Anda di halaman 1dari 15

Tugas Teknik Otomotif

1. MOBIL GEA
GEA adalah mobil perkotaan (City car) produksi kerjasama antara PT Inka dan BPPT. Mobil ini Mesin Rusnas 650 cc yang merupakan mesin asli buatan Indonesia hasil riset BPPT. Dalam tahap pengembangan terlihat badan mobil terbuat dari serat kaca atau fiberglass dan berkapasitas 5 orang. GEA merupakan singkatan dari(Gulirkan Energi Alternatif). Nama GEA diberikan karena mobil yang bentuk dan spesifikasi mesinnya sangat mirip Nano tersebut memakai bahan bakar gas yang dijamin bisa ramah lingkungan. Jika diberi izin pemerintah, PT Inka memprediksi bisa memberi harga GEA pada banderol Rp 45 juta Rp 50 juta per unit.Mesin GEA ini berkapasitas 650 cc dan telah diuji telah menempuh 10 ribu km dengan kecepatan 85 km per jam

A. Tentang Mobil Nasional GEA

Program Riset Nasional yang ditujukan untuk membuat Mobil nasional dimulai pada tahun 2002 , dalam program ini pembuatan mesin diserahkan kepada BPPT (yang sebelumnya sudah mempunyai proyek pembuatan mesin kecil utk pedesan) dan pembuatan bodi mobil diserahkan kepada PT. INKA (yang sebelumnya sudah mencoba membuat kancil) . Mobil hasil riset ini dinamakan GEA yang merupakan singkatan dari Gulirkan Energi Alternatif.

Kepala Humas PT INKA Fathoer Rosyid menyebutkan bahwa mobil GEA ini sudah berhasil diuji coba sejauh 10.000 km. PT INKA memperkirakan harga jual GEA berkisar Rp 50 juta. Maksud penamaan GEA tersebut adalah semangat untuk menggunakan energi alternatif terkait dengan ancaman krisis energi. GEA juga akan disediakan
Universitas Pasundan 1

Tugas Teknik Otomotif

opsi untuk bisa menggunakan bahan bakar gas. PT INKA berharap bisa meluncurkan GEA pada pertengahan tahun 2011.

Karena mobil dengan diameter ban berukuran 13 inci ini merupakan mobil mini, dashboard-nya didesain minimalis. Panel kecepatan diletakkan di bagian tengah. Dalam panel ada jarum penunjuk kecepatan , indikator bahan bakar, temperatur, oli, dan lampu. Untuk membuka dan menutup kaca pintu depan dilakukan secara manual , kaca pintu bagian belakang dioperasikan dengan mesin dari pintu kemudi. GEA hanya punya tiga pintu, satu berada di sisi kemudi dan dua lainnya di samping kiri, untuk menaruh barang di bagasi, harus dilakukan dari dalam mobil.

Sementara lampu depan dibikin besar (dengan lubang angin untuk mesin di antara 2 lampu depan besar tersebut) , lampu belakang dibuat bergaya minimalis. Semuanya ramping dengan tiga susunan lampu berbeda. Masing-masing berwarna kuning, putih, dan merah.

Universitas Pasundan

Tugas Teknik Otomotif

Untuk pertama telah diluncurkan mobil GEA diperuntukan patroli kepolisian, untuk selanjutnya pada pertengahan tahun 2011 akan di "launching" mobile GEA secara resmi ke publik. untuk pertama akan dilayani untuk pembelian yang dilakukan oleh koperasi ataupun suatu organisasi, sekolah kejuruan dan badan hukum untuk mempermudah pemberian after sales service dikarenakan untuk pembuatan atau mendirikan dealer memerlukan waktu dan dana yang tidak sedikit, dengan cara begitu diharapkan pemeliharaan mobil GEAcakan lebih mudah dan lebih terjamin. Pasar pertama yang disasar adalah para pemilik angkutan umum, tapi tak tertutup juga jika diperuntukkan sebagai kendaraan pribadi.

