadi tahan terhadap serangan bakteri maupun virus. Bawang putih juga dapat menyembuhkan flu pada ayam. Memperbaiki atau mengobati bagian tubuh ayam yang luka

3. Mengobati sakit pada telinga


Tentu penyakit pada telinga ayam memang sulit dikenali dengan jarangnya dijumpai penyakit pada telinga. Namun dalam hasil pengalaman saya, pemberian cairan bawang putih pada telinga dapat

menurunkan ayam yang stress akibat suara bising (petasan bulan puasa). Cara pemberian bawang putih untuk jamu yaitu dengan memotong kecil-kecil sebagai ransum atau pakan atau diblender dan dimasukkan ke dalam air minum. Dosis yaitu kurang lebih 1/4 siung untuk 1 ekor ayam dewasa. Itulah beberapa manfaat bawang putih untuk ayam kampung. Sekiranya sahabat ternak memiliki tips seputar bawang putih sebagai jamu ayam, mohon berbagi di kotak komentar. Terima kasih.

Tips supaya anak ayam kampung tumbuh besar dengan cepat


Tips supaya anak ayam kampung tumbuh besar dengan cepat - Sejak tahun 2000-an yang lalu saya sudah memulai beternak ayam secara intensif, walau dengan jumlah tidak terlalu banyak, yah...kira-kira dulu seratusan ekor lah..., kalau sekarang tinggal puluhan, habis waktunya tidak sesempat seperti dulu dan terutama maklum, gak punya modal, sih....hehe...Pertama, saya beternak ayam arab petelur, ayam kampung, ayam pelung dan ayam hutan. Nah, sekarang populasi ayam kampung super saya banyakin. Ayam kampung super saya merupakan silangan dari ayam lingnan dengan ayam kampung lokal. Artikel ini merupakan lanjutan dari artikel saya sebelumnya tips praktis-beternak-ayam-kampung-super-seripeternakan. Walau dengan ransum makanan/pakan seadanya, pertumbuhannya tetap lebih cepat dibanding dengan ayam kampung biasa. Saya sengaja tidak memberi pakan melulu pakan jadi seperti Ayam pedaging) karena pasti citarasa daging yang dihasilkan menjadi lembek, tidak kenyal, kurang berserat dan kadar lemaknya/kolesterol tinggi, mirip daging ayam pedaging ras. (sekarang banyak dijual ayam kampung tetapi diberi pakan mirip ayam ras pedaging, silakan anda rasakan apakah sama citarasanya dengan ayam kampung asli ?, maaf ini bukan pertanyaan provokatif, tapi perlu kiranya diteliti apakah ada perbedaan kandungan nutrisi daging ayam, kadar kolesterol, sifat fisis dan kimia daging pada ayam kampung lokal dengan ayam kampung yang diberi pakan sama dengan ayam ras pedaging). Nah, berikut ini saya akan memberikan tips untuk anda cara cepat membesarkan anak ayam kampung super dengan citarasa daging mendekati atau bahkan mirip dengan ayam kampung lokal. Ini dia... 1. bibit ayam kampung yang kita pelihara haruslah ayam kampung super yang cepat besar, seperti yang saya punya contohnya. Supaya perttumbuhan cepat dan bisa dipacu 2. usahakan kandang yang digunakan sistem umbaran, jangan di kandang batere. Lebih baik lagi, alasnya tanah sehingga ayam bebas berkeliaran dan dalam kandang tersebut buatlah tangkringan ayam dari kayu atau bambu, kan ayam suka lompat, loncat dan nagkring, ini akan melatih otot ayam sehingga relatif kekar. 3. nah ini yang terpenting, rekayasa ransum. Maksud saya begini, tidak usah pake teori yang canggihcanggih. Kita tau kalo supaya ayam cepat besar, intinya ransum harus mengandung protein tinggi. Nah, protein ini bisa dicari dengan pakan pabrik (mis BR 1), atau kalo di desa saya "amis-amisan" dari ikan atau yuyu, keong atau tepung ikan. Untuk praktisnya, saya mending beli BR 1. Komposisi ransum yang saya gunakan adalah : - anak ayam umur 0 - 25 hari = 100 % BR 1. Pada umur ini jangan lupa, beri lampu/penerangan, selain supaya hangat juga bisa makan di malam hari. Dan juga air minum diberi rebusan sayuran, contoh daun pepaya atau temu-temuan untuk menjaga kesehatan tubuh, anti cacing dan menjaga nafsu makan. - umur 25 hr - 2 bulan = 30 % BR 1 : 30 % jagung giling halus : 40 % dedak padi halus. Pada umur ini lampu sudah bisa dikurangi bertahap.

