Anda di halaman 1dari 0

BAB I MATA MERAH

A. Tujuan pembelajaran

Setelah Anda mengikuti kepaniteraan klinik di Bagian Ilmu Penyakit Mata, Anda diharapkan mampu:

1. Mampu mendiagnosis/mengenali kelainan-kelainan mata dengan tanda mata merah yang mengancam penglihatan dan tidak mengancam penglihatan.

2. Mampu mendiagnosis dan menentukan rencana penatalaksanaan kelainan dengan gejala/tanda mata merah (baik yang harus dirujuk, ditangani sementara atau ditangani secara definitif)

3. Mampu menjelaskan indikasi, prosedur dan kemungkinan hasil pada tindakan-tindakan pada mata merah yang sering dilakukan oleh spesialis mata (operasi glaukoma, lapang pandangan, dll)

4. Mampu melakukan penapisan kasus-kasus mata merah yang potensial menimbulkan gangguan fungsi penglihatan

B. Pertanyaan dan persiapan dokter muda

Sebagai persiapan, dapatkah Saudara menjawab pertanyaan-pertanya- an berikut?

1.

Keadaan apa saja yang menyebabkan mata merah? Kelainan-kelainan apa saja?

2.

Bagaimana karakteristik pada masing-masing penyebab?

12

Panduan Belajar Ilmu Penyakit Mata - 2010

3. Bagaimana perjalanan mata merah?

4. Apa gejala-gejala lain yang menyertai/mendahului mata merah?

5. Pemeriksaan apa saja yang harus dilakukan untuk membuktikan hipotesis (diagnosis banding)?

6. Apa tujuan penanganan pada pasien mata merah?

7. Apa yang anda pilih? Mengapa?

8. Bagaimana prognosis masing-masing kelainan tersebut?

9. Seberapa besar pengaruh kelainan tersebut terhadap permasalahan kesehatan masyarakat?

Fakultas Kedokteran UGM

13

C. Algoritme kasus
C.
Algoritme kasus

14 Panduan Belajar Ilmu Penyakit Mata - 2010

D. Hal-hal penting yang perlu diperhatikan pada penyakit mata yang umum

1. Perbedaan antara Injeksi Konjungtiva dan Injeksi Silier

 

Injeksi Konjungtiva

Injeksi siliar

Asal

Vasa konjungtivalis posterior

Vasa konjungtivalis anterior

Lokalisasi

Berjalan dari fornik ke arah limbus

Berjalan radier dari limbus ke forniks

Pemb. Darah

Ireguler, kelok-kelok, warna merah muda

Lurus, warna lebih tua

Eksudat

Ada

Tidak ada

Saat konjungtiva

Vasa-vasa ikut bergerak

Vasa-vasa tidak

digerakkan

bergerak

Etiologi

Radang konjungtiva

Radang kornea, radang iris, glaukoma

Tekanan

Memucat dengan

Tidak memucat pada penekanan

tekanan

Pemberian Adrenalin 1: 1000

Memucat

Tidak memucat

Fakultas Kedokteran UGM

15

Diagnosis Banding Mata Merah yang Penting Diketahui

2.

Episkleritis/

Skleritis

+

Episklera

 

Normal

Normal/jernih

   

-

   

Perdarahan Sub.

Conj

-

Perdarahan

Diffus/subskrip

Normal

Normal

Normal/jernih

Tetap

Mendadak

-

-

Normal

Keratitis

+

Perikornea

siliar

Normal

Normal

Kornea:

infiltrat

Turun/tetap

Perlahan-lahan

-

Infiltrat (+)

N

Glaukoma Akut

dan sekitar-nya

 

Perikornea

Episklera

Midriasis

Lambat/negatif

Kornea : Oedema

COA: Flare/Sel

Turun/buruk

Mendadak

Mual-Muntah

-

Naik sekali

Iridosiklitis Akut

Sakit di bulbus okuliSakit

sedang

KonjungtivaInjeksi

Perikornea

NormalPupil

Miosis

Lambat

 

KP, edema COA : Flare/sel Lensa :

Jernih/Katarak Vitreus : Sel Radang (-)/(+)

TetapVisus

Turun

Perlahan-lahanOnset

Perlahan-lahan

-

-Sekret

-

NormalTIO

N/turun/naik

Konjungtivitis

Tidak/sedikit

Konjungtiva

N

N

Kornea keruh olehMedia

Jernih

Baik

Perlahan-lahan

-

+

N

       

Refleks

pupil

     

Gejala

Sistemic

   

16 Panduan Belajar Ilmu Penyakit Mata - 2010

3. PERJALANAN ALAMIAH PENYAKIT KERATITIS

( + ) Sembuh Sikatrik ( - ) KERATITIS Sikatrik Sembuh kornea Tidak Sembuh Kornea
( + )
Sembuh
Sikatrik
( - )
KERATITIS
Sikatrik
Sembuh
kornea
Tidak Sembuh
Kornea
Tidak Sembuh
Perforasi kornea

Fakultas Kedokteran UGM

17