B. Produksi Massal Mobnas GEA di 2012 Apa kabar mobil-mobil nasional (mobnas)? Kita lihat dulu GEA. PT Industri Kereta Api (Inka) yang menjadi produsen mobil nasional GEA rupanya
Universitas Pasundan 3

Tugas Teknik Otomotif

tidak ingin lama-lama memendam asa untuk menjadi mobnas.Karena perusahaan asal Madiun ini mengharapkan GEA dapat diproduksi massal secepatnya. Paling tidak dalam beberapa tahun kedepan.Hal tersebut diungkapkan oleh Humas PT Inka Fathor Rasyid ketika dihubungi detikOto, Selasa (9/6/2009)."Kita sih berharap GEA dapat segera diproduksi," ujarnya.Untuk itulah menurut Rashid saat ini pihaknya sedang menyiapkan segala macam keperluan bagi produksi GEA ini."Kami berharap GEA sudah dapat diproduksi massal sebelum tahun 2012," pungkasnya.

C. GEA Gerilya Cari Pemasaran

Jakarta - Para produsen mobil nasional seperti Industri Kereta Api (INKA), dan PT Super Gasindo Jaya (SGJ), akan menyasar koperasi sebagai permulaan distribusi penjualan mobil-mobilnya tersebut. Hal ini dilakukan karena Koperasi dianggap jalan paling realistis untuk mulai memasarkan sebuah produk. "Apalagi bila produk tersebut belum mapan secara brand," ujar Marketing INKA, Iwan Ridwan, kepada detikOto disela helatan Pameran Produk Indonesia, di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, (14/5/2009) Menurut Ridawan, akan sulit bila saat sekarang, GEA dipasarkan langsung pada konsumen umum, karena kecenderungan konsumen saat ini yang sudah mulai selektif dalam memilih produk. "Tentunya kita tidak bisa hanya mengandalkan ini produk dalam negeri, tidak cukup itu saja, tentunya," ujarnya. Begitupun dengan Super Gasindo Jaya, dengan mobil Tawon, yang hendak disasarkan untuk menganti Bajaj yang dianggap sudah tidak ramah lingkungan. Kendaraan berbahan bakar Gas CNG ini, akan dipasarkan pada para supir Bajaj yang hendak mengganti Bajajnya dengan Tawon. Koperasi tersebut, nantinya yang
Universitas Pasundan 4

Tugas Teknik Otomotif

berfungsi sebagai lembaga pembiayaan bagi para supir Bajaj yang hendak memiliki Tawon sebagai kendaraan operasionalnya. "Jadi dengan adanya Koperasi, mereka tidak terlalu tersiksa dengan pembiayaan Tawon tersebut, karena Koperasi kan bersahabat," ujar CEO PT SGJ, Koentjoro Njoto. Sampai saat ini, ujar Koentjoro, sudah banyak supir Bajaj yang menunggu Izin principal dari Tawon rampung, sehingga mereka bisa mulai mencicil Tawon dan menggunakannya sebagai kendaraan komersil pengganti Bajaj. D. GEA Bakal Ganti Baju

Jakarta - Kabar terbaru dari mobil-mobil hasil rancangan anak negeri. Kurang puas dengan tampilan eksterior mobil nasional GEA, PT Inka produsen mobil nasional GEA ternyata mengubah eksterior GEA sehingga menampilkan sisi yang lebih berkarakteristik. GEA bakal lebih eye cathcing dari yang sebelumnya yang lebih menyerupai mobil nasional kancil. "Saat ini kita siapkan GEA yang sangat berbeda dari sebelumnya. Jadi tidak seperti mobnas kancil lagi," kata Koordinator RUSNAS Engine (Riset Unggulan Strategis Nasional) BPPT Nyoman Jujur kepada detikOto pekan lalu. Menurutnya, GEA mengalami perubahan pada sisi eksteriornya sehingga bentuk New GEA lebih aerodinamis. Tidak itu saja, warna GEA pun saat ini sudah berubah dan tidak menggunakan clear merah lagi melainkan menggunakan warna ungu. "GEA baru saat ini lebih aerodinamis dan sekarang menggunakan warna ungu," cetus Nyoman. Namun disisi mesin GEA tidak mengalami perubahan sama sekali. New GEA tetap menggunakan mesin berkapasitas 600 cc yang mampu mengekluarkan torsi hingga 31 NM pada 2.000 rpm dan 11.5 kw pada 3.800 rpm. Mesin dari RUSNAS engine tersebut sudah diakui kehandalannya. Terbukti mesin tersebut sudah diuji di balai pengujian BPPT di Serpong. Selain itu konsumsi BBM mobnas ini tergolong sangat irit, dengan
Universitas Pasundan 5

