Anda di halaman 1dari 3

Glosarium sosiologi Sma kelas sepuluh Achieved status : status atau kedudukan yang diperoleh sese-orang dengan usaha

atau disengaja. Akomodasi : keseimbangan interaksi sosial dalam kait-annya dengan norma dan nilai yang ada di masyarakat. Applied sciences : ilmu terapan Ascribed status : status atau kedudukan sosial yang di dalam secara otomatis tanpa usaha. Assigned status : kombinasi dari perolehan status melalui usaha dan status yang diperoleh secara otomatis. Diferensiasi : proses pembedaan hak dan kewajiban warga masyarakat berdasar perbedaan usia, jenis kelamin dan pekerjaan. Deviant : pelaku penyimpangan sosial. Deviation : penyimpangan terhadap norma-norma atau nilai-nilai masyarakat. Disorganisasi : suatu perpecahan dalam keluarga. Empati : proses kejiwaan seseorang individu untuk larut dalam perasaan orang lain. Empiris : ilmu yang mendasarkan diri pada observasi akal sehat, yang hasilnya tidak bersifat spekulatif, tetapi pada kenyataan di lapangan. Empty shell family : kurangnya komunikasi dalam anggota keluarga. Hipotesis : dugaan. Homoseks : hubungan seksual yang dilakukan sesama pria. Homoseksualitas : adalah seseorang yang cenderung menguta-makan orang berjenis kelamin sama (pria) sebagai mitra seksual. Hubungan simbio- : hubungan timbal balik antara organisme-or-sis ganisme hidup yang berbeda speciesnya. Imitasi : proses belajar dengan cara meniru atau mengikuti perilaku-perilaku orang lain. Keluarga : kelompok sosial terkecil dalam masyarakat. Keteraturan sosial : suatu keadaan di mana hubungan-hubungan sosial yang berlangsung di antara anggota masyarakat berlangsung selaras, serasi, dan harmonis sesuai dengan norma dan nilai yang berlaku dalam masyarakat. Koersif : pengendalian sosial dengan cara kekerasan atau paksaan. Komensalisme : hubungan bila satu pihak beruntung, pihak lain juga tidak dirugikan. Kompulsif ( com- : kondisi/situasi yang sengaja di ciptakan, se-pulsion) hingga seorang terpaksa taat atau patuh pada norma-norma. Komulatif : pembentukan teori baru berdasarkan teori yang sudah ada sebelumnya. Konflik : keadaan yang membuat salah satu pihak merintangi atau menjadi penghalang bagi individu atau kelompok dalam melakukan kegiatan-kegiatan tertentu. Konformitas : bentuk interaksi sosial yang di dalamnya seseorang berperilaku sesuai dengan harapan kelompok. Kontak sosial : hubungan antara dua orang atau lebih dan kedua belah pihak sadar akan kedudukannya masing-masing. Kontravensi : proses sosial yang berada di antara per-saingan dan pertentangan. Lesbian : hubungan seksual yang dilakukan dengan sesama wanita. Lesbianisme : adalah seseorang yang cenderung meng-utamakan orang sejenis kelaminnya (wanita) sebagai mitra seksual.

Manifest social : merupakan masalah sosial yang timbul se-problem bagai akibat terjadinya kepincangan-kepin-cangan dalam masyarakat. Motivasi : dorongan, rangsangan, ataupun stimulus yang diberikan seseorang kepada orang lain. Mutualisme : hubungan saling menguntungkan. Natural Science : ilmu murni Nilai : konsepsi abstrak dalam diri manusia menge-nai apa yang dianggap baik dan apa yang dianggap buruk. Nilai kerohanian : segala sesuatu yang berguna bagi batin atau rohani manusia. Nilai material : segala sesuatu yang berguna bagi jasmani/ unsur fisik manusia. Nilai sosial : penghargaan yang diberikan masyarakat terhadap sesuatu yang dianggap baik, luhur, pantas dan mempunyai daya guna fung-sional bagi perkembangan dan kebaikan hidup bersama. Nilai yang dianut dan diang-gap penting oleh suatu kelompok masyara-kat. Nilai vital : segala sesuatu yang berguna bagi manusia untuk melakukan suatu kegiatan dan akti-vitas. Norma : kaidah, patokan. Norma sosial : petunjuk hidup atau patokan perilaku ma-nusia dalam kehidupan masyarakat. Organisasi sosial : kumpulan orang-orang yang tersusun de-ngan teratur berdasarkan pembagian tugas-tugas yang jelas. Parasitisme : hubungan bila satu pihak beruntung, pihak lain dirugikan. Penyimpangan seksual : perilaku seksual yang tidak lazim dilakukan. Penyimpangan sosial primer : penyimpangan sosial yang bersifat semen-tara. Penyimpangan : perbuatan yang dilakukan seseorang yang sosial sekunder secara umum diketahui sebagai perilaku me-nyimpang. Penyimpangan sosial : perilaku yang tidak sesuai dengan aturan/ norma yang berlaku. Peran sosial (role) : perilaku yang diharapkan oleh pihak lain dalam melaksanakan hak dan kewajiban sesuai dengan status yang dimilikinya, meru-pakan aktualisasi dari status. Persuasif : usaha mengajak dan membimbing seseorang agar bertindak sesuai dengan aturan atau norma yang berlaku di masyarakat. Perubahan sosial : perubahan yang terjadi dalam masyarakat dalam kurun waktu tertentu terhadap organ-isasi sosial yang meliputi nilai-nilai, norma, kebudayaan dan sistem sosial sehingga terbentuk keseimbangan hubungan sosial masyarakat. Pervasi (pengisian ) : penanaman norma secara berulang-ulang. Preventif : tindakan pencegahan. Protoplasmik : sejenis racun pada alkohol yang mempunyai efek depresan pada sistem saraf, yang mengakibatkan pengguna makin kurang kemampuannya untuk mengendalikan diri, baik fisik maupun psikologis maupun sosial. Simpati : perasaan tertarik yang timbul dalam diri seseorang dan membuatnya merasa seolah-olah berada dalam keadaan orang lain. Social control : proses yang digunakan oleh seseorang atau kelompok untuk memengaruhi, mengajak, bahkan memaksa individu atau masyarakat agar berperilaku sesuai dengan norma dan nilai-nilai yang berlaku di masyarakat, sehingga tercipta ketertiban di masyarakat.

Status sosial : posisi seseorang dalam struktur hirarkhi, posisi seseorang secara umum dalam ma-syarakat sehubungan dengan orang lain. Studi kasus : pengamatan pada suatu keadaan, kelompok, ( case study) masyarakat, dan lembaga-lembaga. Sugesti : pemberian pengaruh atau pandangan sese-orang kepada orang lain dengan cara tertentu sehingga orang tersebut mengikuti pandangan tersebut. Tindakan sosial : perubahan atau perilaku manusia untuk mencapai tujuan subjektif dirinya.