Anda di halaman 1dari 10

ARUS DAN TEGANGAN

Umum
Secara umum kita tinjau dahulu bahaya-bahaya yang mungkin dapat ditimbulkan oleh tegangan atau arus listrik terhadap manusia mulai dari yang ringan sampai yang paling berat yaitu: terkejut, pingsan atau mati. Ringan atau berat bahaya yang timbul, tergantung dari faktor-faktor dibawah ini sebagai berikut : 1. Tegangan dan kondisi orang terhadap tegangan tersebut. 2. Besarnya arus yang melewati tubuh manusia 3. Jenis arus, searah atau bolak-balik

1. Tegangan
Pada sistem tegangan tinggi sering terjadi kecelakaan terhadap manusia, dalam hal terjadi tegangan kontak langsung atau dalam hal manusia berada di dalam suatu daerah yang mempunyai gradien tegangan yang tinggi. Akan tetapi sebenarnya yang menyebabkan bahaya tersebut adalah besarnya arus yang mengalir dalam tubuh manusia. Khususnya pada gardu-gardu induk kemungkinan terjadinya bahaya terutama disebabkan oleh timbulnya gangguan yang menyebabkan arus mengalir ke tanah. Arus gangguan ini akan mengalir pada bagian-bagian peralatan yang terbuat dari metal dan juga mengalir dalam tanah di sekitar gardu induk. Arus gangguan tersebut menimbulkan gradien tegangan diantara peralatan dengan peralatan, peralatan dengan tanah dan juga gradien tegangan pada permukaan tanah itu sendiri. Untuk menganalisis lebih lanjut akan ditinjau beberapa kemungkinan terjadinya tegangan dan kondisi orang yang sedang berada di dalam dan di sekitar gardu induk tersebut.

1.1 Jenis Tegangan Sulit untuk menentukan secara tepat mengenai perhitungan tegangan yang mungkin timbul akibat kesalahan ke tanah terhadap orang yang sedang berada di dalam atau di sekitar gardu iduk, karenanya banyaknya faktor yang mempengaruhi dan tidak diketahui. Untuk menganalisis keadaan ini maka diambil beberapa pendekatan sesuai dengan kondisi orang yang sedang berada di dalam atau di sekitar gardu induk tersebut pada saat terjadi kesalahan ke tanah. Pada hakekatnya perbedaan tegangan selama mengalir nya arus gangguan tanah dapat digambarkan sebagai berikut : 1. Tegangan sentuh 2. Tegangan langkah 3. Tegangan pindah

1.2 Tegangan Sentuh Tegangan sentuh adalah tegangan yang terdapat diantara suatu obyek yang disentuh dan suatu titik berjarak 1 meter, dengan asumsi bahwa obyek yang disentuh dihubungkan dengan kisi-kisi pengetanahan yang berada dibawahnya. Besar arus gangguan dibatasi oleh tahanan orang dan tahanan kontak ke tanah dari kaki orang tersebut, seperti pada gambar 7-1.

Gambar 7.1. Tegangan sentuh dengan rangkaian penggantinya

Dari rangkaian pengganti dapat dilihat hubungannya sebagai berikut : Rf Es = Rk + 2 Ik Dimana : Es Rk Rf Ik = tegangan sentuh (volt) = tahanan badan orang (= 1000 Ohm) = tahanan kontak ke tanah dari satu kaki pada tanah yang diberi lapisan koral 10 cm (= 3000 Ohm) = besarnya arus yang melaluibadan (Ampere) (7.1)

Tahanan badan orang telah diselidiki oleh beberapa ahli sebagaimana terdapat dalam tabel 7.4, dan sebagai harga pendekatan diambil Rk = 1000 Ohm. Tahanan Rf

mendekati harga 3 s dimana s adalah tahanan jenis tanah disekitar permukaan. Arus Ik diambil dari harga dalam persamaan 7.4, dimana I k = 0,116 / t .
3 0,116 Es = 1000 + s 2 t

(7.2)

Dimana :

s
t

= tahanan jenis tanah disekitar pemukaan tanah (Ohm-meter) = 3000 Ohm-meter untuk permukaan tanah yang dilapisi koral 10 cm. = waktu kejut (detik) atau lama gangguan tanah.

Dalam Tabel 7.1 diberikan besar tegangan sentuh yang diijinkan dan lama gangguan.

Tabel 7.1. Tegangan sentuh yang diijinkan dan lama gangguan Lama gangguan t (detik) 0,1 0,2 0,3 0,4 0,5 1,0 2,0 3,0 Tegangan sentuh yang diijinkan (Volt) 1.980 1.400 1.140 990 890 626 443 362

1.3 Tegangan Langkah Tegangan langkah adalah tegangan yang timbul di antara dua kaki orang yang sedang berdiri di atas tanah yang sedang dialiri oleh arus kesalahan ke tanah. Untuk lebih jelas dapat dilihat pada gambar 7.2. Dalam hal ini dimisalkan jarak antara kedua kaki orang adalah 1 meter dan diameter kaki dimisalkan 8 cm dalam keadaan tidak memakai sepatu.