- umur 2 bulan keatas = 20 % konsentrat daging : 30 % jagung : 40 % dedak padi : 5 - 10 % sayuran. (konsentrat bisa diganti tepung ikan/amis-amisan). Saya biasa menambahkan sayuran untuk suplemen vitamin, mineral atau serat. Sayuran/daun-daunan yang sering saya campurkan pada ransum adalah daun pepaya, daun singkong, daun "gudal meled" atau lengko, dan daun temu ireng. Pada prinsipnya jenis daun yang berstruktur agak lunak bisa digunakan. Pemberian sayuran pada ayam tentu saja harus dirajang atau diiris-iris dulu, kemudian kalau bisa direbus atau langsung dicampur ke ransum. Oya, saya lebih suka menggunakan pakan basah. Nah, dengan cara diatas, alhamdulillah selain ayam kampung cepat pertumbuhannya, juga sehat dan sejauh ini citarasanya seperti ayam kampung biasa. Bobot ayam kampung super dengan ransum seperti kira-kira umur 2,5 - 3 bulan mencapai 1 kg-an lebih lah, walau ada yang kurang, ada yang lebih juga, dengan syarat ayam sehat, makanan teratur dan kandang mendapat cukup sinar matahari. Sebenarnya komposisi pakan diatas, bisa diotak-atik sendiri. Pada prinsipnya penambahan protein yang cukup signifikan akan berdampak pada cepatnya pertumbuhan ayam. Saya menghindari 100 % pakan jadi dari pabrik, karena nanti pasti dagingnya lembek, walaupun pertumbuhaannya pesat. Oya, saya juga sering menambahkan pada pakan, yaitu singkong, talas maupun ubi. Semua ini saya lakukan agar ayam kenyang dan yang penting struktur dagingnya yang pasti kenyal karena makannya beragam. Untuk ayam dewasa menghabiskan kira-kira pakan 80 - 100 gram pakan, tergantung jenis ayam, umur, dan jenis kelamin.

Membedakan Jenis Kelamin Anak Ayam


Membedakan jenis kelamin anak ayam dalam istilah peternakan disebut chick sexing. Yaitu proses seleksi ayam berdasarkan jenis kelamin. Proses menyeleksi jenis kelamin anak ayam ini pertama kali ditemukan di Jepan pada tahun 1933 oleh Prof. Masui dan Hasimoto. Dalam tujuan bisnis ternak ayam kampung chick sexing memiliki peranan penting dalam sistem pemeliharaan ternak ayam. Membedakan jenis kelamin DOC umur 1 hari memang sangat sulit. Dengan sedikit kesabaran dan ketekunan metode itu sangat mudah dan menarik untuk dilakukan. Berikut penjelasan cara membedakan jenis kelamin ayam pada umur 1 hari tersebut. Tujuan Mengetahui jenis kelamin bibit ayam kampung serta membedakan ayam berdasarkan pejantan dan betina. Manfaat Memberi perlakuan khusus terhadap pejantan dan betina Mengelompokkan ayam berdasar jenis kelamin Membuat rencana ternak berdasar jenis kelamin Menyeleksi ayam berdasar jenis kelamin pada umur 1 hari Setelah mengetahui tujuan dan manfaat membedakan jenis kelamin anak ayam maka langkah selanjutnya adalah chick sexing tersebut. Menyeleksi anak ayam atau DOC umur 1 hari lebih sulit dibanding ayam dewasa. Maka dari itu penulis ingin berbagi tips chick sexing tersebut.

