Anda di halaman 1dari 6

PEMBAHASAN SOLID log p (torr) -8.064431904 -6.373041886 -4.962847215 -3.769106063 -2.745534711 -1.858167132 -1.081512913 -0.39606882 0.207582242 0.758704572 1.

249612981 1.693834903 2.097728007 2.466545723 2.804667 3.115770995 3.402971494 3.668921495 3.915895398 p (torr) 8.62121E-09 4.23602E-07 1.08931E-05 0.000170174 0.001796657 0.013862223 0.082887127 0.401727147 1.612806414 5.73726053 17.76695411 49.412281 125.2356595 292.78291 637.7742777 1305.482321 2529.131988 4665.750321 8239.396407

T (K) 100.3 110.3 120.3 130.3 140.3 150.3 160.3 170.3 180.2 190.3 200.3 210.3 220.3 230.3 240.3 250.3 260.3 270.3 280.3

Dari

tabel diatas, dibuat grafik yang menyatakan hubungan T vs p dengan cara

mengeblok seluruh isi table. Klik tool insert, pilih chart wizard type scatter with smooth line untuk memperoleh grafik T vs p. Grafik yang diperoleh adalah sebagai berikut :

Chart Title
10000 8000 6000 Axis Title 4000 2000 0 0 -2000 y = 24.89x - 3795.8 R = 0.4335 y = 5.9318x - 894.09 R = 0.5165 100 200 300 SOLID p (torr) LIQUID p (torr) Linear (SOLID p (torr)) Linear (LIQUID p (torr))

Axis Title

Gambar di atas merupakan diagram fasa sulfur dioksida pada keadaan padat dan cair. Diagram fasa adalah suatu grafik yang merupakan representasi tentang fasa-fasa yang ada dalam suatu material pada variasi temperatur, tekanan dan komposisi. Pada umumnya diagram fasa dibangun pada keadaan kesetimbangan (kondisinya adalah pendinginan yang sangat lambat). Diagram ini dipakai untuk mengetahui dan memprediksi banyak aspek terhadap sifat material. Dari grafik diatas diperoleh garis sulfur dioksida pada fasa padat yang ditunjukkan dengan garis warna merah dan garis fasa sulfur dioksida cair ditunjukkan dengan garis berwarna ungu. Dalam literature (Atkins,1997) diketahui bahwa terdapat sekumpulan kondisi dimana tiga fase padatan,cairan, dan uap sulfur dioksida semuanya berada dalam kesetimbangan. Maka kondisi ini dinamakan titik tripel sulfur dioksida yaitu pertemuan batas batas ketiga fase itu. Langkah selanjutnya yaitu menghitung nilai T (K) dan p (torr) yang terlibat dalam titik triple ini. Nilai T dan p secara teoritik dapat diperoleh dengan asumsi bahwa log p solid sama dengan log p cair. Maka diperoleh persamaan sebagai berikut: log p (torr) solid 10,5916 - 1871,2 / T(K) = log p (torr) cair = 8, 3186 1425,7 /T(K)

10,5916 8,3186 2,2734 T (K)

= 1871,2 / T(K) 1425,7 T (K) = 445,4/ T(K) = 195,96

Jika kita substitusikan nilai T tersebut ke dalam salah satu persamaan diatas maka akan diperoleh nilai p torr (tekanan) sebagaimana persamaan dibawah ini : log p (torr) cair = 8, 3186 1425,7 /T(K) = 8, 3186 1425,7 / 195,96 = 1,0431 (log p) p = 10 1,0431 p = 11,04 torr Nilai yang diperoleh di atas adalah Temperatur (K) dan tekanan p (torr) pada saat diperoleh titik triple menurut teoritik. Selanjutnya nilai ini akan kita bandingkan dengan nilai T (K) dan p (torr) eksperimen. Untuk membandingkan nilai T hasil teori dan hasil eksperimen maka dibuat data tabel baru sebagaimana dibawah ini : SOLID log p (torr) -8.064431904 -6.373041886 -4.962847215 -3.769106063 -2.745534711 -1.858167132 -1.081512913 -0.39606882 0.207582242 0.758704572 LIQUID log p (torr) -5.895756929 -4.607057298 -3.53260532 -2.623073062 -1.843196151 -1.167095276 -0.575348846 -0.053097005 0.406835294 0.826745034