Tugas Teknik Otomotif

jarak 40 km mesin RUSNAS tersebut hanya menggunakan 1 liter BBG sama dengan konsumsi mesin sepeda motor 1 liter untuk jarak 40 km pada mesin 125 cc. Keseriusan BBPT dan PT INKA untuk membangun mobnas GEA seperti akan terus bergulir. Salah satu contoh, mobnas tersebut akan diproduksi sebanyak 2 mesin dalam 1 bulan sehingga 5 bulan kerjasama antara lembaga pemerintah dan BUMN tersebut akan menghasilkan 10 mesin yang siap dipasarkan bila sertifikasi dari Dishub berjalan lancar. E. Ini Dia Wajah Baru GEA

Jakarta - Salah satu mobil hasil garapan anak bangsa Gulirkan Energi Alternatif (GEA) berubah wujud. Produsen mobil GEA mengubah eksterior GEA sehingga menampilkan sisi yang lebih berkarakteristik. Seperti yang dijanjikan oleh Koordinator RUSNAS Engine (Riset Unggulan Strategis Nasional) BPPT I Nyoman Jujur, mobil GEA kini tidak lagi seperti mobil Kancil. GEA mengalami perubahan pada sisi eksteriornya sehingga bentuk New GEA lebih aerodinamis. Warna GEA pun sudah berubah, tidak menggunakan warna merah lagi melainkan menggunakan warna ungu. Bagian depan yakni grille pun mengalami perubahan. "GEA baru saat ini lebih aerodinamis dan sekarang menggunakan warna ungu," cetus Nyoman beberapa waktu lalu. GEA yang baru ini tetap menggunakan mesin berkapasitas 600 cc yang mampu mengeluarkan torsi hingga 31 Nm pada 2.000 rpm dan 11.5 kw pada 3.800 rpm. Mesin dari RUSNAS engine tersebut sudah diakui kehandalannya. Terbukti mesin tersebut sudah diuji di balai pengujian BPPT di Serpong. Selain itu konsumsi BBM mobnas ini tergolong sangat irit, dengan jarak 40 km mesin RUSNAS tersebut hanya menggunakan 1 liter BBG sama dengan konsumsi mesin sepeda motor 1 liter untuk jarak 40 km
Universitas Pasundan 6

Tugas Teknik Otomotif

pada mesin 125 cc. Keseriusan BPPT dan PT Inka untuk membangun mobnas GEA seperti akan terus bergulir. Salah satu contoh, mobnas tersebut akan diproduksi sebanyak 2 mesin dalam 1 bulan sehingga 5 bulan kerjasama antara lembaga pemerintah dan PT Inka tersebut akan menghasilkan 10 mesin yang siap dipasarkan bila sertifikasi dari Dishub berjalan lancar. Jika jadi dipasarkan mobil ini bakal dibanderol seharga Rp 40 juta saja. F. Spesifikasi Mobil GEA | Mobnas Produksi INKA Harga di Bawah 50 Juta Spesifikasi Mobil GEA | Mobnas Produksi INKA Harga di Bawah 50 Juta Cuma punya uang Rp 50 jutaan ingin beli mobil gres? Tunggu saja GEA resmi dilempar ke pasaran. GEA adalah mobil nasional prosuksi PT INKA. Rencananya, mobil tersebut akan dilaunching di Jakarta akhir Oktober 2010.

Kabarnya, banyak yang berminat membeli GEA. Sayang, saat ini cuma bisa dibeli di koperasi. Dalam dua hari, mobil yang dipamerkan di acara Pameran dan Seminar Produk Alat Transportasi di gedung Gramedia Expo di Jalan Basuki Rahmat, Surabaya, sudah ada 33 orang yang memesan. Spesifikasi: Kapasitas mesin Panjang Lebar Tinggi Jarak roda Jarak tapak roda depan
Universitas Pasundan

: 650 cc : 3.210 mm : 1.430 mm, : 1.705 : 1.984 mm : 1.277 mm


7

Tugas Teknik Otomotif

Jarak tapak roda belakang Kapasitas tangki Kapasitas penumpang Bahan baker Daya maksimum kapasitas Suspensi depan dan belakang Transmisi Pengereman depan Pengereman belakang Harga

: 1.267 mm. : 30 liter, dengan perbandingan 1:25. : 4-5 orang : Bio Fuel Engine (Premium dan LPG) : 20 kw/5300 rpm. : per keong dengan peredam kejut. : manual dengan tingkat kecepatan 4 tingkat. : Disk Brake, : tromol. : di bawah RP 50 juta