1. Vent Sexing
Vent sexing adalah membedakan jenis kelamin berdasarkan lubang alat kelamin atau cloaca. Artinya kita harus melihat jenis kelamin dari sana. Untuk calon pejantan memiliki tonjolan seperti jerawat atau lubang jarum berwarna kuning, putih dan bahkan ada yang hitam sedangkan untuk calon betina tidak ada. Sedangkan bagi betina memiliki ovarium yang merupakan sel telur yang berbentuk seperti V. Vent sexing sangat sulit dikarenakan membedakan tonjolan yang sangat kecil. Namun bagi yang sudah berpengalaman maka vent sexing sangat mudah. Pada kenyataannya tonjolan calon pejantan kadang tidak ada dan untuk betina malah ada tonjolan. Untuk itu mengapa peternakan besar yang memiliki sexer (petugas seleksi jenis kelamin) tidak bisa menjamin 100% ketepatan seleksi. Dengan metode ini masih menyisakan 5% ketidak pastian jenis kelamin.

2. Feather Sexing
Pada tahun 1969 metode membedakan jenis kelamin diperbaharui yaitu dengan Feather sexing yaitu menentukan jenis kelamin pada DOC dengan memperhatikan bagian tubuh ayam. Dalam hal ini adalah sayap pada anak ayam yaitu sayap primer dan sayap sekunder. Ayam betina lebih cepat tumbuh dari pada ayam pejantan. Sedangkan untuk calon pejantan biasanya lebih cepat besar. Dengan metode Feather sexing ini maka penyeleksian anak ayam akan lebih murah, mudah dan akurasi seleksi akan lebih tepat.

3. Alternatif Lain
Pada alternatif lain adalah menyeleksi bagi anak ayam yang masih ragu atas jenis kelamin tersebut. Alternatif yang digunakan adalah menunggu sampai tumbuh bulu secara penuh. Biasaya ayam yang berwarna mencolok akan menjadi pejantan. Itu sebabnya pejantan mempunyai warna yang beragam dari betina untuk menarik pasangannya. Seperti itulah salah satu cara beternak ayam kampung Anda tertarik bukan dengan warna bulu ayam kampung yang beragam? Itu sebabnya mengapa kita memilih ternak ayam kampung. Masalah serius dari peternakan ayam kampung adalah timbulnya berbagai penyakit. Seiring dengan musim kemarau yang berkempanjangan tentu akan menimbulkan berbagai penyakit pula. Untuk itu langkah terbaik dalam beternak ayam adalah mencegah berbagai penyakit ayam. Dengan mencegah akan lebih baik dari pada mengobati bukan? Banyak penyakit datang dari fasilitas kandang yang kurang baik. Untuk itu langkah mencegah datangnya penyakit adalah sanitasi atau kebersihan kandang itu sendiri. Dengan begitu ancaman dari virus dan bakteri yang merugikan semakin ditekan sehingga penyakit dapat dihindari. Adapun cara mencegah penyakit pada ayam kampung adalah sebagai berikut :

1. Berilah abu atau bahan lain yang dapat menyerap air dari kotoran ayam. Letakkan dimana terdapat penumpukan kotoran ayam. Biasanya di bawah tempat bertengger
atau di bawah sarang bertelur. Cara ini dilakukan dengan maksud mengurangi kelembaban atau air pada kotoran. Sehingga virus dan bakteri tidak akan berkembang. Bahan lain yang dapat digunakan adalah kapur atau gamping (bahasa jawa). Bila ingin dijadikan kompos taruh kulit padi atau gabah (bahasa jawa). Usahakan lantai atau litter dalam keadaan kering.