1/T 0.00997009 0.009066183 0.008312552 0.007674597 0.007127584 0.00665336 0.006238303 0.005871991 0.00554939 0.005254861

0.004992511 0.004755112 0.004539265 0.004342162 0.004161465 0.003995206 0.003841721 0.003699593 0.003567606

1.249612981 1.693834903 2.097728007 2.466545723 2.804667 3.115770995 3.402971494 3.668921495 3.915895398

1.200776735 1.539237185 1.846970404 2.127979071 2.385599584 2.622635158 2.84145824 3.044090196 3.232263932

Dari tabel diatas, terdapat 3 buah kolom, yaitu nilai dari 1/T (K), log p solid/ T(K), dan log p cair/ T(K). Angka-angka tersebut diperoleh dari data ditabel 1. Dari tabel ini (table 2) kemudian dibuat grafik dengan cara mengeblok semua isi table. Pilih chart wizard type scatter with smooth line. Setelah muncul grafik, kemudian klik tool design pilih chart layouts dengan type layout 9. Grafik yang diperoleh adalah sebagai berikut :

Chart Title
6 4 2 Axis Title 0 -2 -4 -6 -8 -10 y = -1425.7x + 8.3186 R = 1 y = -1871.2x + 10.592 R = 1 Axis Title 0 0.002 0.004 0.006 0.008 0.01 0.012 Series1 Series2 Linear (Series1) Linear (Series2)

Dari grafik diatas diperoleh persamaan garis linear y=ax+b padat dan y=ax+b cair. Melalui persamaan garis linear maka dapat diperoleh titik triple eksperimen untuk

dibandingkan dengan titik triple teoritik. Untuk memperoleh titik triple eksperimen ini digunakan persamaan substitusi dan eliminasi. Perhitungannya adalah sebagai berikut : Eliminasi y1 & y2 : y cair = y padat -1425.x + 8.318 = -1871.x + 10.59

-1425.x + 1871.x = 10.59 - 8.318 446.x = 2,272 x = 2.272/446 x = 5.09417 10-3 (1/T) T= 196.30 (K) Substitusi x ke dalam salah satu persamaan : y = -1425.x + 8.318 y = -1425 X 5.09417 10-3 + 8.318 y = 1.0588077 (log p) p = 10 1.0588077 p = 11.45 torr Dari nilai diatas diperoleh Temperatur saat terjadi titik triple secara eksperimen yaitu 196,30 K dan pada tekanan 11.45 torr. Jika kita bandingkan dengan nilai dari titik triple teoritik maka nilai ini hampir mendekati yaitu pada temperatur teoritiknya adalah 195,96 K dan pada tekanan teoritik 11,04 torr.

KESIMPULAN Dari percobaan ini dapat disimpulkan bahwa diagram fasa sulfur dioksida dapat digambarkan menggunakan aplikasi computer pada program Microsoft Excel dengan menentukan rentang temperatur percobaan. Kemudian temperatur ini dihubungkan dengan tekanan uap sulfur dioksida padat dan cair dengan persamaan : Solid Liquid : Log p(torr) = 10,5916 1871,2 / T (K) : Log p (torr) = 8,3186 1425,7 /T (K) Dari grafik tersebut dapat ditentukan titik triple sulfur dioksida dengan mengamati titik perpotongan antara dua garis fasa sulfur dioksida. Berdasarkan pengamatan grafik diperoleh titik triple sulfur dioksida padat dan cair teoritik pada temperatur 195,96 K dan tekanan 11,04 torr. Sedangkan secara eksperimen diperoleh titik triple pada T 196.30 (K) dan tekanan 11.45 torr.