Gambar 7.2. Tegangan langkah dekat peralatan yang diketanahkan

Dengan menggunakan rangkaian pengganti dapat ditentkan tegangan langkah sebagai berikut :
El = (Rk + 2 R f ) I k

= (1000 + 6 s ) El =

0,116 t (7.3)

116 + 0,696 s t

Dimana :

l Rk Rf t s

= tegangan langkah (volt) = tahanan badan orang (ohm) = 1000 Ohm = tahanan kontak ke tanah dari satu kaki (ohm) = 3 s = waktu kejut (detik) = tahanan jenis tanah disekitar permukaan tanah (ohm-meter) = 3000 ohm-meter untuk permukaan tanah yang dilapisi koral 10 cm

Dalam Tabel 7.2 diberikan besar tegangan langkah yang diijinkan dan lama gangguan.

Tabel 7.2. Tegangan langkah yang diijinkan dan lama gangguan Lama gangguan t (detik) 0,1 0,2 0,3 0,4 0,5 1,0 2,0 3,0 1.4 Tegangan Pindah Tegangan pindah adalah hal khusus dari tegangan sentuh, dimana tegangan ini terjadi bila pada saat terjadi kesalahan orang berdiri di dalam gardu induk, dan menyentuh suatu peralatan yang diketanahkan pada titik jauh sedangkan alat tersebut dialiri oleh arus kesalahan ke tanah, gambar 7.3. Dari gambar 7.3 terlihat bahwa, orang akan merasakan tegangan yang lebih besar bila dibandingkan dengan tegangan sentuh seperti pada gambar 7.1. Tegangan pindah akan sama dengan tegangan pada tahanan kontak pengetanahan total. Tegangan pindah itu sulit untuk dibatasi, tetapi biasanya konduktor-konduktor telanjang yang terjangkau oleh tangan manusia telah diisolasi. Dari gambar 7.3 diperoleh : Epindah = I R0, dengan anggapan Ik I sebab Tegangan langkah yang diijinkan (Volt) 7.000 4.950 4.040 3.500 3.140 2.216 1.560 1.280

Rf 2

+ Rk R0

Dimana :
R0 =

4r

(7.4)

Dan : r = jarijari ekivalen dari luas gardu induk L = panjang total dari konduktor kisi-kisi dan batang Untuk waktu tertentu dari arus gangguan dalam detik, tegangan pindah yang diijinkan adalah sama dengan tegangan sentuh.

Gambar 7.3. Tegangan pindah dengan rangkaian penggantinya

2. Arus Yang Melalui Tubuh Manusia


Kemampuan tubuh manusia terhadap besarnya arus yang mengalir di dalamnya. Tetapi berapa besar dan lamanya arus yang masih dapat ditahan oleh tubuh manusia sampai batas yang belum membahayakan sukar ditetapkan. Dalam hal ini telah banyak diselidiki oleh para ahli dengan berbagai macam percobaan baik dengan tubuh manusia sendiri maupun menggunakan binatang tertentu. Dalam batas-batas tertentu dimana besarnya arus belum berbahaya terhadap organ tubuh manusia telah diadakan berbagai percobaan terhadap beberapa orang sukarelawan yang menghasilkan batas-batas besarnya arus dan pengaruhnya terhadap manusia yang berbadan sehat. Batas-batas arus tersebut dibagi sebagai berikut : 1. Arus mulai terasa atau persepsi. 2. Arus mempengaruhi otot. 3. Arus mengakibatkan pinsan atau mati atau arus fibrilasi 4. Arus reaksi

2.1 Arus Persepsi Bila seseorang memegang penghantar yang diberi tegangan mulai dari harga nol dan dinaikkan sedikit demi sedikit, arus listrik yang melalui tubuh orang tersebut akan memberikan pengaruh. Mula mula akan merangsang syaraf sehingga akan terasa suatu getaran yang tidak berbahaya bila dengan arus bolak balik dan akan terasa sedikit panas pada telapak tangan. Pada Electrical Testing Laboratory New York tahun 1993 telah dilakukan

pengujian terhadap 40 orang laki-laki dan perempuan, dan diperoleh arus rata-rata yang disebut threshold of perception current sebagai berikut : 1. untuk laki-laki 2. Untuk perempuan : 1,1 mA. : 0,7 mA.

2.2 Arus Yang Mempengaruhi Otot Bila tegangan yang menyebabkan terjadinya tingkat arus persepsi dinaikkan lagi maka orang akan merasa sakit dan kalau terus dinaikkan maka otot-otot akan kaku sehingga orang tersebut tidak berdaya lagi untuk melepaskan konduktor yang dipegangnya. Di University of California Medical School telah dilakukan penyelidikan

terhadap 134 orang laki-laki dan 28 orang perempuan dan diperoleh angka rata-rata yang mempengaruhi otot sebagai berikut : 1. untuk laki-laki 2. Untuk perempuan : 16 mA. : 10,5 mA.

