Anda di halaman 1dari 1

I.

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Pengawetan pangan dengan pengeringan sering dikombinasikan dengan penambahan garam. Karena adanya garam dapat memberikan pengaruh pengawetan terhadap bahan pangan, terutama untuk produk daging dan ikan. Garam merupakan salah satu bahan pembantu bahan pangan untuk menciptakan rasa dan termasuk bahan pengawet. Garam dengan konsentras tertentu dapat mengawetkan bahan pangan karena dapat menghambat pertumbuhan mikroba dengan konsentrasi bahan yang semakin pekat sehingga air yang menyebabkan mikroba dapat tumbuh dapat berkurang, sehingga mikroba tidak dapat tumbuh secara maksimal. Garam dalam larutan suatu substrat bahan pangan, dapat menekan kegiatan pertumbuhan mikroba tertentu, yang berperan membatasi air yang tersedia, dapat mengeringkan protoplasma dan menyebabkan plasmolisis. Pengetahuan yang benar mengenai penggunaan garam untuk pengawetan bahan pangan dapat memberikan manfaat yang besar untuk mengembangkan industri pengolahan makanan. Karena penggaraman dapat berpengaruh terhadap proses pengeringan selain itu juga berpengaruh dalam fermentasi. Didalam fermentasi, garam dapat berperan sebagai penyeleksi organisme yang diperlukan. Dengan demikian proses penggaraman mempunyai peranan penting dalam pengolahan bahan pangan. Untuk mengetahui peranan penggaraman terhadap bahan hasil pertanian maka perlu dilakukan percobaan ini. 1.2 Tujuan Mengetahui pengaruh gula dan asam pada berbagai konsentrasi terhadap sifat-sifat jam dari beberapa jenis buah-buahan.