2. MOBIL TAWON

Mobil imut ini buatan PT Super Gasindo Jaya. Diperkirakan mobil ini akan menggantikan bajaj di Jakarta dan jg akan diproduksi secara massal. Mobil yang diproduksi oleh PT Super Gasindo di Rangkasbitung, Banten ini, menggunakan bahan bakar bensin dan gas CNG, jadi sudah memenuhi standardisasi Euro III, sehingga ramah lingkungan. Mobil ini berkapasitas 650cc, 4 percepatan manual, dapat dipacu hingga kecepatan 100km/jam. Konsumsi gasnya 1kg untuk 20km. Mobil Nasional yang sudah mengandung 90% kandungan lokal inipun, dijual dengan harga 48 juta on the road. Tawon akan memiliki 2 segmentasi pasar, yaitu sebagai pengganti bajaj, serta untuk mobil penumpang pribadi. A. Preview Mobil Buatan Lokal, "Tawon"
Universitas Pasundan 8

Tugas Teknik Otomotif

MOBIL lokal bakal kembali muncul. Tahun 2012 mungkin akan menjadi momentum kehadiran mobil-mobil buatan lokal tersebut. Salah satunya buatan PT Super Gasindo Jaya yang menjadi produsen mobil Tawon. Mobil Tawon merupakan produk mobil lokal dengan harga murah. Bocoran terakhir mengatakan mobil yang mempunyai kapasitas 650 cc ini akan mulai diluncurkan pada Januari 2012. Pihak produsen mengatakan optimis akan memproduksi mobil ini sebanyak 600 unit perbulan untuk tahapan awalnya. Mari kita mengintip sedikit mobil ini. Mobil ini memiliki mesin 2 silinder, 4 langkah berkapasitas 664 cc yang memiliki perbandingan bore-stroke 76 x 71 mm dan rasio kompresi 9:0:1. Dengan mesin tersebut, Tawon pun mampu melesat hingga kecepatan puncak 90 km perjam dan mampu menyemburkan kekuatan sampai 20,6 kW pada putaran 5.300 rpm. Sebelumnya Kementerian Perindustrian sendiri mendukung pengembangkan kendaraan angkutan umum murah untuk masyarakat pedesaan pada tahun 2012.Rencanananya anggaran yang disiapkan untuk memuluskan program ini sebesar Rp 144 miliar. Mobil ini mengusung prinsip mobil hemat energi dan ramah lingkungan dengan harga yang terjangkau (low cost green car/LCGC). Pemerintah mendukung pengembangan rencana program mobil murah, yaitu untuk segmen petani yang dibandrol dengan harga Rp 50 juta per unit; sedang untuk segmen umum seharga Rp 85 juta per unit. B. spesifikasi lengkap mobnas Tawon Dimension & Weight Overall Lenght 3.100 mm Overall Widht 1.400 mm Overall Height 1.720 mm Whellbase 1.800 mm Front Tread 1.220 mm Rear Tread 1.200 mm Ground Clearance 220 mm Kerb Weight 400 kg Gross Vehicle Weight 750 mm Kapasitas 5 orang

Universitas Pasundan

Tugas Teknik Otomotif

Performa

Kecepatan maksimum 90 km per jam Radius putar 3,5 m

Mesin 664 cc 2 Silinder 4 langkah Water-cooler Valve Gear Overhead camshaft Chain transmission Bore 76 x 71 mm Rasio kompresi 9:0:1 Daya maksimum 20,6 KW pada 5300 rpm

Suspensi Steering Tee Rack Frnt Suspension Multi link with stabilizer Rear Suspension Lift Spring