2. Di dalam kandang usahakan udara dapat keluar masuk dengan bebas.


Artinya usahakan kandang memiliki ventilasi atau saluran udara yang cukup. Dengan demikian udara atau bahkan penyakit dapat bersirkulasi dengan baik. Cara ini dimaksudkan untuk ayam mendapat udara yang selalu baru dan dapat mencegah timbulnya berbagai penyakit. Kandang yang terlalu tertutup atau bahkan redup akibat kurangnya udara dan cahaya yang cukup mengakibatkan ayam kurang nafsu makan.

3. Gantilah air setiap paling lama 2-3 hari 1X.


Air harus dalam keadaan yang bersih dan bebas dari tanah atau kotoran ayam. Biasanya untuk kandang model litter akan rawan terhadap air kotor. Jadi pastikan air selalu diganti. Air yang bersih mengurangi tersumbatnya hidung ayam karena biasanya ayam akan mencelupkan paruhnya sampai ke hidungnya. Dengan begitu penyakit dapat dicegah terutama untuk pernapasan.

4. Sarang bertelur (induk) bisanya adalah tempat yang selalu kotor.


Terutama setelah menetas, biasanya akan timbul hewan kecil seperti mreki (bahasa jawa). Untuk itu sarang hanya 1x pakai, bakar sarang tersebut dan ganti dengan yang baru. Tidak hanya itu, sarang bertelur yang pada umumnya lembab akan muncul nyamuk yang juga bersarang di bawahnya. Semprotlah dengan desinfektan atau air daun sirih untuk pencegahan timbulnya penyakit.

5. Pisahkan ayam yang sakit atau isolasikan ke tempat yang jauh dari ayam-ayam sehat.
Dengan mengisolasi ayam yang sakit akan memutus rantai penularan bibit penyakit ayam. Ayam yang sakit biasanya akan berakibat dengan perkembangannya. Untuk itu cara penanggulangannya adalah mengobati dan memacu pertumbuhannya. Dengan kata lain saat ayam yang sakit kita pisahkan langkah yang kita lakukan adalah mengobati penyakit dan memacu dari pakan agar mengejar pertumbuhan dari ayam-ayam yang sehat.

6. Jangan membeli ayam yang sakit!


Ayam yang sakit biasanya didapat dari hasil transportasi atau dari penjual ayam. Untuk itu bila terlanjur dibeli usahakan jangan ditaruh di kandang dahulu. Isolasikan setiap ayam baru sebelum ditaruh di kandang bersama ayam lama meski berada di kandang yang berbeda. Dengan adanya ayam baru yang sakit merupakan langkah awal munculnya penyakit.

7. Karakter asli ayam kampung adalah mengais atau menceker-ceker tanah dengan kakinya.
Dengan begitu kaki ayam menjadi rawan tercemarnya penyakit. Banyak penyakit dimulai dari kaki kotor seperti bubul ayam. Bila kaki ayam kotor atau sakit bubul ayam semprotlah dengan air garam dan bawang putih. Tapi ingat, jangan langsung di goreng ya! :D

8. Cegah datangnya penyakit dengan menghindari tergenangnya air di kandang ayam.


Air yang menggenang atau kelembaban yang berlebih dapat menjadi sarang berbagai penyakit atau nyamuk yang dapat merugikan ayam di dalam kandang. Kelembaban di dalam kandang yang berlebih mengakibatkan ayam kurang bergerak lincah dan ayam hanya merenung.

9. Kubur ayam yang mati.


Biasanya malah di bakar, tapi menurut kami ayam yang dibakar menjadi pembawa atau penyebar penyakit karena udara yang dihasilkan dari pembakaran ayam yang mati. Dengan mengubur ayam maka

tidak akan menimbulkan penyakit namun malah kebalikannya yaitu sebagai pupuk. Kuburlah ayam yang mati di sekitar pohon seperti pisang dan lainnya.

10. Usahakan membersihkan kandang ayam setiap hari.


Sapulah kotoran ayam dengan sapu lidi dan pinggirkan kotoran ayam. Kotoran yang menumpuk di kandang akan menyebabkan bau yang menyengat dan hidupnya bibit penyakit.