Berdasarkan penyelidikan ini telah ditetapkan batas arus maksimal dimana orang masih dapat dengan segera melepaskan konduktor bila terkena arus listrik sebagai berikut : 1. untuk laki-laki 2. Untuk perempuan : 9 mA. : 6 mA.

2.3 Arus Fibrilasi Apabila arus yang melewati tubuh manusia lebih besar dari arus yang mempengaruhi otot dapat mengakibatkan orang menjadi pingsan bahkan sampai mati. Hal ini disebabkan arus listrik tersebut mempengaruhi jantung sehingga jantung berhenti bekerja dan peredaran darah tidak jalan dan orang segera akan mati. Untuk mendapatkan nilai pendekatan suatu percobaan telah dilakukan pada University of California oleh Dalziel pada tahun 1968 , dengan menggunakan binatang yang mempunyai badan dan jantung yang kira-kira sama dengan manusia disebutkan bahwa 99.5 % dari semua orang yang beratnya kurang dari 50 kg masih dapat bertahan terhadap besar arus dan waktu yang ditentukan oleh persamaan sebagai berikut :

I k .t = K atau I k =
2

K t

dimana : k

K K = 0,0135 untuk manusia dengan berat 50 kg

= 0,0246 untuk manusia dengan berat 70 kg Maka : k50 k70 Jadi : = 0,116 Amper = 0,157 Amper

I k .t = 0,0135 untuk berat badan 50 kg


2

Dan Ik = 0,116 t (7.5)

Dimana : Ik t = besarnya arus yang mengalir melalui tubuh (Ampere) = lamanya arus mengalir dalam tubuh atau lama ganguan tanah (detik)

2.4 Arus Reaksi Arus reaksi adalah arus yang terkecil yang dapat menakibatkan orang menjadi terkejut, hal ini cukup berbahaya karena dapat mengakibatkan kecelakaan sampingan. Karena terkejut orang dapat jatuh dari tangga, melemparkan peralatan yang sedang dipegang yang dapat mengenai bagian-bagian instalasi bertegangan tinggi sehingga terjadi kecelakaan yang lebih fatal. Penyelidikan yang terperinci telah dikemukan oleh DR. Hans Prinz dimana batasan-batasan arus tersebut seperti tabel 7.3.

Tabel 7.3. Batasan-batasan arus dan pengaruhnya pada manusia Besar Arus 0 0,9 mA 0,9 1,2 mA 1,2 1,6 mA 1,6 6 mA 6 8 mA 13 15 mA Pengaruh Pada Tubuh Manusi belum dirasakan pengaruhnya, tidak menimbulkan reaksi apa-apa. baru terasa adanya arus listrik, tetapi tidak menimbulkan akibatbkejang, kontraksi atau kehilangan kontrol. mulai terasa seakan-akan ada yang merayap di dalam tangan tangan sampai kesiku merasa kesemutan tangan mulai kaku, rasa kesemutan makin bertambah rasa sakit tidak tertahankan, penghantar masih dapat melepaskan dengan gaya yang besar sekali

15 20 mA 20 50 mA 50 100 mA

otot tidak sanggup lagi melepaskan penghantar dapat mengakibatkan kerusakan pada tubuh manusia batas arus yang dapat menyebabkan kematian

3. Tahanan Tubuh Manusia


Tahanan tubuh manusia berkisar di antara 500 Ohm sampai 100.000 Ohm tergantung dari tegangan, keadaan kulit pada tempat yang mengadakan hubungan (kontak) dan jalannya arus dalam tubuh. Kulit yang terdiri dari lapisan tanduk mempunyai tahanan yang tinggi, tetapi terhadap tegangan yang tinggi kulit yang menyentuh konduktor langsung terbakar, sehingga tahanan dari kulit ini tidak berarti apa-apa. Sehingga hanya tahanan tubuh yang dapat membatasi arus. Penyelidikan dan penelitian tahanan tubuh manusia yang diperoleh beberapa ahli adalah sebagai berikut : Tabel 7.4. Berbagai harga tahanan tubuh manusia Peneliti Dalziel AIEE Committee Report 1958 Tahanan (Ohm) Keterangan

500 dengan tegangan 60 cps 2.330 dengan tegangan 21 volt tangan ke tangan I k = 9 mA 1.130 tangan ke kaki 1.680 tangan ke tangan dengan arus searah 800 tangan ke kaki dengan 50 cps

Laurent

3.000

Berdasarkan hasil penyelidikan oleh para ahli maka sebagai pendekatan diambil harga tahanan tubuh manusia sebesar 1000 Ohm.

10