Rem Front Disc Rear Kanvas

Ban 165/70 R13

Universitas Pasundan

10

Tugas Teknik Otomotif

C. Mobil Tawon Siap Sengat Mobil Kiat Esemka

TEMPO.CO, Surakarta - Demam mobil Kiat Esemka memang sedang melanda di mana-mana.Sejumlah pejabat dan selebriti ramai-ramai memesan mobil rakitan pelajar Solo tersebut. Meski demikian, mobil Tawon tetap tidak gentar untuk memasarkan mobil yang diklaim sebagai mobil nasional itu di Solo. PT Actus Sari Murni yang merupakan distributor mobil Autogas Tawon saat ini tengah melakukan penetrasi pasar di Kota Solo.Konsep produk ini adalah sebagai mobil rakyat, berbeda pangsa pasar dengan mobil Kiat Esemka, kata Boen Setyawan, pewakilan PT Actus Sari Murni, di Jawa Tengah, Sabtu, 7 Januari 2012.Sebagai mobil rakyat, dia tidak banyak berharap mobilnya digunakan oleh pejabat ataupun selebriti. Selain itu pihaknya juga tidak akan memasarkan Tawon untuk kendaraan pribadi. Kami menjualnya sebagai kendaraan umum mirip taksi, kata Boen.Tidak hanya menjual mobil, pihaknya juga menegaskan sanggup untuk menguruskan surat-surat dan kelengkapan perizinan untuk digunakan sebagai kendaraan umum. Menurutnya, kendaraan mungil dengan panjang 3,1 meter dan lebar 1,4 meter itu sangat cocok digunakan di perkotaan, termasuk Solo. Apalagi mereka
Universitas Pasundan 11

Tugas Teknik Otomotif

menggunakan mesin dua silinder berkapasitas 0,64 liter sehingga sangat irit bahan bakar. Satu liter Premium bisa digunakan untuk 19 kilometer, kata Boen. Tidak hanya itu, mereka juga telah memasang perangkat converter sehingga pengguna bisa beralih ke bahan bakar gas.Sayangnya saat ini stasiun pengisian bahan bakar gas masih sangat minim, katanya.Padahal konsep itu sengaja diusung untuk turut menyukseskan program langit biru. Dia mengakui kendaraan buatan Rangkasbitung tersebut masih

menggunakan mesin dan bak persneling impor.Namun, untuk chasis dan body, semuanya sudah rakitan dalam negeri, katanya.Dia mengklaim bahwa muatan lokal dalam produk tersebut telah mencapai 90 persen. Sayangnya Boen belum berani menentukan target penjualan produknya di Solo. Namun dia yakin produk tersebut dapat merebut simpati masyarakat di tengah gencarnya semangat penggunaan produk dalam negeri. Apalagi surat dan perizinan mobil ini sudah lengkap, katanya sembari menunjukkan surat tanda nomor kendaraan (STNK) mobil Tawon yang dimiliki. 3. MOBIL VIAR

Mungkin anda berpikir bahwa mobil termurah di dunia adalah Tata Nano???tidak, mobil ini sudah tidak bisa dibeli lagi dengan harga asalnya saat ini karena harganya di India sudah naik. Dan lagian mobil ini tidak akan dijual murah di Indonesia. Mobil ini akan dijual sampai empat kali lipat di Indonesia
Universitas Pasundan 12

Tugas Teknik Otomotif

A. Viar Menggebrak Melalui Produk Mobil Micro Otosia.com - Di tengah sibuknya produsen besar menyiapkan LCGC di bawah Rp. 100 juta, Viar yang kondang sebagai pabrikan lokal sepeda motor yang terkenal dengan motor roda tiga pengangkut barang komplek perumahannya juga menawarkan prototipe mobil penumpang. Harganya belum dipastikan, walau pihaknya yang berada di pameran IIMS 2012 menyebut angka tak sampai Rp. 50 juta dan sudah on-the road. Desain ini pun bisa dengan mudah mengingatkan kita pada sosok Volkswagen (VW) Safari, terutama dengan tampilannya yang serba kotak, guratgurat tonjolan berbentuk persegi panjang, ketiadaan kaca dengan konsep kabriolet. Terlebih, VW Safari menjadi produk yang lazim di Indonesia. "Ini masih prototipe jadi spesifikasinya belum ada.Produksinya oleh Viar dan industri daerah di Semarang. Harganya kira-kira tidak sampai Rp. 50 juta," ungkap perwakilan Divisi After Sales Viar Sunter di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

B. Unes dan Viar Siapkan Mobil Kecil untuk Menyaingi Tata Nano KompasOtomotif Di tengah hiruk-pikuk, euforia mobil nasional Astra Agya-Ayla, Widya Aryadi, dosen Universitas Negeri Semarang (Unes), dengan semangat pantang menyerah terus memperkenalkan mobil murahnya. Kalau pada 2010 memajang Unitity Personal Vehicle (UPV), tahun ini kembali

memperkenalkan mobil kecil atau kendaraan mikro yang belum diberi nama. Ya,...sampai kini, belum ada konsep mobil yang sudah dipamerkan Widya (Unes) diproduksi secara massal.