11. Berilah tanaman sebagai penyejuk di sekitar kandang.


Ada banyak pilihan yang dapat kita gunakan. Misalnya tanaman anti serangga, dan lainnya. Dengan cara ini dimaksudkan memberi sejuk kandang dan menyerap bibit penyakit. Tanaman ditempatkan di pinggir kandang dan usahakan tanaman yang ada di kandang adalah tanaman yang apabila dimakan ayam akan aman. Seperti sifat ayam yang akan memakan dedaunan di sekitarnya.

12. Pisahkan antara tempat bertengger/nangkring dari tempat bertelur.


Jika sarang bertelur dekat dengan tempat bertengger maka kotoran akan jatuh pada sarang ayam yang dapat merugikan ayam terutama telur yang dierami tersebut. Selain cara tersebut di atas masih banyak lagi cara untuk mencegah datangnya penyakit ayam. Di antaranya adalah : a. Semprotlah sekitar kandang pada siang hari untuk mengurangi panas yang berlebih yang dapat menyebabkan stress pada ayam b. Berilah pakan yang selalu baru. Pakan yang terlalu lama dapat menimbulkan tumbuhnya jamur dan hewan merugikan lain c. Bersihkan tempat pakan sebelum memberi atau menghidangkan pakan d. Berilah sarapan pagi yang hangat untuk menghangatkan badan. e. Berilah kunyit sebagai jamu dan berbagai obat herbal atau jamu alami lainnya. Sekiranya kurang lebih seperti itu untuk cara mencegah penyakit ayam kampung. Dengan mencegah maka ternakan ayam kita akan nyaman. Salam sukses!

Langkah-langkah pengobatan penyakit ayam harus diketahui oleh peternak


ayam. Ini dimaksudkan agar efektif dan efisiensi pengobatan dapat tercapai sehingga keuntungan dapat diraih oleh peternak. Intinya adalah penanganan yang tepat dan biaya yang seefisien mungkin dapat mengatasi masalah peternakan khususnya di bidang pengobatan penyakit ayam.

1. Kunci Pengobatan Efektif


a. Lingkungan yang kondusif dan mendukung b. Registrasi label obat/kualitas obat c. Ketepatan diagnosa penyakit d. Manajemen penanganan penyakit e. Dosis dan aplikasi yang tepat f. Manajemen biaya pengobatan

2. Diagnosa Penyakit
Diagnosa penyakit dapat diketahui melalui catatan kejadian mulai dari tanda-tanda hingga bedah bangkai (jika perlu). Seperti kita ketahui bahwa diagnosa penyakit pada ayam tidak semudah yang diamati. Katakan saja penyakit ngorok, belum tentu ayam terkena snot, bisa juga ada penyebab lain. Tingkat keparahan penyakit harus disesuaikan dengan dosis dan obat yang diberikan. Jangan sampai penyakit yang sudah parah diberikan obat dengan dosis yang rendah. Ini harus kita cermati dalam diagnosa penyakit. Jika bedah bangkai belum bisa mengetahui jenis penyakit maka langkah selanjutnya adalah pengecekan di laboratorium seperti pemeriksaan darah, pemeriksaan fesese dll. Jika diagnosa tepat dan pemilihan obat tepat, maka produktifitas ayam akan kembali seperti semula.

3. Ketepatan Aplikasi Pengobatan Penyakit Ayam


Setelah mengetahui penyakit dan tingkat keparahan ayam, maka langkah selanjutnya adalah aplikasi atau cara pengobatan penyakit ayam. Obat untuk ayam pada dasarnya terbagi menjadi 2 kategori yaitu lokal dan sistemik (seluruh tubuh). Dengan kata lain kita harus memilih dari 2 pengaplikasian pengobatan penyakit ayam tersebut. Untuk mencapai target yang dikehendaki maka pemberian obat pada ayam dilakukan dengan cara menyuntik. Ini dimaksudkan bahwa obat akan cepat tersalurkan dan tepat pada organ yang dituju tanpa melewati saluran pembuluh darah yang menyebabkan proses pengobatan menjadi lama. Untuk pemberian obat melalui air minum dan ransum ada pula yang harus diperhatikan peternak. Adapun hal-hal yang harus diperhatikan dalam pemberian obat melalui air minum atau ransum adalah pencampuran obat harus tepat sesuai dosis atau takaran dan usahakan air atau ransum campuran obat tersebut dikonsumsi ayam selama 6 jam agar obat dapat bekerja secara optimal.

