Anda di halaman 1dari 2

Keluhan Perawat Terkait Asesmen Awal Medis 1. Dr Spesialis tidak mau mengisi asesmen awal medis karena a.

Sibuk dengan banyak pasien b. Kenapa buat pusing sendiri c. Banyak yang ditulis d. Menyebabkan pasien ngantre di poli e. Kan sudah tidak sekolah lagi f. Di RS swasta sudah tidak jamannya lagi banyak menulis yang penting banyak melayani g. Kalau di RSUP kan ada residen yang menyelesaikan urusan tulis menulis h. Kalau spesialis masih bisa bekerja sendiri sebagai self employee sehingga kalau di pecat masih bisa kerja praktik sendiri, kalau perawat kan masih harus tergantung pada rumah sakit sehingga boleh spesialis tidak melakukan aturan.

2.

Lebih sering spesialis marah ke perawat yang tidak tepat sasaran menimbulkan efek a. Perawat yang baru rata-rata ketakutan mendengar keluhan mereka b. Ada keinginan perawat keluar karena kurang nyaman dimarahi, wajar dong siapa yang ingin dimarahi terus, apalagi bukan salahnya c. Yang paling tidak bisa diterima perawat adalah spesialis sampai bicara mau meludahi perawat, karena masalah asesmen yang belum terisi

3. Spesialis a. Spesialis tidak punya tempat mengeluarkan uneg-unegnya b. Mereka merasa tidak pernah dilibatkan untuk penyusunan materi asesmen

c. Manajemen merasa sudah melibatkan tetapi, spesialis tidak bisa datang karena alasan sibuk

4. Tindak lanjut a. Agar tidak masalah ini sebagai beban perawat saja maka sebaiknya asesmen diurus oleh masing-masing disiplin ilmu saja. Perawat jangan lagi dilibatkan dengan masalah asesmen medis atau hal lainnya terkait asesmen b. Perawat jangan lagi disuruh untuk mengingatkan spesialis untuk mengisi asesmen awal medis. Karena profesi yang dikatakan professional sudah memiliki standarnya masing-masing. Jangan saling menghujat atau pun menghakimi dan saling mengintervensi.

5. Perawat kelelahan bukan karena pekerjaan tetapi karena beban psikologis dari profesi lain yang notabene beda alur kerja.