Universitas Pasundan

13

Tugas Teknik Otomotif

Malah setelah memperkenalkan prototipe terbarunya, mirip Jeep Mini di kelompok stand Usaha Kecil Menengah (UKM), Widya mengatakan sedang menyiapkan mobil kecil untuk menyaingi Tata Nano yang berencana masuk ke Indonesia (juga dipamerkan di IIMS 2012). "Kita ingin melihat harga yang ditawarkan Tata untuk konsumen Indonesia.kalau Nano dijual Rp 50 juta, kita bisa jual separohnya. Struktur bisa lebih baik," yakin Widya. Kali ini Viar serius! Mereka mau mendirikan pabrik.Kini sudah punya beberapa prototipe.Kami sudah kirimkan blue print ke China untuk membuat sasis atau gardan untuk mobil ini.Beberapa komponen masih kita impor, jelas Widya yang sengaja menghubungi KompasOtomotif, kemarin pagi sebelum IIMS 2012 dibuka. Pada mobil kecil yang dipajang hanya beri label LP2M. Belum ada nama. Ancar-ancarnya Tani 300. Angka terakhir menunjukkan kapasitas mesin 300 cc yang digunakan. Untuk menggerakkan mobil ini saya menggunakan mesin Viar yang sudah digunakan pada sepeda motor roda tiga, jelas Widya. Dijelaskan, Unes dan Viar masih berkeinginan kuat membuat

mobil nasional karena pemerintah juga berencana membangun industri otomotif nasional, khusus untuk industri kecil yang membuat mobil kecil dengan mesin 500 cc untuk angkutan di pedesaan. Pengemudi + 1 penumpang Sebagai atap, Widya menggunakan kanvas bisa dibuka. Hanya disediakan jok depan, untuk pengemudi dan penumpang. Di belakang, tersisa ruang cukup besar untuk membawa barang.Prototipe yang diperlihat memang agak kasar, dan tempatnya karena menarik.Malah nyempil di samping produsen aksesori sepeda motor. Rp 30 juta Rencananya sih untuk pendesaan.

C. Target Pasar Rencananya sih untuk pendesaan. Harganya ditargetkan Rp 30 juta, jelas Widya tentang target pasar mobil ini. Cukup unik, tangki penyimpanan bahan bakar berkapasitas 15 liter berada di depan pengemudi atau pada mobil adalah dasbor. Panel instrumen diadopsi dari sepeda motor. Begitu juga dengan lampulampu. Seperti sepeda motor roda tiga, mobil digerakkan oleh roda belakang dengan menggunakan as kopel dan gardan. Sedangkan untuk memindahkan gigi atau mengoperasikan transmisi, digunakan tongkat panjang seperti mobil zaman dulu. Saya lengkapi dengan gigi low (rendah) dan high (tinggi) sesuai dengan penggunaan saat bawa barang atau menempuh medan,jelas Widya sambil
Universitas Pasundan 14

Tugas Teknik Otomotif

memperlihatkan tongkat pengopersian gigi. Ditambahkan pula mobil ini sudah diminati oleh pengusahaan di Bali untuk disewakan kepada turis.Sudah ada tertarik, jelasnya.

D. Spesifikasi Mobil ini bermesin 300 cc (270 cc) 4-langkah 1-silinder bertenaga 14,5 kW dan torsi 20 Nm pada 5.000 RPM. Ia memiliki panjang 2.780 mm, lebar 1.270 mm, dan tinggi 1.600 mm. Jarak sumbu rodanya 1.830 mm serta jarak bodi ke tanah 150 mm. Mobil dua penumpang ini diklaim bisa menampung bobot hingga 650 kg dengan efisiensi bahan bakar maksimal 1 liter untuk 25 km (kondisi tanpa beban). Ia pun memanfaatkan transmisi model rotari seperti pada motor bebek dengan susunan netral-1-2-3-4-5. Walau prototipe, sumber tadi menyebut bahwa produksi sudah dilakukan dan sejauh ini sudah ada sebanyak 30 unit."Produksi massal diharapkan pada awal 2013.Modelnya pun nanti berkembang ke pick-up dan lainnya," beber sumber tersebut.

Universitas Pasundan

15

Anda mungkin juga menyukai