4. Ketepatan Dosis Obat


Kesalahan dosis dalam pengobatan penyakit pada ayam dapat menyebabkan ayam over dosis. Akibatnya ayam tidak sembuh malah bertambah parah. Kebanyakan dosis mengakibatkan keracunan sedangkan kekurangan dosis dapat menyebabkan resistensi. Itu sebabnya ketepatan dosis obat itu penting. Pada dasarnya dosis obat untuk ayam berdasarkan berat badan ayam tetapi pada praktiknya tetap mengikuti volume air. Biasanya ayam yang sakit mengalami penurunan konsumsi baik ransum ataupun air. Solusinya adalah kita hitung volume pakan atau air minum yang dikonsumsi ayam. Penghitungan air dan ransum ayam itu penting walaupun saat sehat dan sakit. Ini dimaksudkan agar konsumsi obat agar sesuai dengan dosis. Selain itu perlu diperhatikan bahwa pemberian larutan obat jangan sampai terkena matahari langsung serta pemberian tempat minum sesuai dengan kuota ayam yang sakit. Jangan mencampur obat selama lebih dari 8 jam, ini dimaksudkan agar obat tidak tercemar bakteri merugikan

5. Jangka Waktu Pengobatan


Pengobatan penyakit ayam harus memperhatikan jangka waktu pengobatan. Ini yang sering peternak abaikan, ketika ayam mulai sembuh dan pengobatan dihentikan. Pengobatan yang tidak sesuai dengan jangka waktu mengakibatkan resisten pada bibit penyakit. Hal yang paling parah adalah penyakit akan kebal dengan obat dan dosis yang sama. Jangka waktu pengobatan penyakit ayam adalah 3-5 hari dan pemberian obat adalah 2x sehari yaitu pagi dan sore

6. Cara Pengobatan Penyakit Ayam


Langkah selanjutnya adalah memilih cara pengobatan penyakit ayam. Seperti diutarakan pada poin 3 bahwa cara pengobatan penyakit ada 2 macam yaitu lewat air minum atau pakan dan suntikan atau injeksi. Keduanya mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Cara pengobatan harus mempertimbangkan jenis obat, jenis penyakit, jumlah ayam, tingkat penyakit dan lama waktu pemberian obat. Pilihan yang tepat adalah pemberian obat yang banyak dilakukan dengan air minum sedangkan sisanya dengan suntikan. Efek pemberian suntikan adalah pengobatan yang cepat tetapi dapat menimbulkan stres pada ayam namun obat cepat diserap ayam. Sedang pemberian lewat air dapat menghemat waktu dan tenaga jika jumlah ayam yang sakit banyak namun dapat menyebabkan obat kurang diserap sempurna.

7. Pendukung Keberhasilan Pengobatan


Pendukung keberhasilan pengobatan adalah sarana atau alat yang digunakan. Air yang digunakan haruslah bersih dan tidak terkontaminasi oleh logam berat. Jika air dan suntikan terkontaminasi logam maka akibatnya obat akan mengendap dan tidak bekerja secara sempurna sehingga kualitas obat akan menurun. Kuncinya adalah rendam alat suntik dengan air mendidih dan jangan gunakan desinfektan

8. Kombinasi Obat
Dalam kenyataanya gejala yang timbul mungkin memiliki penyakit ganda apakah kita bisa mengkombinasi obat? Pada dasarnya tujuan kombinasi obat dapat dilakukan untuk menghemat biaya dan mengurangi gejala yang timbul dari gejala penyakit ganda. Namun jika kita hanya asal mencampur dan menggunakan alat yang seadanya akibatnya obat tidak akan berjalan dengan sempurna.